
Aretha dan Raymundo pun keluar dari Mall itu menuju ke tempat parkir.
Charlos sudah pergi dari tadi, tetapi entah mengapa ia merasa harus balik lagi ke Mall untuk memastikan bahwa Aretha baik baik saja.
Setelah melihat Aretha baik baik saja akhirnya ia pun memutuskan untuk balik lagi ke apartemennya.
"Sayang, habis dari Mall kita kemana lagi ya?" ucap Raymundo sambil tersenyum tipis dan melangkah di samping kekasih pujaan hatinya itu.
"Menurutmu kita mau ke...?" pertanyaan Aretha terputus karena tiba tiba seorang wanita muncul dari arah samping dan langsung memeluk erat Raymundo.
"Hallo Ray, I Miss you more kenapa kamu gak bilang kalau kamu lagi disini aku baru balik dari Eropa Ray," ucap Wanita itu sambil memeluk erat tubuh Raymundo.
"Ray, aku minta maaf dulu memang aku melakukan kesalahan fatal padamu tapi aku yakin kamu pasti masih menyimpan rasa itu untuk aku, dan aku yakin 100% kalau kamu masih mencintaiku bukan gadis itu," ucap Lisa penuh membara.
"Lepaskan aku karena antara kita sudah tak ada hubungan apapun lagi, dan satu hal lagi yang perlu kamu ketahui, aku akan menikahi gadis pilihanku Minggu depan," ucap Raymundo tegas.
Aretha berdiri agak kepinggir agar ia bisa menyaksikan sandiwara yang dilakoni oleh kedua insan itu.
"Dasar pria gak peka, udah bawa calon istri jalan jalan eh malah gak ada tegas tegasnya sedikit,"gumam Aretha sambil melangkah masuk ke dalam mobil sport mewah itu dan memasukkan semua barang belanjaannya tadi.
"Sayang, maafkan aku dia hanya masa laluku," ucap Raymundo kesal.
"Ya udah selesaikan masalahmu berdua,"ucap Aretha sambil berlalu pergi dari hadapan kedua orang itu menuju ke tempat parkir mobil sambil membawa tentengan barang belanjaan mereka.
"Aku sih gak masalah kalau Ray mau ninggalin aku demi perempuan tadi, aku sudah terbiasa di sakiti aku harus banyak ikhlas karet pada akhirnya aku pasti bahagia mendapatkan apa yang ku mau" gumam Aretha dalam hatinya.
Di tempat lain...
"Lisa kenapa sih kamu gak pernah berubah, kamu tau gak kalau aku sudah beristri aku gak mau istriku sedih hanya karena salah pay terhadap hubungan kita yang sebenarnya tidak ada apa apa lagi ini, tolong Lisa jangan mengganggu aku lagi aku gak bisa balik lagi ke kamu, aku udah ada yang memiliki, aku harus menjaga hatiku untuk perempuan yang aku cintai dan yang pasti itu bukan kamu tetapi Aretha." ucap Raymundo kesal dan tegas.
"Ray aku mana bisa melupakan dirimu, kamu tau gak andai perjodohan kita dulu gak terjadi mungkin aku gak akan mencari kamu lagi?" ucap Lisa tidak mau kalah.
__ADS_1
"Lho emang kita dijodohkan ya,siapa yang berani menjodohkan aku sama kamu, mimpi jangan ketinggian nanti jatuh sakit tau," ujar Raymundo pada Lisa.
"Tolong ya kali ini aja melihat kamu, aku serius Lisa aku tidak mencintaimu sedikitpun," ucap Raymundo pada Lisa.
"Tapi aku mencintaimu Ray," ucap Lisa sambil mendekat dan tanpa disadari Lisa ******* bibir Raymundo dengan secepat kilat dan pergi berlalu dari hadapan Raymundo.
Raymundo kaget bukan main karena Lisa berani mengecup bibirnya,Raymundo masih mengelus b****nya bekas c*****tadi membuat Raymundo sadar kalau jantungnya tak berdegup sedikitpun artinya jelas kalau Lisa bukan jodohnya.
"Kamu hanya membuang buang waktuku saja," ucap Raymundo sambil melangkah pergi ke arah tempat parkir dimana disana ia melihat Aretha sudah terlelap.
Raymundo membuka pintu mobil dan masuk ke dalam mobil dengan perlahan dan ia pun menyalakan mobil dan membuka AC mobil
kemudian ia mendekati Aretha dan mencoba untuk mengecup Aretha, di saat bibirnya hampir mengenai bibir Aretha, gadis itu pun bangun dari duduknya dan mendorong Raymundo agar menjauh dari dirinya.
"Sayang maafkan aku,aku harus meluruskan masalah tadi, aku benar benar gak ada rasa sedikit pun pada Lisa, aku hanya memiliki kamu gak ada yang bisa menggantikan posisi kamu dalam hati ini," ucap Raymundo sambil menatap tajam wajah cantik Aretha.
"Aku cemburu tau gak?" ujar Arey tanpa menoleh ke arah Raymundo.
"Iya maaf sayang aku gak pernah bermaksud membuat kamu cemburu," ujar Raymundo sambil tersenyum tipis dan mencoba memeluk pinggang Aretha.
"Ayo aku antar pulang," ucap Raymundo sambil menghidupkan mesin mobilnya.
Ia pun mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang. Melintasi jalanan yang ramai di lewati banyak kendaraan.
"Sayang kita ke apartemenku dulu ya, ntar aku selesaikan pekerjaanku dulu baru aku antar kamu pulang," ucap Raymundo sambil tersenyum dan terus melajukan mobilnya.
Tiba di halaman parkir sebuah apartemen mewah, Raymundo pun turun dari mobil dan membuka pintu mobil untuk kekasihnya itu.
"Mas, tas belanjaan ku biar di atas mobil aja ya?" ucap Aretha sambil menggandeng tangan Raymundo dan mereka berdua melangkah masuk ke dalam apartemen itu.
Mereka berdua menuju ke lantai 7 dimana kamar Raymundo.
__ADS_1
"Sayang kamu mau melanjutkan pekerjaan apa sih sebenarnya,apa boleh aku bantu ya biar cepat selesai pekerjaan itu." ujar Aretha menawarkan jasa.
"Kamu duduk yang cantik aja, kalau kamu ikut kerja juga ntar bisa bisa aku gak konsentrasi dan bahkan aku bisa memakan diri mu sayang?" ucap Raymundo lagi.
"Ah, mas bisa aja kan kita belum sah sebagai suami istri sayang? Saatnya pasti tiba dan kamu boleh memakan aku kapan saja kamu mau," ujar Aretha sambil menatap wajah pria tampan itu dan dengan mesranya ia pun mengelus rahang pria cool itu sambil membisikkan sesuatu di telinga Raymundo.
"Ayo sayang cepat dikerjakan," ujar Aretha lagi membuyarkan lamunan Raymundo.
"Sayang," ucap Raymundo sambil mendekatkan bibirnya ke bibir Aretha dan dengan penuh sayang ia pun mengecup bibir mungil itu dengan penuh rasa sayang.
Raymundo masih melakukan aksinya mengecup b****Aretha dengan penuh gairah.
Aretha dengan sekuat tenaga mendorong dada bidang pria itu dan melepaskan ciumannya.
"Enough please!" ucap Aretha sambil membersihkan sisa ******di ujung bibirnya.
"Maaf sayang, aku terlalu mencintaimu dan menginginkan dirimu seutuhnya," ucap Raymundo sambil mendekati Aretha dan kembali memeluk dan mengecup kening Aretha dengan cukup lama.
"Mesum amat sih Mas?"ucap Aretha pada Raymundo.
"I love you honey bunny sweety!" ucap Raymundo sambil tersenyum puas dan berlalu menuju raung kerjanya dan mulai mengerjakan pekerjaannya hingga tanpa di sadari Aretha sudah terlelap.
Setelah selesai mengerjakan pekerjaannya ia pun menuju ke kamarnya untuk melihat Aretha dan apa yang dilihatnya sungguh ia tak tega membangunkan gadis itu, akhirnya ia pun pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya kemudian keluar dan mengganti pakaiannya dengan pakaian kasual dan ia pun menuju ke dapur untuk memasak makan malam mereka, tapi ia sangat kaget ketika dilihatnya makanan sudah siap di meja makan. dan tertutup tudung saji.
"Ternyata gadis itu sudah memasak dan karena kelelahan akhirnya ia pun tertidur dengan lelapnya," gumam Raymundo pada dirinya sendiri.
Raymundo pun naik ke atas ranjang dan membaringkan tubuhnya di samping Aretha.
Beberapa saat kemudian ia pun dengan bahagianya memeluk erat gadis yang ada disampingnya itu dan memeluk semakin erat dan mereka berdua pun tertidur pulas hingga pukul 9 malam baru Aretha bangun dan mencoba menggerakkan badannya dan ia mencium hangat nafas Raymundo yang tepat berada di sampingnya memeluk Aretha erat.
"Sayang,bangun dong," panggil Aretha sambil mencoba melepaskan diri dari pelukan Raymundo.
__ADS_1
"Ntar dulu sayang aku masih ingin memeluk dirimu," ujar Raymundo berbisik.
** Next **