
Maafkan aku sayang,aku terlalu lambat untuk bertindak tapi jangan khawatir aku akan hancurkan siapapun yang telah mencoba bermain main denganku,siapapun yang telah membuat wanitaku dan anakku terluka aku akan menghancurkannya dengan tanganku sendiri.
Ia masih saja setia menemani sang isteri,mengelus rambut dan pipi wanita yang ia cintai,mengecup pipi dan keningnya berulang kali sampai ia tak sadar banyak pasang mata yang menatapnya dengan penuh rasa kasihan.
"Jangan terlalu larut dalam kesedihan dan emosi,ini adalah rencana dari orang orang itu yang terpenting sekarang kita harus menjaganya agar ia cepat sadar dan cepat sembuh agar kita bisa membawanya pulang secepatnya dan penyelidikan kita akan segera berlanjut."Ucap Kak Virgo tiba tiba sambil memegang pundak Raymundo sang adik ipar.
Raymundo pun membalikkan tubuhnya dan berkata"Takkan kubiarkan siapapun hidup aku akan menghancurkannya dengan tanganku sendiri."
"Sabar ya kita harus sabar dan jangan gegabah,kita juga harus menyusun rencana yang matang agar bisa segera menangkap pelaku yang sebenarnya,untuk itu kita harus ekstra hati hati dalam bertindak."Ujar Kak Adam penuh emosi tetapi ia tekankan untuk ia tak sampai mengeluarkan emosi yang ada dalam hatinya itu.
Kak Virgo datang dan membawa beberapa orang bodyguardnya.
Papa dan mama pun tak ketinggalan informasi mereka juga datang dan membawa orang orang kepercayaan mereka dan membuat suatu formasi untuk menjaga ekstra rumah sakit milik Raymundo itu mereka tak mau tahu kalau banyak sekali pasien yang datang disitu.
"Sayang kamu harus kuat demi buah hati kita,nanti dia kelaparan bagaimana sayang?"Ucap Raymundo sambil memeluk erat tangan Aretha dan mengecupnya berulang kali.
"Sayang aku minta ijin sebentar ya sepertinya aku harus membicarakan hal ini dengan Kak Virgo. Aku keluar sebentar ya?"Ucap Raymundo sambil tersenyum dan mengecup kening Aretha.
"Kak Virgo,boleh kita bicara sebentar?"Pinta Raymunda pada Virgo yang merupakan kakak tertua dari Aretha isterinya itu.
"Iya Dek,ayo keluar sebentar..."Ajak Kak Virgo sambil melangkah keluar dari ruangan itu.
Mereka berdua memilih untuk pergi duduk di taman di belakang rumah sakit itu tetapi saat mereka lewat mobil hitam itu mereka kaget bukan main ternyata ada seorang wanita berkaca mata hitam dan beberapa orang pria berbadan besar sedang berdiskusi tentang sesuatu hal atau sebuah rahasia.
__ADS_1
Dengan secepat kilat Raymundo mengaktifkan alat sadapnya dan mulau mendengarkan apa yang mereka bicarakan itu.
"Bodoh sekali kamu kenapa tak langsung kamu bunuh saja wanita itu,dia menghalangi semua rencana aku kamu tahu tidak,wanita itu beserta anaknya harus mati di tanganmu jangan pernah kasih kesempatan padanya untuk bernapas sekalipun."Tegas wanita itu dengan suara lantang.
"Apapun yang terjadi kalian semua harus peka,yang sudah menjadi anggota keluarga group XX jangan sampai lengah karena CEO group kamu itu sangat peka ia tak segan segan untuk membunuhmu,aku harap kalian mengerti.
Kalian yang sudah menjadi kepercayaan group XX tolong ambillah kesempatan ini menjadi kesempatan emas kita untuk mendekati dan membunuh wanita itu,wanita yang dicintai oleh CEO Raymundo dan wanita itu juga merupakan musuh abadi aku karena ia adalah anak perempuan tunggal dari pengusaha kaya raya di kota ini. Untuk itu kalian semua harus kompak agar kalian semua bisa bertindak sesuai harapan.
"Kamu Roy,kamu adalah pilihan CEO Group XX yang selalu menempatkan kamu di tempat tampat kepercayaannya jangan sampai kamu berbuat hal aneh yang akan membuatmu berakhir dengan sangat mengenaskan."Ucap wanita itu lagi.
Mereka masih saja mendengar apa yang sedang dibicarakan oleh orang orang itu karena jumlah orang orang itu sekitar Sepuluh orang akhirnya mereka menyiapkan rencana B.
Raymundo pun menutup semua akses mereka dengan sekali tekan semua dinding batu itu tertutup dan tak bisa dibuka kecuali ada orang yang membukanya dari luar.
Raymundo pun berteriak "Sampai busuk kalian disana takkan pernah aku lepaskan."
Raymundo merasa belum puas tetapi sudah di cegah oleh Kak Virgo.
"Cukup Dek,bjarkanlah mereka seperti itu di dalam sana saya yakin mereka pasti akan mati kelaparan kalau di sana selama tiga hari."Ucap Kak Virgo lagi.
"Tapi Kak saya tidak puas,saya terlalu sayang dengan isteri saya bagaimanapun juga isteri saya telah mendapatkan penderitaan yang ia tak tahu penyebabnya Kak,semua itu salahku saya menyesal telah membiarkan isteri dan anakku menderita."Raymundo masih saja meracau di hadapan Kak Virgo.
"Sudah cukup,nanti mereka akan diambil oleh polisi internasional agar mereka di bawa ke Alcatraz biar mereka tahu bagaimana penjara di Alcatraz sana memperlakukan penjahat seperti mereka."Ucap Kak Virgo mantap.
__ADS_1
"Baiklah Kak aku ikut apa kata Kakak."Jawab Raymundo sambil tersenyum datar.
Mereka berdua pun kembali ke kamar ranap dimana Aretha terbaring lemas karena kejadian itu.
Raymundo pun masuk ke dalam ruangan itu dan matanya nanar melihat keadaan sekeliling mungkinkah ada petunjuk lain yang bisa membuat mereka bisa menangkap dalang dibalik kejadian itu.
Tetapi yang dicari tak ditemukan juga,ia pun bolak balik ke area sekitar rumah sakit di sana ia bertemu dengan seorang yang terlihat sangat aneh dan orang itu sepertinya menuju je tempat di mana orang orang itu terjebak,Raymundo dengan secepat kilat berjalan mengikuti orang itu dan sebelum ia mencapai kurungan orang orang itu seseorang langsung mendepaknya hingga ia tersungkur di atas rumput hijau itu.
"Maafkan saya tuan,saya hanyalah orang suruhannya maharani,dan saya diminta untuk membawa peralatan ini untuk membebaskan orang orang yang berada dalam kurungan itu Tuan."Ucap pria itu sambil meringis akibat tendangan dari Virgo tadi.
"Makasih bang,ayo kita masukkan juga ke dalam kurungan besi itu."Ucap Raymundo langsung mendepak masuk pria tadi ke dalam kurungan itu.
Orang orang dalam kurungan itu sangat kaget ketika melihat orang suruhan maharani juga tertangkap dan terjwbak dalam kurungan itu.
"Bukannya kita yang berencana untuk menjebak mereka kenapa malah kita yang terjebak disini?"Ucap Roy sambil meninju tanah yang mereka tempati itu.
"Itu namanya senjata makan tuan,"ucap wanita berpakaian serba hitam dan memakai masker itu yang tak lain adalah anakbuah dari Dokter Citra yang selama ini belum pernah turun tangan secara langsung dan sekali turun tangan langsung tertangkap dalam kurungan besi yang panas itu.
Mereka semua berharap ada orang yang akan menolong mereka keluar dari temlat itu tetapi yang di harapkan selalu datang dan masuk bersama mereka dalam kurungan besi itu.
******
To be continued
__ADS_1
Bersambung ya guys