
Malam ini menjadi malam yang kalut untuk Zaki, betapa tidak. Malam ini ia harus memilih tidur dengan siapa sedangkan dua istrinya tidak akur.
"Lisa, ini sangat berat untuku tapi jika kau menyuruhku untuk tidur bersama Delia aku akan ke sana!!"Ucap Zaki berat hati.
"Pergi saja Mas!!"Lisa menyuruh Zaki untuk segera pergi dari hadapannya.
Zaki benar-benar sangat terpukul dengan pernikahan kedua yang menyebabkan keretakan dalam pernikahan pertamanya.
"Baik Lisa, aku akan tidur dengan Delia tapi aku janji aku tidak akan menyentuhnya sama sekali!"Ucap Zaki sambil memegang tangan Lisa.
"Untuk apa kau berjanji! Bukankah dia juga istrimu! Mana mungkin laki-laki mau menolak hal seperti itu!!! Sudah Mas, aku capek. Tinggalkan aku sendiri!"Lisa mengibaskan tangan Zaki dan menyuruhnya untuk pergi.
Lalu Zaki pergi dengan rasa kecewa, ia benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa.
Sesampainya di depan kamar Delia, Zaki ragu untuk masuk ke dalam kamar. Baginya itu bukanlah istrinya melainkan wanita yang sedang mengandung anaknya. Karena itulah wanita itu berada bersamanya dalam satu Rumah.
"Walaupun aku tidak mencintainya lagi semenjak aku tau dia menjadi wanita malam. Tapi dia sedang mengandung anaku! Aku hanya bisa adil tapi bukan untuk berbagi cinta Dengannya!!"Batin Zaki kemudian masuk ke dalam kamar dan menemui Delia.
Saat itu Delia tengah berbaring di atas ranjang dengan pakaian yang sangat seksi. Mengetahui kedatangan Zaki ke dalam kamarnya ia langsung beranjak dan menyambut suami barunya itu.
"Mas, akhirnya kau datang juga. Sudah kuduga malam ini pasti kau akan tidur denganku!"Ucap Delia dengan wajah menggoda.
"Aku kesini bukan karena diriku! Semua ini karena Lisa yang memaksaku untuk tidur denganmu!!"Ucap Zaki sambil menahan pandangannya dari istri mudanya.
"Aku tahu kau hanya malu-malu Mas, padahal dalam lubuk hatimu yang paling dalam kau masih mencintaiku seperti dulu!"Ucap Delia sedikit menggoda.
"Itu dulu!! Tapi semenjak aku menikahi Lisa aku tidak lagi mencintaimu sedikitpun!!"Ucap Zaki dengan tatapan mata yang sangat tajam.
"Lalu apa gunanya! Bukankah sekarang aku juga istrimu Mas!! Malam ini kau harus melayani hasratku!"Ucap Delia sambil menarik tangan Zaki dan mendaratkannya di pinggulnya.
Melihat sikap Delia yang begitu arogan membuat Zaki tidak yakin dengan imannya. Apa lagi dia istri mudanya mana mungkin ia menolak ajakan istri mudanya untuk melakukan itu malam ini.
"Kenapa kau memaksa! Malam ini aku hanya akan tidur denganmu bukan untuk melakukan hal itu!!"Ucap Zaki sambil melepaskan tangannya dari pinggul Delia.
"Mas, malam ini malam pertama kita. Aku sudah tidak tahan lagi!"Delia merangkul dan mengajak Zaki untuk tidur bersama diatas ranjang.
__ADS_1
"Aku tau Del! Kamu sudah terbiasa dengan hal seperti itu. Maka dari itu kamu tidak bisa menahannya!!"Batin Zaki. Ia begitu sungkan untuk melakukan hal itu dengan Delia.
"Mas, aku sudah tidak kuat!!!"Delia terus menggoda Zaki untuk segera melayani dirinya. Ia meraba-raba bagian sensitif Zaki agar birahinya naik dan tergoda denganya.
Godaan itu membuat dirinya lemah dan menuruti kemauan hasrat, Delia benar-benar pandai menggoda laki-laki.
Dan malam ini menjadi malam pertama untuk mereka. Bagaimana Zaki akan bisa menahannya jika godaan Delia lebih kuat dari imanya.
Mereka berdua sedang menikmati malam pertama dan sesekali suara mereka terdengar dari luar kamar.
Ketika Lisa berjalan keluar menuju dapur, ia tidak sengaja mendengar suara Delia dan Zaki. Suara itu benar-benar membuat hati Lisa meledak dan pecah.
"Ya Tuhan!!! Kuatkan hatiku!"Tangis Lisa pecah walaupun hanya mendengar suara sang suami dengan wanita lain.
Lalu Lisa mengurungkan niatnya untuk mencari makanan di dapur. Ia kembali ke kamar karena merasa selera makannya hilang tiba-tiba.
Sepanjang malam Lisa tidak bisa tidur, ia mencoba menerima semua ini namun sangat berat untuk dilakukan. Sampai waktu pagi tiba matanya masih tetap terbuka hanya saja terlihat lelah karena tidak tidur semalaman.
🌻🌻🌻
Sudah agak siang Lisa hanya menyendiri di dalam kamar dan tidak ingin keluar walaupun hanya sekedar untuk sarapan pagi.
Sampai akhirnya Zaki yang datang untuk menemui Lisa. Karena dari pagi ia tidak melihat Lisa yang seperti biasa menyiapkan sarapan pagi untuknya.
"Lis, kamu tidak sarapan?"Tanya Zaki dengan rambut basah setelah keramas.
"Nanti saja aku belum lapar!!"Ucap Lisa memandang Zaki penuh rasa marah, apa lagi melihat rambut Zaki yang basah setelah keramas.
"Lisa, aku minta maaf!"Zaki merasa serba salah dengan pernikahan ini.
"Bagaimana semalam! Apa kau tidak menyentuhnya sama sekali, atau kau malah menikmatinya berkali-kali!!!"Ucap Lisa begitu lantang kepada Zaki.
"Maafkan aku Lis!"Zaki sangat bingung dan harus seperti apa lagi, ia merasa sedang berada dikandang macan yang kapan saja bisa membunuh dirinya.
Tak lama kemudian Delia datang dan masuk ke kamar Lisa.
__ADS_1
"Mas Zaki, dari tadi aku tungguin. Ayo Mas kita sarapan dulu."Delia dengan gampangnya langsung memegang tangan Zaki dan mengajaknya keluar dari kamar Lisa tanpa mengajak Lisa untuk sarapan pagi bersama.
Karena selalu disalahkan oleh Lisa, akhirnya Zaki mengikuti ajakan Delia dan meninggalkan Lisa yang sedang kesal dengan dirinya.
Lagi-lagi hati Lisa hancur melihat sang suami perlahan jauh dari dirinya. Zaki menjadi sangat dekat dengan istri mudanya yang terpaksa ia nikahi karena salah kamar.
"Kau benar-benar jahat Del! Setelah aku memberikan izin suamiku untuk menikah denganmu kau malah ingin menjauhkan aku darinya!!!"Batin Lisa sangat menyesal namun semua ini sudah terlanjur dilakukan.
Rasa penasaran membuat dirinya keluar dan mengintip kedekatan Zaki dan Delia. Lisa diam-diam mengintip dibalik tembok dan melihat mereka sedang sarapan pagi bersama.
Lisa sangat iri melihat mereka begitu dekat, ia merasa Zaki benar-benar sudah jauh darinya dan mulai mencintai Delia.
Namun hal itu tidak benar, apa yang dipikirkan Lisa salah. Zaki hanya mencintai Lisa, ia bersama Delia hanya melakukan tanggung jawabnya saja sebagai seorang suami.
Sudah cukup melihat kedekatan mereka Lisa kembali ke kamar. Ketika Lisa berjalan menuju kamar, Zaki melihatnya berjalan dengan menangis.
"Lisa! Jadi dari tadi Lisa mengintip aku dan Delia!! Seharunya Lisa tidak perlu merasa iri sebagai istri pertama!! Sedangkan Delia ia hanya istri kedua!!"Zaki merasa Delia akan merendahkan status Lisa sebagai istri tuanya.
Namun Zaki tidak akan membiarkan Delia merendahkan Lisa, ia akan tetap membela dan mendahulukan Lisa sebagai istri pertamanya.
"Del, nanti malam aku akan tidur dengan Lisa!"Ucap Zaki kepada Delia.
"Mas! Kamu ini gimana sih!!! Kita kan pengantin baru seharusnya kita itu senang-senang dulu! Bulan madu kek atau jalan-jalan kemana!!!"Delia menuntut Zaki agar lebih mementingkan pernikahannya dari pada Lisa.
"Untuk apa semua itu! Aku sudah bertanggung jawab dan menikahimu!! Aku menikahimu semua itu juga karena terpaksa!!!"Zaki sangat kesal dengan sikap Delia.
"Mas!! Tega kamu ya! Aku juga wanita dan aku juga sama seperti Lisa!!! Aku sedang hamil anak kamu!"Delia marah dan pergi ke kamar meninggalkan Zaki.
Zaki tidak menghiraukan Delia, ia tetap akan membela Lisa sebagai istri pertama dan baginya Lisa adalah istri satu-satunya.
Mumpung Delia sedang marah dan tidak bersamanya lagi kesempatan buat Zaki untuk menghampiri Lisa.
Namun kegaduhan kembali terjadi ketika diam-diam Delia menguping dibalik pintu kamar Lisa dan mendengar perbincangan mereka.
Apa yang akan terjadi selanjutnya, terus baca Novel ini ya😊
__ADS_1
Bersambung...