Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
** Party **


__ADS_3

Aretha berjalan menyusuri jalan setapak depan rumah dekat taman tempatnya tak jauh dari villa mereka.


Di kota Amsterdam memang sangat indah hiasan pohon pohon Pinus menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru.


Aretha mendorong stroller bayinya menuju ke arah pohon pohon Pinus yang berjajar dengan sangat rapinya.


Mereka sangat menikmati udara pagi di negara itu.


Sesekali wanita muda itu mengabadikan momen momen indah kebersamaannya dengan sang bayi.


Aretha masih asyik berjalan dan bercerita dengan baby Al di taman, sedangkan Raymundo sang suami masih tertidur dengan lelapnya dan menikmati mimpi indah. Ia tak tahu dan tak sadar kalau istri dan anaknya sudah tak ada di sampingnya lagi,mereka lagi asyik berolahraga di sekitar taman bunga tulip itu.


Mereka sedang asyik banget menikmati udara pagi dan cahaya mentari pagi yang sangat penting untuk kesehatan tulang kita.


Raymundo menggeliat,tatkala sinar mentari pagi menerobos masuk lewat jendela, karena saat bangun pagi tadi Aretha sudah membuka gorden sehingga udara masuk dengan sempurna dan matahari pun masuk dengan sempurna pula.


"Selamat pagi sayang!!"Sapa Raymundo pada bantal guling yang ia peluk.


Ia pun meraba raba benda itu serta merasakan kalau itu bukan istrinya tetapi sebuah bantal guling.


"Sayang...!!"Panggil Raymundo lagi sambil perlahan lahan membuka mata elangnya itu, namun tetap tak ada jawaban.


"Sayang....Arey...!!"Raymundo pun memanggil sambil menyebut nama istrinya tetapi panggilan Raymundo lagi lagi tak dijawab.


Dengan segera ia pun melompat turun dari tempat tidur,tetapi yang dipanggil benar benar tak menjawab panggilannya.


"Arey...!! Dimana kamu sayang??Dimana dirimu dan anakku??"Panggil Raymundo sambil berjalan keluar buru buru tanpa alas kaki.


Raymundo masih mengenakan piyama tidurnya yang berwarna putih mix biru itu, berjalan mengelilingi villa tempat menginap mereka tetapi ia tak menemukan juga Aretha dan Baby Al.


"Dimana mereka?"Gumam Raymundo pada dirinya sendiri.


Dari jauh tampak Aretha sedang mendorong stroller bayinya, menuju ke arah villa.

__ADS_1


Terlihat jelas di keningnya keringat yang mengucur tanda Aretha sudah kecapaian mendorong stroller bayinya itu.


Aretha tampak senyum melihat Raymundo yang sedang berdiri membelakangi mereka.


"Suamiku...!!"Sapa Aretha pada Raymundo dan lamunan Raymundo Buyar seketika.


"Dari mana saja Sayang,aku mencari di seluruh sisi villa tetapi gak ada siapa siapa?Kemana aja sih Sayang?"Ucap Raymundo pada Aretha.


Tiba tiba ketukan pintu membuat Raymundo bangun dari tidurnya,dan ternyata Raymundo sedang bermimpi indah dalam ruangannya itu.


"Boss,semua orang sudah berkumpul di tempat yang sudah kita rencanakan dan semua cctv sudah aktif dan dalam keadaan baik, semua bodyguard bayangan ataupun tidak semuanya sudah standby di seluruh sisi restoran dalam hotel B.


"Maaf Broo aku ketiduran dan bermimpi bersama Aretha dan bayiku...!!"Ucap Raymundo sambil mengusap wajahnya kemudian beranjak dari tempat duduknya menuju ke kamar mandi pribadinya.


**


Di hotel B semua karyawan dan karyawati sudah berkumpul dan mereka semua merasa sangat bahagia.


Tampak di meja tempat CEO, duduklah dua orang wanita yang tampil dengan sangat glamor dan mencolok.


"Wi,aku sangat deg deg an bagaimana ini Wi?"Ya Steffy pada Dewi.


"Santai aja Steffy...kamu sangat cantik malam ink...!!"Ucap Dewi memuji wanita di depannya itu.


Keduanya duduk sambil bercerita hingga jam Tujuh malam, datanglah sang CEO pujaan hati.


Raymundo sangat lah tampan ketika tertimpa cahaya lampu itu.


"Arey maafkan aku tapi aku harus membuat seolah olah aku juga seorang yang sama dengan Steffy..."Gumam Dewi dalam hati.


Raymundo pun duduk di meja yang sudah mereka sediakan itu tetapi ketika hendak duduk ia mendapat sebuah kode rahasia dari Pak Regy dan Dewi akhirnya ia pun berpindah ke tempat lainnya lagi yang masih sepi.


"Wi, kenapa CEO Raymundo pindah dari tempat duduknya? Bukankah ia akan duduk bersama kita?"Tanya Steffy sambil menggigit bibirnya sendiri.

__ADS_1


"Apapun yang terjadi malam ini kamu akan jadi milikku CEO Raymundo,aku benar benar sudah pasrah pada nasibku ini."Gumam Steffy perlahan tapi terdengar oleh bodyguard bayangan di sampingnya.


Malam semakin larut,dalam ruangan itu semakin panas, semua karyawan dan karyawati masih makan dan minum dengan gembira,ada sebagian lagi yang sudah teler dengan sedikit minuman mengandung alkohol,ada yang sudah melantai dengan pasangannya masing-masing ada pula yang masih duduk sendirian.


Berbeda dengan Steffy,ia telah menyiapkan taktiknya tapi tanpa sepengetahuan dirinya Dewi sudah maju beberapa langkah di depannya sehingga Steffy gagal mendekati Raymundo.


Dengan segera Dewi memberikan minuman yang mengandung alkohol itu pada Steffy,lama kelamaan Steffy mulai mabuk dan mulai membuka semua rahasia yang hendak ia tuntaskan malam ini.


Dengan secepat kilat Dewi dan Pak Regy memberi kode pada Raymundo sehingga mereka membawa Steffy ke salah satu kamar di hotel itu dan membuat Steffy bersaksi dan membuka semua kedoknya selama ini dan kedok Dokter Citra wanita yang selalu kepo dengan urusan rumah tangga Raymundo.


Semua keuangan yang hilang pun malam itu langsung ditarik kembali dari rumah Steffy dan juga setelah itu seorang bodyguard bayangan menemani Steffy bermain main di kamar hotel itu,entah apa yang dilakukan oleh kedua orang itu Raymundo tak mau tahu dan tak ingin tahu.


Steffy dan pria itu menghabiskan malam bersama sama hingga pagi menjelang dan keduanya pun baru saja tertidur akibat permainan panas mereka sepanjang malam tadi.


Steffy menggeliat dan mencoba membuka matanya dan ia pun kaget melihat pria berbadan kekar yang masih menutup matanya itu.


"Siapa kamu?"Tanya Steffy pada pria itu.


"Siapa aku tak perlu kamu ketahui karena kamulah yang mengajak aku ke dalam kamar ini."Jawab Pria itu sambil tersenyum simpul.


"Kalau lagi marah seperti itu kamu terlihat sangat manis,"ucap pria itu menggoda.


"Apa kamu ingin kita melakukan lagi permainan kita semalam?"Tanya Pria itu pada Steffy.


Steffy pun terdiam dan mengepalkan tangannya.


"Kurang ajar bagaimana bisa aku yang jatuh terperosok ke dalam hal laknat ini?"Ucap Steffy dalam hati.


"Siapa kamu,jujurlah padaku...??"Tanya Steffy pada pria itu lagi


Dan ternyata semalam setelah bodyguard itu bermain main dengan Steffy kemudian ia pun menyewa pria itu untuk tidur dengan Steffy sehingga Steffy benar benar tidak mengetahui arti dari semua kejadian malam itu.


Pagi harinya, Dokter Citra pun di seret ke balik jeruji besi dengan tuduhan yang sama dengan adiknya sehingga tak ada perlawanan apapun.

__ADS_1


Sedangkan Maharani,sangat terpukul dengan kejadian yang menimpa diri adik adiknya itu,ia sangat membenci Raymundo dan ia berencana menggunakan trik lamanya agar bisa menjatuhkan Raymundo.


** Bersambung Guys tolong di like komentar dan vote ya biar author rajin update setiap hari terima kasih 🙏🥰


__ADS_2