
Bijaklah dalam membaca ya readers tersayang, karena pada episode ini mengandung unsur dewasa, tolong di like komentar dan vote ya biar author rajin update setiap hari terima kasih 🙏
Film pun mulai diputar, Aretha tidak menyadari keadaan sebenarnya.
Dia bahkan tidak tahu kalau di samping kiri dan kanannya duduk lelaki lelaki yang sangat mencintainya.
"Ray, kok film horor sih aku kan takut kalau nonton film horor bisa kebawa mimpi lho yank," ucap Aretha sambil mengeratkan pelukannya.
Lengan Raymundo jadi sasaran empuk pukulan pukulan kecil Aretha.
Ketika adegan orang dewasa terjadi, Aretha memilih menutup matanya dan memeluk erat tubuh kekar Raymundo.
Adegan demi adegan membuat Aretha tanpa sadar memeluk Reyhan yang duduk tepat disamping kirinya Aretha.
Aretha memeluknya dengan sangat erat membuat Reyhan tak bisa bernafas dan membisikkan sesuatu ke telinga Aretha, " Arey sayang aku mencintaimu lebih dari apapun" ucap Reyhan sambil menatap wajah Arey dan tanpa dikomando Reyhan langsung mengecup kening Aretha dengan sangat lama.
Aretha mencium bau parfum yang sangat familiar dibukanya matanya dan di tatapnya orang yang dipeluknya itu.
"Reyhan kenapa ada kamu disini" ucap Aretha kaget tetapi dengan suara yang tetap berbisik sehingga tidak menggangu Raymundo yang lagi asyik menonton itu.
Akhirnya Aretha melepaskan pelukannya dan kembali memeluk Raymundo dengan eratnya.
"Ray aku takut," ucap Aretha sambil mengeratkan pelukannya pada Raymundo.
"Jangan takut sayang aku disini,"ucap Raymundo tanpa menoleh sedikitpun.
"Ray,aku ke toilet sebentar ya,kebelet nih lihat film horor kayak gini," ucap Aretha melepaskan pelukannya.
"Jangan lama lama ya sayang," ucap Raymundo sambil terus asyik menonton.
Ketika Aretha pergi Reyhan pun tidak ingin melewatkan kesempatan ini, inilah saatnya bagi Reyhan untuk bertemu Aretha.
Aretha pun melangkahkan kakinya menuju ke Toilet wanita di arah timur Bioskop.
Setelah selesai ia pun keluar dari kamar mandi dan menuju ke tempat dimana ada cermin besar dan memperbaiki penampilannya.
__ADS_1
Ketika hendak melangkah keluar dari toilet itu seseorang langsung memeluknya dari belakang sambil mengecup berulang ulang kening Aretha.
"Arey sayangku,aku merindukan dirimu sangat merindukan dirimu sayangku" ucap Reyhan tanpa memberikan kesempatan kepada Aretha untuk berkata.
Dengan cepat Reyhan langsung mendekap Aretha mungil dengan sangat erat, Aretha mencoba untuk melepaskan diri dari pelukan dan tetapi Reyhan memeluk tubuh mungil itu sangat kuat dan tetap bertahan pada posisi itu sampai akhirnya Aretha hampir kehabisan nafas Reyhan pun melepaskan pelukannya itu dan berkata pada Aretha " Maaf bukan maksudku melukaimu tetapi aku tak sanggup harus melihat kenyataan ini" ucap Reyhan sambil kembali memeluk Aretha yang sudah meneteskan air matanya.
"Jangan menangis sayang,aku sangat terluka bila melihatmu menangis" ucap Reyhan hendak memeluk Aretha tetapi dengan sigap Aretha menampar pipi Reyhan dan berkata " Cukup Rey,aku mohon cukup aku tak kan pernah bisa kembali kepadamu hatiku sudah terlanjur sakit sangat sakit Reyhan" ucap Aretha hendak melangkah pergi dan lagi lagi di tahan Reyhan.
"Sayang aku merindukan dirimu sayangku" ucap Reyhan seperti orang sakit jiwa.
Ketika Reyhan hendak memeluk Aretha tiba tiba Aretha langsung menendang milik Reyhan. sambil berkata " Aku akan berlaku kasar padamu jika kamu menggangguku lagi Rey,ingat itu kamu yang mengajarkan aku untuk jahat padamu" ucap Aretha sambil melangkah pergi meninggalkan Reyhan yang tersungkur sambil memegang juniornya.
" Aretha Franklin Stevia Roosevelt suatu saat aku akan membalas perbuatan kamu ini,"ucap Reyhan sambil mengelus elus juniornya yang kesakitan.
" Gadis itu sungguh kejamm..."ucap Reyhan setengah berteriak.
"Awas saja kalau aku ketemu kamu Arey kamu bakal jadi bulan bulanan aku" ucap Reyhan pada dirinya sendiri.
Aretha pun kembali duduk di samping Raymundo, tetapi Aretha menukar tempat duduknya bukan di samping kiri Raymundo tetapi di samping kanan Raymundo agar dia terhindar dari tatapan ganas Reyhan.
Ketika hendak duduk dilihatnya Aretha sudah pindah ke sebelah kanan Raymundo membuat Reyhan tidak bisa berbuat apa apa lagi hanya menarik nafas dalam-dalam.
"Pintar juga kamu ya Arey, tetapi kita masih akan bertemu lagi karena kamu sudah menandatangani surat pernyataan kontrak kerja kita dan tidak mungkin kamu meninggalkan aku begitu saja aku pasti memenangkan permainan ini" ucap Reyhan bangga.
Reyhan benar benar hanya menatap ke arah Aretha.
Sedangkan gadis itu tidak perduli apa yang terjadi disekitarnya.
Ketika tiba tiba ponsel Reyhan berdering Reyhan mengangkatnya dan berbicara sambil melihat ke arah yang berbeda di situlah kesempatan Aretha mengajak Raymundo untuk keluar dari bioskop itu.
"Sayang perutku sakit banget kayaknya mau datang bulan deh,tolong antar aku pulang sayang,"ucap Aretha menarik tangan Raymundo dan mereka pun keluar dari Bioskop tanpa diketahui oleh Reyhan karena asyik ngobrol di telepon.
Mereka berdua pun pergi ke tempat parkir mobil dan mereka pun masuk kedalam mobil Raymundo dan melesat dengan cepatnya karena Aretha sudah meringis kesakitan palsu sehingga membuat Raymundo gelisah dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
" Sayang perutku sakit banget tapi jangan terlalu ngebut gitu dong,aku takut sayang!!" seru Aretha dengan suara sedikit memelas.
__ADS_1
Akhirnya Raymundo pun mengurangi kecepatan mobilnya sambil tangannya tetap mengelus pipi dan rambut Aretha.
Raymundo tidak segera membawa Aretha pulang tetapi mereka masih singgah di supermarket untuk membeli pembalut wanita untuk Aretha.
" Sudah agak mendingan belum sayang" ucap Raymundo sambil menatap wajah cantik Aretha.
"Sudah sayang aku masuk ke supermarket dulu ya"ucap Aretha dan berlalu pergi.
Raymundo pun mengikuti langkah Aretha " sayang, ini buat beli keperluan kamu " ucap Raymundo sambil menyerahkan segepok uang ratusan ribu kepada Aretha tetapi di tolak oleh Aretha " Sudahlah sayang aku masih punya uang kok sayang, kalau aku gak punya pasti aku minta sama kamu sayang," ujar Aretha menolak dengan halus.
Tetapi bukan namanya Raymundo kalau tidak bisa memaksa.
"sayang aku gak mau kamu menolaknya, kamu itu bagian dari hidupku aku merasa bersalah kalau tak memberikan hak untukmu" ucap Raymundo masih berkeras hati.
" Tapi Ray kita belum sah jadi suami istri tunggu saat kita sah dulu baru aku habiskan uangmu" ucap Aretha sambil tertawa renyah.
"Uangku tujuh turunan pun takkan pernah habis sayang kamu pakai aja sesuka hatimu " ucap Raymundo sambil terus memaksa.
"Sombong amat sih Ray" ucap Arey sambil menerima uang pemberian Raymundo.
" Bukannya aku mau menyombongkan diriku sayang tapi ini kewajiban aku untuk memberikan apa yang aku miliki untuk orang yang kucintai" ucap Raymundo sambil tersenyum puas.
" Ya udah aku terima ya uangnya, gak boleh ngambek gitu dong" ucap Aretha dan berlalu pergi dari hadapan Raymundo.
**Di Bioskop
Setelah selesai telepon,Reyhan kembali ke tempat duduknya dan menoleh ke kiri kanan ke depan dan belakang tapi yang di cari tak di temukan.
" Arey kemanakah dirimu sayangku," ucap Reyhan sambil matanya nanar melihat sekeliling ruangan itu tetapi tak ditemukannya gadis impiannya itu.
** Bersambung ya guys,maaf kalau ada typo tolong di komentar agar author bisa lebih baik lagi dalam menulis novel ini.
Salam santun, tetap jaga jarak dan pakai masker saat hendak keluar rumah ya.
Salam Sehat dan Tuhan memberkati kita semua 🙏🥰
__ADS_1