Bukalah Hatimu Untukku

Bukalah Hatimu Untukku
RW Hotel


__ADS_3

Seperti biasanya, setiap pagi Diandra disibukkan dengan mengurus keperluan Varo yang akan berangkat ke sekolah. Meskipun Dian menggunakan jasa pengasuh untuk mengurus Varo, dia tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang Ibu untuk mengurus buah hatinya saat berada di rumah. Saat sedang bekerja, Dian menyerahkan semua tanggung jawab soal Varo kepada Bu Mira si pengasuh.


"Anak mama sudah siap ke sekolah ??" Ucap Diandra penuh semangat


" Siap Mama.." Jawab Varo sambil tos dengan mamanya.


keduanya masuk kedalam mobil, Dian pun mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang. Sesekali terdengar suara imut Varo yang bersenandung sambil tersenyum ke arah Mamanya.


Diandra pun tiba di kantor, tak lupa menyapa rekan-rekan sejawatnya yang kebetulan berpapasan dengannya di tangga. Dian menatap ke arah Doni dan berkata.


"Kamu siap-siap yah.. Jam 9 nanti kita ke RW Hotel". Ucapnya pada Doni.


"Aku beneran ikut yah..??" Tanya Doni sedikit ragu.


"Maksud L..? Ya iyalah... masa aku kesana sendiri. Tenang aja, Alexa juga ikut kok biar sekalian belajar dianya".


"Alexa si anak magang itu..?"


"Di kantor ini yang namanya Alexa ada berapa orang Pak Doni Oon..??" Ledek Diandra.


"Iya sih.. okelah kalau begitu"


********

__ADS_1


Jam 9 pagi ini.


Diandra sengaja menuju toilet khusus wanita untuk memperhatikan penampilannya. Dia tidak ingin meninggalkan kesan kurang profesional pada calon clientnya. Dipolesnya sedikit bedak dipipinya yang sudah putih mulus, dan tidak lupa menggunakan Lipbalm untuk bibirnya. Sebenarnya, tanpa riasan pun Diandra akan tetap terlihat cantik. Cantiknya alami, meski tanpa riasan tebal di wajahnya.


RW Hotel


"Selamat pagi bapak dan Ibu, ada yang bisa saya bantu" Sapa Reception dengan senyum ramah.


"Selamat siang mba, kami dari Bank XXX ingin bertemu dengan Pak Presdir."


"Mohon maaf, apa sebelumnya Ibu sudah buat janji dengan Pak Ryan ?"


"Maaf mba, belum. Harus buat janji dulu yah ?"


" Boleh mba" Jawab Diandra senang.


"Baik, mohon ibu tunggu sebentar saya akan menghubungi Ibu Melda sekretaris Pak Ryan" kemudian menghubungi Ibu Melda lewat telepon.


" Ibu boleh menemui Bu Melda sekarang, Ibu jalan lurus ke arah kanan kemudian belok kiri. Ruangan Ibu Melda ada di ujung, pasti keliatan kok bu ada papan namanya di depan." mengarahkan sambil tersenyum


" Makasih yah mba, kami permisi dulu". Mereka pun melangkah ke arah ruangan Ibu Imelda yang telah di tunjukan oleh receptionis.


Diandra pun bertemu dengan Ibu Melda, sekretaris Pak Ryan dan mengatur Jadwal untuk pertemuan mereka. Mereka saling tukar kartu nama untuk konfirmasi selanjutnya. Ibu Melda akan menghubungi Diandra saat Pak Ryan sudah punya waktu untuk bertemu. Diandra pun pamit dan bersalaman dengan Ibu Melda diikuti dengan Dion dan Alexa.

__ADS_1


Ketiganya berjalan menuju Lobby hendak kembali ke kantor. Doni kesal karena merasa sia-sia datang ke RW Hotel dan pulang dengan tangan kosong. Diandra pun menasihati dengan bijak sahabatnya itu agar lebih tenang dan sabar sambil menatap ke arah Doni dan Alexa.


Buugghhh...!!!


Diandra tidak sengaja menabrak seseorang yang tidak asing di matanya. Diapun kaget dan mematung membelalakkan matanya ke arah pria tinggi bertubuh tegap dihadapannya. Yah, dia tidak sengaja menabrak Bapak Ryan Putra Wijaya si pemilik hotel.


"Maaf pak, saya tidak sengaja". Diandra Memohon maaf dan sedikit membungkukkan badannya.


Ryan hanya menatapnya sesaat kemudian berlalu.


"Iddiihh... belagu amat!!!"ketus Doni.


"Maklum kak..hoooraanngg kayaaahh" Ledek Alexa.


"Udah kita pulang aja, yah memang salah aku kan yang nabrak dia". Ucap Dian kelihatan sedih.


Mereka pun kembali menuju kantor dan mengerjakan apa yang harus mereka kerjakan.


_____________________________________


Bersambung....


Maaf jika kurang greget.. Maklum penulis baru.

__ADS_1


Jangan Lupa Like dan comment yah..


__ADS_2