Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
" Penyesalan Reyhan "


__ADS_3

**


Setelah mengantar Tapasya ke rumahnya, Aretha juga berbalik ke arah selatan untuk mengantar Raymundo.


Ketika tiba di depan rumah Raymundo, Aretha mengecup pipi Raymundo dengan rasa sayang, kemudian ia keluar dari mobil dan memanggil satpam yang menjaga rumah Raymundo untuk menggendong Raymundo.


" Pak tolong bantu saya menggendongnya, saya gak bisa " ucap Aretha sambil membuka pintu mobilnya.


" Baiklah Non, " ucap satpam itu sambil membantu menggendong Raymundo masuk ke dalam rumah.


" Pak tolong antar Masnya ke kamar ya, saya harus balik sekarang " ucap Aretha sambil melangkah pergi dari hadapan Satpam itu.


**


Setelah beberapa menit akhirnya Aretha sampai ke rumahnya.


Ia memarkirkan mobilnya di garasi lalu masuk ke dalam rumah langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Setelah selesai mandi ia pun kembali ke dalam kamarnya dan langsung tepar seketika.


**


Setelah 1 jam berlalu akhirnya Raymundo bangun dari tidurnya dan ketika ia membuka matanya betapa kagetnya dia ternyata ia sudah berada di dalam kamarnya.


" Siapa yang membawaku ke kamar? bukankah aku tadi lagi ikut acara reuni Akbar ? " gumam Raymundo lagi.


Raymundo mengucek ngucek kedua matanya dan melihat Kembali sekelilingnya dan tak di dapatkannya Gadis pujaan hatinya itu.


" Aretha ! " panggil Raymundo sambil bangun dari tempat tidurnya.


Tidak ada sahutan sama sekali, sehingga ia memilih untuk menelepon gadisnya itu, tetapi ketika dia mencari cari ponselnya ternyata ia melupakannya di atas mobil Aretha.


" Ah ponselku ketinggalan di mobil tadi ! Ya sudahlah besok aja baru diambil ini sudah malam mungkin Arey sudah tidur " gumam Raymundo dalam hati.


**


Setelah mandi, Aretha mencari ponselnya ternyata ponselnya pun tidak ada di dalam tasnya.


Apa mungkin ponselku tertinggal di tempat reuni tadi ?

__ADS_1


Jangan jangan di dalam mobil ?


Kemudian Aretha berjalan menuju ke garasi mobil dan membuka mobil itu, ketika pintu mobil terbuka ternyata bukan saja ponselnya yang berada di dalam mobil tetapi ponsel Raymundo juga ketinggalan di dalam mobilnya.


Perlahan lahan diambilnya ponsel itu, hendak membuka ponsel Raymundo tetapi hati kecilnya mengatakan " Jangan Aretha itu adalah privacy orang, jangan sampai kamu kurang ajar sampai tidak tau sopan santun dan membuka ponsel milik orang lain."


Di sisi lain hati kecilnya berkata " Buka saja Aretha dia adalah calon suamimu , setidaknya kamu bisa mengetahui apakah ia benar benar mencintai kamu atau hanya munafik saja."


Karena kebingungan akhirnya Aretha membuka ponsel Raymundo dan apa yang dilihatnya Wallpaper beranda depan ponselnya adalah wajah cantik Aretha saat pertama kalau mereka bertemu, setelah melihat foto itu, Aretha berpindah ke gallery untuk melihat foto foto siapa yang tersimpan di gallery itu.


Dari ujung ke ujung semuanya hanya Aretha, dari Aretha menyun ,sampai Aretha tersenyum semuanya ada disana.


" Hmmm, ternyata semua berisi fotoku kenapa ia mengoleksi foto fotoku ini, apa dia penggemar beratku ya? Soalnya semua foto foto aku dari waktu aku jatuh di pasir putih di tepi pantai itu pun ada juga di gallery fotonya.


Kemudian foto fotoku saat dia menciumiku pertama kali, foto foto saat dia menciumiku di Mall semuanya tersimpan rapi di gallery.


" Raymundo !!!! awas saja kalau besok aku ketemu kamu akan aku hajar kamu sampai babak belur biar tahu rasa " ucap Aretha sambil mengepalkan tangannya.


Ketika hendak menutup ponselnya ia berniat untuk membuka Facebook Raymundo.


Disana ia melihat isi messenger-nya ternyata semua messenger dari cewek cewek cantik dan seksi semuanya tetapi tak satupun di bacanya bahkan chat via messenger itu tetap utuh dan tak pernah dibukanya.


**


Reyhan sangat stres sehingga ia pun pergi ke club malam dan menenggak alkohol sampai mabuk mabukan di sana, bergoyang bersama cewek cewek seksi di club malam itu sampai seorang pramusaji di club itu menelepon seseorang untuk menjemput Reyhan.


Pramusaji itu bernama Faisal temannya Tapasya tepatnya rumah mereka berdekatan alias tetangga sama Tapasya.


" Sya tolong jemput pacarmu dulu, ia mabuk mabukkan sambil bergoyang gak jelas tolong cepat kesini ya ? aku tunggu kamu di Depan pintu masuk " ucap Faisal kemudian mematikan kembali ponselnya.


Beberapa menit kemudian, Tapasya datang dengan mengendarai mobilnya.


Ia pun memasuki halaman club malam itu sambil matanya melihat sekeliling halaman itu akhirnya matanya tertuju pada seorang pria baju hitam yang sementara duduk di atas sebuah bangku panjang yang sengaja di simpan di depan halaman club malam itu.


" Hai Sya, tunggu aku bawa dia kesini ya ? " ucap Faisal sambil melangkah masuk ke dalam ruangan dimana terdengar musik yang sangat besar volumenya, benar benar memekakkan telinga.


Dipapahnya Reyhan menuju ke mobil Tapasya sehingga Tapasya bantu menggendong Reyhan masuk ke dalam mobil.


" Ini tasnya Sya, kamu bawa aja kerumah kamu lagian keluargamu semuanya gak ada dirumah, dan kalaupun kamu antar ke rumahnya juga sama saja karena jam segini orang orang semua sudah pada terlelap.

__ADS_1


Setelah membawa Reyhan ke rumahnya diturunkannya Reyhan di kamar tamu, dengan penuh rasa kasih ia membersihkan wajah pria tampan itu dengan menggunakan wash lap dan mengompres dahinya dengan air hangat.


Ketika hendak berdiri dari duduknya Reyhan langsung menarik tangan Tapasya sambil berkata " Jangan tinggalkan aku Tapasya, aku tahu itu kamu dan sebenarnya aku tidak terlalu mabuk aku minum dengan kesadaranku dan aku ingin tahu satu hal dari kamu Sya tolong jujur padaku, kalaupun itu salah biar aku menerima kesalahanku dan akan kuperbaiki dengan sebaik mungkin, tapi aku harap kamu tetap temani aku melalui hari hariku ini."


" Apa yang harus aku katakan padamu Rey ? " tanya Tapasya sambil memegang erat tangan Reyhan.


" Tolong jujur sama aku, apa yang kamu tahu tentang kehamilan Aretha 3 bulan lalu, karena saat itu aku pernah menemukan sebuah test pack di dalam tasnya, padahal saat itu hatiku sungguh senang karena sekian lama berpisah akhirnya ia mau kembali bekerja di perusahaanku tetapi aku salah aku pikir dia benar benar ingin kembali padaku ternyata yang ku dapat adalah pengkhianatan yang dia susun dengan skenario yang sangat rapi sehingga aku tak tahu apa apa dan larut dalam emosi yang tak pasti.


Tapi, aku tak menyalahkannya juga karena aku juga terbawa emosi dan tidak mendengarkan penjelasan darinya sehingga pertengkaran pun terjadi antara aku dan Aretha," Reyhan menceritakan panjang lebar pada Tapasya.


Tapasya Hanya manggut manggut, kemudian ia pun berdiri dari tempat duduknya itu berjalan ke arah balkon kamar Reyhan.


" Begini Rey, aku sebagai sahabatnya Aretha sangat sedih dengan tuduhan kamu padanya , aku lebih mengenal dia dari pada kalian semua, aku mengenalnya sejak di bangku Taman Kanak Kanak, dan dia itu seorang sahabat yang sangatlah bijak, sahabat yang sangat simpati bahkan empati dengan temannya yang lagi susah, kalau mau dibilang Aretha itu sebenarnya seorang malaikat, ia juga sangat perhatian dengan semua sahabat sahabatnya, dan juga Aretha itu seorang anak orang kaya yang hidupnya serba mewah tetapi dia tidak pernah Sombong dengan apa apa yang ia punya selalu ia bagikan pada teman temannya, pada orang orang yang membutuhkannya, dan walaupun ia seperti itu ia sering memberikan bantuan pada panti panti asuhan dan SLB yang membutuhkan bantuan.


Aku sebagai sahabatnya salut dengan kebaikannya, dan aku sampai kapanpun tidak akan pernah membuatnya marah atau tersinggung, aku selalu berpikir positif dengan apa pun yang dia lakukan, nah untuk test pack itu, sebenarnya milik temanku Dian, Dian itu sepupunya Raymundo CEO group XX yang sekarang telah menjadi tunangan Aretha, saat itu Dian baru saja pulang dari rumah sakit terus dia mengajak Aretha untuk bertemu.


Setelah bertemu, Aretha meminta Dian untuk memberikan test packnya agar ia membuat sebuah prank pada kamu dan Raymundo.


Itulah yang menimbulkan masalah Miss komunikasi yang terjadi antara kamu dan dia, dan antara Raymundo dan Aretha juga.


Saat itu Aretha sempat lari ke Australia mengikuti Kakaknya di sana, sampai kamu berempat merencanakan sesuatu agar ia kembali pulang karena saat itu Raymundo benar benar stres dan sampai jatuh sakit dan sempat opname gara gara Aretha pergi meninggalkannya, " begitu ceritanya Reyhan.


" Aku sungguh sangat bersalah padamu Arey, aku memang pengecut, aku laki laki yang tak punya pendirian, aku sangat egois dan selalu tidak ingin menjadi korban bahkan aku selalu mencari keuntungan dari hubungan kita " ucap Reyhan sambil menundukkan kepalanya.


" Rasanya hatiku sangat sakit mendengar kebenaran yang sebenarnya ! Aku malu dengan perbuatanku saat itu, aku benar benar mencampakkanmu seperti sampah padahal kamu selalu mendukungku saat aku jatuh, saat aku sekarat pun hanya kamulah yang selalu setia menemaniku hingga aku kembali bersinar dengan terangnya." ujar Reyhan penuh penyesalan.


" Tapasya bantu aku memperbaiki hubungan kami, aku takkan memaksakan kehendak aku padamu untuk berbaik kembali dengan aku tetapi aku meminta maaf dari hatiku yang sangat dalam " ucap Reyhan lagi sambil tersenyum kecut dan matanya semakin merah karena rasanya ingin sekali ia menumpahkan segala kekesalannya pada masalah yang dihadapinya tetapi ia sadar yang duduk di hadapannya bukanlah gadis yang selama ini telah membuat hidupnya sempurna tetapi dia adalah Tapasya, sahabat dari kekasihnya Aretha.


" Sya apakah kamu mau membantu aku menyelesaikan masalahku ini ? Aku mohon dengan sangat tolong berikanlah aku kesempatan untuk menebus semua kesalahanku pada sahabatmu Arey ! " ucap Reyhan sambil berlutut di hadapan Tapasya.


" Reyhan tak perlu kau menyesali akan perbuatanmu di masa lalu, aku hanya ingin agar kamu mencari waktu yang tepat untuk meminta maaf pada Aretha tentang apa yang kamu rasakan selama ini dan aku harap kamu menyelesaikan semua masalah kalian dengan kepala dingin tanpa masalah baru lagi." ucap Tapasya sambil menatap wajah tampan pria yang berada di hadapannya itu.


" Aku janji akan memperbaiki hubungan ini " ucap Reyhan sambil menarik tangan Tapasya dan memeluk erat Tapasya sambil berbisik " Jangan tinggalkan aku Sya." ucap Reyhan sambil mengecup kening Tapasya dengan sangat dalam.


" Penyesalan selalu datang dari belakang, waspadalah sobat "


** Next **


Bantu like, komentar dan vote yang banyak ya guys terimakasih 🙏🥰

__ADS_1


__ADS_2