Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
** Mimpi Baby Kirana **


__ADS_3

πŸ¬πŸ¬πŸ¬πŸ¬πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ¬πŸ¬πŸ¬πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


Malam hampir saja tiba, ketika pasangan suami istri itu tiba dirumah Papa dan Mama Aretha.


**


Setelah tiga Minggu pergi dari rumah hari ini aku menginjakkan kembali kakiku di rumah ini, aku tak tahu entah mengapa aku merasa ada sesuatu yang hilang dari hatiku.


Ya Itu dia Kak Mira walau Kak Mira sering membenci dan membuat Aretha sakit hati tapi Aretha tetap menyayangi Kak Mira.


Kak Mira kapan pulang ya?


Semoga secepatnya ya?


Aretha membuka pintu rumah dan ia melihat papa dan mama sementara duduk sambil menikmati teh mereka.


"Mama!Papa!"Ucap Aretha sambil berlari menghampiri kedua orang tua itu dan memeluk erat mereka berdua.


"Sayang, kamu kelihatan kurus?"tanya Papa Stephen sambil melepaskan pelukannya dan mengecup kening putrinya dengan rasa rindu yang luar biasa.


"Ah, Papa Arey biasa aja kok, itu kan perasaan Papa aja!"ucap Aretha sambil tersenyum dan memeluk erat tubuh ibunya.


"Mam,Arey rindu berat sama nama!"ucap Aretha sambil mengecup pipi sang mama dengan perasaan sayang.


"Mama juga rindu banget sama kamu Nak?"ucap Mama Divya sambil memeluk dan mengecup kening anaknya itu.


"Nak kenapa kamu terlihat kurus?"tanya Mama Divya pada Putrinya itu.


"Ah, mama Arey itu gak suka makan akhir akhir ini entah apa yang membuat Arey malas makan yang pastinya Arey pengen sekali makan tetapi gak berselera gitu mam?"ucap Aretha sambil tersenyum.


"Ayo mam, Arey ke kamar dulu untuk mandi dan ganti pakaian ya Mam?"ucap Aretha sambil tersenyum dan berlalu ke arah kamarnya.


Ketika masuk ke dalam kamarnya dilihatnya Sang suami sedang mengetik dengan sangat cepatnya di atas tempat tidur.


"Sayang!" Sapa Aretha sambil mendekat.


"Iya Sayang,ada apa?"tanya Raymundo tanpa menoleh.


"Kamu udah mandi belum Yank?"Tanya Aretha sambil mendekati pria itu dan mendekap erat pinggang pria bertubuh atletis itu.


"Belum sayang, aku menunggu dirimu Sayang?"Ucap Raymundo sambil memegang tangan wanita itu dan menutup laptopnya.


"Sayang kapan kita ke rumah mama dan papa?"tanya Raymundo lagi.

__ADS_1


"Terserah kamu Mas, tapi jangan sekarang ya aku masih ingin bermanja manja dengan Papa dan Mama sayang?"ucap Aretha sambil mengecup leher Raymundo.


"Baiklah kalau begitu dua hari lagi kita berangkat ya?" ucap Raymundo sambil mengecup kening Aretha dengan penuh rasa sayang.


"Sayang, apa aku kelihatan kurus?"tanya Aretha tiba tiba pada Raymundo..


"Iya kamu kelihatan kurus, tapi tetap seksi dan makin cantik!"Puji Raymundo sambil tersenyum nakal.


"Yank, ayo mandi biar kita bisa makan terus istirahat?"ajak Raymundo sambil menggendong Aretha menuju ke kamar mandi.


Mereka berdua pun mulai mandi, dan author tidak tahu menahu apa yang mereka lakukan saat ini.


Selang beberapa menit kemudian mereka selesai mandi.


Kedua insan itu pun keluar dari kamar mandi menuju ke ruang ganti.


Aretha menyiapkan baju apa yang akan dikenakan suaminya dan dirinya.


**


Malam hari pun tiba selesai makan Raymundo dan Aretha masih berbincang bincang dengan Mama Divya dan Papa Stephen terlihat mereka sangat akrab.


Bersenda gurau bersama sama, bercerita tentang kehidupan sehari hari dan masa kecil mereka sampai tengah malam baru mereka kaget.


"Kamu kan sudah bersuami sayang, masa suami kamu disuruh tidur sama guling?" ucap Papa Stephen sambil melirik ke arah Raymundo.


"Gak apa apa Papa biar Arey tidur sama Papa dan Mama malam ini, aku gak apa apa kok papa?"ucap Raymundo menahan tawa yang hampir pecah akibat ulah istri imutnya itu.


"Sayang aku ijin bobo sama Papa dan Mama ya, udah lama banget gak tidur bertiga!"ucap Aretha langsung bergelayut manja di lengan papanya.


"Ya udah kalau begitu!"ucap papa Stephen sambil menggendong putrinya dan membawa ke kamar mereka.


"Kenapa anak papa manja sekali seperti ini?"ucap Papa Stephen sambil mendudukkan Aretha di tempat tidur tepat di tengah tengah antara papa Stephen dan Mama Divya.


"Papa!Arey rindu sama Papa dan Mama lagian dua hari lagi Arey dan Raymundo akan pindah ke rumah mertua dan itu jarang Arey datang ke rumah bercerita dengan Papa dan Mama."ucap Aretha sambil mengecup pipj papa Stephen dan Mama Divya.


"Iya nak kamu kan sudah dewasa, sudah berumah tangga dan sudah pasti kasih sayang kamu sudah terbagi bagi antara suami, papa dan mama, papa dan mama mertua belum lagi saat kamu punya anak nanti akan sangat sibuk bahkan kamu akan melupakan orang tuamu sendiri."ucap Mama Divya sambil mengelus rambut panjang putrinya itu.


"Jadilah istri yang bertanggung jawab pada rumah tangga, jangan manja manja, hargai suami dan mertuamu, Sayangi suamimu dan jadikanlah suamimu sahabat, teman, papa, dan mama bahkan kakak agar kalian selalu hidup rukun dan tidak bermasalah, harus jujur sama suami apa yang kamu lakukan hari ini, harus terbuka tentang apapun yang kamu miliki dan kamu alami papa yakin anak papa pasti kuat dan bahagia selalu."ucap Papa Stephen sambil tersenyum dan mengelus pipi serta rambut putrinya itu.


"Ayo tidur!"ucap Papa dan Mama bersama sama.


Aretha tidur di tengah tengah kedua orang tua itu.

__ADS_1


Kepalanya di elus elus oleh Papa dan Mama hingga ia tertidur dengan sangat pulasnya.


Dalam tidur ia bermimpi bertemu seorang bayi yang dibuang oleh ibunya di depan rumah dimana mereka tinggali itu.


"Anak siapa ini? kenapa ibunya tega membuang putrinya yang masih bayi di depan pintu ini? siapa ibunya?" tanya Aretha pada dirinya sendiri dalam mimpi itu.


Aretha pun melihat kalung yang berisi Liontin kecil itu dan melihat ada sebuah tulisan kecil yaitu "Kirana"


"Jadi namamu Kirana ya?Cup cup sayang!" ucap Aretha sambil menggendong si bayi dalam dekapannya.


"Tunggu dulu, kenapa kalung itu sepertinya sangat familiar ya? Sepertinya aku pernah melihat kalung ini tapi dimana ya?"ucap Aretha dalam hati di mimpinya itu.


"Terima kasih Tuhan, aku mendapatkan seorang bayi kecil yang mungil dan cantik, semoga orang tuanya dalam keadaan baik baik saja dan suatu saat mereka bisa dipertemukan kembali."ucap Aretha dalam hati sambil membawa bayi itu masuk ke dalam rumahnya.


**


Aretha mengerjapkan matanya saat matahari sudah masuk ke dalam kamar melalui gorden jendela kamar itu.


"Papa dan Mama kemana ya?"gumam Aretha sambil turun dari tempat tidurnya dan melangkahkan kakinya ke balkon sambil membuka kedua tangannya.


Ia pun segera masuk ke dalam kamar mandi dan melakukan ritual paginya.


Setelah selesai ia pun turun ke bawah dan pergi ke kamarnya dimana Sang suami semalam tidur sendirian tanpa dirinya.


"Selamat pagi suamiku sayang!"ucap Aretha sambil duduk di tepi ranjang sambil menggelitik pinggang suaminya yang masih terlelap.


Sebenarnya Raymundo sudah bangun tetapi ia belum turun dari teman tidur karena masih mau menunggu istrinya datang membangunkan dirinya.


Aretha mengelus pipj Sang suami sambil sesekali mengecupnya dengan perlahan lahan.


Raymundo membuka matanya dan melihat Aretha sudah berada tepat di hadapannya, dan Aretha siap mencium sudut bibir Pria yang dicintainya itu.


"Morning sayang, morning kiss dulu Yank!"ucap Raymundo sambil menyodorkan bibirnya pada istrinya.


Dengan lembut Aretha mengecup bibir suaminya itu dengan lembutnya dan memeluk erat pria itu sambil tersenyum bahagia.


"Sayang!"panggil Raymundo lirih.


"Iya sayang ada apa?"Aretha balik bertanya.


"Aku merindukan dirimu!""ucap Raymundo sambil mendaratkan lagi sebuah ciuman manis di pipi dan kening istrinya itu.


"Ayo bangun mandi terus sarapan!"ucap Aretha sambil menarik tangan suaminya itu ke kamar mandi.

__ADS_1


__ADS_2