Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
** Rencana Raymundo **


__ADS_3

" Ya aku harus menyusul kalau gak aku harus menyusun sebuah rencana untuk membuat hati Arey luluh untuk balik lagi ke dalam pelukanku " ujar Raymundo pada dirinya sendiri.


Akhirnya Raymundo meminta tolong Dian untuk menyusun rencananya itu.


" Dek bantu Kakak menyusun rencana yang mantap yang manjur yang mampu mengembalikan cinta Kakak " ucap Raymundo sambil menangkup kedua tangannya di pipinya.


" Baiklah kalau itu mau mu Kak Ray " ujar Dian lagi.


" Nanti dua hari lagi ya " ucap Dian sambil berlalu dari hadapan Raymundo.


" Benar ya Dek Kakak tunggu ide brilian mu " ucap Raymundo sambil tersenyum simpul.


**


Reyhan kembali menatap foto wallpaper ponselnya yaitu seorang gadis yang selalu menghiasi mimpi indahnya.


" Siapa yang menghamili Aretha, kenapa ini semua terjadi di saat aku hampir menggapainya ? kenapa ? apakah ini karma ku ? kenapa aku terus memikirkannya ? Aretha aku membencimu, sangat membencimu ! " ucap Reyhan pada dirinya sendiri.


" Ya, mau gimana lagi nasi sudah menjadi bubur apa yang sudah terjadi biarlah berlalu walau hati ini merasa tidak menerima kenyataan ini tetapi aku harus bisa melupakan semua masalah ini " ucap Reyhan sambil menatap layar ponselnya.


**


Dian mulai menyusun rencana, tak lupa ia menelepon beberapa orang temannya ada Rida, Ditta, Tapasya, Icha mereka berembuk untuk mendatangkan kembali Aretha.


^-^ Obrolan via group WhatsApp ^-^


Dian : " Selamat sore sahabat sahabat ku, apa kabar hari ini, aku harap semuanya baik baik ya, aku menginginkan persahabatan kita seperti dulu lagi . "


Tapasya : " Ide briliannya tolong di keluarkan semua biar kita pasang strategi yang tepat untuk mengembalikan bidadari cantik di group kita . "


Icha : " Aku manut aja apa kata kalian . "


Ditta : " Manut sih manut tapi kamu harus sumbang setidaknya satu atau dua ide jangan hanya duduk diam saja kita kan sahabat sejak bangku Sekolah Dasar, kita udah seperti saudara walaupun beda rahim . "


Icha : " Iya tuan putri aku ingat. "


Tapasya : " bagaimana kalau kita bertemu di taman kota S saja biar sambil makan siomay, sudha lama aku merindukan makan siomay bareng sahabat sahabatku . "


Dian : " Ayo, kebetulan aku lagi di kota S jam 5 sore kita berkumpul di sana ya ? "


Ditta : " Siap tuan putri 😘 ! "


Dian : " Setelah kita dapat solusinya kita masukkan Aretha di group kita okay ? "


Icha : " Aku setuju dengan perkataan Dian dan lagi aku punya ide yang sangat brilian nanti kita ketemuan dulu baru aku kasih tahu ya ? "

__ADS_1


Tapasya : " Semoga bukan ide buruk ya. "


Icha : " Gak seburuk kentut mu "


Ditta dan Dian : " hahahaha, kentutnya Tapasya seperti angin ****** beliung. "


Tapasya : " Konyol betul kalian bertiga awas aja. "


Dian : " Jangan marah marah gitu dong say "


" Ditta : " Serius ya jam 5 tepat semuanya sudah harus berkumpul yang telat datang setelah jam 5 harus mentraktir kita makan siomay kalau gak akan di diskualifikasi dari group "


Icha : " Eh kutu kupret serius Lo bikin peraturan edan seperti itu ? "


Dian : " Peraturan itu hanya berlaku bagi yang membuatnya hahahaha."


Icha : " Kita sudahi dulu obrolan kita ya ? "


Obrolan via WhatsApp pun selesai.


**


Raymundo mondar mandir di dalam ruangannya, apa yang ada di pikirannya sungguh kita tidak tahu.


" Aretha, Sampai kapan kamu akan terus seperti ini tanpa ada kabar darimu, sungguh teganya dirimu padaku sampai membuat hatiku tak menentu, sakit hati ini karena kau pergi meninggalkan aku tanpa pesan apa pun." ucap Raymundo lagi pada dirinya sendiri.


**


Setengah 5 sore para gadis itu telah berkumpul semua di taman kota S yang begitu asri dan indah.


Banyak sekali orang orang yang datang ke taman kota itu bersama keluarganya melepaskan rasa lelah dan penatnya.


" Wah, ternyata semua takut terlambat jadi untuk makan siomay nya BSS alias bayar sendiri sendiri aja ya, ogah aku bayarin semua, bisa bangkrut aku " ucap Dian pada teman temannya.


" Pelit amat sih lo, bukannya Kakak Lo itu seorang CEO " ucap Tapasya sambil mencibir.


" Yang jadi CEO kan Kakak aku bukan aku, lagian kalau kita berhasil mendatangkan si ratu dari Aussie kita bakalan dapat hadiah dari Kakak aku " ucap Dian penuh semangat.


" Baiklah Icha tolong bicarakan ide brilian mu itu " perintah Ditta sambil tersenyum tipis.


" Baiklah teman temanku semuanya, selamat sore untuk kita semua ya, ide ku itu muncul saat aku mengingat Mama nya Tapasya kan Direktur Utama Rumah sakit Bintang Harapan, bagaimana kalau kita minta tolong atau kerjasama dengan Mama nya Tapasya, seakan akan antara kita ada yang sakit berat sehingga kita membuat sebuah drama anak bawang yang menghasilkan tetesan tetesan air mata palsu sehingga membuat luluh hati Aretha si ratu tukang kabur itu " ucap Icha lagi.


" Ide mu boleh juga " ucap Dian Sambil mengerucut kan bibir nya.


" Aku juga setuju, ide mu itu Cha " ujar Dian sambil tersenyum.

__ADS_1


Akhirnya mereka membuat skenario yang bagus dimana Ditta yang jadi pasien nya, kemudian Tapasya menelepon Mama nya sambil mengeluh dan alhasil Ibunya setuju dengan rayuan putri bungsunya itu.


**Skenario pun di mulai


Semua persiapan telah dilakukan sejak pagi tadi dan ke empat sekawan itu mulai beraksi.


Obrolan via WhatsApp


Dian : " Hari ini siapa yang menjaga Ditta? "


Tapasya : " Biar aku saja, kasihan temanku itu belum sadar sadar juga."


Icha : " Teman teman bagaimana kalau kita ajak Arey masuk di group kita ini ya siapa tahu kita bisa tukaran jaga Ditta di Rumah Sakit.


Dian : " Baiklah nanti aku invite Arey ya ? "


Setelah mereka berkumpul mereka menelepon Aretha via WhatsApp video call.


Dian : " Hallo Arey apa kabarmu di sana ? Arey bantu kita dong gantian jaga Ditta kasihan Ditta sakit parah nanti kamu pulang ya barang satu atau dua hari begitu Arey please.


Aretha : " Hallo temanku semuanya baiklah aku beli tiket dulu ya, mana Ditta coba arahkan kamera pada Ditta biar ku lihat Wajahnya.


Aku sangat menyayanginya dan menyayangi kalian semua aku pasti datang.


Jeda sejenak ➡️


Ketika Kamera ponsel di perlihatkan ke wajah Ditta yang sementara tidur dengan kepala di perban dan hidung di pakaikan Oksigen,


Aretha sangat terharu dan sedih.


Tapasya : " Kami sangat merindukan dirimu Arey pulanglah!"


Aretha : " Tiketnya sudah ku beli ya nanti malam pesawat lepas landas jam 10 malam. teman temanku sayang.


Dian : " Semoga perjalanan mu aman sampai tujuan mu ya ?"


Aretha : " Amin sayang bye, sampai jumpa ya "


Aretha pun menutup ponselnya dan langsung memesan tiket pulang ke Indonesia.


" Bang, Arey pulang dulu temanku sakit parah aku harus pulang karena dia adalah teman terbaikku " ucap Aretha pada Bang Igo.


" Iya hati hati sayang, janagn lupa kasih kabar kalau sudah tiba di tanah air ya?" ucap Igo sambil memberikan kartu black gold unlimited pada adik perempuan satu satunya itu.


** Bersambung ya Guys, maaf lama baru update author lagi bete aja soalnya sudah dua kali ngajuin kontrak selalu di tolak jadi author update sesuka hati author aja kalau mood lagi bagus ya update **

__ADS_1


__ADS_2