Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
"Maafkan Aku sayang...!!"


__ADS_3

Raymundo melakukan meeting bersama para investor di ruang meetingnya.


Ia terlihat sangat gelisah karena memikirkan Aretha isterinya yang sudah dua hari pergi ke rumah orang tuanya.


Aku seperti pria yang tak ada artinya sama sekali.


Kenapa aku begitu lemah tatkala keadaan seperti ini? Seharusnya aku memeluknya dan meminta maaf padanya aku yakin dia pasti tak tega dengan tidak memaafkanku tetapi aku begitu egois sampai sampai aku tak memikirkan solusi yang terbaik.


Raymundo pun menyelesaikan semua pekerjaannya dan ia pun segera pulang tetapi ia tak kembali ke rumah mereka melainkan ke rumah mertuanya.


**


Ia pun masuk ke dalam rumah itu dan melihat keadaan sekelilingnya dan tiba tiba kaget melihat ke empat orang pria berdiri dengan badan kekar dan masing masing orang memegang senjata nunchaku serta kayu kudung menghadap ke arah Raymundo.


Hari ini aku pasti akan menjadi almarhum kalau keadaannya kayak gini.


Raymundo berusaha beringsut dari tempatnya berdiri dan ia pun berusaha untuk menyapa keempat orang pria yang merupakan kakak iparnya itu tetapi semuanya menatapnya dengan garang.


"Hai kakak semuanya apa kabar?"Raymundo mengangkat tangannya menyapa empat pria itu.


Tetapi apa jawaban mereka?


Sungguh membuat Raymundo hampir pingsan.


"Jangan kira kami tidak tahu apa yang kamu lakukan pada adik perempuan kami ya?"Ucap Adam sambil melangkah maju dan ia memakai sarung tinju dengan sekali hook Raymundo langsung terduduk di tempat.

__ADS_1


"Itu pelajaran pertama dan terakhir buatmu,kami hanya berharap kamu tidak akan pernah mengulang lagi apa yang kamu lakukan pada adik perempuan kami asal kamu tahu ya kami tak pernah berkata kasar sedikitpun padanya apalagi memukul dirinya."Ucap Adam sambil menarik Raymundo untuk berdiri.


"Ingatlah kalau kamu emosi tinggalkan dia pergi kemana yang kamu suka asalkan tidak sampai memukulnya dengar gak?"Tanya Andrew sambil berjalan maju ke depan dan duduk tepat di samping Raymundo.


"Bagaimana rasanya dipukul?Apa terasa nyut nyutan atau seperti di gigit lebah?"Ucap Virgo yang muncul dari arah belakang.


"Tolong ya Ray,aku gak mau mendengar lagi kalau kamu menghajar Arey adik perempuanku satu satunya kamu ngerti gak?"Ucap Ahaz sambil memegang senjata nunchaku yang sangat menakutkan itu.


"Tolonglah jaga Arey seperti engkau menjaga dirimu,aku tak ingin kamu terus terusan menyakiti hati adikku,sebenarnya aku tak tahu hal ini tetapi ketika aku menghipnotisnya dengan menangis nangis ia mengungkapkan semua bebean dalam dirinya ya sebagai kakaknya aku sungguh sangat prihatin dan sakit hati aku benar benar kecewa dengan perlakuanmu padanya,cukup sudah kamu menyakitinya aku tak ingin kejadian ini terulang lagi please Ray kamj sudah kuanggap adikku juga karena kamu sudah menyatu dengan adikku aku juga harus memberitahu kamu apa kesalahanmu tetapi kamu harus tahu dan sadr diri aku akan memberi contoh yang bisa kami terima dengan logika."Ucap Virgo panjang lebar.


Raymundo terduduk lemas karena ia merasa pusing dengan pukulan tadi ia karena ia tak siap menghadapi pukulan tadi.


Tapi apa boleh buat ia sudah bersalah dan ia akui ia memang pantas mendapatkan apa yang pernah ia lakukan pada Aretha.


"Ingatlah Ray kalau kamu tidak akan menyakiti Arey lagi,dan sebagai laki laki tolong jaga rahasia kita dan tolong jangan pernah kamu katakan apapun yang terjadi padamu hari ini dan besok pagi baru kamu balik lagi kesini untuk menjemput Arey dan baby Al tolong dengan sangat untuk tidak menggambarkan telapak tanganmu di pipinya Arey karena kami tak suka itu."Ucap Adam lagi.


"Asal kamu kamu tahu aja Arey itu tak pernah membunuh hewan sekecil semut katanya semut juga butuh hidup."Ucap Virgo lagi.


"Kalau di pikir pikir Iya juga sih sekarang pun kalau kamu mau bawa pulang Arey dan baby Al silahkan kami tak melarangmu."Ucap Andre lagi.


"Apa kamu mendengar semua ucapan kami Ray?"Tanya Andre lagu yang belum puas menghajar Raymundo.


Menurutnya kalau hanya sekali hook saja belum cukup dan ia merasa ia harus menghajar adik iparnya itu sekali lagi tetapi ia tak mungkin melakukannya karena tiba tiba Aretha sudah muncul dihadapan mereka dan sambil menggendong baby Al.


"Hai semuanya ada apa ini ramai ramai nih,masa Arey gak tahu sih?"Ucap Aretha sambil melangkah maju dan tiba tiba saja Raymundo langsung meraih pundak Aretha dan memeluknya dengan erat dan mengecup pucuk kepala Aretha dan berkata pada Aretha"Maafkan aku sayang maafkan kesalahan suamimu ini."

__ADS_1


"Maafkan Arey juga yang tak pernah mengerti keadaanmu suamiku."Jawab Aretha sambil balas memeluk suaminya itu.


Mereka pun duduk bersama dan keempat orang kakak laki lakinya Aretha pun pamit untuk pergi olahraga di gym pribadi milik mereka di ruang lain di mansion itu.


Aretha memandang suaminya dan ia kaget melihat bagian pipi Raymundo yang membiru bahkan bekas darah masih ada sedikit di pipinya itu.


"Sayang kenapa pipi dan bibirmu?"Tanya Aretha sambil mengelus pipi Raymundo tetapi Raymundo langsung meringis karena sakit.


"Siapa yang melakukannya padamu Mas?"Tanya Aretha panik dan ia pun pergi ke dalam kamar untuk mengambil salep untuk mengolesinya pada bagian yang sakit dan tak lupa ia mengompresnya dengan air hangat sebelum mengoles salep tadi.


"Tahan ya sayang agak sakit sih?"Ucap Aretha sambil mengoleskan dan menekan perlahan lahan pada bagian yang sakit.


"Ya semoga cepat sembuh ya?Mas ini aku baru tinggalkan kamu dua hari saja kamu sudah seperti ini apalagi kalau sebulan?


Apa yang akan terjadi oadamu Mas?"Ucap Aretha sambil mengecup kening Raymundo.


Raymundo pun tak kuasa menahan rasa yang sudah beberapa hari ini ia pendam rasa bersalah terhadap apa yang telah ia perbuat pada isterinya itu.


"Sayang aku janji takkan pernah menyakitimu lagi secapek apapun aku akan tetap menjaga dan menyayangimu tolong maafkan semua kesalahan yang pernah aku lakukan padamu isteriku."Ucap Raymundo lagi dan mendekap erat tubuh Aretha dan bayi kecilnya itu.


"Papa janji gak akan menyakiti ibumu lagi dan akan menyayangi kalian berdua dengan sepenuh hati dan jiwa ragaku."Janji Raymundo pada Aretha dan baby AL.


Dari tadi mereka saling berpelukan dan tanpa mereka sadari ada dua pasang mata yang sedang memandang mereka dengan senyuman dalam tangisan haru yang menyelimuti hati kedua orang tua itu.


**

__ADS_1


"Tuh kan Papa,mereka sedang bermasalah tetapi putrimu itu tak pernha mau jujur mungkin ia mau menjaga perasaan suaminya,tetapi anak anak lelaki ku takkan pernah akan diam dan mempercayai ucapannya."Ucap Mama Divya pada suaminya.


"Iya juga sih tetapi ya dudahlah aku serahkan semua tanggung jawab itu pada anak anak lelakiku ma...tanpa campur tanganku pun masalah sudah selesai dengan aman walaupun mereka main keroyok tetapi memang sudah seharusnya mereka menunjukkan taring mereka agar siapapun tak berani menyakiti adik perempuan mereka satu satunya."Ucap Papa Stephen sambil memeluk erat isterinya dan mereka pergi dari tempat persembunyian mereka dan membiarkan Aretha dan Raymundo berbicara dari hati ke hati.


__ADS_2