Bukalah Hatimu Untukku

Bukalah Hatimu Untukku
Mencari tahu.


__ADS_3

"Sialann...!!! Awas saja kamu Mel.. kupastikan akan membalasmu lebih kejam dari ini. Kamu belum tahu siapa saya..!" Kata Bella sambil memukul stir mobilnya kemudian menancap gas meninggalkan RW Hotel.


*****


Bella menuju ke salah satu cafe untuk menemui sahabatnya Cindy. Dia ingin mencari tau tentang Ryan dan Melda.


"Hai Bel... sorry yah.. Sudah lama.." Kata Cindy.


"Iya... udah dari tadi. Lama banget sih..!" kesal karena lama menunggu.


"Sorry...sorry... Kamu juga, ngajak ketemuannya tiba-tiba." Cindy duduk di hadapan Bella.


"Sekarang kamu cerita, apa saja yang telah terjadi di kota ini selama saya di luar negeri ?" Bella bertanya pada cindy dengan semangat.


"Banyak... mulai dari pergantian walikota, terus pembangunan gedung pencakar langit, kelanjutan pembangunan RW Hotel, mmmhhh apa lagi yah ?" Mencoba menerawang apa lagi yang harus ia jelaskan kepada Bella.


"Bagaimana dengan Ryan..? Sejak kapan ia tinggal di kota ini ?" Tanya Bella lagi.


"Oh iya... Ryan sudah tinggal di kota ini sekitar empat atau lima bulan."


"Itu saja yang kamu tau ?" Bella mencoba menggali informasi dari Cindy yang merupakan kaum socialita di kota M.


"Adduuhhh Bel... kamu pikir aku ini paranormal apa..?" Gerutu Cindy.


"Jangan ngaku socialita kalau kamu gak tau apa-apa soal Ryan. Dasar tidak berguna..!"


"Bel... Bel... Sebenarnya maksud kamu apa ? Kalau ada yang ingin kamu tanyain ya tanya aja. Gak usah main tebak-tebakan gitu. Otakku gak sampe kesana buat nebaknisi kepala kamu."


"Iigghh... kamu tuh yah... Gak pernah berubah. **** di pelihara.!". Cindy hanya cengar-cengir mendengar perkataan Bella yang menurutnya sudah terbiasa mendengarkan umpatan kasar dari mulut Bella.

__ADS_1


"Cindy,,, apa kamu tau wanita yang dekat dengan Ryan sekarang ?"


"Naaahhh... itu dia. Aku perhatiin si Ryan itu kalau urusan pekerjaan selalu di dampingi sama saingan kamu itu.. Siapa namanya ??"


"Melda..?"


"Yaahh... itu..!! Tapi minggu lalu aku sama Loly mergokin dia lagi jalan sama seorang wanita. kalau dari penampilan sih tuh cewek biasa aja, Aku perhatiin si Ryan care banget tuh cewek."


"Anak mana ?"


"Gak tau...! Mukanya gak familiar gitu deh...?!"


"Cin... kamu bantuin aku yah.. Cari tau siapa tuh cewek. Pokoknya gak boleh ada yang deket-deket sama Ryan."


"Haalaaahh.... baru nyadar..! Dulu aja waktu Ryan lagi cinta-cintanya sama kamu, tapi kamunya malah selingkuh."


"Iyaa...iyaa... sorry. Aku bantuin kok, Tapi gak gratis yah.... Haahaa..." Cindy tertawa penuh kemenangan.


Bella kalah telak dari sahabatnya itu.


"Huuhh dasar matre..!!"


"Biarin, weeekkkk...!" Ledek Cindy.


Pembicaraan keduanya berlanjut sampai berjam-jam. Maklum, mereka berdua adalah sahabat sejak kecil. Bella merupakan anak tunggal dari mantan walikota kota M, ia tumbuh dan besar di kalangan keluarga ningrat dan konglomerat. Hal itu lantas membuatnya menjadi gadis yang manja dan angkuh. Apa yang ia mau selalu di turuti oleh kedua orangtuanya. Tentu saja itu membuatnya susah untuk mendapatkan teman. Hanya Cindy satu-satunya teman yang dekat dengannya. Hanya Cindy yang mampu menahan sakit hati atas perlakuan Bella. Yah... Cindy hanya dari keluarga sederhana. Tak sedikit kemewahan yang Cindy dapatkan dari hasil pertemanannya dengan Bella, itulah salah satu alasan kenapa Cindy betah di sisi Bella.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.Bersambung...


Terima kasih buat para reader yang sudah setia menunggu update kisah Diandra. Mohon partisipasinya untuk meninggalkan jejak setelah membaca.


Like


Comment


Share


Add Favorite


Rate 5⭐⭐⭐⭐⭐


Jika berkenan, mohon ke ikhlasannya untuk memberikan Vote pada novelnya.


Terima kasih.


❤Author

__ADS_1


__ADS_2