
"Pagi ini kok semua orang pada sibuk?"Tanya Adam yang baru saja selesai olahraga.
"Aku juga tak tahu apa yang membuat semua orang pada sibuk, dan gilanya lagi mama dan papa tak menghiraukan sapaanku tadi entah apa yang telah membuat mereka seperti itu padaku."Sambung Ahaz yang sedari tadi mendengar ocehan Adam.
"Emang kamu gak tahu ya kalau hari ini adalah hari spesial untuk ponakan kesayangan kita baby Al."Sambung Andre yang baru saja muncul dari aràh belakang.
"Iya kami benar benar tidak tahu kalau jari ini tuh ulang tahunnya si ganteng ponakan kita,makanya kita terheran heran melihat semua orang pada sibuk dan kita hanya parlente saja."Jawab Ahaz lagi.
Mereka sedang membicarakan apa yang harus mereka lakukan untuk acara sang ponakan.
**
"Abang, lagi ngapain sih kok kelihatannya lagi sibuk banget ya?"Tanya Aretha tiba tiba muncul dari arah belakang.
"Lho adek kok udah bangun sih kan adek harus istirahat dulu sayang biar pulih dulu ntar pas acaranya baru adek ikut aja terima bersih maksudnya...hehehe.."Ucap Kak adam pada adiknya itu.
"Hih...siapa juga yang mengganggu kegiatan kakak kakak sekalian?Arey kan cuma nonton aja apa yang kakak kakak lakukan...??"Jawab Aretha sambil duduk di samping Kak Ahaz yang terlihat sedang merangkai bunga.
"Ternyata kakak aku yang satu ini spesialis merangkai bunga ya?"Ucap Aretha sambil tersenyum menggoda kakaknya yang terlihat sangat antusias merangkai bunga bunga itu.
"Emang adek gak tahu ya kalau kakakmu ini ahli dalam merangkai bunga dan juga melukis wajah orang seperti wajah asli di latex?"Ucap Ahaz sambil tersenyum.
"Makanya adek juga mau belajar merangkai bunga mumpung adek udah sehat nih."Rayu Aretha pada Kakak kakaknya itu.
"Ya sudah ayo gabung...!!"Ahaz menerima tawaran dari adik perempuannya itu dengan senang hati.
"Dengan senang hati."Jawab Aretha sambil duduk di samping Kak Ahaz dan mulai merangkai bunga bunga indah itu.
"Kakak,bunga ini beli dimana ya Kak?"Tanya Aretha lagi.
"Bawel amat sih dek,rangkai aja dulu baru berbicara."Ucap Kak Adam sambil tersenyum.
"Emang kenapa?"Ucap Aretha lagi.
"Aduh Dek kita lagi buru buru biar bisa kerja yang lain lagi ya g belum beres."Ahaz menimpali ucapan Aretha.
"Arey kan cuma pengen tahu aja kok gak boleh sih?"Ucap Aretha sambil memonyongkan bibirnya.
__ADS_1
"Ntar aja ya Dek,banyak ngomong gak akan menyelesaikan pekerjaan ini tahu."Sambung Andre yang baru saja muncul dari arah belakang dengan membawa beberapa toples cemilan dan beberapa gelas teh hangat.
"Tumben kakak gue baik banget...!!"Ucap Aretha sambil tersenyum.
"Baru lihat ya Dek?"Ucap Andre sambil duduk di samping adik perempuan satu satunya itu.
Semua mata tertuju pada Aretha dan tersenyum penuh arti.
"Bersyukurnya kita di beri seorang bidadari yang sangat cantik dan baik hati walau kadang bawelnya minta ampun."Celetuk Ahaz sambil tersenyum dan melingkarkan rangkaian bunga indah itu di kepala Aretha.
"Sangat manis!!" Ujar Ahaz lagi.
"Iya dong,mama gue kan cantik,papa gue gantengnya kebangetan,belum lagi kakak kakak gue wow sangat tampan tampan semuanya,adiknya pasti cantik lah."Ucap Aretha bangga.
**
Tiba tiba pintu terbuka dan masuklah Raymundo dan Virgo dengan wajah kelelahan.
"Ada apa Kakak?"Tanya Ahaz pada Virgo.
Aretha pun langsung menuju dapur dan mengambil air putih untuk kedua orang pria itu.
Kedua pria itu menerimanya dengan senang hati dan meneguk air itu sampai habis.
"Sayang maafkan aku...!!"Ucap Aretha sambil melingkarkan tangannya pada pergelangan tangan Raymundo.
Raymundo pun membalasnya dengan sebuah kecupan hangat di kening Aretha yang merupakan tujuan hidupnya dan kebahagiaannya itu.
"Kakak mandi dulu ya?"Pamit Virgo sambil melangkah pergi menuju kamarnya.
"Iya kak...!!"Jawab Aretha bersamaan dengan Raymundo dan Ahaz.
"Adek,sana urus suamimu dulu biar segar lagi."Suruh Adam pada Aretha.
"Iya Kak makasih ya?Arey tinggal dulu."Ucap Aretha sambil menggandeng tangan Raymundo san mereka berdua pun pergi meninggalkan sekelompok pria yang sedang merangkai bunga dan mendekorasi ruangan itu.
**
__ADS_1
Aretha membuka pintu kamar dan melangkah masuk ke dalam kamar itu sambil memeluk Raymundo,mengecup kedua pipi suaminya itu.
"Sayang,maafkan aku ya?"Ucap Aretha pada Suaminya itu.
"Minta maaf untuk apa sayang?"Tanya Raymundo.
"Karena kemarin malam aku terlalu memaksakan diri untuk berkunjung ke rumah sakit menjenguk sahabatku Tapasya yang lagi sekarat."Ucap Aretha lagi masih sambil memeluk erat pinggang Raymundo.
"Iya sayang gak apa apa aku gak marah sama kamu aku hanya gak suka kalau kamu tetap keukeuh untuk bertemu pria bernama Reyhan itu lagi,kamu tahu kan aku sebagai laki laki pasti sangat tidak suka apabila isteriku di hina di hadapan sahabat sahabatnya dan aku takkan pernah membiarkan pria mana pun mengomentari kehidupan rumah tanggaku."Ucap Raymundo sambil mengelus kepala Aretha.
"Sayang hari ini hari bahagia putera sematawayang kita jadi aku harap tunjukkan pesona dirimu sebagai seorang ayah yang berkharisma dan berwibawa serta paling tampan di antara semua pria disini."Ucap Aretha sambil tersenyum dan berlalu dari hadapan Raymundo menuju ke kamar mandi dan mempersiapkan air hangat di bathroom untuk sang suami. Tak lupa ia juga menaburkan vanila di dalam air hangat itu agar suaminya merasakan keharuman Vanila yang sangat menenangkan itu.
"Sayang,airnya sudah siap kamu mandi aja dulu pakaianmu juga sudah aku siapkan ya?Aku mau luluran dulu ntar."Ucap Aretha sambil melangkah keluar dari kamarnya dan menuju kw ruangan di belakang mansion dekat kolam renang ada semacam spa untuk merilekskan tubuhnya.
Di sana sudah menunggu beberapa orang wanita yang akan membantu Aretha merilekskan tubuhnya disana.
"Selamat datang nona muda apa anda sudah siap?"Tanya seorang karyawan wanita sambil mempersilahkan Aretha untuk berganti pakaiannya.
"Iya sudah..."Jawab Aretha sambil tersenyum.
**
Para tamu undangan sudah datang dan banyak dari pihak keluarga papa dan mama serta saudara jauh dekat papa dan mama.
Mereka semua sangat berbahagia karena hari ini mereka merayakan ulang tahun cucu pertama Papa Stephen dan mama Divya.
Di hari spesialnya baby Al ini,sang kakek memberikan sebuah hadiah yang sangat indah pada Baby Al yaitu sebuah Mansion kecil di paling timur mansion utama dan sebuah mobil sport yang sangat mewah.
"Papa ini sangat berlebihan dan lagi Baby Al masih belum mengerti apa pun jadi sebaiknya hadiah itu kita sedekahkan saja bagi yang membutuhkan ya papaku Sayang?"Ucap Aretha sambil mwngecup pipi sang papa.
"Terima kasih anakku sayang,puteri sematawayangku,bidadariku dan peri kecilku aku sangat bersyukur memiliki kamu dalam hidup ini."Ucap Papa Stephen lagi.
**
Mereka pun merayakan ulang tahun itu dengan sangat meriah dan khidmat..
To be continued
__ADS_1
bersambung guys jangan lupa like,komen dan vote ya? Terima kasih 🙏🙏