Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
**Prahara Rumah Tangga**


__ADS_3

BIJAKLAH DALAM MEMBACA YA GUYS 🙏🙏


Raymundo sengaja membuat masalah agar Aretha takut dan lari kembali kepada orangtuanya, tetapi seberapa kerasnya Raymundo berusaha Aretha tak pernah merasa takut dan bahkan Aretha selai menghibur Raymundo agar tetap sabar dalam menghadapi segala tantangan yang dihadapi oleh mereka berdua.


Aku harus membuatnya menjadi lebih kuat lagi karena aku takut suatu saat ia akan pergi meninggalkan aku.


Yang paling aku takutkan adalah ketika ia tak sanggup menghadapi segala ancaman dari segala penjuru Karena aku adalah pewaris tunggal yang di nanti.


Raymundo benar benar mencobai iman istrinya itu dengan segala macam cara yang ia ketahui.


Aretha sebelumnya telah tahu siapa itu Raymundo tetapi ia tetap mempertahankan hubungan antara mereka berdua karena ia tahu jika Raymundo adalah pilihan terbaik baginya, hanya pria tangguh lah yang akan menjadi pendamping hidupnya ya itu adalah Raymundo.


Raymundo masih saja melakukan aksinya pada Sang istri, seberapa besar cinta dan nyali Aretha pada dirinya.


**


Akhirnya suatu senja tatkala, semua upaya yang ia lakukan telah sia sia karena Aretha tidak mudah goyah bahkan makin kuat saja, membuat emosi Raymundo mendadak kumat.


Raymundo meminta Aretha untuk menyeterika pakaiannya karena ia akan mencari pekerjaan, nah ketika Aretha sementara menyeterika Raymundo memanggilnya, sedangkan Aretha tidak tahu kalau Raymundo sudah berada di dalam ruang setrika baju sehingga ketika Aretha hendak pergi melihat apa yang dibutuhkan oleh suaminya itu ia pun mengangkat setrika dan meletakkannya di pinggiran besi tempat setrika biasa di letakkan.


"Iya bentar sayang!"Sahut Aretha sambil meletakkan setrika pada tempatnya dan pergi ke arah dimana Raymundo memanggilnya.


Sedangkan Raymundo dengan segera Melaka aksinya, ia pun bergegas mengambil setrika itu dan meletakkannya kembali ke atas baju kemeja biru mix putih yang sangat disukai Raymundo itu.


Setelah itu ia pun langsung pergi dari situ...


Ketika Raymundo hendak berbicara dengan Aretha tiba tiba ia mencium suatu bau yang sangat ia kenal yaitu bau kebakaran.


"Sayang sepertinya ada kebakaran deh!"Ucap Raymundo sambil menatap wajah Aretha.


"Iya sayang, apa mungkin setrikaan aku?"tanya Aretha sambil menutup mulutnya dan pergi menuju ke arah ruang setrika tanpa pamit Raymundo juga.

__ADS_1


Ketika tiba di ruang setrika benar apa yang terjadi ternyata pakaian yang sedang disetrika Aretha hangus bahkan bolong karena setrika yang panas.


"What?Kok bisa ?Tadi perasaan aku udah simpan dengan benar deh!" ucap Aretha sambil menatap pria di belakangnya itu dengan wajah memelas.


"Ada apa Sayang?"Tanya Raymundo pura pura tidak tahu.


"Maafkan aku sayang Pakaian yang akan kamu pakai gosong, aku minta maaf banget Sayang?"ucap Aretha sambil menunduk dan matanya berkaca kaca Kate dia tahu apa yang bakal Raymundo lakukan padanya.


"Lho, kok bisa seperti ini?Kenapa Arey kamu udah gak sayang sama aku lagi sampai sampai bajuku seperti ini?"tanya Raymundo dengan suaranya melengking membuat buku kuduk Aretha berdiri tanpa perintah.


"Maaf sayang!! Arey benar benar gak sengaja."ucap Aretha sambil menundukkan kepalanya dan menatap lantai yang ia pijak.


"Ceroboh!"ucap Raymundo sambil melepaskan ikat pinggangnya dan hendak memukul Aretha tapi langsung Aretha memeluk erat tubuh Pria tampan itu.


"Maafkan aku sayang aku gak sengaja benar benar aku gak sengaja benaran sumpah Yank!!" ucap Aretha sambil menunggu apa yang akan dilakukan oleh Raymundo padanya.


Raymundo pun meraih tangan Aretha dan meletakkannya di atas meja tanpa suara dan melangkah keluar dari kamar itu sambil tersenyum dalam hati.


Raymundo pun lupa mengambil ponselnya dan kembali masuk ke dalam kamar sempit itu tanpa suara dan hanya diam membisu.


"Geser jangan menghalangi jalanku!"Ucap Raymundo sambil mendorong Aretha agar tidak menghalangi jalan Raymundo.


"Sayang! Maafkan aku sayang, aku janji gak akan pernah mengulang hal itu lagi Please suamiku!"Ucap Aretha sambil memohon pada Raymundo, tetapi Raymundo tak menggubris sedikit pun.


"Arey, apa kesalahan aku sampai kamu tega membuat kemeja kesayanganku gosong seperti itu, apa karena aku tidak memberikan kehidupan yang layak padamu?Jawab Aretha?"Tanpa sadar Raymundo menyebutkan nama Panggilan Aretha.


Aretha tidak menyangka kalau Raymundo akan Semarah itu padanya.


"Kamu pikir aku gak tahu ya apa yang sedang kamu pikirkan?Aku tahu semua kamu sengaja karena kamu tidak ingin melihat aku pergi mencari pekerjaan kan, kenapa Aretha?"ucap Raymundo tanpa ada jawaban dari Aretha.


Melihat reaksi istrinya biasa saja ia pun mengangkat tangannya dan hendak menampar Aretha, tetapi ia urungkan niatnya karena ia tak tega memukul wajah mulus itu.

__ADS_1


Aretha hanya pasrah pada keadaan karena Aretha merasa ia pantas dan layak menerima perlakuan kasar dari Raymundo.


"Aku akan pergi, hari ini jangan cari aku karena kamu gak akan menemukan aku Aretha Franklin Roosevelt, wanita yang tega merusak pakaian kesayangan suaminya!"ucap Raymundo dengan nada sindiran yang sangat menusuk hati Aretha.


Air mata Aretha sudah diujung mata dan hampir tumpah ruah, tetapi ia berusaha untuk menahannya agar tidak sampai tumpah dihadapan suaminya itu.


Raymundo pun langsung beranjak pergi dari hadapan istrinya.


Aretha hanya terdiam dan menatap kepergian Raymundo dengan hati was was.


"Ada apa dengan suamiku?Kenapa dia begitu tega memarahi aku?Apa salahku, kenapa hanya gara gara baju itu ia memarahi aku dengan sangatlah besar?"Semua itu terlontar dari bibir mungil Aretha.


Aretha pun merencanakan sesuatu, ia pun mengambil sebuah ramuan yang terbuat dari bahan alami berupa bawang merah dan bawang putih, kemudian ia jepitkan di kedua ketiaknya dan ia biarkan selama setengah jam, setelah ia merasakan hasilnya ia pun membersihkan ketiaknya dan memakai bubuk bedak bayi agar tidak ketahuan sementara membuat sebuah jebakan untuk suaminya.


**


Ketika tengah malam Raymundo pulang dan langsung masuk kamar mandi membersihkan dirinya dari keringat dan kemudian bisa menuju ranjang kecil mereka.


Ketika tangannya tanpa sadar bersentuhan dengan tangan Aretha ia pun langsung kaget karena suhu badan Aretha sangat tinggi.


Ia pun sangat cemas, apa yang terjadi pada wanitanya itu.


Raymundo pun memeluk erat tubuh Aretha sambil mengecup berulang ulang keningnya.


"Bangun Sayang, apa yang terjadi Sayang?"Ucap Raymundo dengan lembutnya dan terus menerus mengecup kening Aretha.


Aretha yang mendengar suara suaminya itu pun tersenyum dalam hati sambil terus memejamkan matanya.


"Bangun sayang,sudah malam seperti ini apa yang harus aku lakukan?Aku gak punya biaya untuk membawanya ke rumah sakit." ucap Raymundo lagi.


"Ya sudah aku jual saja jam tanganku ini, semoga bisa membawa istriku ke rumah Sakit besok lagi.

__ADS_1


** Next ya Readers tersayang Tolong di like komentar dan vote ya biar author rajin update setiap hari terimakasih 🙏🥰**


__ADS_2