Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
"Tatapan lain dari pria yang bernama Charlos"


__ADS_3

"JANGAN LUPA LIKE,KOMENTAR DAN VOTE YA GUYS"


Ah ternyata bayiku hangat kepalanya.


Aku harus segera mengompresnya.


"Nak kamu harus sembuh ya biar kita bisa bermain lagi."Ucap Aretha sambil mengelus kepala sang bayi.


"Dek anakmu sakit ya?"Tanya Charlos tiba tiba dan sudah berdiri tepat di hadapanku.


"Iya baby Al sakit tapi sudah di beri minum obat oleh abang Ahaz."Ucap Aretha yang membuat Charlos merasa mungkin saja idenya untuk dibawa ke rumah sakit pasti ditolak oleh perempuan di hadapannya itu.


"Bang Charlos lagi mikir apa sih?"Tanya Aretha tiba tiba membuyarkan lamunan ku.


"Abang gak mikir apa apa abang hanya berpikir bagaimana kalau bayimu kita bawa ke rumah sakit saja untuk periksa."Jawab Charlos perhatian.


"Makasih atas perhatiannya Abang tapi semuanya sudah ditangani oleh abangku Ahaz,beĺiau adalah seorang g dokter spesialis Anak sekaligus dokter spesialis penyakit dalam.


Dan menurutku sebaiknya apapun yang aku dan abang abangku berpikir tentang kesehatan anakku abang Charlos tak harusnya ikut campur tangan terlalu jauh toh anakku adalah anakku bukan anaknya sepupu pun bukan,dan lagi suamiku sedang tak ada disini bersama kami dan aku berharap untuk Raymundo secepatnya tahu kondisi anakku dan keadaan aku sekarang.


Aku kembali terlibat dengan pikiranku yang sebenarnya membuat abang Charlos terus terus memperhatikan aku dari tadi.


"Kamu pikir apa Dek?"Tanya Abang Charlos pada Aretha yang tanpa sadar kalau ia sedang tersenyum memandang ke arah abang Charlos.


"Ah ...eh maaf abang Aretha lagi gak fokus di dalam ruangan ini."Sahutku yang terlanjur tertangkap basah kalau aku sedang memperhatikan keanehan yang di tampilkan oleh raut wajah pria tampan bersuara bariton seperti suamiku itu.


Ah ternyata aku mulai merindukan suamiku yang sedang bertugas ke Jepang.


Aku harap semoga semua pekerjaannya cepat kelar dan kami akan berkumpul lagi disini sambil menunggu kapan tiba waktunya untuk kami kembali ke rumah kami di Indonesia.


Aku benar benar sudah kangen berat sama kedua orang tuaku ya g aku tinggal pergi hanya pamit via ponsel saja.

__ADS_1


Sekarang sudah masuk sebulan ka.i berada di luar negeri dan masih belum ada tanda tanda kalau kami akan balik karena menurut cerita yang aku dapat suamiku sedamg membangun sebuah rumah di negara di mana kami tinggal sekarang apa benar ia mau kami tinggal disini dulu hingga keadaan di indonesia aman?


Aku heran dengan prilaku suamiku yang sangat over protektif seperti ini.


Aku merasa tidak nyaman dengan semuanya karena aku sudah terbiasa bebas kemana pun aku suka.


Dan lagi kedua orang tuaku pun mendukung apa pun yang aku buat.


"Nah tuh kan menghayal lagi?"Tanya Charlos tiba tiba membuyarkan semua lamunan ku.


"Dasar pria satu ini benar benar senang banget menggangguku."Umpatku dalam hati sambil memonyongkan bibirku.


"Bang Charlos,pacar abang mana kok gak kelihatan?"Kataku mengganti topik pembicaraan kami.


"Pacarnya pasti lagi sibuk Dek?"Jawab Abangku yang bernama Andre sok tahu dan sok dekat dengan Charlos si pria bermata elang itu.


Awalnya aku takut memandang pria itu tetapi entah apa yang terjadi dalam hatiku semua itu menjadi terbalik alias aku menyukai bang Charlos juga entah dari mana keberaniannya itu muncul tetapi aku yakin kalau bang Charlos juga memendam rasa yang sama denganku dan ia benar benar tak pernah sedetik pun mengalihkan perhatiannya padaku.


**


Aretha,aku akan terus menjagamu sampai kapanpun cinta ini terpendam ini terus saja akan mengikuti kamu kemana pun kamu pergi.


Awalnya aku sangat benci dengan diriku karena tak pernah mencarimu sejak dulu,seandainya aku mencarinya sejak awal awal mungkin aku adalah pria yang paling berbahagia didunia ini karena memiliki seorang gadis yang sangat cantik dan baik hati.


Aku pun memutar lagunya Didi Jemput yang berjudul "Hello sayang versi Papua.''


Ah lagu ini sungguh membuat hatiku terblokir rasa rindu yang berkepanjangan pada gadis yang mungkin mustahil tuk lu miliki.


Hati ini begitu teriris melihat senyum wanita di hadapanku yang tengah tertawa bersama bayi kecilnya yang tampaknya sangat bahagia bersama sang ibunya.


"Arey,di mana suami kamu Dek?"Tanyaku tiba tiba memecah keheningan ya g terjadi akibat aku tak punya hal apapun untuk ku ceritakan pada Aretha.

__ADS_1


Sedangkan ketiga orang abang Arey benar benar sibuk dengan kegiatan mereka masing masing.


Ahaz sedang melukis,Andre sedang main game free fire sedangkan Adam sedang menggambar desain rumah yang sangat indah karena ia sangat menyukai desainer.


Sudah banyak contoh desainer yang ia gambar dan sangat disukai oleh orang orang yang ingin membangun rumah impian.


Adam pria tampan itu benar benar tak pernah duduk tanpa membuat desain.


Sedangkan aku seperti orang asing yang menempel seperti benalu dalam hubungan keluarga ini.


Walaupun dahulu aku benar benar dekat dengan Arey tapi berjalannya waktu kita terpisah oleh jarak dan waktu walaupun kadang aku merasa sesak dada ini dan tak bisa ku pungkiri kalau aku benar benar memikirkan wanita yang bukan milikku lagi itu.


Arey,andai waktu bisa terulang kembali aku akan menjagamu hingga kita bisa hidup bersama meraih masa depan bersama dan bahagia bersama menatap masa depan yang cerah.


Kita juga akan dikaruniai anak anak yang cantik dan tampan tampan seperti aku papanya,ah sungguh khayalanku seperti lagunya Peter Pan saat dulu ya g berjudul Kaki di kepala kepala di kaki sungguh aku belum bisa move on karena wajah manismu itu membuat aku terhanyut dalam khayalan walaupun khayalan aku hanya sebuah kamuflase tetapi aku sangat menikmatinya walau itu hanya sebuah halu dariku saja tetapi sudah cukup membuat hati ini bahagia.


Aku begitu sangat menikmati khayalanku yang sangat tinggi itu padahal dibalik semua itu aku merasa teriris,sangat sakit apabila aku melihat senyuman yang takkan pernah kumiliki selamanya dari wajah manis wanita di depanku itu.


"Bang Charlos,di mana rumah abang?"Tanya Aretha tiba tiba membuyarkan lamunan ku tentang keindahan wajah dan semua tentang dirinya.


"Kamu ingin melihat rumah abang Dek?"Tanya Charlos penuh harap.


"Iya abang Arey pengen lihat rumah abang."Jawab Wanita pujaanku itu.


"Baiklah kapan ya?"Tanyaku pada Aretha lagi.


"Tunggu Paman Doger dan bibi eliza balik dulu dari paris ya Bang?"Ucap Aretha lagi.


"Kenapa gak sekarang saja Dek?"Tanya Charlos cepat tanggap.


"Nggak nanti aja sama Paman Doger karena mereka juga ingin mengetahui kedua orang tua abang."Ucap Aretha lagi

__ADS_1


"Apa Ada sesuatu yang mereka ketahui dengan Papa mama aku Dek?"Tanya penasaran.


"Mereka itu sahabat lama dan Paman Doger sudah lama mencari abang dan keluarga abang."Jawabku lagi.


__ADS_2