Bukan Pelakor Tapi Istri Yang Dibenci

Bukan Pelakor Tapi Istri Yang Dibenci
Tawaran Keanu


__ADS_3

BALI


Di room meeting, semua orang tampak serius dalam acara rapat yang agendanya memaparkan laporan kinerja selama satu tahun, serta presentasi agenda kerja untuk tahun depan.


Salma sebagai asisten Mama Rossa, jemarinya yang lentik itu dengan lincahnya menekan tuts keybord laptop, mengetik beberapa point yang penting dalam rapat tersebut. Serta mendengar kan dengan seksama dari isi rapat tersebut, ilmu bisa bertambah bukan hanya pendidikan tapi bisa karena adanya pengalaman, dan hal ini sangat langkah buat gadis itu sendiri. Jadi gadis itu tidak melewatkan sedikit pun pengalaman dalam rapat kerja tersebut. Dia perhatikan satu persatu para manajer berpresentasi, serta cara mengatasi masalah dalam bekerja, sungguh sangat berharga.


 Di saat ada jeda untuk diskusi terkadang Mama Rossa minta pendapat kepada Salma, sedikit banyak nya gadis itu mengutarakan opininya dengan baik. Dan itu membuat Mama Rossa tambah mengagumi gadis itu. Gadis itu sungguh bisa berdiplomasi dengan baik dengan para manajer, sangat luar biasa.


Waktu sudah menunjukkan jam tiga sore, rapat hari ini sudah selesai dan akan di lanjutkan esok hari.


Mama Rossa dan Salma keluar dari room meeting untuk kembali ke villa nya.


“Salma...,” panggil si pria bule.


“Oh...Mr. Keanu, kok bisa ada di sini?” tanya Salma.


“Bisa kita duduk sebentar,” pinta Keanu. Dan Salma mengiyakan sambil mengajak mama Rossa.


Tadi siang ketika Salma sedang makan siang di restoran Resort, di hampir oleh pria bule Belanda. Sebagai warga negara Indonesia yang baik dan terkenal dengan keramahannya, Salma bersikap ramah kepada bule tersebut. Akhirnya mereka makan siang bersama di satu meja sedangkan Mama Rossa makan di meja lain bersama teman nya yang kebetulan ketemu di resort.


Panjang lebar mereka berbincang, ternyata Keanu punya perusahaan di Jakarta, datang ke Bali karena untuk mengecek jalannya syuting produk miliknya, yang kebetulan shotnya di Bali.


(Percakapan pakai bahasa Indonesia aja, biar gampang di pahami ya)


“Bagaimana kamu sudah bicarakan sama mama kamu?” tanya Keanu yang melirik Mama Rossa yang masih berada di samping Salma.


Mama Rossa menaikkan salah satu alisnya, ada apa antara ke mereka berdua. “Ada apa nak?” tanya Mama Rossa.


Pikir Salma tawaran Keanu itu tidak serius hanya bohong belaka, akan tetapi pria bule itu menghampirinya di room meeting.


“Begini mah, Mr. Keanu butuh talent untuk iklan produknya, Mr. Keanu menawarkan ke aku untuk jadi talentnya, Mah. Hanya aku bilang, harus tanya dulu ke mama, di kasih izin atau tidak nya,” imbuh Salma.


Tersentuh hati Mama Rossa dengan tutur kata Salma, yang tidak mengambil keputusan sendiri, sungguh dirinya di hargai sekali.


“Betulkah anda membutuhkan anak saya sebagai talent? Jika iya saya ingin lihat kontrak iklannya dulu,” pinta Mama Rossa, sebagai orang tua, dia tidak mau tawaran itu hanya tipuan belaka, mengambil kesempatan dalam kesempitan.


James sang asisten Keanu, sigap mengeluarkan kontrak untuk iklannya dan segera memberikan ke Mama Rossa. Dan Mama Rossa pun segera membacanya dengan seksama.


Perusahaan  Wal Mart – ini bukan nya milik keluarga besar Opa Braymanto....batin Mama Rossa.


Tak lama kemudian Mama Rossa menatap pria bule tersebut.


“Kalau boleh saya tahu, posisi anda di perusahaan Wall Mart sebagai apa?” tanya Mama Rossa.

__ADS_1


“Maaf Nyonya, saya belum memperkenalkan diri. Saya Keanu sebagai  CEO perwakilan perusahaan di Indonesia,” ujar Keanu sambil mengulurkan tangannya.


“Saya Rossa, mama nya Salma,” Mama Rossa menyambut uluran tangan Keanu.


“Senang berkenalan dengan Nyonya,” balas Keanu.


“Bagaimana Nyonya, bisakah putri Nyonya menjadi bintang iklan produk kami yang tertera di kontrak tersebut?” tanya Keanu.


“Nak, kamu ingin kah?” tanya Mama Rossa sembari menatap Salma.


Tampak bimbang di wajah Salma, antara menerima atau tidak menerima tawaran Keanu, apalagi dia tidak punya pengalaman berakting walau hanya iklan saja.


“Kalau mama mengizinkan, aku mau mah. Tapi mama temani aku syuting,” sifat manjanya Salma keluar.


Mama Rossa tersenyum gemas dengan menantunya...wajahnya udah kayak anak remaja, padahal di dalam room meeting wajah gadis itu sangat tegas dan serius sekali.


“Baiklah Mr. Keanu, saya mengizinkan anak saya jadi bintang iklan produknya. Tapi syutingnya kapan? karena anakku banyak pekerjaannya mengurusi perusahaan saya,” kata Mama Rossa.


“Syutingnya tidak jauh dari resort ini, dan kebetulan sedang berjalan. Kami sedang menunggu talent wanitanya yaitu Salma, jika memang sepakat. Mungkin satu jam lagi bisa menuju ke lokasi,” ujar Keanu.


“Baiklah kalau begitu, sekarang ada yang harus di tanda tanganikah sebelum syuting?” tanya Mama Rossa.


“Bagian lembar terakhir di tanda tangan oleh talentnya, Nyonya,” tunjuk James.


“Tanda tangan Nak, mama sudah baca sebentar,” pinta Mama Rossa. Salma langsung membubuhkan tanda tangannya di lembar terakhir itu.


“Baik, Mr. Keanu....kalau begitu saya pamit dulu untuk berganti pakaian,” pamit Salma.


“Silahkan....,”


Di rasa gadis dan wanita tua itu sudah meninggalkan tempat. Keanu langsung menelepon seseorang.


“Salma Hadeeqa, akan jadi bintang iklan produk kita, Opa,” lapor Keanu.


“Kamu sudah pastikan itu Salma Hadeeqa sesuai dengan foto yang opa berikan?” tanya pria tua yang ada di Belanda.


“Ya Opa, dia gadis yang sama di foto yang Opa kirim. Dan Tante Rossa mengenalkannya sebagai anaknya," lapor Keanu.


“Lanjutkan tugas kamu diam-diam dan jangan gegabah. Pantau dan awasi terus Salma!” perintah pria tua itu.


“Baik Opa,” Keanu mengakhiri sambungan teleponnya.


Siapakah pria yang di panggil Opa oleh Keanu? Ada apa hubungan nya dengan Salma?

__ADS_1


🌻🌻


“Cie..cie anak mama mau jadi artis nie ye,” goda Mama Rossa, melihat Salma sudah mandi dan berganti pakaian yang lebih santai.


“Iih...mama kok jadi godain aku sih, tadi kan mama yang kasih kasihke aku,” imbuh Salma, dengan bibir yang mengerucut.


“Selama masih muda, ambil lah kesempatan yang baik buat kamu, selama masih halal dan tidak menganggu pekerjaan inti kamu. Lagi pula wajah kamu memang cocoknya jadi artis atau model sebenarnya. Jadi menurut mama kenapa tidak coba, lagian kamu minta mama temenin kamu syuting kan,” imbuh Mama Rossa.


CUP


Salma mengecup pipi Mama Rossa lalu memeluk wanita tua itu, “makasih ya mah, aku sayang sama mama,” ucap tulus Salma, semakin meleleh hati mama Rossa di buat nya. Tak pernah sekali pun Yasmin memeluk tubuhnya, apa lagi mengucapkan kata sayang seperti Salma, namun semakin dekat dengan Salma, seperti terjalin  ikatan batin...entah itu apa masih tampak abu-abu. Tapi semakin dekat dengan Salma, buat Mama Rossa serasa dekat dengan orang yang pernah dekat dengannya di masa lalu.


“Mama juga sayang sama kamu.”


🌻🌻


Jam 16.00 wita


Kru utusan dari Keanu menjemput Salma dan Mama Rossa ke lokasi syuting yang tidak jauh dari resort, hanya mengendarai club car selama 10 menit sudah sampai.


Ketika sudah sampai, Salma sudah digiring oleh kru ke ruang ganti dan make up, Mama Rossa dengan setianya menemani anak gadisnya syuting sore hari ini, kegiatan dadakan, namun gadis itu terlihat ceria dengan kegiatan tersebut.


Dan Keanu dari kejauhan memantau Salma, begitu pun salah satu orang yang sibuk mengawasi Salma dan memberitahuan kabar yang  sangat hot buat Tuannya.


Nan jauh di Jakarta, Kavin datang terlambat ke bandara gara-gara menunggu Yasmin yang ternyata mengajak Merry ke Bali.


Wajah pria itu sudah menahan emosinya


✉️ Tomi


Lapor Tuan Kavin, nona Salma makin dekat dengan pria bule itu, sekarang lagi berada di tempat pria bule itu.



Aduh si Tomi cari perkara, Mama Rossa gak di fotoiin juga. Bikin geram lah pria yang masih ada di bandara.


"Gara-gara kalian berdua, kita telat berangkat!" teriak Kavin kepada Yasmin dan Merry. Kedua wanita itu kaget seketika.


*bersambung.....


Kakak readers jangan lupa tinggal kan jejaknya ya....yuk di goyang jempolnya klik like, komen nya.....


Love you sekebon 🌻🌻🌻🌻

__ADS_1


"Sabar jangan emosi Tuan Kavin," kata Ari



__ADS_2