Bukalah Hatimu Untukku

Bukalah Hatimu Untukku
Tanggal pernikahan.


__ADS_3

"Aku mengerti perasaanmu, aku pun merasakan hal yang sama." Mengelus pelan punggung tangan istrinya sambil menatap Varo yang tengah bermain dengan robot dan mobil-mobilan barunya.


"Iya... entah mengapa anak ini mengingatkanku pada Revan..." Ia menyeka air matanya yang jatuh membasahi pipi.


"Mama... coba liat Varo.. sepertinya Ia sudah mengantuk." Melihat ke arah Varo yang sesekali menguap dan mengucek matanya kemudian mendekatinya.


"Varo..kamu ngantuk sayang..? Tanya Mama Rika yang mendekati Varo.


"Iya Oma.. Varo ngantuk." Mengangguk pelan.


"Ya sudah, Varo bobo dulu disini. Biar Oma yang temenin." Kemudian mengajak Varo menuju tempat tidur dan Varo pun mengikutinya.


Mama Rika menidurkan Varo di sisinya, tak butuh waktu lama akhirnya Varo pun tertidur diantara Mama Rika dan Pak Raka. Saat keduanya benar-benar yakin jika Varo sudah terlelap, keduanya berpindah duduk di sofa yang ada di dalam kamar mereka.


"Pa... coba liat deh. Varo ini benar-benar mirip Revan kecil kita yah..!"


"Iya, Ma..! melihatnya seperti melihat Revan."


"Andai saja waktu itu... ! hiks...hiks..hiks..."


Perkataan Mama Rika dihentikan oleh tangisannya. Lagi-lagi ia mengingat kenangan pahit itu, disaat ia kehilangan putra sulungnya dua puluh tahun yang lalu.


"Sudahlah Ma... Revan sudah tenang disana." Ucap Pak Raka berusaha menenangkan.


"Iya, Pa... Maafkan mama yang terbawa suasana." Ucap mama Rika.


"Sudah, jangan menangis lagi. Sekarang Mama harus bahagia. Sebentar lagi Ryan akan menikah dan memberi kita cucu." Ucap Pak Raka dan diangguki oleh Rika.


"Ma... apa sebaiknya kita mempercepat pernikahan Ryan saja ?" Tanya Pak Raka.


"Ide yang bagus, Pa... tapi kita tetap harus meminta persetujuan Diandra."


"Iya, Ma... sebentar kita langsung tanyakan saja kepada mereka. Kalau Ryan jangan di tanya lagi. Anak itu sudah benar-benar di mabuk cinta."

__ADS_1


"Haahaa... iya yah.. Mama Jadi ingat, waktu Papa ingin menikahi mama, Papa juga sama buru-burunya dengan Ryan sekarang ini." Ledek Mama Rika mengenang masa lalunya.


"Hmm.... Memangnya mama gak mau nikah sama papa ?" Berusaha membela diri.


"Bukan begitu pa... Tapi melihat Ryan sekarang mama jadi ingat Pak Raka 25 tahun yang lalu. Sangat Tergesa-gesa".


"Aahh... Mama ini. paling jago soal ledek meledek." kemudian merangkul istrinya dengan mesra.


Maskipun mereka sudah berumur, namun keromantisan keduanya tidak pernah pudar membuat pasangan muda selalu iri akan kedekatan keduanya.


"Biarkan Varo istorahat dulu disini, Ayo Ma kita depan.." ajak Pak Raka.


"Iya pa.."


Keduanya berdiri kemudian berjalan menuju ruang keluarga dimana Ryan dan Diandra. Keduanya nampak asik mengobrol sambil menonton acara televisi.


"Kelihatannya seru skali.." Sapa Mama Rika yang memperhatikan Ryan dan Diandra yang tengah berbincang dengan raut wajah serius.


"Eh... tidak kok ma.. Hanya membahas soal pekerjaan."


Diandra sekilas melirik jam tangan yang melingkar dipergelangannya.


"Iya Ma... sekarang memang sudah jam tidurnya Varo. Apa Varo merepotkan mama ?" Tanya Diandra.


"Hmm... kamu ini. Varo anak yang pintar. tentu saja dia tidak akan merepotkan mama."


"Lagi pula mamamu ini orangnya tidak bisa diam. Dia akan dengan senang hati jika di repotkan." Timpal Pak Raka yang sukses membuat yang lainnya tertawa, sedangkan Mama Rika hanya mengurucutkan bibirnya sambil mencubit lengan suaminya dengan manja. Keduanya seperti pasangan muda yang saling menggoda satu sama lain.


" Oh iya, ada halnpenting yang ingin mama sama papa omongin kepada kalian berdua." kata Pak Raka.


"Hal apa itu, pa ?" Tanya Ryan penasaran.


"Begini... Mama sama papa berencana memajukan tanggal pernikahan kalian. Itupun kalau kalian setuju."

__ADS_1


"Kalau Ryan sih setuju, pa... Bagaimana sayang ?" Tanya Ryan pada Diandra yang hanya diam menanggapi perkataan Pak Raka.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.


Jangan lupa meninggalkan jejak setelah membaca. Mohon bantuan dan dukungannya buat author agar author lebih semangat lagi untuk terus mengupdate episode terbarunya.


Mohon di like, di comment, di share, add ke favorite dan berikan rate 5 bintang.


Tolong bantu Vote.


Bantuan kalian sangat membantu author..


Ingat !!!


Like, comment , share, add favorite, rate 5 bintang dan Vote buat author itu gratis...!


GRATISS... !!!


GRATISSS...!!!!

__ADS_1


Terimakasih


❤ Author


__ADS_2