Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
"Waktu dan Perhatian"


__ADS_3

"JANGAN LUPA LIKE,KOMENTAR DAN VOTE YA GUYS!!"


Aretha pun kembali tersenyum melihat tingkah kakak kakaknya dan juga tingkah sang suami yang kaku dan cool mulai bergabung dengan ke tiga orang kakaknya itu.


"Capek ya sayang?"Tanya Aretha pada Suaminya itu.


"Ini luar biasa karena selama ini aku tak pernah bahagia seperti ini karena kedua orang tuaku sangat sibuk belerja bahkan tak pernah ada waktu sedikitpun untuk menemaniku sekedar untuk berjalan jalan disekitar rumah kita ataupun di mall atau taman bermain tapi hari ini aku sangat bahagia karena bisa bertemu dengan keluarga yang sangat sangat rileks dan santai aku ingin agar kebersamaan ini selamanya terjalin indah."Ucap Raymundo sambil tersenyum.


"Sayang ayo kita gabung lagi sama kakak kakakmu."Ucap Raymundo lagi.


Mereka pun bergabung lagi dengan Ahaz,Andre dan Adam.


Mereka benar benar menikmati kebersamaan ini.


Ketika sedang bergembira dan bertukar pikiran soal keluarga dan masa depan, tiba tiba ponsel Raymundo berdering tanda ada panggilan masuk.


Ternyata dari Bernard sang asisten pribadi Raymundo sekaligus merangkap sekertaris pribadi Raymundo dan pengurus sementara perusahaan milik Aretha.


"Ada apa Bernard?"Tanya Raymundo via ponselnya.


"Tuan,jangan lupa ke jepang ya nanti malam karena tiket sudah saya pesan juga semua keperluan anda sudah saya siapkan Tuan di sana anda akan bertemu dengan orang kepercayaanku bernama Xaver dan Xaver yang akan memandu dan mengawal Tuan disana."Ucap Bernard lagi.


"Bagaimana keadaan perusahaan apa semuanya baik baik saja?"Tanya Raymundo lagi.


"Aman Tuan,hanya ada suatu masalah di perusahaan nona Aretha tetapi semua sudah saya bereskan Tuan,artinya rumah yang tuan pernah janjikan jadi milikku kan?"Ujar Bernard lagi menagih janji Raymundo.


"Iya jadi dong kan aku sudah bilang kalau pekerjaanmu bagus aku akan menghadiahkan sebuah rumah mewah untukmu tetapi ada satu syarat lagi untuk mendapatkan rumah itu secepatnya yaitu fokus dulu pada pekerjaanmu dan jangan berpikir untuk mempunyai kekasih dulu nanti aku pikirkan untuk itu karena semua wanita yang mendekati kamu harus ada persetujuan dariku."Ucap Raymundo penuh kemenangan.


Raymundo sangat senang mengganggu sahabat kecilnya itu karena sangat menggemaskan katanya sih begitu.

__ADS_1


"Baiklah aku akan bersiap siap nanti malam aku berangkat ke jepang."Ucap Raymundo sambil menutup ponselnya.


"Ada apa sayang?"Tanya Aretha pada Raymundo.


"Sayang...!! Aku minta maaf malam nanti aku akan ke jepang untuk mengurus proyek besar di sana dan aku harus meninggalkan kamu dan baby Al,maaf sayang aku harus bekerja untuk masa depan kita dan aku harap kamu mau mengerti keadaanku ya?"Ucap Raymunfo sambil tersenyum dan mengecup dalam kening Aretha dan si baby yang sementara mengisap jarinya.


"Iya sayang tak apa apa aku dan baby Al menunggu kedatanganmu ya? Jangan luoa kabari kami kalau sudah tiba di sana sayang...!!"Ucap Aretha sambil mengecup pipi sang suami.


"Maafkan aku isteriku karena perhatian dan waktuku tersita karena pekerjaanku belum selesai juga aku harap kamu dan anakku baik baik saja disini dan mejunggu sampai aku kembali dan kita akan berlibur bersama lagi sampai waktu satu bulan kita habiskan disini ya?"Ucap Raymunfo sambil meraih bibir isterinya dan mengecup penuh rasa cinta.


"Sayang jangan lama lama ya aku akan kesepian bila tak ada kamu disini suamiku."Ucap Aretha lagi.


"Ita sayang ayo ke kamar kita siap siap pakaian dan keperluan papa dulu."Ajak Aretha pada Baby Al.


"Kakak kakak Aretha pamit sebentar ya mau packing pakaiannya Papa Al dulu nanti malam mau berangkat ke Jepang."Ucap Aretha pamit pada Ahaz,Andre dan Adam.


"Iya Dek...!!"Jawab mereka serempak.


"Sayang ini jaket dari bulu domba yang tebal,hangat dan lembut di sana lagi turun salju jadi aku harap kamu mau memakainya ya?"Ucap Aretha sambil memasukkan jaket kulit domba itu ke calam koper milim suaminya itu.


"Iya sayang terima kasih atas perhatiannya."Jawab Raymunda sambil mengecup pipi Aretha.


Selesai menyiapkan semua keperluan Raymundo,Raymundo pun memginginkan sesuatu dari isterinya.


"Sayang aku pergi selama seminggu aku harap kamu mau memberikan hakku selamaseminggu disana dan aku harap kamu mau ya?"Ucap Raymundo yang sudah tak bisa menahan semua hasrat dalam dirinya lagi sehingga penyatuan mereka kembali terjadi mungkin beberapa kali mereka melakukannya dengan penuh rasa kasih.


"Terima kasih isteriku,kamu sangat memahami semua keinginan suamimu yang bodoh ini,maafkan aku yang pernah berlaku kasar padamu tapi percayalah padaku,kalau aku tak pernah sedikitpun menginginkan hal iti terjadi,itu hanya sebuah reflek dari seorang suami yang tak ingin isterinya mengalami hal yang buruk dalam keluarganya."Ucap Raymundo menyalahkan dirinya sendiri dan sekalian membela dirinya sendiri pula.


"Sudahlah mas yang berlalu biarlah berlalu,sekarang kita harus menatap masa depan kita agar kelak aman,nyaman dan bahagia."Sambung Aretha sambil mengancingkan koper suaminya itu.

__ADS_1


"Iya aku harap aku bisa menetralkan suasana apabila aku melupakan janjiku padamu saat kita menikah dulu dan bersumpah di depan Pastor."Ucap Raymundo lagi dan merangkul pundak isterinya dan menyandarkan kepala sang isteri pada bahunya.


"Sayang baby Al sudah tertidur pulas tapi ia belum mandi bagaimana kalau nanti aku mandiin terus kamu mandi juga biar pas Baby Al selesai mandi aku juga bisa mandi biar saat jam makan nanti kita semua sudah berkumpul di ruang makan sayang."Ucap Raymundo pada sang isteri.


"Baiklah sayang aku bangunkan Baby Al dulu ya?"Ucap Aretha sambil menggoyang goyangkan pundak baby Al yang sudah teridur pulas.


"Bangun mandi dulu sayangnya papa mama...!!"Ucap Aretha sambik terus menggoyang goyangkan pundak baby Al dengan lembut.


Tak lama kemudian si bayi telah bangun dan memggeliat tanda ia belum puas tidur.


"Sini papa mandiin ya nak?"Ucap Raymundo penuh kasih sayang pada anak bayinya yang masih sangat merah itu.


"Sayang bisa gak mandiin baby Al?"Tanya Aretha lagi karena setahu dia,Raymundo belum pernah memandikan bayinya itu.


"Tenang saja aku pernah memandikan bayi sepupu aku sayang kamu jangan khawatir ya?"Ucap Raymundo lagi.


"Baiklah sayang aku pergi mandi dulu ya aku boleh kan berendam sedikit merilekskan tubuhku?"Tanya Aretha lagi.


"Boleh sayang...!!"Jawab Raymundo sambil tersenyum menatap sang bayi yang masih belum sepenuhnya sadar karena masih sangat mengantuk.


"Nanti dilanjut lagi bobonya ya sayang?"Ucap Raymundo saat memandikan bayi itu dengan sangat telaten.


"Anakku sayang...Aku mencintaimu dengan segenap hatiku dan segenap jiwaku,seluruh hidupku hanya untukmu seorang."Ucap Raymundo sambil mendengungkan nada yang baru saja ia ciptakan saat memandikan sang bayi.


Dengan senang hati ia memandikan baby Al sambil sesekali bernyanyi gembira dan membuat si babylangsung tertidur lagi.


Setelah selesai mandi,Raymundo mengambil minyak telon lang untuk membalurkan pada tubuh bayi itu dan memberikan sedikit bedak baby pada lupatan leher dan lipatan paha agar tak ada iritasi ketika sang bayi bergerak gerak dan tentunya perpaduan antara minyak telon lang dan bedak baby itu membuat sang bayi terlelap lagi karena wanginya sangat menenangkan otak dan pikiran menjadi rileks.


"Tidurlah Nak,papa akan menunggumu sampai kamh tertidur ya?"Ucap Raymundo sambil membelai pipi dan rambut sang bayi agar tertudur dengan lelapnya.

__ADS_1


**


Next ya jangan lupa like,komentar dan vote ya agar author rajin update setiap harinya.


__ADS_2