
Bijaklah dalam membaca ya readers
Happy reading guys...!!
"Arey...!!"Ujar Raymundo sambil menggoyang goyangkan punggung sang istri, tetapi tetap nihil bahkan Aretha tak bersuara sama sekali.
Dengan mata yang masih tertutup, Aretha menggerakkan tangannya sehingga membuat Raymundo meraih tangan mungil itu.
"Kamu kenapa sayang?kenapa bisa begini?Ya Tuhan apa salah Dan dosaku?"ucap Raymundo sambil memeluk erat tubuh wanita yang dicintainya itu.
Kemudian Raymundo berpikir, apa mungkin Aretha pingsan atau Aretha sengaja membuatnya panik?
Coba aja deh dia mencoba menggelitik pinggang Aretha tetapi tetap saja Aretha tak bergeming sedikitpun.
Kemudian ia pun berpikir lagi apa yang harus ia buat saat tengah malam begini.
Ia pun tersenyum ceria di bibirnya dengan lembut ia buka mata Aretha dan dari sana langsung ia tahu kalau Aretha sengaja mengelabui dirinya.
Tanpa sadar Aretha pun tersenyum dan bangkit dari tidurnya itu.
Raymundo langsung gak respon dengan keadaan Aretha.
"Kamu itu Yank, bikin hati aku sakit banget tau, kamu tahu gak kalau aku sangat sedih rasanya pengen mati aja saat ku lihat dirimu pingsan seperti tadi, mana kita gak ada uang lagi!"ucap Raymundo sambil menatap tajam ke arah Aretha.
"Maaf deh sayang, habis kamu galak banget sih, emangnya aku salah apa sama kamu?"ucap Aretha sambil menatap wajah Raymundo dengan tatapan mata yang sendu.
Bagaimana rasanya ditatap sama orang yang sangat kita sayangi dan kita cintai, rasanya seperti nano nano.
Aku gak habis pikir kenapa aku harus memperlakukan istri aku seperti ini bukannya aku menyayangi dia tapi justru karena aku membuatnya masuk kedalam perangkap masalah yang seharusnya tidak ada.
"Arey... Istriku sayang, cintaku permata hatiku maafkan aku yang tega memperlakukan kamu seperti ini, tapi mau gimana lagi aku harus melakukannya walau hatiku teriris dan tak rela melihat ketidakadilan yang aku buat untuk istriku sendiri."Gumam Raymundo ada dirinya sendiri.
**
Menjadi istri seorang mafia harus bisa menjaga diri sendiri, harus kuat menghadapi segala situasi dan keadaan, harus selalu waspada, jangan sampai ada yang melukai dirimu karena ketidakpekaan dirimu pada alam sekitarmu.
Sore harinya ketika Aretha sementara menyiram bunga di halaman kos kosan tempat mereka tinggal, tiba tiba sebuah pisau melayang menuju ke arahnya.
Apa yang terjadi? Aretha menghindar dan pisau kecil itu tertancap pada pohon akasia dekat dirinya.
Betapa kagetnya Aretha melihat pisau itu dengan secarik kertas tertancap pada mata pisau itu.
"Hmm, salah orang... kamu pikir aku tak pernah belajar ilmu bela diri?aku pernah belajar ilmu bela diri dan kekuatan yang paling aku senangi dan yang menjadi andalanku adalah ketenangan batin, jadi jangan salah ya?" Gumam Aretha dalam hatinya.
Secepatnya ia mengambil pisau itu dengan menggunakan plastik sebagai sarung tangannya dan membaca tulisan misterius itu.
__ADS_1
Isi tulisan itu...
"Malam telah kelabu, aku yakin kamulah bunga yang dicari!" by someone.
"Hmm, apa artinya ya?Kenapa hanya saat aku berada di taman bunga baru ada kejadian seperti ini?Apa perlu aku menyelidikinya?atau aku biarkan saja dan tetap waspada pada keadaan ini?"Aretha bergumam pada dirinya sendiri.
"Baiklah kita akan bermain main dengan trik trik yang sudah kami ajarkan padaku walaupun aku tak mengenal dirimu!"ucap Aretha sambil tersenyum dan kembali menyiram bunga bunga di taman itu.
Setelah selesai ia pun beranjak ke dalam kamarnya, dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dari keringat yang menempel di tubuhnya.
Selesai mandi ia pun bergegas menuju ke dapur dan mulai memasak makanan ala kadarnya seperti orang orang pada umumnya.
Selesai memasak, tiba tiba pintu kamar terbuka dan masuklah Raymundo dengan keadaan yang sudah sangat rapi dan wangi mengenakan kemeja dan jas blue dark yang sangat serasi dengan wajahnya yang tampan itu.
Ia pun melangkah masuk ke dalam karena mencium aroma masakan yang di masak oleh Aretha.
Ia langsung menuju ke kamar dimana Aretha sementara berganti pakaian.
"Ahhhhh..."teriak Aretha ketika melihat bayangan seseorang masuk ke dalam kamar mereka.
"Sayang!!" ucap Raymundo sambil memeluk istrinya dengan sangat erat dan sangat hangat.
"Ini aku suamimu istriku!"ucap Raymundo sambil tetap memeluk erat tubuh wanita kesayangannya itu dan membelai rambut panjang Aretha yang masih basah itu dengan lembut.
"Istriku, maafkan aku, tak seharusnya aku membuat kamu menderita seperti ini."ucap Raymundo sambil tersenyum dan mengecup kening Aretha dengan sangat lembut.
"Sayang, aku minta maaf ya sudah menyakiti kamu berkali kali tapi kamu tetap mencintai aku tanpa pamrih."Ucap Raymundo sambil mengecup sudut bibir istrinya dengan penuh cinta.
"Boleh kan aku minta hak aku sekarang sayang?"tanya Raymundo tanpa merasa beban lagi.
"Nanti malam aja deh sayang aku baru habis mandi masa harus mandi lagi?"ucap Aretha pada Raymundo.
Tapi Raymundo tak menghiraukan ucapan Aretha justru ia sudah sangat ingin melakukan penyatuan mereka, dan akhirnya terjadilah penyatuan itu dengan penuh cinta yang menggebu.
**
Kedua insan itu pun kembali ke kamar mandi bersama sama menikmati indahnya bahtera rumah tangga yang dikaruniai oleh Yang Maha Kuasa pada mereka.
"Sayang setelah mandi kita makan ya?Aku udah masakin masakan kesukaan kamu Sayang."Ucap Aretha sambil memakai bajunya dan mengeringkan rambutnya yang panjang dan hitam dengan menggunakan hair dryer.
"Iya sayang, sini bawa rambutmu sini biar aku bantu mengeringkannya!"ucap Raymundo menawarkan jasa pada istrinya.
Setelah selesai mengeringkan rambut istrinya ia pun menyimpan hair dryer itu pada tempatnya dan mencuci tangannya dengan sabun.
Kemudian menyusul istrinya di dapur yang sementara menyiapkan makan malam untuk mereka berdua makan.
__ADS_1
Ketika sedang makan tiba tiba ponsel Raymundo berdering...
📞📞 dreeet... dreeet....
"Yank angkat teleponnya mungkin ada yang penting?"ucap Aretha menganjurkan pada suaminya itu.
"Iya nanti setelah makan aku telepon balik,"ucap Raymundo sambil terus fokus menyantap makanannya.
"Masakan kamu sungguh nikmat sayang, aku suka dan aku ingin mulai besok aku pergi kerja aku boleh gak membawa makan siang untukku?"ucap Raymundo pada Aretha sambil tersenyum.
"Emang Suamiku mau membawa bekal makan siang dari hasil masakan istrinya?"tanya Aretha dengan senyuman manis menghiasi bibirnya.
"Boleh gak?"Tanya Raymundo lagi.
"Boleh dong suamiku?"ucap Aretha sambil tersenyum.
"Baiklah cepatlah makannya agar kita duduk duduk di teras rumah kos ini di belakangnya indah loh kalau malam seperti ini karena banyak bintang dan bulan bertebaran diatas langit biru, dan awan awan putih berserakan di atas langit biru membuat malam hari jadi lebih indah."ucap Raymundo pada Aretha yang sedang meneguk segelas air putih.
"Baiklah sayang tapi aku takut Yank!"ucap Aretha tiba tiba membuat Raymundo mengerutkan keningnya.
"Takut apa?"ucap Raymundo pada Aretha lagi.
"Aku takut kejadian sore tadi terulang lagi!"ucap Aretha sambil menceritakan kejadian pisau yang tertancap di pohon akasia di tempat ia menyiram tanaman.
"Aku janji gak akan terulang lagi kejadian itu, tenanglah sayang ada aku suamimu ini yang akan menjaga dan melindungi dirimu."ucap Raymundo sambil mengecup kening Aretha dengan lembutnya.
Mereka berdua pun berjalan menuju ke arah belakang tepatnya diatas sebuah bale bengong dekat taman bunga itu.
Aretha duduk sambil bersandar di dada suaminya dan mereka berdua pun memadu kasih sambil bercerita tentang kisah kisah lucu sampai romantis.
"Sayang!!"ucap Raymundo lirih.
"Iya sayang ada apa?"tanya Aretha dengan bisikkan lembutnya.
"Boleh aku jujur sayang, tapi janji gak boleh marah ya?"ucap Raymundo sambil terus mengelus rambut panjang milik Aretha.
"Iya sayang janji gak marah!" ucap Aretha sambil tersenyum.
"Maafkan aku yang selalu kasar padamu akhir akhir ini. Sebenarnya aku tak bermaksud untuk menyakiti hatimu, karena ketika aku menyakiti kamu aku juga tersakiti sayang, tetapi hal itu harus aku lakukan untuk menguji mental kamu Sayang!!" Ucap Raymundo sambil memeluk erat tubuh istrinya itu.
"Aku lakukan ini semua bukan dengan rasa benci tetapi karena rasa sayang dan rasa ingin melindungi dirimu dari bahaya diluar sana, apalagi kamu kan tahu masa lalu aku seperti apa sayang?!!" Ucap Raymundo sambil menunggu respon dari istrinya.
Saat ini ia pun siap dengan kejujuran yang ia katakan pada istrinya itu.
"Aku gak marah kamu suamiku!!"ucap Aretha sambil tersenyum dan melabuhkan sebuah ciuman manis pada pipi suaminya itu.
__ADS_1
"Terimakasih sayang atas perhatian dan kebaikan hatimu padaku, sudah larut ayo kita istrahat." ucap Raymundo sambil menggendong sang istri ke dalam kamar mereka.
** Bersambung ya Readers tersayang Tolong di like, komentar dan vote ya biar author rajin update setiap hari terimakasih 🙏🥰**