Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
**Sembuh total*


__ADS_3

Perhatian readers tersayang, tolong bijaklah dalam membaca ya karena di awal episode ini mengandung unsur dewasa.


Terima kasih🙏


Pagi yang cerah, matahari perlahan lahan menunjukkan sinarnya dari ufuk timur,hari ini Aretha akan ke rumah sakit untuk kontrol kesehatannya.


"akan ku pastikan abangku sibuk hari ini,biar aku bisa bebas pergi tanpa larangan" Aretha membatin.


"tok..tok..tok.." Aretha mengetuk pintu kamar abangnya. " iya sebentar" sahut suara dari dalam kamar.


klek...pintu terbuka bang Igo udah benar benar rapih dan ganteng banget."Lho Abang mau kemana" tanya Aretha sambil memeluk abangnya.


"hari ini abang mau ke bali sayang,proyek papa di Lombok bermasalah untuk itu hari ini abang sama papa ke bali terus lanjut ke Lombok.


"aishhhh berarti arey gak ada yang temani ke dokter ya,,,mama arisan,,kak Mira ke puncak Arey sendiri kontrol ke rumah sakit"Arey berkata sambil memanyunkan bibirnya.


"Abang akan antar setelah itu Abang lanjut ke bandara, pulangnya Arey harus berani ya pakai taksi online bisa,adik Abang adik yang hebat,masa gak bisa naik taksi online?" kata Igo sambil mengacak acak rambut Aretha.


"ayo,papa udah menunggu di mobil,"


Aretha dan abangnya melangkah ke halaman depan,disana telah terparkir mobil mewah papanya, Aretha membuka pintu mobil dan duduk di sebelah papanya, sedangkan Igo duduk bersebelahan dengan sopir.


"nak,kamu kenapa seperti gak semangat begitu," tanya papa sambil mengusap usap wajah anak bungsunya.


"papa Arey sedih semua orang dirumah pergi Arey sendirian dirumah,hari ini Arey jadwal kontrol jadi Arey harus ke rumah sakit."kata Aretha sambil menatap wajah papanya dan memeluk papanya lagi.


"papa uang Arey habis,apa Arey boleh minta sama papa," kata Arey sambil mencium pipi orang tua itu. " ya boleh dong " kata papa sambil mengeluarkan sebuah kartu ATM miliknya dari dalam tas.


"ini nak,PINnya tanggal lahirmu" kata papa lagi.


"makasih papa" kata Aretha sambil mencium pipi papanya lagi...


" nah sudah sampai rumah sakit Arey turun dulu ya pap,bang Arey turun ya,,," kata Arey sambil membuka pintu mobil.ketika Arey mau melangkah pergi abangnya langsung memanggil lagi " Arey,ini dari Abang" bang Igo menyodorkan segepok uang ratusan,Arey pake aja nanti habis minta lagi ya,jangan menolak pemberian Abang okey nanti Abang marah loh ya?" kata Igo langsung memasukan uang tersebut di tasnya Aretha.


" Bang Arey masih tergantung sama papa dan Abang karena Arey belum kerja,suatu saat pasti Arey bisa kerja lagi kan bang? kata Aretha sambil memandang abangnya.


" ya udah hati hati ya,jangan keluyuran kalau gak ada yang penting " kata papa sambil melambaikan tangannya...


" dadadadahhhh papa dadadadahhhh Abang..." Arey melambaikan tangannya dan melangkah masuk ke rumah sakit.


Arey langsung menuju ke tempat pendaftaran


setelah mendaftar langsung menuju ke poli kulit dan kelamin untuk menunggu giliran pemeriksaan kesehatan kulitnya.


sambil menunggu Arey mengutak atik ponselnya sambil mengupdate status WhatsAppnya " hari ini jadwal kontrol di rumah sakit, Semangat pasti sembuh "


ketik Aretha di status WhatsAppnya.


1 detik kemudian langsung dibaca Raymundo," ah ternyata dia di rumah sakit, aku harus kesana bertemu dengannya, sudah hampir sebulan aku gak pernah ketemu dia rasanya aku sangat merindukan dirinya..." Raymundo berbicara sendiri dalam ruangannya.

__ADS_1


"Bernard, " siap Boss " kesini sebentar,hari ini kamu handle semua kegiatanku ya kalau ada yang penting kamu hubungi aku ," kata Raymundo sambil mengambil jasnya dan berlalu dari hadapan Raymundo.


"hmmm mau kemana pak boss,kok terburu buru amat sih" kata Bernard sambil duduk kembali ditempatnya dan mulai melanjutkan mengerjakan tugas tugasnya...


**Raymundo meluncur dengan mobil begitu cepat dan menuju ke rumah sakit tempat Aretha kontrol kesehatannya...


tidak lama kemudian Raymundo tiba di rumah sakit.


Raymundo melangkah dengan cepatnya,karena sudah sangat merindukan kekasihnya yang selalu menghantui setiap pikirannya.


Raymundo memilih untuk tidak menelepon dulu Aretha,biarkan dia tidak tahu kalau aku ingin ketemu dia, biarlah aku memandangnya dari kejauhan.


Raymundo menuju ke poli kulit akhirnya ditemukannya wajah cantik yang jarang ditemuinya akhir akhir ini.


"Aretha Franklin Roosevelt" nama Aretha disebut suster untuk masuk ke ruang pemeriksaan.


" iya Suster," kata Aretha sambil melangkah masuk ke dalam ruangan.


" Dokter memeriksa kulit Aretha dan menyuntikkan cairan ke dalam kulit Aretha,Aretha hanya meringis dan menutup matanya.


"ini namanya tes kulit alias skin tes,kita tunggu dalam waktu 5 menit apabila tidak ada reaksi di kulit anda,baru kami akan memberikan resep agar mbak Aretha bisa menebus obatnya di apotik ya mbak"


setelah 5 menit kemudian tidak ada efek apapun di kulit tangan Aretha dan dokter pun menyatakan Aretha sudah sehat kembali dan Aretha diberi resep obat yang harus diminum dan ada juga ada resep salep yang dioleskan di kulitnya...


"Dok,kapan saya harus kontrol lagi?" tanya Aretha pada dokter yang memeriksa kondisinya.


"kalau tidak ada rasa gatal gatal dan kemerahan pada kulitmu tidak usah kontrol lagi itu tandanya Anda sudah sembuh,,, sekarang anda boleh pulang,jangan lupa untuk menebus resep di apotik depan ya" kata dokter itu sambil berjabat tangan dengan Aretha. " makasih dok, saya pamit " kata Aretha melepaskan tangannya dan berlalu keluar ruangan.


"Aretha,"sapa Raymundo lirih dan membuka lebar kedua tangannya.


Aretha membalikkan badannya dan melihat siapa yang berdiri di belakangnya.


" pak Raymundo " kata Aretha sambil menatap ke arah Raymundo.


"iya sayang, panggil saja aku Ray jangan memanggilku dengan sebutan pak atau tuan atau boss," kata Raymundo sambil mendekat dan mendekap erat Aretha.


"aku merindukanmu setiap hari,aku benar benar ingin menjadi bagian terpenting dalam hidupmu Arey,kamu gak keberatan kan?" tanya Raymundo sambil mengeratkan pelukannya.


" kamu tahu gak,selama 1 bulan ini aku tersiksa,aku rindu kamu Arey,aku ingin mengunjungimu tapi selalu di usir Abangmu,aku akan mencoba mengatur waktu dan kesempatan untuk menemui kedua orangtuamu Arey,aku akan melamarmu.kita akan hidup bersama selamanya." kata Raymundo mengecup rambut dan kening Arey.


"Ray,lepaskan aku,malu tau banyak mata yang memandang ke arah kita" Arey berusaha melepaskan diri dari pelukan Raymundo.


" iya sayang tenang aja,aku akan melepaskan pelukanku" kata Raymundo sambil melepaskan pelukannya.


Raymundo pun menggandeng tangan Aretha dan mereka pergi ke mobil Raymundo.


"kamu mau kemana hari ini,aku bebas hari ini,semua kegiatan sudah ku serahkan ke Bernard kita nongkrong yuk di taman atau kamu mau kemana?" tanya Raymundo sambil menyetir mobil dan mobil berjalan dengan perlahan lahan....


"Ray,kamu benaran serius mau bertemu papa dan mama aku?" tanya Aretha sambil tersenyum tipis ke arah Raymundo.

__ADS_1


"iya benaran sayang,aku akan pergi bertemu kedua orangtuamu dan melamar kamu" kata Raymundo sambil menepikan mobilnya dan memegang kedua tangan Aretha.


"aku ingin kita hidup bersama aku ingin kita menikah dan punya anak banyak,aku ingin kamu dirumah menungguku dan mengasuh anak anak kita sayang," kata Raymundo sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Aretha dan ******* bibir Aretha dengan perlahan dan lembut... Raymundo menekan bibirnya semakin dalam sampai Aretha mendesah karena susah bernafas...


"Aretha melepaskan ciumannya, " sudah cukup Ray aku hampir tidak bisa bernafas karena ******* bibirmu" kata Aretha sambil mengambil tissue dan melap bibirnya.


"bibirmu sangat menggemaskan sayang"kata Raymundo sambil mengecup kening Aretha.


"kita ke restoran ya makan makan terus aku antar kamu pulang"ajak Raymundo.


"aku merindukan makan bakso di pinggir jalan depan kantor Ray, sudah lama aku nggak makan bakso disana " kata Aretha sambil tersenyum tipis dan menggigit bibir bawahnya.


"sayang kalau saat kamu ngomong sama aku tolong jangan menggigit bibir bawah mu nanti aku benar-benar gak tahan ingin sekali ******* bibir mungil itu" kata Raymundo sambil menatap ke arah Aretha.


"ah,kamu gak bisa menahan godaan sih," kata Aretha sambil mencubit pinggang Raymundo.


"Raymundo meringis kesakitan.


tanpa sadar Raymundo langsung ******* lagi bibir mungil Aretha dengan perlahan Aretha pun membalas dan melepaskan lagi ciuman itu... " Ray ayo berangkat lapar nih " kata Aretha memegang perutnya.


"baiklah sayang,"Raymundo menjalankan lagi mobilnya perlahan lahan dan berhenti di sebuah warung kecil di pinggir jalan...


" Raymundo turun dari mobil dan membuka pintu mobil untuk Aretha," Silahkan tuan putri" kata Raymundo sambil mempersilahkan Aretha turun dari mobil.


"Pak Bakso urat spesial nya 2 ya ya Pak," kata Aretha sambil memilih tempat duduk di hadapan Raymundo.


"ini bakso spesialnya,kata pemilik bakso sambil meletakkan di depan Ray dan Arey silahkan dinikmati" kata pak bakso itu dan berlalu.


"mereka makan dengan lahapnya,,, setelah makan Aretha pergi untuk membayarnya dan mengatakan pada Raymundo, gak apa apakan dibayar sama aku,kata Papaku jangan terlalu tergantung sama laki laki apalagi kalian belum menikah kecuali kalau sudah menikah tidak apa apa dibayar sama suamimu karena itu adalah kewajibannya." kata Arey sambil berlalu.


"Ray, antar aku pulang Ray,mama pasti udah pulang dan kak Mira juga pasti udah pulang,"kata Aretha sambil meraih tangan Raymundo...


"kita jalan jalan dulu sayang aku masih ingin bersamamu hari ini sampai malam,,," kata Raymundo sambil menatap wajah Aretha...


"besok kita bisa ketemu lagi kok Ray, kata Arey lagi


" emang besok gak apa apa kalau kita bertemu lagi." kata Raymundo


"iya Ray kan papa sama abang ku masih di Bali selama 1 minggu, proyek papa yang di lombok bermasalah dan papa harus turun tangan langsung.papa kesana bareng bang Igo." kata Aretha lagi.


"baiklah kalau begitu aku antar kamu pulang ya biar kamu juga bisa istrahat,biar cepat sembuh." kata Raymundo sambil mendekatkan wajahnya lagi ke wajah Aretha sambil membisikkan sesuatu ditelinga Aretha " sayang aku boleh kan mencium bibirmu sekali lagi?" belum sempat Aretha menjawab langsung bibirnya sudah di ***** oleh Ray penuh gairah....


selang beberapa menit kemudian dilepaskannya ******* nya dan melajukan mobilnya perlahan menjauh dan pergi kerumah Aretha....


*sepanjang perjalanan mereka hanya terdiam dan masing masing tersenyum senyum seakan Dunia hanya milik mereka berdua*


sesampainya di depan rumah Aretha, Raymundo pun turun dan membuka pintu mobil,,, kemudian Aretha turun dan secara tiba-tiba Aretha mencium pipi Ray dan langsung berlari ke pintu pagar dan sekejab hilang dari hadapan Raymundo, Raymundo hanya mengelus Elus pipinya dan tersenyum sambil geleng-geleng kepala...


"besok kutunggu ditaman kota ya,jangan lupa sayang" Raymundo mengetik via WeChat untuk Aretha.

__ADS_1


akhirnya Raymundo masuk kedalam mobilnya dan segera pergi menuju apartemennya.


** Bersambung ya guys,apabila ada kata kata yang kurang mohon di komentar ya agar author bisa memperbaiki kesalahannya,mohon dukungannya vote sebanyak mungkin,beri jempol sebanyak mungkin, terimakasih.


__ADS_2