
Aku tahu aku salah karena telah membuatmu menderita tetapi aku berharap cintailah aku tanpa merasa terbebani dan kalau aku bersalah tolong tegurlah aku dengan penuh kasih sayang dan perhatian kamu agar aku tak gegabah dalam bertindak.
"Arey...!! Maafkan aku sayang aku tak bermaksud untuk menyakitimu dan aku benar benar merasa bersalah karena aku sudah mendapatkan sebuah hadiah atas perbuatanku padamu."Ucap Raymundo sambil menatap mata sang isteri sambil memaksakan diri untuk tersenyum walaupun terasa sangat pahit.
"Iya sayang aku telah memaafkanmu walaupun berat rasa hati ini untuk membalaskan semua kesalahan kamu Mas tapi apa boleh buat aku tak bisa menahan empat priaku itu mereka tak tahu jika setiap tindak tanduk mereka tetapi mereka itu adalah kakak kakakku jadi apapun mereka lakukan aku tak ingin berurusan dengan mereka karena ribet."Ucap Arey pada Raymundo sambil memegang erat pipi Raymundo dan mengecupnya.
"Maafkan aku karena telah membuat kamu tersakiti."Ucap Aretha pada Raymundo.
"Sudahlah sayang yang penting kita sudah kembali bersama dan aku harap tolong ingatkan aku kalau aku emosi karena aku berusaha untuk tidak membuatmu sakit tetapi aku terlanjur melukai kamu aku harap aku tak sampai mengulang perbuatan itu lagi."Ucap Raymundo sambil mengecup bibir Aretha dengan lembut.
**
"Sayang aku hampir kehilangan cintaku aku tak tahu kenapa aku mudah tersulut emosi ketika sedang berdebat denganmu ataupun sedang tidak ingin di bantah,aku harap dengan kejadian ini aku bisa lebih mengontrol emosiku dan aku tak pernah mengulangi lagi kejadian seperti itu lagi." Raymundo berbisik dalam hatinya.
Keesokan harinya Raymundo meminta Aretha untuk menemaninya ke kantor,selama ini kan Raymundo selalu sendiri ke kantor sehingga hari ini ia berniat mengajak Aretha dan Baby Aldwin ke perusahaannya sekaligus memantau perkembangan keuangan antara pemasukan dan pengeluaran setiap bulan.
"Sayang,aku harus ikut kamu ke kantor ya?"Tanya Aretha pada Raymundo.
"Iya kamu wajib ikut sayang,aku ingin kamu membantu aku menyelesaikan laporan keuangan dari divisi keuangan karena yang mengerjakannya sedang sakit."Ucap Raymundo lagi.
"Terus mas?"Aretha bertanya lagi.
"Setelah itu aku akan mentraktir isterj tercintaku untuk makan sushi di restoran Jepang di pinggir pantai itu ya sekali sekali ajak isteri melakukan makan romantis kan gak ada salahnya kan sayang?"Ucap Raymundo lagi.
"Iya juga sih tapi jangan yang ada udang ya sayang?"Ucap Aretha manja.
"Iya tenang aja,aku sudah menutup semua restoran yang memiliki menu makan mengandung udang di dalam kota ini kok sayang."Ucap Raymundo lagi.
"Tega amat kamu Mas?Mereka mencari uang Mas kenapa harus menutup rezeki orang sayang?"Tanya Aretha sambil mencubit pinggang Raymundo.
"Iya sayang aku hanya bercanda kok tetapi itu semua tergantung kesepakatan aku dan isteriku yang cantik dan baik hati ini."Ucap Raymundo pada Aretha lagi.
"Kesepakatan apa lagi nih?"Aretha balik bertanya pada Raymundo.
"Kesepakatan untuk menjadi pemilik saham terbesar dalam perusahaan XXX yang sudah semakin pesat kemajuannya ini."Raymundo berbicara sambil mengelus pipi Aretha.
"Lho Mas tapi apa aku pantas mendapatkan saham terbesar itu?Lagian aku itu hanya isteri kamu dan lagi kamu memiliki seorang anak laki laki yang sebentar lagi akan menjadi pria yang tangguh dan tampan,anakku sangat tampan seperti papanya,aku harap mereka berdua akan selalu akur kelak kalau si baby sudah besar."Ucap Aretha memuji sang suami dan anaknya.
__ADS_1
"Iya kamu memang pantas mendapatkannya karena kamu adalah isteri tercintaku dan kamu sudah memberikan hadiah terindah dalam hidupku yaitu seorang bayi laki laki penggantiku nantinya.
"Oo jadi begitu ya?"Ucap Aretha sambil mengecup kening bayi yang sedang dipangku oleh Raynundo itu.
"Papanya gak dikecup juga sayang?"Tanya Raymundo membuat kaget Aretha.
"Lho bukannya papanya sudah mendapatkan haknya?"Ucap Aretha sambil bangun dari tempat duduknya dan memindahkan Baby Al dari pangkuan Raymundo dan memindahkannya di boks bayi kemudian ia pun melakukan aksi heroiknya yaitu mengecup wajah Raymundo dan semua yang ada pada tubuh Raymundo.
Raymundo pun tak tahu kalau Aretha sudah membuat dirinya mabuk kepayang.
**
Di sebuah rumah mewah terlihat seorang wanita tengah memegang perutnya yang sudah sangat besar,kemungkinan wanita itu akan melahirkan bayi beberapa waktu yang akan datang.
Ketika mereka sedang duduk bersama pria itu yang merupakan suamj dari su wanita berkata padanya.
"Sayang kita berkunjung ke rumah Aretga ya?"Ucap wanita yang tak lain dan tak bukan adalah Tapasya itu.
"Ucapanmu benar?"Tanya Reyhan pada sang isteri.
"Iya benar dong..."Ujar Tapasya lagi dan berhasil membuat senyum sumringah terpancar di wajah Reyhan.
"Percayalah padaku bahwa aku akan memberikan ijin padamu dan aku akan membuat kamu dan Aretha saling memmaafkan satu sama lain aku tak ingin kalian bermusuhan dan bahkan sampai bertahun tahun karena Arey adalah sahabatku Rey."Ucap Tapasya sambil memeluk pinggang Reyhan dan mengecup dada bidang pria itu.
"Apa kamu yakin sayang?"Tanya Reyhan lagi.
"Iya aku yakin...!"Jawab Tapasya pada Reyhan.
**
Raymundo memikirkan bagaimana caranya agar ia bisa bertemu Reyhan untuk membahas proyek yang mereka tangani berdua di Brunei Darussalam sana.
Ia pun berjalan mondar mandir dan tiba tiba ponsel Aretha berdering membuat Aretha kaget bukan main.
"Siapa sih yang mengganggu ketenangan orang lain?"Ucap Aretha pada ponselnya dan segera ia lihat layarnya ternyata Tapasya.
"Tapasya?"
__ADS_1
"Ngapain dia telepon telepon aku ya?Apa dia masih menganggapku sahabatnya?Pertanyaan pertanyaan itu menggerogoti hati Aretha dan akhirnya ia pun menerima panggilan dari Tapasya itu.
ππππ
"Iya hallo...?"
"Arey ini aku Tapasya,apa kamu mendengarku?"
"Iya Sya aku mendengar suaramu?Ada apa ?Kamu merindukan aku?"
"Iya Arey aku merindukan kamu."
"Arey aku harap kita melupakan semua permasalahan yang kita alami dan mari kita kembali seperti saat dulu kita masih muda,saat kita belum memiliki pasangan hidup dimana kita sering hang out bareng dan semua yang terindah milik kita."
"Aku juga merindukan hal hal itu,tapi sekarang aku sudah memiliki seorang bayi yang sangat tampan yang selalu ingin bersamaku dan membuat aku sangat berat untuk meninggalkannya pada bibi pengasuh,aku hanya ingin ia selalu memiliki ikatan batin yang kuat denganku karena aku adalah ibunya aku tak ingin hubunganku dan bayiku renggang hanya karena ia diasuh oleh bibi pengasuh."
"Perkataanmu benar Arey,aku akan mengunjungimu hari sabtu nanti boleh kan?"
"Iya boleh Sya datang aja...aku akan membuat kue kesukaanmu dan kita minum teh bareng..."
"Ya sudah bye bye sampai jumpa hari sabtu ya?"
"Bye bye Arey sayang!!"
ππππpun ditutup...
"Bagaimana sayang?"Tanya Reyhan pada Tapasya.
"Beres nanti hari sabtu kita berkunjung ke rumah mereka."Jawab Tapasya sambil tersenyum.
**
To be continued
Bersambung ya guys
Jangan lupa vote,like, komentar dan rating ya guys...
__ADS_1
Thanks...