Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
** Kapan Kamu bisa melupakannya?**


__ADS_3

"Katakan padaku Rey,kenapa kamu sulit melupakan Aretha?"Tanya Tapasya suatu senja.


"Kamu penasaran dengan masalah ini Sya?"Tanya Reyhan pada Tapasya.


"Jujur,aku merasa gak enak sama sekali,aku merasa kehadiranku hanya sebuah pelampiasan semata,aku benar benar merasa tak berarti dalam hidupmu Rey."Jujur Tapasya.


"Aku mengerti maksud kamu Sya,tapi aku belum bisa menempatkan dirimu dalam hatiku,itu butuh waktu dan proses dan awalnya kamu sudah menyetujui untuk mendampingi aku dan membantuku melupakan Aretha tetapi kenapa baru sekarang kamu protes setelah semua cerita telah terlewati Sya?"Tanya Reyhan sedikit memojokkan Tapasya.


"Awalnya aku merasa kalau aku mampu membantumu melupakan Aretha,tetapi berjalannya waktu aku merasakan semua perjuanganku sia sia karena semakin hari kamu semakin tergila gila untuk mencari tahu keberadaan Aretha."Jawab Tapasya tegas.


"Maafkan aku Tapasya,sebenarnya aku mencoba untuk melupakan sosok Aretha tetapi aku tak bisa,semakin aku mencoba semakin aku merasakan sakit hati yang gak terperi.Maafkan aku atas sikapku ini tetapi jangan pernah mengambil keputusan untuk pergi dari ku karena aku sayang kamu Sya,aku butuh waktu untuk melupakan semua tentang sahabat kecilmu itu,walau kadang aku merasa kalau aku takkan pernah bisa melupakan dirinya tetapi aku akan terus mencoba dan mencoba lagi,semoga dengan kehadiranmu di sisiku aku bisa melewati krisis perasaan ini pada Aretha."Jawab Reyhan masih ambigu.


"Dua hari lagi kita menikah,aku ingin kepastian kamu Rey,bagaimanapun caranya aku harap kamu akan menunjukkan semuanya dengan ikhlas kalau kamu bukan lagi Reyhan yang rapuh seperti dulu lagi,Kamu itu laki laki kenapa harus mengemis cinta dari seseorang yang tak lagi mencintaimu Rey?Pandanglah kedepan,lihatlah masa depan kita yang semakin hari semakin terang,aku yakin kamu pasti bisa melupakan Aretha."Tapasya mengingatkan hari pernikahan mereka pada Reyhan.


"Aku tahu aku salah Sya,tetapi ijinkanlah aku mencintainya hingga aku tak sanggup lagi untuk mencintainya dan berpaling dari cinta ini,aku harap kamu mau mempertimbangkan hal ini walaupun hal ini sangat rumit tetapi aku yakin Tapasya ku pasti mampu melewati semuanya hingga ia tersenyum membawa kemenangan yang terukir indah dalam sanubarinya."Reyhan masih tetap keras kepala mempertahankan cintanya pada Aretha.


Apa sih kelebihan Aretha sampai sampai banyak pria yang mencintainya dan menyayanginya,aku harap aku pun demikian,dicintai dengan sepenuh hati.


**


Aretha sementara melipat pakaian baby Al sambil bersenandung lagu lagu anak anak agar Baby Al cepat tidur,tetapi semua lagu sudah Aretha nyanyikan namun sang bayi belum bisa menutup matanya bahkan matanya masih melek.


"Sayang ayo cepat bobo,mama harus mandi...!!"Ucap Aretha sambil mengelus bayi Al dengan penuh kasih sayang.


"Sayang,biar aku yang jagain baby Al kamu mandi ya?"Ucap Raymundo entah muncul dari mana...


"Gak apa apa ya sayang?"Tanya Aretha pada Raymundo.


"Iya gak apa apa lagian aku kan papanya aku harus belajar menggendong dan mengasuhnya juga biar kamu gak kecapaian sayang?"Ucap Raymundo lagi.


"Terima kasih suamiku atas perhatiannya...!!"Jawab Aretha sambil mengecup pipi Raymundo yang menyebabkan Raymundo menarik nafas panjang.


"Kamu menggodaku isteriku?"Ucap Raymundo sambil tersenyum dan melabuhkan sebuah ciuman hangat di bibir Aretha.

__ADS_1


Aretha pun pasrah menerima ciuman dari sang suami.


"Sayang...!!Cukup sayang."Ucapan Aretha tadihiraukan oleh Raymundo ia tetap pada posisinya mengecup dan mencecap semua isi dalam mulut Aretha.


"Cukup sayang,"Ucap Aretha sambil melepaskan pelukannya pada tubuh atletis suaminya itu.


"Sayang nanti malam aku mau sesuatu darimu dan aku tak ingin ada penolakan ya?"Ucap Raymundo sambil merebahkan dirinya di samping baby Al ya g sudah mendengkur halus.


**


Malam telah tiba,terdengar suara burung malam menghiasi malam indah ini,burung hantu pun tak mau kalah dengan jangkrik yang bersuara.


Aretha dan Raymundo larut dalam dekapan yang hangat dan membuat malam sepi itu menjadi sebuah malam terindah bagi Raymundo yang telah melepaskan sesuatu yang sangat menyiksanya selama beberapa bulan terakhir ini.


"Selamat tidur sayang,mimpilah yang indah tentang cinta kita ya?"Ucap Raymundo sambil mengecup kening sang isteri penuh kelembutan.


"Iya sayang,kamu juga ya?Jangan lupa berdoa sebelum tidur."Ucap Aretha sambil duduk dan berdoa.


Selesai berdoa mereka pun terlelap dan bermimpi indah sampai pagi menjelang.


**


Setelah bersiap siap mereka pun menuju ke tengah kota dan menikmati keindahan kota itu.


Sepanjang jalan Aretha berbelanja dan mengabadikan momen momen mereka sambil terus tersenyum.


"Bang Ahaz,apa impian abang setelah bertemu Aretha?"Tanya Aretha membuyarkan lamunan Ahaz yang dari tadi terus memandang setiap inci wajah adik perempuannya itu.


"Abang ingin sekali bertemu Papa dan Mama,semoga Papa Luis mengijinkan kita ya?"Jawab Adam sambil merangkul Aretha.


Raymundo sangat bahagia melihat keakraban diantara kakak beradik itu tak pernah sedikitpun ia melewatkan momen indah itu.


Sesekali ia mengabadikan setiap momen momen kedekatan antara Aretha dan ke tiga orang kakaknya itu.

__ADS_1


Suatu kebanggaan tersendiri karena mereka bisa bersama lagi walaupun Aretha sudah memiliki kehidupannya sendiri.


Raymundo pun ranpa sengaja mengupload foto foto yang diambilnya pada instagramnya dan menuliskan kata kata indah menyejukkan hati.


"Kebersamaan kita akan selalu abadi,terukir indah dalam sanubariku."


Kata kata itu membuat banyak komentar positif masuk ke Ig nya Aretha.


Aretha tak sadar jika Raymundo menggunakan Ignya untuk memposting setiap momen yang mereka lalui bersana.


"Bersama Kak Adam,Kak Andre dan Kak Ahaz."


Itulah sepenggal kalimat di setiap postingan di Instagram Aretha.


Mereka pun mengajak Baby Al dan Papa Raymundo berpose bersama sama dan tertawa bersama sama kemudian diabadikan oleh para pengikut setia mereka.


Di setiap sudut jalan terlihat semua bodyguard Raymundo mengimuti kemana pun mereka pergi.


Raymundo tak pernah percaya dengan siapapun untuk itu kemana pun dia pergi selalu ia memakai pakaian anti peluru yang ia pakai di dalam baju kaosnya dilapisi jaket kulit yang sangat lembut.


"Sayang,bagaimana perasaan kamu hari ini?"Tanya Raymundo sambil menyeruput Kopi panasnya karena memang cuaca lagi dingin banget dan mereka lagi butuh kehangatan.


"Abang mau minum apa?"Tanya Aretha pada Ahaz yang sedari tafi membalas chat dari pasien pasien VIPnya.


"Abang mau Coklat Panas?"Tanya Aretha lagi tapi tak dijawab oleh Ahaz karena ia sibuk membalas chat di ponselnya.


Akhirnya Aretha memberikan Coklat panas itu pada Ahaz dan disitulah Ahaz kaget.


"Malasih adek?Tapi kok adek tahu ya kesukaan Kakak?"Tanya Ahaz lagi.


"Iya dong semua anak anak laki laki papa Stephen hobinya pasti sama dengan hobi papa."Jawab Aretha sambil tersenyum.


"Terima kasih ya Dek?"Ucap Ahaz sambil menyeruput Coklat panasnya itu.

__ADS_1


Ketika lagi asyik menikmati minuman yang Aretha sajikan,tiba tiba Baby Al memangis sekeras mungkin yang membuat semua orang menoleh kepadanya.


"Ada apa sayang kok kuat banget nangisnya?"Ucap Aretha sambil mengecup pipi sang bayi sambil berkata cup...cup...sayang dan ia pun menyusui bayi itu agar ia kembali tenang.


__ADS_2