Bukalah Hatimu Untukku

Bukalah Hatimu Untukku
Sakit


__ADS_3

Ryan melajukan mobil menuju sekolah Alvaro, kemudian melanjutkan perjalanan menuju salah satu mall terbesar di kota J. Selain berbelanja keperluan, mereka juga mengajak Varo untuk bermain di game station. Mereka menghabiskan waktu sekitar 3 jam di mall itu.


"Sebelum pulang ke rumah, kita mampir ke kantor dulu yah sayang. Ada berkas yang harus saya peruksa di rumah. Tidak apa-apa kan..?" Pinta Ryan pada istrinya yang tengah memijat keningnya.


"Iya gak apa-apa." Katanya pelan.


"Kamu kenapa ?" Ryan bertanya, merasa khawatir melihat wajah istrinya yang nampak pucat.


"Aku baik-baik saja, tidak usah khawatir." Berusaha tersenyum kepada suaminya.8


Ryan memasuki parkiran wijaya Group, sedangkan Diandra dan Varo memilih untuk tetap di mobil menunggu Ryan. Ia pun langsung keluar dari mobil menuju Reception mengambil berkas yang telah di titipkan oleh Angela sebelum ia pulang. Kantor kini nampak sepi, para pegawai sudah meninggalkan kantor sejak sejam yang lalu.


Tidak membutuhkan waktu yang lama, Ryan kembali ke mobil dan melajukan mobilnya menuju rumah.


Diandra memejamkan matanya meskipun ia sebenarnya tidak tidur.


Matanya terbelalak saat perasaan aneh menyerangnya. Ia menutup mulutnya dengan telapak tangannya. Seketika ia memberikan kode kepada Ryan agar menepikan mobilnya. Setelah mobil benar-benar berhenti dan menepi, Diandra segera turun. Ryanpun ikut turun melihat keadaan istrinya yang kini tengah muntah di saluran pembuangan air.


"Ada apa sayang ?" Tanya Ryan.


"Kepalaku pusing banget, perutku mules serasa di aduk-aduk." Jawabnya sambil merapikan rambutnya.


"Ya ampun sayang... tadi kan aku sudah bilang, awas salah makan. Tuh kan...liat sendiri akibatnya tidak menghiraukan perkataan suami." Sungut Ryan namun lagi-lagi perkataannya seperti angin lalu. Bahkan Diandra mendaratkan pukulan di lengan suaminya.


"Aaoowww....sakit yank... Kok malah aku yang kena pukulan ?" Protesnya.


"Salah makan apanya ? ini karena kamu yang gak bener bawa mobilnya, aku jadi pusing dan mual." Berkata sambil mendaratkan bokongnya di kursi kemudi.

__ADS_1


"Biar aku yang nyetir..!" Kata Diandra.


"Baiklah sayang, tapi kamu hati-hati yah..!"


"Tentu saja aku akan hati-hati." gerutu Diandra.


Diandra memarkinkan mobil dengan asal saat tiba di halaman rumah, ia langsung memberikan kunci kontak mobil kepada Ryan dengan maksud Ryan yang akan memarkirkannya ke tempat yang seharusnya.


"Varo turun dulu nak, Varo bisa kan masuk ke dalam rumag sendiri, Papa mau memarkirkan mobil dulu." Kata Ryan.


"Iya, Pa.. Varo masuk dulu." Kemudian berlalu menyusul ibunya yang lebih dulu masuk ke dalam rumah.


Setelah memarkirkan mobil, Ryan terlebih dahulu ke kamar Varo untuk memastikan anaknya sudah berada dikamar apa belum. Saat ia membuka pintu kamar, tampak Varo tengah mengganti bajunya di bantu oleh pengasuhnya. Setelah itu Ryan pun menuju ke kamar tidurnya yang berada tepat di samping kamar tidur Alvaro.


"Huuweeekkk...huweekkk...!!"


"Masih mual ?" Ucapnya seraya memijit pelan tengkuk istrinya.


"Iya... mulutku gak enak, tenggorokan gak nyaman, perut mules, kepala pening." Sungut Diandra sambil bergeluyut manja di lenfan kekar suaminya berjalan menuju tempat tidur.


"Istirahat saja dulu. Akan kupanggilkan dokter Jenny kesini." Sambil menyelimuti istrinya krmudian mengusap pucuk kepala istrinya.


Saat ia hendak menuju kamar mandi, Diandra tiba-tiba menahan tangannya.


"Buka bajumu !" Peruntahnya.


"Apa kau sudah tidak sabar sayang ? Ini masih sore." Ledek Ryan.

__ADS_1


"Jangan mesum. Aku hanya mau memelukmu sebelum mandi. Aku menyukai aroma ini." Sambil mengendus aroma tubuh suaminya yang masih tetap wangi meskipun seharian aktif beraktifitas diluar.


Tok..tok..tok...


"Sayang, boleh mama masuk ?" Mama Rika menyahut dari balik pintu.


"iya, Ma... tunggu sebentar." Ryan berjalan menuju pintu dan membukanya, Mama Rika masuk kemudian menghampiri Diandra yang tengah berbaring.


"Pelayan bilang kamu sakit, apa benar nak ?" Tanya Mama Rika dengan raut khawatir.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG....


JANGAN LUPA


LIKE


COMMENT

__ADS_1


VOTE


__ADS_2