
Maaf Author baru sempat update episodenya. Mohon kritik dan sarannya, selamat membaca...
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kurang sepuluh menit pukul tujuh Ryan sudah tiba di rumah Diandra. Ryan menunggu Diandra yang tengah bersiap-siap sambil menemani Varo bermain.
"Kita berangkat sekarang ??" Tanya Diandra yang tiba-tiba muncul dengan menggunakan dress warna peach dan sepatu tali dengan warna senada.
Sesaat Ryan terpana akan kecantikan ibu satu anak itu. Namun Ia enggan untuk memujinya karena tidak ingin dituduh menggombal oleh Diandra.
"Ayok... " Ryan berdiri menggenggam tangan Alvaro dan berjalan beriringan menuju mobil. Sedangkan Diandra mengekor berjalan dibelakang mereka.
Lalu lintas di Kota M memang tidak terlalu padat. Hanya butuh waktu beberapa menit, akhirnya merekapun sampai di kediaman Ryan.
Saat mendengar deru mesin mobil yang masuk ke halaman rumah mewah itu, Mama Rika langsung menuju ruang tamu dan membuka pintu menyambut kedatangan Ryan, Diandra, dan Alvaro.
"Mama....!" Kata Ryan.
"Selamat datang sayang...!" Kata Mama Rika yang langsung memeluk tubuh langsing Diandra kemudian beralih memeluk si kecil Varo.
"Ayo... kita langsung ke dalam. Papa udah nungguin kalian dari tadi."
"Iya, Ma...!"
Mereka berjalan menuju dapur dan menghampiri Pak Raka yang sedsri tadi duduk di meja makan sambil menonton televisi.
"Papa... ini loh cucu Mama.. namanya Varo." Mama Rika menggandeng tangan Alvaro mendekati Pak Raka.
Pak Raka menatap anak oti dengan lekat tanpa berkedip. Ia pun berdiri dari duduknya berjalan perlahan mendekati Alvaro kemudian berjongkok.
Ia mengusap pipi Varo dengan perlahan. Genangan air mata mulai berkumpul di pelupuk matanya. Ia pun segera menyeka cairan yang hampir terjatuh itu.
"Halo, nak... Nama kamu siapa ?"
"Halo tuan, namaku Alvaro." Jawab Varo memperkenalkan dirinya kemudian menyalami Pak Raka dan mencium tangannya.
"Anak pintar, Panggil Opa, yah..!" sambil mengacak rambut Alvaro.
"Baik tuan...! Ooppossst salah..!" Tertawa cengengesan sambil menutup mulutnya dengan kedua tangan mungilnya.
__ADS_1
"Maksud Varo, Opa..!" Varo Kemudian meringis kepada Pak Raka.
Haa...haa...haa...
Semuanya tertawa melihat tingkah lucu Alvaro.
"Ayo.. semua duduk. Kita makan dulu yah.. Varo duduk samping Oma sayang..!" Kata Mama Rika.
Makan malampun dimulai, sesekali mereka tertawa mendengar ocehan manja Alvaro. Mama Rika yang duduk di samping Alvaro nampak sangat telaten menyuapi Varo dan sesekali mengelap mulut Varo dengan tissue yang belepotan.
"Sebenarnya Varo bisa makan sendiri kok Ma..." kata Diandra merasa tidak enak.
"Gak apapa sayang, mama senang melakukannya."
"Mama jadi repot." Ucap Diandra menunjukkan raut wajah cemas.
"Biarkan Mamamu melakukannya, nak !" Timpal Pak Raka.
Diandra tidak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya mengangguk menyetujui keinginan Mama Rika.
Setelah makan, semuanya menuju ruang tamu menonton televisi sambil bercengkrama. Mereka teepaksa mengikuti kemauan Varo untuk nonton serial kartun kesukaannya.
"Oh iya, Oma hampir lupa. Oma punya sesuatu buat Varo. Ayok ikut ke kamar Oma..!" Mama Rika dan Alvaro berdiri kemudian berjalan beegandengan menuju kamar Mama Rika. Pak Raka pun ikut menyusul mereka.
"Mainan ini buat Varo..?"
"Wooww... Bagus banget...! banyak banget mainannya Oma.. Beneran semuanya buat Varo ?" seakan tak percaya.
"Iya sayang, semuanya buat Varo..!"
"Terima kasih Oma.. Varo sayang sama Oma." Varo berlari menghambir ke pelukan Mama Rika.
Pak Raka yang melihat keduanya tersenyum bahagia. Ia bahagia akhirnya bisa melihat istri tercintanya itu tersenyum tanpa beban.
Pak Raka menghampiri istrinya yang duduk di tepi ranjang. Ia pun diduk disamping istrinya sambil menggenggam tangannya.
"Aku mengerti perasaanmu, aku pun merasakan hal yang sama." Mengelus pelan punggung tangan istrinya sambil menatap Varo yang tengah bermain dengan robot dan mobil-mobilan barunya.
"Iya... entah mengapa anak ini mengingatkanku pada Revan..." Ia menyeka air matanya yang jatuh membasahi pipi.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.
Jangan lupa meninggalkan jejak setelah membaca. Mohon bantuan dan dukungannya buat author agar author lebih semangat lagi untuk terus mengupdate episode terbarunya.
Mohon di like, di comment, di share, add ke favorite dan berikan rate 5 bintang.
Tolong bantu Vote.
Bantuan kalian sangat membantu author..
Ingat !!!
Like, comment , share, add favorite, rate 5 bintang dan Vote buat author itu gratis...!
GRATISS... !!!
GRATISSS...!!!!
__ADS_1
Terimakasih
❤ Author