
Pernikahan dadakan akan segera dimulai malam ini. Delia begitu senang dengan pernikahan ini, karena sebentar lagi ia akan menikah dengan Ayah dari anak yang sedang dikandungnya. Tapi lain dengan Lisa! Ia terlihat sedikit murung dan lebih banyak diam dengan orang disekelilingnya.
Bunga-bunga terpasang rapih dan terlihat sangat segar. Begitu juga dengan Delia, ia terlihat sangat cantik dengan balutan gaun pengantin berwarna biru. Sedangkan Lisa memakai kebaya berwarna hitam pekat, menggambarkan isi hatinya yang sedang mendung dan hampa.
Semua tamu memandang penuh kemirisan! Istri tua dan calon istri muda yang sebentar lagi akan melangsungkan pernikahan mereka berdua sama-sama sedang hamil dari satu laki-laki yang sama.
Zaki hanya pasrah dan menuruti kemauan Lisa, ia tidak menginginkan hal ini terjadi! Baginya menikahi bukan satu-satunya jalan untuk bertanggungjawab. Masih banyak jalan yang lain, karena jika harus menikah lagi ia takut tidak adil dan membuat salah satunya merasa kurang perhatian.
Sebentar lagi penghulu datang, Lisa memanggil Zaki dan Delia untuk bersiap-siap.
"Penghulu akan datang lebih baik kalian siap-siap!"Ucap Lisa dengan nada lemas.
"Iya Lis"Ucap Delia penuh semangat.
Delia memegang tangan Zaki dan mengajaknya berjalan berdampingan bersama, ia juga tidak menghiraukan perasaan Lisa. Hanya Zaki yang merasa kasihan dan tidak tega dengan Lisa namun ia tidak bisa berbuat apa-apa.
Mereka berjalan bersama bak Putri Raja, cantik dan tampan mereka sangat cocok sekali. Namun dibelakang mereka ada satu Putri yang terus meneteskan air mata. Semua tamu bersiap mengusap air matanya karena sebentar lagi mereka akan menyaksikan perhikahan yang menguras air mata.
"Hari ini aku akan menyaksikan suamiku menikah dengan cinta pertamanya!!!"Hati Lisa sangat sakit dan perih seperti ditusuk duri.
Penghulu datang dan meminta pernikahan langsung dimulai karena ada kepentingan mendesak."Saya menerima berkas pernikahan dari saudara Zaki, lalu apa benar status saudara Zaki masih beristri?"Tanya penghulu begitu tegas.
"Benar Pak penghulu, saya masih beristri!"Ucap Zaki sangat berat dan terpukul.
"Lalu apakah istri Anda mengizinkan Anda menikah lagi! Dan apakah istri Anda bersedia menjadi saksi pernikahan ini?"Tanya penghulu kedua kalinya membuat para tamu merasa tegang.
Namun ketika penghulu berhenti berbicara tidak ada satupun yang menjawab. Sampai semua tamu saling menatap dan mencari dimana istri tua yang akan menjadi saksi untuk pernikahan kedua sang suami.
Lisa ternyata sedang menangis di dalam kamar. Karena merasa sudah tidak sanggup untuk menyaksikan perhikahan sang suami ia memutuskan untuk menyendiri di dalam kamar.
Tak lama kemudian ada seseorang memanggilnya dari luar kamar."Lisa??"Panggil wanita paruh baya.
"Iya silahkan masuk!"Ucap Lisa.
Kemudian wanita paruh baya itu masuk. Namanya Bu Sumi.
"Lisa, penghulu sudah memulai pernikahan dan ia menanyakan istri pertama untuk menjadi saksi pernikahan ini. Apa kau tidak mau keluar dan menjadi saksi?"Tanya Bu Sumi.
"Bu, aku mengikhlaskan suamiku menikah lagi itupun sudah sangat menyakitkan untuku! Sekarang aku harus menyaksikan perhikahan suamiku sendiri bagaimana sakitnya Bu!!!"Ucap Lisa penuh air mata kesedihan.
__ADS_1
Sebagai seorang wanita Bu Sumi sangat tahu perasaan Lisa, pasti sakit sekali.
"Aku tahu Lis yang kamu rasakan, tapi jika kamu tidak bisa memberi saksi dalam pernikahan ini, artinya mereka tidak bisa menikah. Bukankah pernikahan ini sebuah tanggung jawab karena Delia sedang mengandung anak dari suami kamu."Ucap Bu Sumi membuat tangis Lisa berhenti sejenak.
"Kenapa Bu! Kenapa suamiku harus mempunyai anak dari wanita lain!! Setelah penantianku dan Mas Zaki untuk mempunyai anak sudah terkabulkan!"Ucap Lisa kepada Bu Sumi.
"Semua ini takdir Lisa! Ibu yakin kamu bisa. Kamu sudah ditunggu di bawah Ibu keluar dulu."Ucap Bu Sumi lalu pergi dari kamar Lisa.
Kemudian Bu Sumi kembali ke bawah dimana acara pernikahan sedang dimulai.
"Bu, Lisa mana? Apa Lisa mau kesini"Tanya Zaki.
"Lisa, sepertinya tidak akan kesini!!"Ucap Bu Sumi.
"Lalu apakah pernikahan ini akan batal!!!"Delia tiba-tiba mengeraskan suaranya membuat semua orang kaget dan tegang.
"Jika pernikahan ini gagal aku akan bertanggung jawab atas anaku! Walaupun aku tidak menikahimu!!!"Ucap Zaki kepada Delia.
Suasana semakin panas di tambah lagi penghulu yang terus menanyakan Lisa untuk menjadi saksi. Merasa pernikahan sudah percuma, penghulu tidak mau melanjutkannya lagi dan meminta maaf kepada calon pengantin dan semua tamu yang datang.
Ketika penghulu sudah berjalan melewati pintu tiba-tiba Lisa keluar dan berteriak.
Melihat Lisa mau bersaksi membuat Delia sangat senang, namun tidak dengan Zaki.
"Pak, saksi sudah datang pernikahan ini harus dilanjutkan!"Ucap Delia.
Dengan perasaan heran penghulu masuk kembali dan melanjutkan pernikahan terpaksa ini.
"Anda bersedia bersaksi sebagai istri pertama?"Tanya penghulu.
"Saya akan bersaksi Pak!"Ucap Lisa sedikit tertunduk berat.
"Baik, akan saya mulai pernikahan ini."Ucap penghulu.
Kemudian pernikahan itu dimulai, Lisa benar-benar berat untuk menyaksikan suaminya menikah lagi. Apa lagi dengan sahabatnya sendiri. Ia hanya menunduk tanpa menatap pernikahan itu.
"Aku sudah mengizinkan suamiku menikah lagi!! Apa setelah ini aku juga akan kehilangan suamiku!"Batin Lisa sangat sakit dan perih.
Pernikahan sudah selesai. Delia resmi menjadi istri kedua Zaki.
__ADS_1
"Mas, malam ini kamu tidur dikamar aku ya Mas! Kita kan pengantin baru"Ucap Delia kepada Zaki. Ucapan itu langsung didepan mata Lisa yang sedang tersiksa atas pernikahan mereka.
"Malam ini aku akan tidur dengan Lisa!!!"Ucap Zaki membuat Delia terlihat kesal.
"Dimana-mana yang namanya pengantin baru ya tidurnya bareng!!!"Ucap Delia kepada Zaki.
Merasa sudah tidak sanggup lagi Lisa pergi dari hadapan mereka dan pergi kedalam kamar.
"Lisa!!!!"Zaki memanggil Lisa yang tiba-tiba pergi lari darinya.
Zaki benar-benar bingung, apa yang harus ia lakukan sementara Delia kekeh ingin tidur dengannya malam ini.
"Mas, kamu ingat ya sekarang aku bukan lagi sahabatmu! Melainkan istri sah mu!!!"Delia seakan memberi peringatan tegas kepada Zaki agar ia tidak membeda-bedakan kedua istrinya.
"Aku akan kembali ke kamarmu tapi setelah aku menemui Lisa!!"Kemudian Zaki pergi menemui Lisa dan meninggalkan Delia.
Ketika Zaki masuk ke kamarnya dengan Lisa ia terkejut. Semua lantai kamar sudah terpenuhi dengan kepalan tisu bekas air mata Lisa.
"Lisa, kau tidak apa-apa!"Zaki benar-benar terharu melihat keadaan istri pertamanya.
"Untuk apa kamu kesini Mas!!"Ucap Lisa memalingkan wajahnya.
"Bukankah setiap hari kita bersama! Tidurpun bersama. Apa setelah aku menikahi Delia kau sudah menganggap aku ini bukanlah suamimu lagi!!!"Ucap Zaki kepada Lisa yang masih tetap memalingkan wajahnya.
Lalu Lisa menyesal dan menangis, kemudian Zaki memeluknya dengan rasa cinta yang sangat besar kepada Lisa.
"Semenjak aku menikah denganmu perlahan cintaku padamu semakin tumbuh Lis, kamu adalah istri yang sangat aku cintai!!"Zaki mengungkapkan perasaannya terhadap Lisa.
Namun tak lama kemudian Delia menyusul dan memanggil Zaki untuk segera datang ke kamarnya.
"Mas, aku mau kamu tidur denganku malam ini!"Ucap Delia sekilas memanggil Zaki yang tengah menenangkan Lisa.
Seperti yang diketahui semenjak kehilangan semua orang yang ia sayangi Delia menjadi berubah dan takut akan kehilangan apa yang sudah ia miliki.
"Kau pergi saja dari sini Mas, biar aku tidur sendiri!!"Ucap Lisa.
Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya...
Bersambung...
__ADS_1