Bukalah Hatimu Untukku

Bukalah Hatimu Untukku
Kerja bakti.


__ADS_3

***Sebelumnya**.....


"Kenapa gak ikut..!" Kata Diandra menyenggol kasar lengan Ryan dan melirik tajam kearahnya.


"Ya aku mau disini saja sama kamu." Jawabnya sambil mencubit gemesh kedua pipi Diandra*.


*****


Diandra tersenyum akan tingkah Ryan padanya. Semakin yakin dia akan pilihannya. Di awal perkenalannya, ia merasa sifat Ryan sangat bertolak belakang dengan sifat Mario. Namun semakin hari, kesamaan keduanya semakin menonjol.


"Mumpung kamu disini, bantu aku beres-beres yah..!" Pinta Diandra.


"Aku...?" Menunjuk ke wajahnya.


"Iya... siapa lagi. Memangnya siapa tadi yang bilang ke mama ingin menemaniku ?" Jawab Diandra ketus.


"Baiklah...!" Ryan menjawab dengan lesu.


Tentu saja dia tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah. Sejak kecil ia sudah di manjakan dengan beberapa asisten rumah tangga yang selalu siap dengan perintahnya.


Berbeda dengan Diandra, meskipun ia di besarkan dari keluarga yang berkecukupan, namun orang tuanya sudah menanamkan kemandirian padanya sejak kecil.


Diandra menyerahkan sebuah masker dan sepasang handscoon untuk di kenakan Ryan agar tidak berinteraksi langsung dengan debu dan kotoran.


"Pakai ini...!"


"Buat apa ?"


"Pakai saja, kalau kamu sakit nanti aku yang repot !" Kata Diandra seperti meremehkan.


Ryan pun mulai membantu Diandra, mulai dari mengangkat sofa, kemudian membersihkan lantai hingga mengelap kaca jendela dan perobatan.


"Yang benar saja, kenapa berang-barang ini sangat berat dan kotor ?"


"Niat membantu gak sih ? Sudah sana.... bikin repot saja !" Gerutu Diandra kesal.


"Apa kamu sengaja mengerjaiku ? Apa kata orang nanti saat melihatku seperti ini ?"

__ADS_1


"Kalau gak mau ya pergi saja. Lagian siapa juga yang bakalan kesini melihatmu ?" diandra semakin kesal dan melemparkan Lap ke arah Ryan.


Tiba-tiba...


Tok..tok..tok...!


"Hei....! Ryan...?" Orang yang barusan mengetuk pintu keheranan melihat penampilan Ryan.


"Sial...!" Umpat Ryan dalam hati saat tau siapa yang datang.


"Hendra... Melda... Masuk..! Tapi masih berantakan." Ajak Diandra.


"Wahh... mimpi apa CEO galak ini semalam ? Tumben-tumbennya mau memegang alat kebersihan." Kata Hendra keheranan.


Diandra dan Melda saling bertatapan tertawa atas apa yang baru saja diucapkan Hendra.


"Kalian duduk di dalam yah, disini masih kotor." ajak Diandra, kenudian meminta Bu Mirah agar membuatkan mereka minum.


Diandra memang sengaja tidak meminta bantuan Bu Mirah untuk ikut membantunya membersihkan, karena ia ingin agar Bu Mirah beristirahat. Apalagi usia Bu Mirah kini sudah tidak memungkinkan jika harus bekerja berat.


Hendra dan Melda duduk di dapur menikmati minuman dan cemilan yang telah disiapkan Bu Mirah.


"Berarti aku harus minta bayaran lebih." Goda Ryan.


"Heelleehhhh.... baru juga begitu sudah minta bayaran. Dasar tidak ikhlas..!" Diandra kesal.


"Wajar dong aku minta bayaran mahal-mahal... secara aku ini CEO RW Hotel, pewaris tunggal Wijaya Group." Kata Ryan berdecak sombong.


"Yang nyuruh kamu membantu siapa ? Yang ada juga dari tadi kamu ngerepotin aku terus. Dasar Manja..!!" Balas Diandra.


"Kan tadi kamu minta di bantu...!" Ryan melebarkan matanya.


"Kan kamunya bisa nolak...!" Jawab Diandra membela diri.


"Kamu ini...!!" Ryan menggerutu kesal namun Hendra memotong perkataannya.


"Hei..heii.... kalian apa-apan sih. Malu sama umur...!! Sudah mau nikah tapi masih saja suka bertengkar. Aku jadi penasaran bagaimana kehidupan rumah tangga kalian nanti..!" Hendra berusaha menengahi sambil memukul lengan Ryan.

__ADS_1


"Hendra... kenapa kamu mukul Ryan ??" Diandra marah tidak tega melihat kekasihnya di aniaya (Lebay😆).


"Dian... kenapa kamu jadi marah sama Hendra ? Dia hanya berusaha menengahi kalian." Timpal Melda.


"Melda... kenapa kamu tidak sopan sama calon istriku ?"


Ketiganya sontak menatap ke arah Ryan dengan kasar menatapnya dengan tatapan membunuh.


"Loh.. kalian ini kenapa ??"


"Semua ini gara-gara kamu..!!"


Ketiganya berteriak bersamaan kemudian menyerbu Ryan menyerangnya bergantian. 😆😆


.


.


.


.


.


.


.


.Bersambung....


Terimakasih sudah mengikuti kisah Diandra dan Ryan.


Intip juga kisah Mama Rika dan Pak Raka di novel sebelah yah.. Judulnya "Mahligai Cinta".


Mohon tinggalkan jejak setelah membaca.


Jangan Lupa klik Like dan commentnya.

__ADS_1


Tambahkan ke daftar baca/favorite dan beri rate 5 bintang. Mohon di Vote jika berkenan.


❤Author


__ADS_2