Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
**Masih episode lamaran ya guys....


__ADS_3

BIJAKLAH DALAM MEMBACA 🙏🙏


Setelah puas berbelanja akhirnya, Raymundo mengajak Aretha pergi ke restoran tempatnya biasa nongkrong bareng si Bernard Bear.


" Sayang mau pesan makanan apa?" tanya Raymundo sambil memegang menu yang ada di atas meja.


"Pengennya sih makan nasgor Yang,"ucap Aretha sambil tersenyum tipis.


"Yang pesan aja aku ke toilet dulu ya," ucap Aretha sambil berlalu pergi ke toilet.


Setelah merapikan rambutnya dan memoles sedikit bedak baby ke wajahnya akhirnya Aretha keluar dari toilet dan hendak melangkah pergi kembali ke dalam restoran tetapi tiba tiba seseorang memanggilnya dengan sebutan "Sayang,kenapa kamu cuekin aku, akhir akhir ini kamu semakin beda kamu semakin menjauh dariku"ucap pria berkacamata hitam itu yang tak lain adalah Reyhan.


"Mau apa kamu menghalangi jalanku, kita udah gak ada hubungan apapun lagi Rey, kalau kamu berlaku tidak sopan denganku hari ini juga aku berhenti bekerja di perusahaanmu kamu puas?" ucap Aretha mengancam.


" Maaf Arey, aku tak sanggup bila melihatmu bermesraan dengan pria lain," ucap Reyhan lagi.


"Rey, aku mohon padamu kalau kelakuanmu masih seperti anak kecil aku akan pergi jauh dan tak kan pernah kembali lagi " ucap Aretha dengan mata mulai berkaca-kaca.


"Baiklah ingat bahwa kamu harus kembali bekerja di perusahaanku kalau tidak kamu akan tahu akibatnya," ucap Reyhan sedikit mengancam tetapi sebenarnya hatinya tidak tega karena Aretha adalah kelemahannya.


Arey adalah wanita yang selalu membuatnya kuat, wanita yang selalu membuat Reyhan bangkit dari keterpurukan, wanita yang sangat lembut,baik hati dan penyayang.


" Maafkan aku terpaksa aku mengancam kamu Arey, aku gak ada niat apapun untuk melukai dirimu, bagiku kamu adalah cinta sejatiku." gumam Reyhan dalam hati.


** Flashback On **


" Arey kamu bisa bantu aku gak," ucap Reyhan pada Aretha.


"Apapun itu aku pasti membantumu Reyhan,"ucap Arey sambil memasukkan ponsel ke dalam tasnya.


"Arey tolong aku semua investor sudah menarik investasinya perusahaanku di ambang kehancuran Arey," ucap Reyhan terbata bata.


"Baiklah kamu minta berapa biar aku minta tolong sama Kak Igo pasti kakakku mau membantumu" ucap Aretha pada Reyhan.


"Maaf sayang aku sudah banyak merepotkan mu aku janji akan mengembalikan uangmu secepatnya saat perusahaanku sudah pulih" ucap Reyhan sambil menatap wajah Aretha.


**


Sebenarnya Aretha sendiri punya uang tabungan sebanyak 10 Milyar tetapi dia tidak pernah menggunakan sedikitpun karena dia berpikir itu untuk berjaga jaga saat ada keperluan mendadak.


"Rey,Aku bantu kamu 5 milyar ini tanda cek nya dan ini kamu tanda tangan disini" ucap Aretha sambil tersenyum tipis.


Skipp➡️


Akhirnya berjalannya waktu perusahaan Reyhan kembali normal dan maju.


Reyhan tak melupakan jasa Aretha Reyhan mengembalikan uang Aretha sebanyak 6 miliar tetapi Aretha menolak dengan halus " Jangan Rey aku bantu kamu 5 miliar saja itu sudah cukup jangan kamu tambahkan lagi 1 miliar, yang penting perusahaan kamu sudah kembali normal dan maju," ucap Aretha sambil tersenyum tipis.


"Anggap aja itu hadiah dariku Arey, tolonglah aku jangan tolak pemberianku please " ucap Reyhan memelas.


Akhirnya Aretha menerima pemberian itu dan mulai menata hidup yang lebih baik lagi.


Suatu hari Mamanya Reyhan kecelakaan dan banyak pendarahan karena stok darah di rumah sakit habis akhirnya Reyhan menelpon lagi Aretha.


dreeetttt... dreeetttt... dreeetttt....


" Arey aku gak tau harus bilang apa lagi, tolong aku Arey mamaku kecelakaan dan banyak pendarahan mamaku butuh darah Arey, butuh darah O apakah kamu punya saudara atau teman yang memiliki golongan darah O?" ucap Reyhan sambil mulai terbata bata.


" Baiklah aku segera ke rumah sakit, ntar ya Rey,aku siap dulu " ucap Arey sambil mematikan ponselnya dan mulai bersiap siap setelah bersiap kemudian ia pun pergi ke kuat rumah untuk menunggu taksi karena waktu itu Aretha belum diijinkan papanya untuk mengemudi sendiri.


Skipp ➡️


Akhirnya Aretha menjadi pendonor bagi ibunya Reyhan,


Setelah selesai pengambilan beberapa kantong darah Aretha pun pingsan karena memang dari kemarin Aretha kurang istirahat.


Betapa paniknya Reyhan melihat Aretha pingsan.


" Arey, bangun sayang kamu kenapa apa yang terjadi kenapa seperti ini kalau aku tahu bakal terjadi seperti ini aku tidak akan mau kamu menolongku, kenapa kamu gak jujur kalau kamu kurang istirahat"ucap Reyhan sambil terus mengecup kening Aretha.


" Aku janji pada diriku, dimasa depan nanti aku takkan pernah menyakiti kamu sedikitpun,aku janji sayang aku akan selalu menyayangimu sampai akhir hayat aku ini bukan saja janji tetapi ini juga sumpahku" ujar Reyhan sambil mengecup kening Aretha sangat lama.

__ADS_1


** Flashback off **


" Kok lama banget sih Aretha ke toiletnya, aku samperin aja deh," ucap Raymundo sambil melangkah pergi.


Untungnya Reyhan sudah pergi dan saat itu Raymundo melihat Aretha yang sementara berjalan menuju ke restoran.


" Sayang kok lama banget sih," ucap Raymundo sambil menatap tajam kearah Aretha.


" Maaf, resleting celana ku macet tadi aku masih memperbaikinya" ucap Aretha berbohong.


" Ya sudah ayo kita makan, aku kira kamu udah tidur dalam kamar mandi " ucap Raymundo tertawa terbahak-bahak.


" Ayo sayang kita pesan lagi makanannya ya yang tadi udah dingin aku takut lambung kamu sakit," ucap Raymundo penuh perhatian.


"Kapan kamu mulai kerja, biar aku antar kalo sudah saatnya kerja,"ucap Raymundo sambil mengelus punggung tangan Aretha.


" Dua Minggu lagi aku udah mulai kerja sayang, gak usah repot sayang aku kan udah bilang jangan mengekang aku," ujar Aretha sambil tersenyum tipis dan mencoba membasahi bibirnya dengan minum air mineral kemasan botol.


" Iya sayang aku ngerti kok, aku gak akan mengekang kamu aku janji sayang, tapi ingat aku gak akan segan untuk menghabisi siapapun yang berani menggoda atau mengganggu kamu sayang, ingat itu " ucap Raymundo sambil mulai menyendok makanan ke mulutnya.


Selesai makan, Raymundo pun mengantar pulang Aretha ke rumahnya.


" Sayang, kamu kan belum masuk kerja nih, besok siang boleh gak temani aku makan siang di kantorku?" tanya Raymundo sambil tersenyum.


" Boleh sayang, jam berapa aku ke kantormu " ucap Aretha lagi.


" Jam 12 siang boleh kok karena istirahatnya jam 12.30 sampai 13.30." ucap Raymundo sambil turun dari mobil dan membuka cepat pintu mobil untuk Aretha.


" Arey, aku sangat mencintaimu" ucap Raymundo sambil mendekatkan wajahnya pada wajah Aretha dan kemudian perlahan lahan bibirnya semakin dekat dengan bibir Aretha namun tiba tiba Aretha berpaling dari bibir hangat pria itu dan mendorong Raymundo.


Raymundo pun kaget dan langsung meminta maaf pada Aretha, " Maaf sayang aku benar benar ingin mencium bibirmu, bibirmu sangat menggoda " ucap Raymundo penuh semangat.


" Sayang makasih ya udah antar aku pulang, sampai jumpa besok " ucap Aretha sambil mengecup pipi Raymundo dan berlalu dari hadapan Raymundo.


" Betapa bodohnya aku, kenapa aku begitu bodoh sampai sampai tidak bisa menahan ***** yang bergejolak dalam dada ini " gumam Raymundo sambil mencoba menutup matanya dan tersenyum sendiri memikirkan tingkahnya tadi.


" Aku gak akan memaksamu lagi aku akan tunggu sampai hari itu tiba" ucap Raymundo sambil kembali mengemudi dan pulang ke apartemennya.


**


" Tampannya pria itu, " goda seorang cewek yang kebetulan ikut jalan santai di sekitar lapangan dalam taman kota itu.


Ada lima orang gadis yang sementara ikut joging pagi itu di taman kota mereka sengaja joging sambil melihat lihat keadaan dan target, siapa tahu ada pria tajir melintir yang bisa diajak pacaran.


Kelima cewek itu adalah Lani, Ida , Laila, sari, dan Linda.


Kelima wanita itu bekerja sebagai pramusaji di cafe terbesar di kota itu.


" Hai cowok, godain kita dong " ucap Lani sambil berdiri berkacak pinggang dan berjalan mendekati Raymundo yang kelihatan sangat tampan dan menggoda.


Raymundo menghela nafasnya dan terus joging dan menjauhi wanita wanita itu.


" Gila kenapa aku harus bertemu perempuan perempuan gila itu, dasar penggoda awas aja kalau macam macam sama aku." ucap Raymundo sambil terus joging.


Ketika hampir berputar yang ke 4 kali, mata Raymundo menangkap sosok seorang gadis yang sangat cantik yang selama ini selalu menemani mimpi indahnya.


" Aretha juga ada disini," gumam Raymundo sambil menatap tajam kearah Aretha.


"Aku samperin aja deh biar kita berdua joging bersama sama" gumam Raymundo lagi.


" Arey.....Arey...." Panggil Raymundo sambil melambaikan tangannya ke arah Aretha.


Yang di panggil pun menoleh ke arah Raymundo.


" Kenapa sih aku kemana mana selalu ketemu Raymundo, " ucap Arey dengan gusar.


Raymundo pun mendekat ke arah Aretha dan memeluk Aretha dari belakang.


" Sayang, kok kamu gak bilang kalau kamu juga joging disini kan kita bisa joging bareng," ucap Raymundo percaya diri banget.


" Emang aku harus melaporkan segala sesuatu yang akan kulakukan pada kamu Ray, " ucap Aretha sambil tersenyum sinis dan berlalu pergi meninggalkan Raymundo yang masih bengong dengan ucapan Aretha.

__ADS_1


" Aretha kok jadi kayak gini sih, kenapa dia marah apa salahku " ucap Raymundo tidak puas dan Langsung mengejar Aretha.


" Sayang kamu kenapa marah padaku, apa salahku " tanya Raymundo dengan penuh perasaan karena takut membuat Aretha tersinggung atau marah padanya.


" Sayang aku ingin kamu menjelaskan padaku apa yang membuat hatimu tidak senang, apa karena kamu tidak senang melihatku atau kamu lagi ada masalah tolong dong cerita sama aku, aku siap mendengarkan dan mari kita cari solusi bareng bareng, jangan kamu diamkan aku kayak gini terus " ucap Raymundo penuh cemas.


" Saat ini aku ingin sendiri Ray, tolong jangan paksa aku untuk membencimu " ucap Aretha seakan menyembunyikan sesuatu dari Raymundo.


" Aku gak akan pergi sebelum kamu memberitahukan apa sebabnya kamu begini kamu cuekin aku, kamu marah padaku tanpa sebab" ucap Raymundo sambil memegang tangan Aretha dan memegang dengan sangat kuatnya sampai sampai tangan Aretha merah akibat pegangan tangan Raymundo yang kuat.


" Arey kamu tahu kan kalau aku marah, aku benar benar kecewa dengan kelakuanmu hari ini, aku muak dengan semua ini " ucap Raymundo sambil melepaskan tangan Aretha dan berjalan menjauhi Aretha.


" Apa yang terjadi pada dirinya, kenapa dia berubah jadi seperti ini, kenapa dia tidak pedulikan aku apa salahku padanya," pikiran Raymundo berkecamuk.


**


Ketika rapat dewan direksi hari ini Raymundo benar benar tidak bersemangat dan Raymundo benar benar tidak fokus dengan pekerjaannya hari ini.


dreeetttt... drettt... drettt...bunyi ponsel Raymundo.


Dilayar ponselnya hanya ada nomor tanpa nama.


"Siapa ya " gumam Raymundo sambil mengangkat ponselnya.


"Hallo Ray apa kabarmu, masih ingat aku gak aku udah balik ke Indonesia loh Ray," ucap suara itu dari seberang.


"Maaf tapi ini siapa ya," tanya Raymundo lagi.


"Aku Aryani masa lupa sih " ucap cewek di seberang yang mengaku dirinya bernama Aryani itu.


"Oooo... Aryani Fitriadi?" tanya Raymundo lagi.


"Yupz benar banget ingatanmu masih sangat bagus" ucap Aryani pada Raymundo.


"Boleh gak sore ini kita ketemuan, " ucap Aryani dengan penuh semangat.


"Maaf Aryani bukannya aku menolak kamu tapi aku ada urusan penting hari ini full time lain waktu boleh kita ketemuan" ucap Raymundo sambil tersenyum tipis.


"Disaat seperti ini seharusnya aku tidak mencoba untuk mengkhianati cinta dan kepercayaan Aretha padaku" gumam Raymundo sambil menatap laptop yang ada didepannya.


"Maaf ya Aryani nanti aku kabari kalau aku punya waktu" ucap Raymundo menolak dengan halus.


"Baiklah Ray nanti jangan lupa kabari aku ya" ucap Aryani sambil memutuskan sambungan ponselnya.


Siangnya Aretha gak datang ke kantor Raymundo, membuat Raymundo gelisah dan tidak bersemangat.


"Arey apa yang terjadi pada dirimu, kenapa kamu tega membuatku merasa sedih begini kenapa kamu tidak merindukan aku Aretha" Raymundo gelisah dan berjalan mondar mandir di dalam ruangan itu dan mulai berpikir.


"Aku langsung samperin Aretha saja ke rumahnya mungkin dengan aku kesana dia akan luluh dan mau berbicara denganku" Raymundo benar benar terlalu mencintai Aretha.


**


Aretha membuka pintu pagar karena hendak pergi ke acara ulang tahun temannya di cafe terbesar di kota ini.


Dari jauh Raymundo sudah melihat Aretha dan langsung Raymundo mengejar Aretha dia tak ingin kehilangan jejak Aretha.


" Apa yang di sembunyikan dari aku ya" ucap Raymundo sambil terus mengikuti Aretha dari belakang.


" Apapun yang kamu lakukan hari ini aku tidak akan mengampuni kamu lagi aku akan menikahi kamu secepatnya karena aku sudah tidak ingin bermain petak umpet lagi aku bosan dengan permainan ini, aku akan segera mengikatmu agar hanya aku yang menjadi milikmu" ucap Raymundo sambil.


Raymundo pun mengikuti Aretha ke cafe itu dan mulai turun dari mobil mengendap endap memasuki cafe itu.


Aretha tahu kalau Raymundo mengikutinya makanya ketika Aretha masuk ke dalam cafe langsung menuju ke arah belakang dan kembali ke halaman depan menuju tempat parkir kemudian Aretha menelepon teman temannya untuk mengarahkan Raymundo ke privat room yang sudah di siapkan oleh Aretha.


"Selamat sore tuan, ada yang bisa saya bantu," sapa seorang wanita yang sudah disiapkan Aretha untuk menyambut kedatangan Raymundo.


" Saya ingin mencari pacar saya mungkin anda melihatnya, " ucap Raymundo sambil menunjukkan foto Aretha lewat ponselnya.


" Oooo, gadis ini tadi pergi ke ruang 07 bersama beberapa orang pria dan wanita " ucap wanita itu sambil menunjuk privat room 07 pada Raymundo.


** Bersambung ya guys tolong di like, komentar dan vote ya terimakasih 🙏🥰

__ADS_1


__ADS_2