Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
** Pernikahan R & A **


__ADS_3

Setelah semua persiapan lengkap, kedua pasangan itu pun dinikahkan secara khusus di sebuah Rumah sakit swasta yang mewah.


Walaupun demikian upacara perkawinan itu sangat mengharu biru, suasana yang nyaman dan aman penuh rasa cinta yang tulus berjalan dengan lancar tanpa kurang suatu apapun.


Singkat cerita, setelah diberkati oleh Pastor yang menangani upacara perkawinan suci Raymundo langsung meraih Aretha dalam pelukannya sambil mengucapkan janji suci yang sudah lama ia pendam.


"Jadilah pendamping hidupku hingga kita menua bersama dan tak akan ada yang mampu memisahkan kita selain maut," janji Raymundo di hadapan Pastor yang membuat suasana haru diantara semua orang yang hadir.


"Terima kasih sayang semoga kita selalu bersama dalam untung dan malang dan selalu setia dalam mengarungi bahtera rumah tangga kita," Aretha pun mengucapkan janji.


Mira dan Anjas pun demikian hingga acara sakral itu pun berakhir dengan tepuk tangan yang meriah.


Lanjut➡️➡️➡️➡️➡️


Setelah Perkawinan suci itu, Aretha mendadak ambruk dan tak sadarkan diri...


Raymundo histeris melihat istrinya pingsan, ia panik dengan keadaan Aretha.


Aretha merasakan tubuhnya seakan masuk ke dalam sebuah lingkaran putih seputih salju, tetapi keadaan sekitarnya sangat hangat sehangat sinar mentari saat itu.


Aretha terbangun dari duduknya saat hendak melangkah ke arah luar rumah itu, rumah sederhana dengan aksen Italia tradisional itu.


"Aku berada dimana? kenapa semua terlihat putih dan sangat familiar?" gumam Aretha dalam hati.


Sementara Aretha terjebak dalam dunia mimpinya, lain halnya dengan Raymundo yang tetap menggenggam tangan Aretha dengan penuh kasih dan kadang kadang ia mencium punggung tangan kekasihnya itu sambil berbisik perlahan lahan " Istriku aku sangat merindukanmu, cepatlah bangun kita akan terbang ke Barcelona tempat impianmu sayang,"ucap Raymundo sambil mengecup pucuk kepala Aretha.


**


Dua hari kemudian, Aretha sadar dari mati surinya dan ia pun membuka matanya perlahan lahan. Awalnya yang pertama kali dilihat adalah Raymundo yang lagi tertidur dengan bersandar di kursi sofa di samping bed itu sambil tetap menggenggam erat tangan Aretha.


Aretha pun mengelus kepala Raymundo sambil tersenyum tipis.


"Ray!"panggil Aretha lirih namun dapat mengusik ketenangan pria tampan yang tertidur di sofa dekat bed tempat Aretha terbaring.


"Sayang kamu sudah sadar? Puji Tuhan aku akan memanggil Dokter ya?" ucap Raymundo sambil menekan nurse call.

__ADS_1


Tak lama kemudian, Perawat dan Dokter masuk ke ruang inap VVIP tempat Aretha dirawat.


"Wah ini adalah suatu kejadian yang langka," ucap Dokter itu sambil memeriksa dada dan mata Aretha untuk memastikan bahwa Aretha benar benar baik baik saja dan besok sudah boleh pulang.


"Nona Aretha anda sudah sembuh dan besok pagi sudah boleh pulang, ini resepnya dan tolong tebus di apotik depan ya, jangan lupa ke bagian administrasi untuk melengkapi semua administrasi Nona Aretha." ucap Dokter itu sambil tersenyum dan melangkah pergi.


Akhirnya Raymundo menarik nafas lega dan wajahnya kembali ceria.


"Sayang besok saat pulang kita ke rumah Papa dan mama kamu dulu ya? untuk pamit pindah ke rumah baru kita!" ucap Raymundo sambil memegang erat tangan Aretha.


"Sayang! Aku kan baru sembuh bagaimana kalau Arey tinggal beberapa hari di rumah Papa dan Mama dulu Arey kangen sama Papa dan Mama dan juga Kak Igo dan Kak Mira.


"Boleh dong sayang!" ucap Raymundo sambil menatap wajah cantik gadis didepannya itu.


"Sayang apa langkah kamu selanjutnya sayang!" tanya Arey pada Raymundo yang sekarang telah sah jadi suaminya.


"Langkah apa sayang?" Raymundo balik bertanya pada Aretha.


"Langkah menuju honeymoon lah sayang?Masa gak ada honeymoon sih?" tanya Aretha sambil manyun bibirnya.


"Sekarang kita fokus untuk pemulihan kesehatan kamu aja dulu, setelah itu kita akan mencari tempat yang cocok untuk bulan madu kita gimana sayang?" ucap Raymundo lagi.


"Ide brilian!" ucap Aretha sambil tersenyum dan kembali memeluk erat tubuh pria tampan di depannya yang sekarang sudah sah menjadi suaminya itu.


"Sayang kamu istrahat dulu ya, aku mau beli jus alpukat dulu, kamu mau pilih jus apa sayang?" tanya Raymundo pada Aretha.


"Boleh gak aku minta dua jus?" tanya Aretha sedikit merajuk.


"Boleh dong sayang! mau jus apa? sebut aja biar Bernard let's go kesana secepatnya." ucap Raymundo sambil menekan ponselnya memanggil Bernard.


"Jus alpukat dua sayang!!"ucap Aretha sambil tersenyum manja.


"Baiklah, selain jus apa ada yang mau Arey pesan lagi?"tanya Raymundo pada Aretha.


"Bakso boleh gak sayang?" tanya Aretha pada Raymundo dan mata Rayi langsung melotot mendengar permintaan Aretha.

__ADS_1


"Sayang kamu kan gak boleh makan Bakso dulu, ganti aja yang lain sayang?" ucap Raymundo menawarkan.


"Rujak buah boleh gak sayang?" tanya Aretha pada Raymundo lagi.


"Bolehin sayang?" ucap Aretha lagi.


"Boleh sayang baiklah Aku pesan dulu ya? pesona kamu saat merajuk meluluhkan hatiku sayang, aku gak tega kalau harus menolak permintaan kamu!!" ucap Raymundo sambil tersenyum.


Setelah memesan jus dan rujak sesuai permintaan Arey, Raymundo pun keluar untuk mengurus semua biaya administrasi di loket depan sekaligus menebus resep obat yang diberikan oleh dokter Wayan tadi.


**


Aretha sudah sangat jenuh berada di dalam ruang rawat inap itu ia pun mengambil ponselnya dan membuka media sosialnya.


"Bagaimana keadaan Kak Mira dan Kak Anjas ya? Apa aku turun saja untuk pergi jenguk mereka?" ucap Arey pada dirinya sendiri.


Ketika hendak menurunkan kakinya di lantai tiba tiba Raymundo membuka pintu kamar ruangan dimana Aretha dirawat.


"Sayang mau kemana?" tanya Raymundo pada Aretha.


"Sayang bagaimana keadaan Kak Mira dan Kak Anjas?" tanya Aretha pada Raymundo.


"Mereka sudah ke Singapura sayang dan asal kamu tahu mereka sudah pergi berbulan madu dua hari yang lalu, ketika Kak Mira sadar dan Anjas pun ikut sadar, mereka saling berpelukan dan mengucap janji serta sumpah setia sampai mati dan mereka pun istrahat selama seharian penuh dan kemarin mereka sudah diperbolehkan pulang dan langsung mereka menuju ke tempat favorit mereka untuk bulan madu."cerita Raymundo panjang lebar pada Aretha.


Tiba tiba pintu diketuk dari luar...


Tok...tok... tok... "Bos pesanannya sudah saya bawa Boss" ucap Suara dari luar ruang rawat inap itu.


"Masuk Bernard!" ucap Raymundo pada Bernard.


Setelah membuka pintu, Bernard masuk dengan membawa paper bag berisi jus dan rujak buah serta beberapa makanan siap saji dari KFC untuk Raymundo dan Aretha.


"Sayang aku bantu kamu bangun agar kamu bisa makan ya biar cepat sembuh dan besok sudah bisa pulang karena tenaga kamu akan kembali seperti semula apabila kamu memakan semua makanan yang segar ini." ucap Raymundo penuh rasa sayang.


* Bersambung ya Readers tolong tinggalkan jejak ya dan jangan lupa untuk like komentar dan vote serta tolong kasih hadiahnya juga ya agar author rajin update setiap hari terimakasih 🙏🥰*

__ADS_1


__ADS_2