Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
"Dunia itu sempit ya?"


__ADS_3

Tak Ku sangka tak ku duga kisah kita akan seperti ini,aku hanyalah manusia biasa yang tak bisa berbuat apa apa tanpa dukungan orang orang terkasih.


Hari ini Reyhan bersama Tapasya berangkat bareng ke kantor di mana Reyhan bekerja.


Reyhan menggandeng tangan Tapasya dengan sangat eratnya,walaupun di hatinya belum sepenuhnya membuka pintu hati untuk Tapasya tetapi ia berusaha semampunya untuk melepaskan semua masa lalunya.


Beberapa bulan terakhir ini ia juga tak pernah bertemu dengan Aretha sehingga ia merasa bahwa wanita itu sudah melupakan dirinya alias move on dari hubungan mereka.


Pedih sih rasa hati ini harus benar benar menghilangkan semua hubungan yang pernah mereka jalani tetapi ini semua harus terjadi karena memulai sebuah hubungan yang baru itu harus bisa merelakan hubungan yang lama pergi tanpa membekas di hati.


Reyhan terus saja melangkah bersama gadis di sampingnya itu.


"Selamat pagi tuan..!!"Sapa beberapa orang karyawan yang bertemu mereka di dalam ruangan itu.


Reyhan pun menjawab semua ucapan dari para karyawannya itu.


"Pagi juga...!!"Ucap Reyhan tetap memegang erat tangan Tapasya.


"Sayang ayo masuk ke dalam lift kita ke ruanganku ya?"Ucap Reyhan pada Tapasya yang sekarang telah menyandang status sebagai Nyonya Reyhan.


"Baiklah suamiku."Jawab Tapasya sambil melangkah disamping Reyhan.


Mereka pun sampai di lantai 20 yang merupakan ruangan Reyhan.


"Aku buatin kopi ya sayang?"Tawar Tapasya pada Reyhan.


"Boleh sayang tapi gulanya sedikit saja ya satu sendok takar saja sayang."Jawab Reyhan lagi.


"Iya sayang aku ngerti..!!"Jawab Tapasya lagi sambil berlalu ke dalam pantry dan membuatkan kopi untuk Reyhan.


Tiba tiba ponsel Reyhan berbunyi tanda ada notifikasi masuk dan ternyata itu dari salah seorang anak buahnya yang mengabarkan kalau ia semalam bertemu dengan Raymundo dan Aretha di bandara.


"Apa artinya mereka baru saja datang dari luar negeri?"balas Reyhan biar chat whatsapp.


"Iya Tuan Boss saya bertemu langsung dan mereka sepertinya banyak orang deh tidak tahu mungkin keluarganya Aretha."balas orang itu lagi.


"Nah Lo kok langsung bilang Aretha sih?"balas Reyhan pada anak buahnya itu.


"Maaf Boss maksud saya Nona Aretha."Balasnya lagi dan membuat Reyhan berpikir lagi.


"Baiklah terima kasih infonya ya?"balas Reyhan lagi sambil tersenyum.


"Disaat aku sudah mulai melupakan kamu kenapa kamu muncul lagi Aretha?


Kenapa kamu terus saja menyiksaku seperti ini?Apa kesalahanku padamu sayang?"Ucap Reyhan bermonolog lagi.


Ia pun terduduk dengan lemas di kursi empuknya itu sambil terus menatap kosong ke arah depan.


Tiba tiba Tapasya datang membawa segelas kopi less sugar pada Reyhan.


"Sayang ini kopinya!!"Ucap Tapasya sambil meletakkan secangkir kopi di atas meja kerja Reyhan.


"Mendekatlah sayang..!!"Pinta Reyhan pada Tapasya dan Tapasya pun mendekat pada Reyhan.


Dengan cekatan Reyhan langsung memeluk erat tubuh Tapasya dan mendudukkan Tapasya di pangkuannya.


"Sayang apapun yang kamu tahu tentang aku jangan pernah pergi dariku ya?Aku hanya punya kamu seorang aku akan selalu menjaga dan melindungimu dan aku sadar kalau aku mulai menyimpan cinta untukmu sayang."Ucap Reyhan sambil tersenyum dan mendekatkan bibirnya pada kening Tapasya kemudian mengecupnya perlahan dan kecupan itu berdurasi 5 menit.


Reyhan pun melepaskan ciumannya dan beralih menatap wajah cantik di pangkuannya itu.


"Ada apa sayang kamu menatapku seperti itu?"Tanya Tapasya sambil mengelus rahang Reyhan yang tegas dan kuat itu.

__ADS_1


"Aku sadar aku sudah mulai jatuh cinta padamu sayangku."Ucap Reyhan lagi dan mereka berdua pun saling berpelukan seperti teletubies.


**


Sore harinya Aretha dan baby Al berbelanja ke mall terbesar di kota itu dan mall itu merupakan mall milik Raymundo suami Aretha,


Tetapi mereka tak tahu kalau mall itu milik Raymundo.


Saat itu Aretha berjalan bersama Adam,Ahaz dan juga Andrew dan tiba tiba saja mereka bertemu dengan Reyhan yang sore itu baru saja membelikan buket bunga untuk Tapasya, Reyhan pun tidak sempat melirik ke arah depan karena selalu melihat buket bunga itu.


Raymundo tidak ikut sehingga mereka harus ijin dulu untuk mendapatkan persetujuan karena musuh sedang mengintai Aretha dan bayinya.


"Sini Abang gendong Baby Al sayang."Ucap Kak Andrew sambil berjalan di hadapan Aretha.


"Udah Kakak jalan aja Arey gak bisa kalau gak gendong baby Al,mungkin sudah terbiasa ya Kak?"Jawab Aretha lagi.


"Iya benar kakak juga pengen gendong ponakan kakak yang tampan ini."Jawab Kak Andrew sambil melangkah sambil berjalan tanpa melihat ke arah depan sehingga "Bruk..."Kak Andrew bertabrakan dengan seseorang yang selama ini selalu merindukan Aretha.


Barang bawaan Reyhan berupa sebuket bunga pun jatuh dan untungnya tidak berantakan sehingga ia masih bisa memungutnya.


"Maaf saya tidak sengaja."Ucap Kak Andrew dengan logatnya yang aneh karena mereka terbiasa menggunakan bahasa inggris sehingga membuat tata bahasanya dan logatnya berantakan.


"Aretha pun langsung menjawab maaf ya Tuan?"Ucapan Aretha terhenti sejenak tatkala Reyhan langsung berkata "Arey?"Ucapan Reyhan seakan tercekat.


"Mas Reyhan?"Aretha pun kaget dan menyebut nama Reyhan.


"Long time no see...!!"Ucap Aretha pada Reyhan.


"Kalian saling kenal?"Tanya Kak Andrew sambil memungut bunga Reyhan yang jatuh.


"Iya Kak Reyhan ini teman sekaligus sahabat dekatnya Arey Kak Andrew."Ucap Aretha sambil melirik ke arah Reyhan yang wajahnya berubah jadi datar ketika mendengar kalau dirinya adalah sahabat Aretha ya mungkin sahabat sejatinya Aretha


"Bisa bisanya kamu bilang aku hanyalah temanmu Aretha,aku tidak terima semua perkataanmu hari ini aku tak sudi."Reyhan memberontak dalam hati.


"Saya Andrew,itu adik saya Adam dan Ahaz. "Kak Andrew memperkenalkan dirinya dan juga Ahaz dan Adam pada Reyhan.


"Ternyata dunia ini sangat sempit ya?"Ucap Reyhan sambil terus menatap ke arah Aretha dengan tatapan penuh misterì.


"Maksudmu?"Tanya Aretha pada Reyhan..


"Maksudku tanyalah pada rumput yang bergoyang. "Jawab Reyhan sambil tersenyum sinis pada Aretha.


"Baiklah terserah apa katamu Mas nanti salam Tapasya ya?"Ucap Aretha pada Reyhan yang hanya menganggukkan kepalanya seperti orang yang kesetrum saja sehingga seperti kehilangan daya minat dan semangat hidup.


Ah betapa susahnya diriku ini ketika hendak move on bayangannya datang lagi menghantui pikiranku.


Ada apa denganku?Kenapa saat bertemu Aretha jantung ini seakan mau copot saja dari tempatnya?Ah biarkan saja toh dia sudah memiliki kehidupan yang lain dan berbahagia,Aku yakin aku juga pasti bahagia walaupun tanpa dirinya .


Reyhan pun pamit kepada Aretha dan saudara saudaranya.


Reyhan pun melangkah dengan pasti menuju ke parkiran.


"Ternyata setelah sekian lama tak jumpa denganmu akhirnya hari ini aku bisa bertemu lagi denganmu wahai gadis yang sangat aku cintai. "Ucap Reyhan sambil melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


O iya aku hampir lupa membeli cake basah pesanan Tapasya.


Reyhan pun memarkir mobilnya di depan sebuah toko kue.


Toko kue itu menyajikan berbagai jenis kue basah dan kue kering.


Ketika asyik memilih kue tak sadar ia mendengar sebuah percakapan rahasia di sebelahnya.

__ADS_1


Ketika ia berbalik untuk memilih milih kue di dekat wanita itu ia tak sengaja mendengar kalau mereka berniat jahat pada Aretha dan ternyata wanita itu adalah Dokter Citra dan anak buahnya yang sedang bernegosiasi dengan seseorang di telepon genggamnya.


"Aku pastikan untuk kali ini Maharani membantuku menghancurkan hidup CEO Raymundo dan keluarga kecilnya."Ucap Dokter Citra sambil terus menelepon.


"Untuk sementara kita pending aja dulu pencarian terhadap mereka karena aku yakin mereka sedang berada di sebuah negara kecil yang tak ada kekacauan sedikitpun dan negara itu sangat aman dan damai makanya banyak buronan yang bersembunyi di dalam negara itu asalkan mereka sanggup menjadi warga negara itu tetapi mereka tidak tahu kalau saudara kita banyak yangbmenyelinao di negara itu."Ucapan Dokter Citra membuat Reyhan terus saja merekam semua obrolan wanita itu.


Untung saja aku sudah merekamnya sehingga aku dengan mudahnya bisa memberikan bukti ini pada Raymundo aku tak ingin cinta sejatiku mengalami masa tersulit dalam hidupnya apalagi saat aku bertemu dengannya tadi ia tak terlihat sombong bahkan ia masih mau bertegur sapa denganku padahal kita lagi ada konflik.


Tapi aku harus selamatkan Aretha dan bayinya aku tahu aku harus apa sekarang.


Reyhan pun membayar total tagihan kuenya dan ia segera memutar kembali mobil ke arah mall dimana ia bertemu dengan Aretha dan saudara saudaranya tadi dan untung saja mereka bertemu di parkiran sehingga Reyhan langsung menarik tangan Aretha dan membisikkan sesuatu padanya.


"Tolong hati hati Aretha aku tahu kamu marah padaku tapi aku tak tega bila melihatmu mengalami hal hal buruk dalam hidupmu karena aku tahu kamu adalah wanita terbaik dan selalu ada dalam hati ini.Tadi aku singgah ke toko kue di sebelah utara aku tak sengaja mendengar ini aku merekamnya dan tolong di simpan ya aku sudah mengirimkan hasil rekaman langsung dariku ke ponselmu Arey aku harap kamu selalu dilindungi oleh Tuhan dari kuasa kuasa orang jahat.


Aku tak bisa berlama lama disini tetapi darahku tolong secepatnya kamu pulang karena orang orang itu sedang menyebar dan mencari kebahagiaan Raymundo yaitu kamu dan bagimu untuk menghancurkan Raymundo secara perlahan lahan.


Tolong dengarkan pintaku dan jangan kemana mana dulu untuk sementara waktu sampai orang orang ku berhasil membekuk orang itu dan antek anteknya.


Aku tahu mungkin kamu merasa tidak.percaya tetapi aku tak tega kalau sahabat atau cibta sejatiku mengalami masalah besar apalagi kamu pernah baik dan dekat banget sama aku dan keluargaku tolong dengar pintaku ini.


Reyhan pun melangkah pergi dari hadapan Aretha dan bayinya serta ketiga orang kakaknya yang masih kaget bukan main.


"Ayo Dek kita pulang kita memang harus selalu waspada dan bersyukur masih ada orang g yang baik hati seperti Reyhan mengingatkan kita Dek."Ucap Ahaz sambil meraih paper bag di tangan Aretha dan menggenggam erat tangan adik perempuan satu satunya itu dan berjalan ke arah tempat parkir.


"Terima kasih ya Broo."Ucap Kak Adam sambil tersenyum dan masuk ke dalam mobil yang mereka tumpangi tadi yaitu sebuah mobil yang sangat mewah yang bisa mendeteksi keamanan dan ketidaknyamanan penghuni dalam mobil yang merupakan rancangan dari Paman Luis dan Paman George.


"Mas Reyhan..!!"Panggil Aretha tiba tiba dan berbalik kemudian berlari mendekati Reyhan dan Reyhan yang sudah masuk ke dalam mobil pun segera keluar kembali dan tanpa perintah mereka berdua pun berpelukan dengan sangat erat.


"Maafkan aku Mas."Ucap Aretha lagi yang tak sadar kalau ia sedang dalam situasi kalut dan memeluk erat tubuh pria yang pernah mencintainya dulu dan mungkin hingga sekarang.


"Maafkan aku juga Arey sayangku sampai kapanpun aku selalu ada untukmu walaupun kamu bukan milikku seutuhnya setidaknya kita menjadi sahabat dan cinta sejati yang saling membantu satu sama lain ketika salah satu dari kita bermasalah. "Ucap Reyhan sambil mengusap air mata Aretha yang lolos dengan sempurna sesempurna rokok sempurna.


"Terima kasih Mas Reyhan untuk berita yang sudah Mas kasih kè aku."Ucap Aretha sambil kembali memeluk erat tubuh padat dan six pack milik Reyhan dan Reyhan pun perlahan lahan membelai rambut Aretha sampai Kak Adam mendekati mereka dan berkata "Sudahlah Dek masa kalian sudah berlalu Kakak senang walaupun kalian sudah bukan pasangan kekasih tetapi rasa saling memiliki dan mengasihani itu masih sangat melekat di dalam hati kalian sehingga kalian cukupkan hubungan kalian karena masing masing dari kalian sudah memiliki pasangan hidup masing masing."Ucap Kak Adam sambil memeluk pundak Reyhan.


"Terima kasih Kakak."Jawab Reyhan sambil melepaskan pelukannya dari diri Aretha.


"Silahkan Arey masuk dulu ke mobil nanti aku kawal dari belakang menuju rumah."Ucap Reyhan pada Aretha dan abang abangnya.


"Udah lah Mas kita gak akan kenapa kenapa kok Mas terima kasih sudah memberitahu Arey,Arey akan selalu waspada dan selalu berjaga jaga."Ucap Aretha sambil masuk ke dalam mobilnya.


"Mas Reyhan selamat menempuh hidup baru ya Mas langgeng selalu selamanya."Ucap Aretha pada Reyhan dan di balas Reyhan dengan anggukan kepalanya.


"Terima kasih atas ucapan dan doanya ayo buruan pulang dan kabari Raymundo agar ia juga selalu waspada."Ucap Reyhan lagi.


"Baik Mas sekali lagi terima kasih ya?"Ucap Aretha sambil melambaikan tangannya ke arah Reyhan.


Setelah mobil yang ditumpangi Aretha dan saudara saudaranya pergi baru Reyhan mengikuti mereka dari belakang ia pastikan keselamatan Aretha dan kakak kakaknya serta bayinya aman sampai tujuan baru ia melanjutkan perjalanannya pulang ke apartemennya.


"Kak Adam nanti besok pagi baru kita berkunjung ke rumah papa dan mama ya?"Ucap Aretha membuka percakapan.


"Iya Dek kita istirahat dulu ya?biar saat ketemu papa dan mama kita punya banyak energi untuk dibuang cuma cuma hehehe..."Ucap Kak Adam sambil tertawa karena merasa lucu.


"Iya Kak apalagi selama ini Papa dan Mama tak pernah memberitahu apapun pada Arey kalau Arey punya 3 orang kakak laki laki yang tampan tampan dan kakak kembar."Ucap Aretha lagi membuat mereka tersenyum riang.


"Sudahlah adikku sayang yang penting kita sudah ketemuan dan kita tinggal menunggu suamimu pulang dari perusahaan terus malamnya kita langsung ke rumah papa dan mama ya?Kak Adam benar benar sudah sangat merindukan mereka walaupun kakak tak pernah melihat tampang mereka sejak kecil dulu tetapi kakak yakin kalau mereka berdua sangat baik hati dan mencintai anak anaknya."Ucap Kak Adam bijaksana.


Bersambung....


To be continued


"Maaf ya Author lama baru update bukannya tidak mau update tapi author lagi sakit demam karena kehujanan."

__ADS_1


Sekarang author langsung update sampai 2000 kata semoga readers senang dan tetap dukung author ya?"Terima kasih 💕💕🙏🙏


__ADS_2