Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
** I Miss You Aretha **


__ADS_3

πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨


Aretha bangun dari tidurnya yang panjang dan merasakan kepalanya agak pusing.


Hari ini ia merasa tubuhnya kurang sehat sehingga hanya tiduran di kamar aja tanpa melakukan aktivitas apapun.


Tiba tiba ponselnya berdering...


" Dreeeetttt... dreeeetttt..." bunyi ponsel Aretha.


" Hallo, sayangku lagi ngapain kok gak balas chatku semalam Yank ? " tanya Raymundo pada Aretha.


" Maaf Sayang aku lagi gak enak badan " ucap Aretha sekenanya.


" Oo gitu ya udah kamu istrahat aja ntar setelah sehat jangan lupa vc aku ya sayang ? " ucap Raymundo sambil tersenyum dan mengecup Aretha via ponselnya.


" Bye bye sayangku, I love you !! "ucap Raymundo lagi dan menutup ponselnya.


**


Di rumah dinasnya Letda Haris Kurniawan Pratama, ia sedang memperbaiki sebuah album kuno yang sudah terlihat usang, ia berpikir kalau ia akan menyimpan foto foto hasil jepretan kamera Icha tentang ia dan Aretha di album itu.


" Ah, Aretha ada apa dengan diriku ? kenapa jantungku serasa mau copot kala ku sebut namamu Aretha? apa aku harus bertemu denganmu saja tetapi di mana alamat rumahmu ? " berbagai macam pertanyaan berkecamuk dalam pikiran Letda Haris membuat pria itu tak tenang, ntar berdiri ntar duduk lagi kemudian mondar mandir berulang kali ia lakukan itu sehingga membuat Pak Danyon bertanya padanya.


" Apa yang kamu pikirkan Haris ? " tanya Pak Danyon secara tiba tiba.


" Siap ! Tidak memikirkan apa apa " ucap Letda Haris berbohong.


" Jangan berbohong aku tahu pasti ini ada hubungannya dengan gadis beberapa hari lalu kan ? " tebak Danyon Frederick.


" Siap Salah Ndan !! " ucap Letda Haris sambil tersenyum tipis menatap ke arah Danyon Frederick.


" aku akan membantumu melamar gadis itu untukmu kalau kamu bisa jujur padaku, apa sih kelebihan gadis itu sehingga mampu meluluhkan hati prajurit terpilih ku ini ?? " ucap Danyon Frederick sambil tersenyum lebar.


**


Sebuah pesan singkat masuk ke ponsel Aretha segera ia membacanya dengan seksama ternyata sebuah kata yang diucapkan oleh Haris padanya.

__ADS_1


" I Miss you Aretha !! boleh ketemuan gak ? " bunyi notifikasi pesan dari Haris.


" Maaf Mas, aku lagi menulis CV aku untuk melamar pekerjaan dan aku harap lain kali tolong jauhi aku dan jangan coba coba menghubungiku lagi " balas Aretha pada Haris yang membuat darah Haris mendidih seketika.


" Kamu melarang aku ketemu ma kamu ? kamu pikir bisa menghindari aku ? aku sudah pernah gagal mendekati cewek dan kamu menolak aku kamu bisa gak menghargai sedikit perasaanku padamu ?? " ucap Haris mengepalkan tangannya.


" Mas maafkan aku, karena aku tidak pantas bersama kamu Mas, apalagi kamu seorang prajurit, aku tak pernah bermimpi untuk menikah dengan prajurit aku takut aku sakit hati ketika suatu saat terjadi hal buruk padamu " ungkap Aretha membuyarkan lamunan Haris.


" Tapi Aretha apa aku tidak boleh menganggapmu teman ? " balas Haris lagi.


" Maaf Mas, diluar sana masih banyak gadis polos dan suci yang akan Mas dapatkan, percayalah Mas pasti bisa menemukan cinta sejati Mas !! " ucap Aretha lagi.


" Baiklah kita lihat saja apa yang akan terjadi, biarkanlah waktu yang akan menjawab semuanya aku yakin dengan pilihanku tak pernah salah, aku akan mencari cara bagaimana bisa membuatmu mau bersamaku walaupun dengan cara paksaan sekalipun " Haris membalas chat Aretha.


" Dasar Edan !! " balas Aretha lagi.


" Emang aku edan karena jatuh cinta pada orang yang sudah bertunangan " balas Haris lagi.


Akhirnya Aretha memblokir nomor Haris dan menutup ponselnya.


**


" Ada apa ya kenapa teleponnya gak tersambung padahal tadi baru saja aktif apa mungkin dia lupa mencharger ponselnya ya ?? Ah sudahlah entar malam aja aku telepon lagi udah rindu berat nih " ujar Raymundo sambil tersenyum.


" Bernard apa kamu sudah selesai mengecek hasil laporan tadi ? bagaimana hasilnya ? " tanya Raymundo pada Bernard yang lagi galau karena cita citanya pengen dapat rumah baru malah di pending sama Raymundo.


" Beres Boss tapi apa boleh pembatalan rumah baruku di tarik kembali Boss aku benar benar ingin memiliki rumah itu Boss " ucap Bernard mengeluh.


" Ooo jadi karena rumah itu kamu galau ya ?? " ucap Raymundo sambil tersenyum.


" Iya lah Boss aku kan sudah lama mengabdi sama Boss masa gak kasihan aku setiap hari tinggal di kontrakan kumuh itu terus? " ucap Bernard lagi.


" Habis dari sini kamu boleh kok kembali ke rumah baru itu aku udah urus semuanya " ucap Raymundo meyakinkan Bernard lagi.


" Benaran Boss ?? I love you Boss !! " ucap Bernard lagi sambil memeluk Raymundo erat.


" Lepaskan aku Bernard, " ucap Raymundo mencoba melepaskan Pelukan Bernard bear sahabatnya itu plus asisten pribadinya itu.

__ADS_1


" Iya Boss tenang aja aku gak gigit kok takut banget sih Boss ini " ucap Bernard sambil menyunggingkan senyumnya pada Raymundo.


**


Haris mencoba mengikuti kegiatan di kompinya tetapi benar benar dia tidak fokus sampai akhirnya ia meminta ijin untuk mencari Aretha menurut alamat yang ia dapatkan dari seorang anak buahnya yang ditugaskan untuk menyelidiki alamat rumah Aretha.


Ketika mobilnya berhenti pas di alamat yang dituju betapa kagetnya ia karena alamat rumah itu adalah sebuah mansion besar yang megah banyak penjagaan dimana mana.


" Wah, sepertinya Aretha ini bukan gadis sembarangan tapi kenapa dia memilih naik busway dari pada bawa mobil sendiri padahal rumahnya kan besar seperti istana raja dan banyak mobil mewah pastinya di dalam rumah itu " gumam Haris pada dirinya sendiri.


Tiba tiba pagar tinggi itu terbuka dan muncullah sebuah mobil Tesla model baru keluar dari sana dan ternyata Aretha sementara menyetir dan hendak keluar.


Haris pun berusaha mengikuti mobil Aretha tetapi ia mencoba menjaga jarak agar tidak terlalu kelihatan kalau ia lagi mengikuti Aretha.


Cctv di belakang mobilnya menunjukkan kalau ada seseorang yang mengikutinya, ia pun melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan pada saat ada mobil yang dilewatinya ia pun mengganti warna mobilnya dari putih menjadi biru sehingga si Haris kalang kabut karena ia tak melihat mobil Aretha yang berwarna putih lagi justru ia dan Aretha sejajar pun tak di ketahuinya.


" OOO, jadi kamu yang mencoba mengikuti aku ayo kita bermain main " ucap Aretha sambil tersenyum simpul dan masih tetap merubah warna mobilnya itu.


" Busyet kenapa aku kehilangan jejaknya ya? " ucap nya sambil memukul setir mobil itu.


" Kemana perginya mobil itu sebaiknya aku pergi kembali kerumahnya agar aku tahu jam berapa ia kembali !! " ujar Haris sambil memutar balik arah mobilnya dan pergi kembali ke alamat rumah Aretha.


Ketika Haris sedang berdiri jauh di ujung jalan sana tiba tiba sebuah mobil biru muncul dari arah selatan menuju ke rumah Aretha dan pintu pagar yang tinggi itu dibuka oleh seorang polisi muda yang tampan yang menjaga rumah itu.


" Rumahnya saja dijaga sama polisi dan tentara, siapa sih penghuni rumah ini sampai sampai rumahnya di jaga oleh Prajurit TNI dan Polisi??" Berbagai pertanyaan muncul di benak Haris Kurniawan Pratama yang bingung dengan apa yang dilihatnya.


Aretha merasa ada yang datang mengawasi rumahnya kemudian ia meminta Kak Virgo yang kebetulan baru saja datang dari Australia menemaninya untuk jalan jalan sore dengan membawa seekor anjing herder ya yang galak.


Aretha memakai celana training dan baju kaos Jersey bola kaki nomor 7 miliknya Ronaldo sehingga kelihatan sekali ia begitu sangat cantik dan seksi.


" Ayo Kak !! " ucap Aretha sambil menggandeng tangan Kak Virgo dan ketika mereka hampir keluar tiba tiba muncul sebuah mobil putih Maserati dari arah luar dan meminta mereka untuk menunggu.


" Arey tunggu Kakak juga mau dong ikutan olahraga !! " panggil Kak Mira sambil membuka pintu mobilnya dan langsung berlari mengikuti adik dan kakaknya itu.


" Ooo jadi itu Kakaknya ya !! " ucap Haris dalam hati.


" Eh Kak Mira kenapa mobilnya gak di masukkan dulu ntar baru ikut kita kita, lagian Arey dan Kak Igo tetap menunggu Kak Mira kok !! " ucap Aretha sambil mendorong Kak Mira agar memasukkan mobilnya dulu.

__ADS_1


__ADS_2