Bukalah Hatimu Untukku

Bukalah Hatimu Untukku
Makan malam.


__ADS_3

Ryan menuju rumah Diandra untuk menjemputnya. Tak menunggu lama akhirnya Diandra dan Varo sudah siap. Merekapun menuju rumah Ryan.


Setibanya di rumah Ryan, ternyata Hendra dan Melda sudah lebih dulu ada disana. Ryan sedikit kaget melihat kehadiran Melda.


"Hai Dian... ini anak kamu ?" Sapa Melda.


"Iya.. ini anakku" tutur Diandra sedikit canggung.


"Hallo ganteng namanya siapa sayang ?" tanya Melda sambil mengusap kepala Varo.


"Namaku Alvaro tante" Jawab Alvaro.


Ibu Rika berjalan dari arah dapur menuju ruang tengah. Iapun menyapa para tamunya.


"Eh... udah pada datang rupanya. Kita langsung ke dapur yuk.. Tante buatin masakan special buat kalian" Kata Ibu Rika kemudian mengajaknya ke dapur.


Semuanya kini berkumpul di dapur. Mata Ibu Rika tertuju pada Alvaro.


"Dian... ini Alvaro yah ?" Tanyanya pada Dian.


"Iya bu... ini Alvaro anak saya" Jawab Diandra sedikit canggung.


Sesaat Ibu Rika terdiam menatap Varo. Cukup lama Ia menatap anak itu, hingga membuat Diandra merasa tidak nyaman.


"Apakah dia tidak bisa menerima puteraku ?" Gumam Diandra dalam hati.


"Hmm... Varo duduk sini samping Om..!" Ajak Ryan.


Alvaropun duduk di kursi yang berada diantara Ryan dan Diandra.

__ADS_1


Makan malam pun dimulai, Diandra merasa sangat canggung. Ini pertama kalinya ia makan malam dengan keluarga kekasihnya. Maklum, Almarhum suaminya dulu adalah anak yatim piatu jadi tidak pernah mengajaknya bertemu dengan keluarganya. Saat menikah pun Mario hanya di wakili oleh pengurus panti dimana Ia dirawat. Hanya mereka lah yang Mario anggap sebagai keluarga.


Setelah makan malam, semuanya berkumpul di ruang keluarga. Alvaro yang duduk dipangkuan Ryan mebuat Ibu Rika terkesima melihat pemandangan itu.


"Alvaro... sini sayang duduk sama Oma" Ajak Ibu Rika.


Sesaat Alvaro menatap ke arah Ibunya kemudian dingguki oleh Diandra. Alvaro pun berpindah dari pangkuan Ryan ke samping Ibu Rika.


Ibu Rika memeluk Alvaro dari samping. Sebenarnya Ryan tau, mengapa ibunya seperti itu karena Iapun merasakannya. Melihat Varo seolah melihat kakaknya yang dulu hilang dan kini entah kemana.


"Apakah anda Oma saya ?" Tanya Alvaro polos.


"Iya... mulai sekarang Varo punya Oma Rika" Jawab Rika sambil memeluk Varo.


"Bener Ma...? Sekarang Varo punya Oma..?" Tanya Varo lagi namun Diandra enggan menjawabnya.


"Iya jagoan.. Oma Rika kan mamanya Om. Berarti Oma Rika Omanya Varo". tutur Ryan.


Hendra akhirnya membuka perbincangan untuk mencairkan susasana yang begitu canggung. Ia berpindah ke sandaran sofa yang diduduki oleh Melda. Sontak tingkahnya itu menimbulkan pertanyaan bagi yang lain.


"Bibi... setuju gak kalau aku sama Melda?" tanya Hendra pada bibinya dan Ibu Rika hanya menjawabnya dengan anggukan tanda setuju.


"Jangan macam-macam kamu" kata Ryan.


"Yee... siapa juga yang macam-macam. Orang kitanya cuma satu macam" Gerutu Hendra.


Semuanya tertawa melihat tingkah Hendra dan Ryan.


Hendra mengulurkan tangan ke arah Melda dan Melda pun menyambutnya. Tanpa rasa malu Hendra mencium punggung tangan kekasihnya itu.

__ADS_1


"Kalian...?" Tanya Ryan seakan tak percaya.


"kenapa...?!" Kata Hendra menantang.


"Loh sejak kapan..?" Tanya Ryan lagi.


"Yang jelas kami lebih dulu jadian. Kamu aja yang mau tertipu. Iya kan sayang ?" kata Hendra dan Melda pun tersenyum sambil mengangguki perkataan Hendra.


"Jadi kalian ini..?" Ryan masih tidak percaya.


"Iya... kami sudah jadian. Kami memang sengaja tidak memberi tahumu. Kita sengaja memancing emosi kamu agar kamu mau jujur sama perasaan kamu ke Diandra. kalau gak digituin kamu mana berani deketin dia.." Ledek Melda pada sahabat kecilnya.


Semuanya tertawa mendengar perkataan Melda, wajah Ryan berubah drastis merona memerah bak kepiting rebus menahan malu.


"Eh... Varonya tidur nak" Kata Ibu Rika.


"Ya sudah.. biar aku bawa ke kamar aja dulu Ma" Jawab Ryan.


Lagi-lagi Diandra tidak bisa berkata apa-apa. Ia hanya menemani Ryan yang menggendong Alvaro menuju kamar dan menidurkannya disana.


_______________


Maaf author lama updatenya. Lagi banyak kerjaan di akhir bulan.


Ikuti terus yah lanjutan ceritanya


Jangan lupa like, comment dan share.


Tolong tinggalkan jejak klik ❤ add favorite dan rate 5 ⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


Terimakasih


❤Author


__ADS_2