Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
** Frustasi **


__ADS_3

Raymundo dan Aretha kemudian berbaring di ranjang samping Mira dan Anjas, kemudian dengan cekatan si perawat dan Dokter mulai membersihkan bagian yang akan ditusuk jarumnya dengan kapas alkohol.


Setelah dirasa cukup bersih akhirnya Dokter dan perawat itu mulai menusukkan jarumnya untuk mengambil sedikit sampel darah untuk mengecek apakah benar golongan darah mereka seperti yang dikatakannya tadi.


Setelah di periksa ternyata benar kemudian Dokter membuka kenop itu dan darah segar mulai mengalir masuk ke kantung yang sudah disediakan.


Setelah beberapa menit kemudian selesai sudah pengambilan darah dari Raymundo dan Aretha.


Aretha merasa sedikit pusing karena memang dia mempunyai riwayat anemia.


"Dok, boleh aku istrahat sebentar disini? kepalaku rasanya sangat pusing." ucap Aretha terbata bata membuat Raymundo merasakan sakit di dadanya melihat kekasihnya meringkuk di atas bed RS yang alasnya sangat tipis itu.


"Boleh Non, silahkan diminum dulu kacang hijau dan susunya!" ucap Dokter menyuruh suster Fera menyimpan susu kacang hijau di meja itu.


"Makasih Suster!" ucap Aretha dengan suara yang hampir tak terdengar.


Dalam sekejap Aretha pun tertidur dengan sangat pulasnya.


"Sayang! apa kamu mendengar suaraku? buka matamu sayang kita minum dulu biar tambah tenaga kita !!" ucap Raymundo pada Aretha yang belum juga membuka matanya.


Ada apa ini kenapa Aretha gak membuka matanya? Apa yang terjadi? Raymundo frustasi dengan keadaan ini.


"Dokter tolonglah kenapa Aretha gak bisa membuka matanya padahal dia baik baik saja kenapa bisa seperti ini Dokter? tanya Raymundo sambil menggigit bibirnya.


"Mari coba kita lihat!!" ajak Dokter Wayan lalu berjalan menuju ke ruang dimana Aretha terbaring lemas..


"Dok, lakukan sesuatu agar Kekasihku bisa sadar secepatnya aku gak bisa melihatnya dalam keadaan seperti ini Dok please lakukan sesuatu Dokter!!" ucap Raymundo dengan wajah sendu.


"Tenang dulu kami akan memeriksanya!" ucap Dokter Wayan sambil menekan denyut nadinya.


"Maaf Pak pasien terpaksa kami rawat karena mengalami syok berat, dia harus segera diinfus karena kekurangan nutrisi yang cukup!" ucap Dokter Wayan pada Raymundo membuat Raymundo kaget dan merasa lemas seketika.


"Sayang aku akan menjagamu selama kamu tidur," ucap Raymundo pada Aretha.


Ia terus menatap wajah kekasih yang sangat di cintainya itu.

__ADS_1


"Bernard tolong kamu handle semua kegiatan aku dulu, aku masih di RS menemani Aretha, dan tolong kamu antarkan beberapa bajuku ya Bernard?"ucap Raymundo melalui ponselnya.


"Siap Boss ku" ucap Bernard dari seberang sana.


Setelah menelepon Bernard, Raymundo berjalan menuju ke kamar dimana Aretha berbaring.


Ia pun duduk di samping Aretha sambil memegang tangan Aretha dengan erat.


"Cepat sadar sayang aku sangat membutuhkan kamu!!" ucap Raymundo penuh rasa sayang dan matanya berkaca kaca.


Tanpa sadar air matanya lolos begitu saja di pipinya.


"Sayang kamu mendengar suaraku?" Raymundo masih mengajak Aretha berbicara Walaupun Aretha tak menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Raymundo.


"Aku frustrasi benar benar frustasi dengan keadaan yang menimpaku, ini semua gara gara Mira dan Anjas, gara gara mereka calon istriku terbaring lemas di bed RS ini," ucap Raymundo menyesali semua yang menimpa mereka berdua.


Raymundo duduk di lantai sambil memegang kepalanya, bagaimana ia tidak stres dua hari lagi pernikahan mereka, dan Aretha masih belum sadar Raymundo sangat stres.


Hari ini mereka akan fitting baju pengantin tetapi malah pengantin wanitanya tertidur di RS.


Sekitar lima jam kemudian Aretha sadar.


Tangannya masih erat dipegang oleh tangan kekar pria yang sangat menyayangi dan mencintai dirinya.


Aretha pun mengelus kepala Raymundo dengan lembutnya sehingga yang empunya kepala kaget dan bangun dari tidurnya.


"Sayang! Puji Tuhan akhirnya kamu sadar juga Love you Honey bunny sweety 😘" Raymundo mengecup lembut pipi Aretha dengan penuh rasa sayang.


"Kamu harus sembuh sayang karena kita akan segera menikah, besok kita fitting baju pengantin, kamu mau kan menikah dengan aku?" ucap Raymundo penuh harap.


"Iya sayang, aku masih mencintaimu dan akan selalu mencintaimu dalam sisa usiaku!" ucap Aretha sambil tersenyum.


"Ayo makan yang banyak terus, minum obat dan vitamin agar kamu kuat menghadapi tantangan selanjutnya sayang?" ujar Raymundo lagi.


"Mas aku boleh minta sesuatu padamu?" tanya Aretha pada Raymundo sambil menatap manik mata pria tampan itu.

__ADS_1


"Apapun itu akan aku jawab sayang!" ujar Raymundo pada Aretha.


"Sayang kita menikahnya di Rumah sakit ini bisa gak? Aku merasa gak mampu untuk berdiri sayang?" ucap Aretha sambil memegang erat tangan Raymundo.


"Baiklah sayang untuk Ekaristi Kudusnya langsung di Rumah sakit ini, untuk resepsinya kita tunggu sampai aku sembuh gimana sayang?" tanya Aretha pada Raymundo.


"Boleh Sayang aku akan mengurus semuanya dan kamu fokus untuk kesembuhan kamu sayang bagaimana apa kamu sudah siap menjadi istrinya Tuan Raymundo Ozario Dharmawan??" Raymundo bertanya pada gadisnya itu.


"Aku siap sayang!!" ucap Aretha sambil tersenyum dan berusaha bangun dari tidurnya untuk duduk disamping Raymundo.


Setelah mereka berdua sepakat akhirnya Raymundo pun pergi keluar untuk mengatur segala sesuatu yang akan mereka perlukan saat pemberkatan pernikahan mereka nanti.


**


Semuanya setuju dengan permintaan dari Aretha.


Kedua orang tua dari Raymundo pun demikian mereka juga sangat setuju dengan permintaan anaknya.


"Papa mama, tolong bantu Ray mengurus semua surat surat baik itu status liber maupun semua hal menyangkut pemberkatan pernikahan Kudus yang akan kami lakukan pada saat hari Sabtu nanti." ucap Raymundo dengan mata bersinar karena akhirnya ia akan melepaskan masa lajangnya.


Raymundo akhirnya mengumpulkan keluarga dua belah pihak untuk berembuk soal persiapan pernikahan mereka yang akan di adakan di Rumah sakit harapan bunda pada hari Sabtu nanti.


Kedua belah pihak setuju dengan permintaan mereka karena mengingat Mira dan juga Anjas masih terbaring di Rumah sakit.


Setelah mereka berembuk mereka pun menghubungi kedua orang tua dari Anjas agar mereka mau mengadakan pernikahan Kudus antara Mira dan Anjas seperti Aretha dan Raymundo di Rumah sakit harapan Bunda.


Usul dan saran dari Kedua orang tua Arey pun mendapat sambutan hangat dari pihak Anjas sehingga mereka pun mulai menyiapkan Wedding organizer dan segala sesuatu yang berhubungan dengan perkawinan.


**


Tinggal satu hari lagi mereka akan di sahkan oleh Pastor dalam pernikahan Kudus yang di lakukan di Rumah sakit di mana ke tiga orang pengantin masih terbaring lemas di Rumah Sakit itu.


Pengantin pria yang bisa bermobilitas hanya Raymundo tapi ia tetap semangat menjalani apa yang sudah menjadi takdirnya itu.


Raymundo duduk di tepi bed Rumah Sakit sambil merenung apa yang akan mereka lalui setelah ini.

__ADS_1


** Next **


Tolong di like, komentar dan vote ya teman temanku, thanks for all🙏💙


__ADS_2