Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
** JJ ke Mall **


__ADS_3

βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™


**


Sudah pukul tiga lewat, gadis gadis itu sudah berniat untuk berkumpul di rumah Tapasya yang letaknya gak jauh dari halte busway.


Mereka semua ingin menumpang Bus umum saja agar terkesan indah, bahkan terkesan rame.


Setelah semuanya berkumpul mereka pun bergegas menuju ke halte untuk menunggu Busway.


Tak lama kemudian sebuah Bus, muncul dan langsung berhenti di depan halte dan Aretha, Tapasya,Ditta,Dian,dan Icha pun naik ke atas Busway itu.


Ternyata di dalam Busway itu ada banyak prajurit TNI AD yang baru saja pulang dari Libanon, mereka sungguh tampan tampan, bodynya sixpack terlihat dari seragamnya yang ngepress, Aretha gak dapat tempat duduk karena tempat duduknya full penuh,teman teman yang lainnya juga dapat tempat duduk hanya Aretha saja yang gak dapat tempat duduk.


Tiba tiba seorang prajurit berpangkat letnan dua menghampiri Aretha dan menawarkan tempat duduknya.


" Dek, duduk sini aja biar aku berdiri " ucap Prajurit TNI itu sambil berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju ke arah Aretha.


" Ayo Dek, gak apa apa!!" ucap pria itu lagi.


" Makasih ya Mas !! " ucap Aretha sopan.


" Iya sama sama !! " ucap pria itu lagi sambil memikul tasnya yang berat.


Ketika Aretha hendak duduk ia melihat sebuah dompet Army original tergeletak di bawah kakinya itu.


Dengan susah payah akhirnya ia pun menunduk dan mengambil dompet Army original itu dan berdiri perlahan menuju ke prajurit TNI yang lagi berdiri itu.


" Mas... belum selesai bicara mobil mengerem secara mendadak sehingga Aretha langsung jatuh ke dalam pelukannya prajurit tadi dan ketika Aretha mengangkat kepalanya bersamaan dengan si prajurit yang menunduk membuat kepala Aretha langsung dicium oleh prajurit itu.


" Maaf !! " ucap Prajurit itu sambil tersenyum tapi wajahnya tetap tegas dan berwibawa.


" Saya yang minta maaf " ucap Aretha lagi.


" Adek mau ngomong apa tadi ? " tanya prajurit itu lagi.


" Ini Mas, saya temukan di bawah kursi yang tadi mas tinggalkan " ucap Aretha sambil menyodorkan sebuah dompet Army original pada Prajurit itu.


" Ooo iya makasih ya Dek, by the way siapa nama Adek ? " ucap Prajurit itu sambil mengulurkan tangannya pada Aretha.


" Aretha Franklin Roosevelt, panggil saja Aretha !! " ucap Aretha sambil menjabat tangan si prajurit TNI AD itu dan si prajurit balas menggenggam tangan Aretha dengan eratnya.

__ADS_1


" Saya Letda Haris Kurniawan Pratama " ucap Prajurit itu sambil tersenyum.


" Adek mau kemana ? " tanya Haris pada Aretha lagi.


" Kami berlima, tuh teman temanku di barisan paling belakang mau jalan jalan ke Mall " ucap Aretha lagi.


" Adek duduk saja ya tuh tempatnya sudah kosong " ucap Haris sambil masih memegang tangan Aretha karena ia takut Aretha jatuh.


Aretha kemudian berjalan ke arah tempat duduk yang sudah kosong dan Haris duduk tepat disampingnya dan sedari tadi mereka tak sadar kalau Tapasya mengambil foto foto Haris dan Aretha.


" Boleh minta nomor ponselnya adek ? " ucap Haris Kurniawan Pratama lagi.


" Iya boleh " ucap Aretha sambil memberikan nomor ponselnya untuk Haris.


" Nanti aku ping ya ?? " ucap Haris sambil tersenyum.


" Ping " notifikasi WhatsApp messenger masuk ke ponselnya Aretha.


" Makasih Mas sudah saya save nomornya ya?? " ucap Aretha sambil tersenyum.


Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit kemudian sampailah mereka di halte Busway berikutnya dimana Aretha dan teman temannya harus turun.


" Makasih ya Dek Aretha semoga kita bisa bertemu lagi " ucap Harus sambil tersenyum dan melambaikan tangannya.


Ketika Aretha hampir turun, Harus dengan cepat langsung menangkap Aretha dan mengecup keningnya membuat semua mata terbelalak.


" Mas apa apaan sih !! " ucap Aretha berusaha melepaskan pelukannya.


" Mas sayang sama kamu Dek, Mas akan cari kamu ya Dek !! " ucap Haris lagi.


" Tapi Mas Aretha sudah punya tunangan !! " ucap Aretha tegas.


" Janur kuning belum melengkung Mas masih punya harapan kok " ucap Mas Harus dan melepaskan pelukannya dan naik kembali ke busway dan busway itu bergerak meninggalkan halte tempat Aretha dan teman temannya turun.


" Dian, maaf ya tolong jangan bilang ke Mas mu ya ?? " ucap Aretha sambil memeluk Dian.


" Iya tenang aja lagian tadi aku juga dengar kok kalau kamu bilang sudah punya tunangan " ucap Dian pada Aretha.


**


Dalam Busway itu Haris masih menghayal kejadian yang baru saja ia alami, selama bertahun tahun baru seorang gadis seperti Aretha membuatnya membuka hati, selama ini ia tak pernah jatuh cinta pada gadis siapapun karena baginya semua perempuan itu sama saja munafik.

__ADS_1


Ia menjadi dingin dan tak membuka hatinya pada gadis manapun karena pernah sakit hati ditinggal kekasihnya yang sudah dia cintai sejak SMA, mereka menjalin cinta selama hampir 7 tahun dan ternyata si gadis pergi meninggalkannya untuk menikah dengan konglomerat kota W, dimana ia lebih mencintai harta dari pada mencintai hati, mulai dari situ Haris tak pernah percaya dengan makhluk yang bernama perempuan, tetapi beda dengan hari ini, ia benar benar jatuh cinta pada pandangan pertama ketika melihat wajah Aretha dan senyuman Aretha.


" Aretha, walaupun kamu sudah bertunangan tapi apa salahnya jika aku mencintaimu ?? " ucap Haris pada dirinya sendiri.


" Kamu harus mengetahui betapa dalam rasa cinta ini, walaupun menurut orang lain aku aneh karena baru bertemu beberapa menit yang lalu udah langsung jatuh cinta itulah perasaanku saat ini " ucap Haris dalam hati.


Tanpa sadar sebuah notifikasi masuk ke ponselnya Haris.


" Mas maaf, ini temannya Aretha yang duduk paling belakang mau kirim foto hasil jepretan kamera aku tadi tapi jangan bilang bilang ke Aretha ya bisa bisa aku di gebuk habis habisan " ucap Icha sambil mengirimkan beberapa file foto yang sempat mereka ambil saat Aretha berdiri bersama Mas Haris Kurniawan tadi dan ada juga saat Haris mencium kepala Aretha.


Setelah Icha mengirimkan foto foto itu kemudian ia langsung menghapusnya dari ponsel Aretha.


" Mas aku sudah menghapusnya!! tolong jangan bilang aku ada kirim menggunakan ponselnya Arey ya soalnya Arey masih sibuk pipih pilih sepatu dan tas." ucap Icha sambil menekan send kepada Haris menggunakan ponsel milik Aretha.


Setelah membaca chat yang masuk Haris kaget bukan main karena dilihatnya sebuah foto yang menunjukkan Aretha sementara memilih sepatu dan tas dan juga foto foto mereka berdua saat Haris mencium kepala Aretha.


Haris menatap terus foto foto itu dan tersenyum, besok aku akan mencarimu sesuai maps, aku kan orang IT masa gak bisa cari kamu sih Aretha?


Haris akhirnya menyimpan foto foto itu dan kembali menghayal.


**


Di Mall Aretha dan teman temannya berbelanja yang sangat banyak, tiba tiba Raymundo menelepon dan ponselnya di pegang oleh Icha.


" Hallo, sayang kamu lagi dimana dan lagi ngapain, Minggu depan aku udah pulang kok jangan ngambek lagi ya ?? " ucap Raymundo sambil tersenyum.


" Maaf Kak Ray, Arey masih belanja tuh lagi pilih pilih tas ma sepatu di Mall " ucap Icha sambil tersenyum tipis.


" Ponselnya Icha yang pegang Kak Ray! " ucap Icha sambil tersenyum.


" Coba bikin video call biar Kak Ray lihat Kekasihku lagi belanja " ucap Raymundo pada Icha dan Icha pun mengubah panggilan menjadi Video call.


Ketika dilihatnya Aretha sementara belanja ia pun tersenyum manis dan ingin rasanya ia menggapai gadis kesayangannya itu.


" Dia ke Mall gak bilang bilang ya ? " ucap Raymundo pada Icha.


" Gak apa apa Kak Ray kan bareng sama kami, kita berlima semua ikut kok Kak Ray aman aja " ucap Icha sambil tersenyum.


" Kak Ray udah ya Icha juga mau belanja " ucap Icha sambil mematikan ponselnya Aretha.


βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™βœ¨πŸ’™

__ADS_1


__ADS_2