Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
** Tak Ingin Hujan Berhenti **


__ADS_3

Hai Readers jangan lupa mampir ke Novel Novelku yang lain ya?


Jangan lupa like, komentar dan vote ya Readersku tersayang, terima kasih πŸ™πŸ₯°


🍬🍬🍬🍬🌹🌹🌹🌹🌹🌹🍬🍬🍬🍬


Raymundo dan Aretha masih berdiri di atas hamparan rumput hijau yang terbentang luas di halaman kantor besar itu.


Mereka masih berlindung di bawah pohon pohon akasia depan halaman kantor cabang itu.


Raymundo masih mendekap erat wanitanya dengan penuh kasih sayang.


Dengan secepatnya Raymundo membuka jasnya dan memakaikannya pada Aretha sambil terus memeluk wanita itu.


"Hangat sayang!!"ucap Aretha sambil terus memeluk erat pria tampan itu yang adalah suaminya.


"Aku akan terus menghangatkan kamu sayang, agar kamu tidak kedinginan."ucap Raymundo sambil mengelus rambut panjang Aretha.


**


Dari kejauhan tampak sepasang mata memandang ke arah kedua insan itu dengan tak berkedip sedikitpun...


"Ah, Bossku dan istrinya sangat romantis, apa aku ganggu mereka aja atau gimana ya?"ucap Bernard pada dirinya sendiri.


"Tapi aku takut kalau Boss sampai sakit, aku tahu dia seeing terkena flu kalau kena air hujan!!"ucap Bernard lagi pada dirinya sendiri.


"Aku langsung bawa mobil aja deh kesana biar mereka tidak kedinginan seperti itu terus, walaupun mereka terlihat mesra tapi aku takut imbasnya bisa bisa Tuan mudaku sakit!"ucap Bernard lagi dengan masih bermonolog.


Bernard pun melangkah masuk ke dalam mobil dan menjalankan mobil itu mendekati kedua insan ya g tengah memadu kasih itu.


"Sayang!!Peluk erat lagi sayang!!" ucap Aretha sambil memeluk erat tubuh pria tampan itu.


"Sial!!"ucap Raymundo ketika melihat Bernard datang membawa mobilnya.


"Ada apa suamiku?"tanya Aretha ketika mendengar suaminya mendengus kesal.


"Halo Tuan Muda, maaf aku ganggu ayo masuk ke dalam mobil biar tidak sakit!!"Ajak Bernard sambil turun dari mobil membawa payung dan membuka pintu mobil untuk Tuan mudanya dan Nyonya mudanya itu.

__ADS_1


"Oo, jadi ini yang membuat suamiku marah marah?"ucap Aretha sambil tersenyum dan mengelus pipi sang suami.


"Sabar sayang kita memang harus segera pulang, kalau sampai rumah kita berpelukan pun tak ada yang bakal mengganggu kita, ayo sayang kita harus pulang ke kos kita!"ajak Aretha sambil menggandeng tangan Raymundo berjalan masuk ke payung yang sudah disediakan oleh Bernard.


"Makasih Mas Bernard!"ucap Aretha sambil tersenyum tipis.


"Iya Nona Muda sama sama!"balas Bernard sambil tersenyum melihat perilaku bosnya yang uring uringan akibat ia datangi tadi.


"Hahaha...Bossku ini makin lucu saja!"gumam Bernard lagi.


"Kenapa senyum senyum sendiri?"tanya Raymundo membuyarkan lamunan Bernard.


"Maaf Tuan muda, aku hanya merasa lucu saja dengan seseorang!"ucap Bernard ambigu.


"Ayo berangkat, nanti langsung ke kostnya kita untuk ambil barang barang terus kembali ke rumah Papa Stephen dan Mama Divya."ucap Raymundo sambil menatap wajah tampan pria di depan kemudi itu.


Ya walaupun Bernard itu hanya seorang asisten pribadi sekaligus tangan kanan dari Raymundo tetapi Bernard sangat nyaman dengan Raymundo karena persahabatan mereka sudah sejak kecil sehingga ia benar benar tahu apa maunya Raymundo, dan apa yang tidak disukai Raymundo.


Raymundo pun demikian, ia selalu memberikan reward kepada Bernard atas semua kerja kerasnya sehingga sampai saat ini mereka masih baik baik saja dan saling menyayangi satu sama lainnya.


Bahkan Raymundo sudah menganggap Bernard adalah bagian dari keluarganya.


**


"Sayang aku masih betah di kost ini, walaupun kostnya kecil dan sederhana tapi aku betah dan suka banget tunggal disini, kalau sayang gak keberatan apa kita boleh bermalam lagi disini?"tanya Aretha sambil bergelayut manja pada lengan pria itu.


"Kapan kapan aja lah kita kesini lagi, kita harus pulang ke rumah dulu karena sudah tiga Minggu lebih kita tidak kembali ke rumah, ayolah sayang nanti kita kesini lagi, bawalah barang barang seperlunya saja karena suatu saat kita pasti akan datang lagi kesini menikmati indahnya kesederhanaan."ucap Raymundo sambil memasukkan barang barang mereka ke dalam koper.


"Ya udah deh kalau gitu, tapi janji ya sayang?"ucap Aretha manja.


Mereka berdua pun membereskan semua barang barang bawaan mereka dan memasukkan ke dalam tas dan koper.


Setelah beres, Raymundo membawa tas dan koper koper itu keluar dan memasukkan ke dalam bagasi mobil.


Saat memasukkan barang barang ke dalam bagasi pemilik kos dan tetangga kos muncul dan menyapa mereka.


"Halo Bu, mau kemana nih bawa bawa koper segala!"tanya Bu Santi si tukang nyinyir kepada Aretha.

__ADS_1


"Halo juga Bu, kita mau jenguk orang tua dulu nanti baru balik lagi kesini."jawab Aretha tanpa memberi tahu kejadian yang sebenarnya.


"O Iya hati hati di jalan ya?"ucap Bu Santi sok akrab dengan Aretha.


"Makasih Ya Bu!"ucap Aretha sambil tersenyum.


"Ternyata suaminya Bu Aretha sangat tampan ya Bu Dira?" ucap Bu Santi pada Bu Dira si pemilik kost.


"Bu Dira kita pamit ya, ini uang kost untuk dua bulan kedepan!"ucap Aretha sambil menyodorkan beberapa lembar uang ratusan ribu pada Bu Dira si pemilik kost itu.


"Makasih Bu Aretha, kalau pulang jangan lupa bawa oleh oleh khas daerahnya ya?"ucap Bu Dira tanpa malu malu kucing.


"Aman Bu nanti saya bawakan oleh olehnya!"ucap Aretha sambil tersenyum.


"Mari Pamit ibu ibu!"ucap Aretha dan Raymundo bersama sama.


Mobil itu pun melaju dengan kecepatan sedang menuju ke arah kota.


"Boss kapan balik lagi kesini?"tanya Bernard pada Raymundo.


"Mungkin agak lama karena rumah kita sudah 90% dan hampir selesai."ucap Raymundo sambil mengelus rambut panjang istrinya itu.


"Sayang rambut kamu sangat indah dan semakin panjang, kapan mau dipotong sayang?"ucap Raymundo pada Istrinya.


"Nanti aja sayang aku belum berniat untuk memotong rambutku, kamu tahu kan Yank memelihara dan merawat rambut itu butuh waktu dan kesabaran."ucap Aretha sambil menatap pemandangan alam yang sangat indah lewat kaca jendela mobil itu.


"Iya sayang aku juga lebih suka rambut kamu yang panjang seperti ini biar aku bisa mengelusnya, wanita itu punya dua mahkota yaitu rambutnya dan kesuciannya. Kedua mahkota ini wajib dimiliki oleh setiap wanita, tapi aku sangat bersyukur karena memiliki wanita yang menjaga kedua mahkotanya ini walaupun masa lalunya sangat rumit tetapi ia tetap pertahankan kedua mahkota itu dengan sangat baik."ucap Raymundo sambil tersenyum.


"Tapi sayang aku tidak sependapat dengan ucapan kamu sayang?"ucap Aretha tiba tiba.


"Kenapa sayang?"Raymundo tiba tiba bertanya.


"Karena banyak wanita yang sudah menjaga kedua mahkotanya dengan sangat baik tapi mereka dirusaki oleh para buaya yang tidak bertanggung jawab, sedangkan mereka ingin agar wanitanya harus memiliki mahkota yang kedua alias kesucian, sebenarnya itu tidak adil karena wanita dilahirkan dalam keadaan suci kemudian pada kenyataannya mereka disakiti, di perkosa dan di siksa hingga kesucian mereka hilang, sebenarnya pria itu adalah makhluk paling egois yang hanya mau menang sendiri, bersyukurnya karena suamiku tidak termasuk dalam daftar daftar pria egois itu, semoga saja kedepannya suamiku tetap seperti ini dan tidak akan pernah berubah demi apapun, kecuali persetujuan dari aku!"ucap Aretha panjang lebar membuat Raymundo berdecak kagum pada wanita disampingnya itu.


"Aku cinta padamu istriku sayang!!"ucap Raymundo setengah berbisik dan mendaratkan sebuah ciuman manis di sudut bibir Aretha.


"Woii, ada yang jomblo nih tolong hargai aku!" ucap Bernard tiba tiba bikin Raymundo ngakak sambil menatap wajah Bernard lewat kaca spion.

__ADS_1


"Makanya Bernard, carilah pasanganmu agar kamu bisa bermakna manja dengan pasanganmu itu, jangan bangga dengan status jomblomu itu Beruang!"ucap Raymundo sambil tertawa.


** Bersambung ya Readers tersayang Tolong di like komentar dan vote ya biar author rajin update setiap hari terimakasih πŸ™πŸ₯°**


__ADS_2