
Sore ini mereka akan pulang ke Jakarta. Dengan perasaan kalut Delia berjalan paling belakang dia antara teman-temannya. Sementara itu Zaki terus menengok ke belakang, dia merasa kasihan dengan Delia semua ini karena salahnya.
Sepanjang perjalanan Delia hanya terdiam dan meremas jari jemarinya tidak ada satu katapun yang keluar dari mulutnya. Semua temannya mendiami dirinya. Mungkin mereka merasa jijik dengan kelakuan Delia, padahal semua itu karena kecerobohan Zaki.
Setelah beberapa jam mereka sampai di Jakarta pukul 10 malam. Gino yang mengendarai mobil mengantar Delia langsung ke depan Rumahnya.
"Sudah sampai kau turun di sini saja. Terimakasih sudah mau berlibur dengan kami!!"Ucap Gino sedikit ketus.
Kemudian Delia turun dengan perasaan tidak dihargai."Terimakasih!!!"Ucapnya lalu turun dan pergi tanpa bicara yang lain.
Sikap Gino terhadap Delia membuat Zaki semakin merasa kasihan.
"Maafkan aku Del."Batin Zaki sembari memandangnya dari dalam kaca mobil.
Sampainya di depan Rumah Delia melihat pintu Rumah masih terbuka. Dia masuk dan langsung mencari sang suami namun Delia tidak menemukan Johan di dalam Rumah. Mungkin Johan sedang pergi dan lupa untuk menutup pintu.
"Mungkin Mas Johan sedang keluar. Akh istirahat dulu lah capek."Kemudian Delia mencuci muka lalu masuk kamar dan tidur.
Namun lain dengan Lisa. Sesampainya di Rumah Lisa masih tetap diam dan terus memalingkan wajahnya dari hadapan Zaki. Mungkin Lisa belum bisa menerima kejadian kemarin.
"Lis?"Zaki memegang tangan Lisa agar tidak menjauh darinya.
"Lepaskan!"Lisa menghempas tangan Zaki dan pergi dari hadapannya.
"Lisa, apa kau masih marah denganku?"Tanya Zaki kepada Lisa yang semakin menjauh darinya.
"Mungkin aku akan selamanya marah denganmu!!!"Ucap Lisa lalu meninggalkan Zaki masuk ke dalam kamar.
Malam ini Zaki memutuskan tidur di luar kamar. Zaki memilih tidur di depan tv, karena jika dia mendekati Lisa hal itu akan semakin membuat Lisa marah dan benci padanya. Mungkin Lisa butuh waktu untuk menerima semua ini.
Malam semakin larut mata Zaki tidak bisa terpejam dengan sendirinya, sambil membuka ponselnya Zaki terus menatapi foto Lisa. Tapi kenapa yang muncul dalam bayangannya adalah wajah Delia. Tak hanya itu Zaki juga terbayang kejadian di malam yang gelap. Malam yang tak sengaja dia lakukan bersama Delia waktu itu, malam yang sangat nikmat namun menyakitkan.
__ADS_1
"Setiap aku terbayang malam itu aku langsung merasa ingin selalu dekat dengan Delia? Tidak-tidak!!! Aku ini suami Lisa!! Tapi kenapa yang muncul dalam pikiranku selalu Delia!!!"Zaki benar-benar merasa sudah terpelet dengan cinta pertamanya itu.
Namun hal aneh tiba-tiba terjadi ketika matanya akan mulai terpejam. Zaki merasa aneh dengan pintu Rumah yang tertutup tiba-tiba sedikit terbuka.
"Tadi aku menutupnya kenapa tiba-tiba terbuka."Zaki merasa malam ini tidak ada angin.
Lalu dirinya beranjak dari sofa untuk menutup kembali pintu Rumah dengan menguncinya agar tidak terbuka kembali."Mungkin tadi kucing atau tikus yang mendorongnya"Pikir Zaki. Kemudian dia kembali berbaring di sofa dan tiba-tiba.
"Aakkkhhh....!!!"Sosok Misterius muncul dari arah belakang dan menusuk bagian punggung Zaki.
"Mati kau mati!!!!"Ucap sosok Misterius sambil menarik pisau yang di tancapkan.
"Kau pikir aku takut denganmu!!!"Zaki masih kuat walaupun sudah tertusuk pisau. Darah bercucuran tak membuat dirinya takut.
"Rupanya kau masih ingin menantang ku!!! Kau tidak tahu malam ini adalah malam terakhir mu!!!"Lalu sosok Misterius itu mencoba menusuk kembali pada bagian perut. Namun tusukan itu meleset dan tidak mengenai Zaki karena Zaki berlari mundur darinya.
Tidak lama kemudian Zaki melihat Lisa sudah berada di belakang sosok Misterius, namun Zaki pura-pura tidak mengetahui keberadaan Lisa. Perlahan Lisa mendekati sosok itu dengan rasa takut dan gemetar. Dan sosok itu terus mendekati Zaki sambil memegang pisaunya.
"Aku harus mencari cara untuk menghentikan semua ini!!!"Lisa semakin kalut dan tidak karuan. Dia terus mencari cara agar sosok itu tidak menghabisi Zaki.
Lalu Lisa melihat benda yang berada dekat dengan dirinya. Lisa mengambil pajangan berbahan kaca keramik kemudian dia pecahkan tepat di lengan sosok Misterius itu.
"Akh!!....."Sosok itu teriak dan melihat ke arah Lisa. Lalu Lisa berusaha menarik topengnya namun sosok itu berlari pergi karena tidak mau ketahuan.
"Mas kamu tidak apa-apa?"Tanya Lisa kepada Zaki.
"Tidak apa-apa Lis, luka ini hanya sedikit tidak parah. Untung kamu datang."Ucap Zaki.
Mereka tidak mengetahui bahwa sosok Misterius itu adalah Johan. Dia tak lain adalah sosok Misterius dibalik meninggalnya Siska. Namun mereka akan terus memecahkan misteri ini.
🌻🌻🌻
__ADS_1
Pagi harinya...
Johan pulang dan bertemu Delia di dalam Rumah."Sudah pulang kau!"Ucap Johan sambil memegang lengannya.
"Mas kamu kenapa!!"Delia panik melihat luka sobek pada lengan Johan.
"Tidak apa-apa! Hanya kecelakaan kecil."Ucap Johan kepada Delia. Lalu Johan masuk ke dalam kamar.
"Aku tahu Mas! Pasti ada sesuatu dibalik semua ini! Aku masih curiga denganmu!"Batin Delia.
Lalu secara diam-diam Delia mencoba mencari tahu apa yang sedang Johan rahasia dari dirinya. Melihat Johan sedang tertidur lelap Delia pergi ke gudang sedikit jauh dari Rumahnya. Sekitar 100 meter dari Rumah.
Setelah mencari benda yang aneh Delia kaget mendapati jubah hitam dan topeng penuh luka yang ditemukannya di dalam gudang."Jubah ini!!! Tidak! Apa ini artinya Mas johan...!"Delia masih tidak percaya dengan apa yang dia temukan.
"Ternyata Mas Johan adalah sosok hitam Misterius yang sudah membunuh Siska dan meneror Mas Zaki! Semua ini sama persis dengan apa yang diceritakan Siska pada surat terakhirnya!!!"Jantung Delia seakan meledak melihat kenyataan ini.
Merasa cukup bukti Delia langsung pergi kerumah Lisa untuk memberi tahu semua ini. Dia sudah tidak perduli dengan Johan lagi. Menurutnya Johan bukanlah seorang suami yang baik. Melainkan seorang pembunuh.
"Tok.. Tok... Tok...Lisa"Delia mengetuk Rumah Lisa.
Lalu Delia disambut lembut oleh Lisa. Sepertinya Lisa sudah tidak marah lagi."Lis ada yang mau aku bicarakan sangat penting!."Ucap Delia kemudian Lisa menyuruhnya masuk dan memanggil Zaki.
"Ada apa Del?"Tanya Lisa yang sedang duduk berdampingan dengan Zaki.
Delia langsung menceritakan semuanya kepada Lisa dan Zaki. Apa yang sudah dia temukan sama persis dengan kejadian yang sudah menimpa Siska dan Zaki.
Lalu Zaki menceritakan kejadian yang baru di alaminya tadi malam. Kemudian Lisa juga memberi tahu kepada Delia tentang pukulan pada lengan Johan dengan kaca keramik. Benar saja Delia mendapati luka sobek pada lengan Johan.
Semua itu sudah jelas. Langkah selanjutnya mereka bertiga merancang sebuah rencana untuk memberi pelajaran kepada Johan. Apa yang akan mereka lakukan?
Selanjutnya ikuti terus ya😊 Jangan lupa dukung Novel ini ya. Walaupun ceritanya tidak bagus. Tapi usahanya luar biasa 😁
__ADS_1
Bersambung....