
Tidak biasanya Doni berangkat lebih awal ke kantor. Jihan yang memang terbiasa ke kantor lebih pagi keheranan melihat sahabatnya itu. Jihan yang baru saja turun dari Ojol langsung menghampiri Doni yang tengah menghisap rokoknya di depan gedung kantor.
"Doni... mimpi apa semalam ?" Ledek Jihan
"Mimpi ketemu Bidadari turun dari Ojol, haahaaha...". Doni Balas meledek Jihan.
"Ye....?!" Jihan sambil mengerucutkan bibirnya.
"Matiin rokoknya, gak baik loh buat kesehatan dan kantong kamu. Masuk yuk... sarapan bareng mumpung jam layanan masih lama." Ajak Jihan.
"Jam segini warung belum buka Jihanku sayang..." kata Doni Sambil mencubit pipi Jihan dan seketika wajah Jihan merona.
Jihan : "Iihh... sakit tau !! Kan bidadarinya bawa bekal Don... Nih..!!! " Sambil menunjukkan bekalnya ke arah Doni.
Doni dan Jihan langsung berjalan ke arah pantry. Keduanya menikmati bekal yang di bawa Jihan dari rumahnya. Sarapan mereka diwarnai dengan canda dan tawa.
Doni menatap Jihan dengan dalam, Jihan jadi salah tingkah di buatnya. Apalagi saat Doni menggenggam tangan Jihan, sontak jantung Jihan berdetak tak menentu.
__ADS_1
"Sebenarnya aku sudah lama suka sama kamu. Aku suka semua yang ada pada dirimu. Kamu cantik, pintar, bertanggung jawab, penyayang keluarga, kamu baik, ramah, dan saat berada di dekatmu hatiku merasa damai. pokoknya tidak ada alasanku untuk tidak jatuh cinta padamu." Tutur Doni pada Jihan sambil menunduk.
"Haahhh ??? Maksudnya ??" Jihan mulai terharu dengan pernyataan Doni, baru saja ingin melanjutkan bicaranya akan tetapi Doni kembali bicara terlebih dahulu. Iapun terdiam.
"Maukah kamu menyambut Cintaku?? maukah kamu menjalani hari-hari bersamaku, Diandra ???".
Bagai di sambar petir di pagi hari. Tak terasa air mata Jihan mengalir. Ia tak menyangka bahwa pernyataan yang barusan dia dengar bukanlah untuknya. Melainkan buat sahabatnya. Ia pun dengan segera menghapus titik-titik bening di pipinya dengan kasar karena tak ingin jika Doni melihatnya.
"Jawab dong Jihan... kira-kira Dian bakalan jawab apa yah jika aku nyatain cintaku ke dia ??". rengek Doni larena penasaran dengan jawaban Jihan.
"Aku gak tau Don.. tanyakan langsung sama orangnya. Ini bukan urusanku." Jawab Jihan dengan nada kecewa dan langsung keluar dari pantry.
Jihan masuk ke ruangan khusus Teller/casier. Kebetulan rekan kerjanya yang lain belum ada yang datang. Dia pun merapikan kembali make up nya yang sempat luntur gara-gara menangis. Semakin ia berusaha untuk tegar, semakin deras pula air matanya mengalir.
Beberapa saat kemudian, rekan Jihan masuk ke ruangan kemudian bertanya kepada Jihan.
"Ji... kamu kenapa ?? Baik-baik aja kan..?" Mendekati Jihan dan memegang pundaknya khawatir.
__ADS_1
" Engg... Elma, kamu sudah datang. Aku cuma gak enak badan, tadi kelilipan juga pas naik Ojol". Berusaha menutupi kesedihannya.
"Kalau kamu gak kuat istirahat aja dulu, ntar kalau udah baikan baru masuk." Nasihat Elma.
" Gak papa kok.. Jihan kan kuat.. Masuk yuk, sudah waktunya untuk pelayanan." Jihan mengajak Elma menuju counter teller Diikuti dua rekannya yang lain. Keempatnya pun langsung mempersiapkan diri seraya berdo'a sebelum bekerja.
Jihan memang tau dari dulu bahwa Doni menaruh hati kepada Diandra. Namun Jihan juga tau bagaimana sikap Diandra ke Doni. Kerap kali Jihan menasihati Doni untuk menyerah akan perasaannya kepada Diandra, akan tetapi Doni tetep bersikeras untuk berusaha membuat Diandra jatuh cinta kepadanya.
Cinta memang tidak dapat ditebak, kebersamaan yang telah mereka lalui bersama menumbuhkan benih-benih Cinta diantara mereka. Jihan menaruh hati pada Doni, dan Doni jatuh cinta kepada Diandra. Sedangkan Diandra ? Ia Menyayangi keduanya seperti adik sendiri. Usia Diandra memang terpaut 3 tahun lebih tua dari Doni dan Jihan.
Seperti halnya dengan Doni yang tak mau menyerah, jihan pun demikian. Dia tetap berusaha menunjukkan rasa cintanya pada Doni, meskipun tidak mengungkapkannya. Jihan berharap suatu saat Doni akan menyadarinya sendiri, betapa tulus ia mencintainya.
"Aku yakin, suatu saat kamu akan membuka hatimu untukku Don". Ucap Jihan dalam hati.
****************************************************
Bersambung.....
__ADS_1
Maafkan author yah jika masih banyak kekurangan. Mohon kritik dan sarannya.
Terima kasih 😉