
**
Burung pun mulai berkicau menyambut pagi yang cerah, perlahan lahan Sang Mentari pun mulai menunjukkan keperkasaannya.
Perlahan lahan embun pagi yang menetes di dedaunan dan rumput mulai hilang di terpa cahaya mentari.
Raymundo menggeliat dan bangun dari tidur panjangnya, kemudian di tatapnya wajah yang masih terlelap di sampingnya, kamu begitu cantik, kamu sangat sempurna bagiku, mungkin kamulah yang menjadi tulang rusukku yang sudah dipersiapkan Tuhan bagiku Arey.
Aku mencintaimu Arey, jangan pernah kau ragukan lagi tentang cinta dan kasihku karena aku sungguh cinta dan sayang kamu.
" Waduh aku lupa kalau hari ini aku ada reuni dengan teman teman kuliahku dulu, tetapi jam berapa ya reuninya biar aku telepon Anjas dulu siapa tahu dia tahu soal reuni ini " gumam Raymundo sambil keluar dari mobil untuk mencari jaringan yang mungkin bisa di pakai telepon.
**
" Njas, hari ini reuninya jam berapa ya ? aku masih di puncak gunung sekarang ! " tanya Raymundo pada Anjas.
" Nanti Sore jam 4 Ray, ingat loh ya masing masing bawa pendampingnya kamu jangan lupa ya Ray ? " Anjas menegaskan.
" Iya tenang aja aku pasti bawa pasanganku kok ! " tegas Ray pada Anjas.
" Sayang nanti sore ada reuni kamu ikut ya ? masing masing Ira bawa pasangannya ! ikut ya sayang ? " ucap Raymundo memelas.
" Hmmm... Iya ! tapi pakaiannya gimana sayang ? " tanya Aretha lagi.
" Habis dai sini kita ke Mall atau butik untuk belanja ! " ucap Raymundo lagi.
" Ok siap Boss ! " ucap Aretha sambil menatap ke arah luar mobil.
" Ayo kita pulang ! " ajak Raymundo sambil tersenyum dan mengecup kening Aretha.
" Ayo sayang kita singgah villa dulu ya ambil barang barang kita yang kita titip kemarin ! " ucap Raymundo sambil menyetir mobil perlahan lahan meninggalkan tempat mereka semalam.
" Hmmm, udara pagi ini benar benar segar dan sejuk aku rasanya ingin kembali kesini, Ray bagaimana kalau kita kesini lagi Minggu depan tetapi ajak juga teman temanmu Ray ! boleh ya biar kita ramai ramai ! " ucap Aretha sambil melihat sekeliling pepohonan yang mereka lewati.
" Nggak mungkin sayang ini tuh tempat kita khusus untuk kita saja gak bisa ajak orang lain Sayang ngerti gak ? " ucap Ray agak keras suaranya karena suara deru mesin mobil yang terdengar sangat bising.
" Iya ngerti ! " ucap Aretha lagi.
" Nah, gitu dong Yank, tempat ini hanya untuk kita berdua ok ? " jawab Ray lagi.
__ADS_1
" Iya ..iya.. ngerti pak Boss ! " ucap Aretha sambil memonyongkan bibirnya.
" Ya sudah ayo kita ambil barang barang kita di villa " ajak Raymundo sambil memarkir mobilnya dan cepat cepat membuka pintu mobil untuk Aretha.
" Yank, aku bisa kok buka pintu sendiri ! kamu takut aku membanting pintu mpbilmu ya sampai sampai kamu rela membuka pintu untukku, hehehe ! " ucap Aretha sambil terkekeh.
" Nggak kok Beb, itu yang namanya mencintai pasangan, jangan sampai pasanganku capek capek untuk membuka pintu kan aku sebagai pasangannya harus siap melayani kapanpun dan dimanapun " ucap Raymundo berkelit.
" Hmmm, ya udah kalau gak mau jujur padaku terima kasih ya Ray udah mau buka pintu untukku " ucap Aretha sambil tersenyum dan melangkah mendekati Raymundo dan tiba tiba mengecup pipi Raymundo dengan mesra nya.
" Ah, kamu ! " ucap Raymundo sambil mencoba mendekap Arey tetapi Gadis itu lebih cepat dari perkiraan Raymundo.
Raymundo hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah kekasihnya itu.
" Tunggu aja sampai aku menikahi dirimu," ucap Raymundo sambil tersenyum dan melangkah masuk ke dalam villa itu.
**
Setelah semuanya beres kemudian mereka meluncur kembali ke jalanan menuju ke kota.
Raymundo menyetir dengan perlahan lahan agar Arey tetap nyaman dengan posisi tidurnya itu.
Tetapi yang di tanya tak menjawab sepatah kata pun, karena masih mengantuk dan tertidur dengan pulasnya, karena merasa Aretha tidurnya gak nyaman akhirnya Raymundo menghentikan mobilnya dan mengambil bantal kepala yang tersimpan di bagasi dan meletakkannya di kepala Aretha.
Setelah meletakkan bantal di kepala Aretha kemudian Raymundo masih menatap wajah cantik itu dan menyelimuti seluruh tubuh Aretha dan mengecup kening Aretha dengan lembutnya.
Aku merasakan sensasi yang luar biasa ketika berada di dekatmu Arey, entah apa itu yang pastinya aku sangat mencintaimu.
Besok kita temui ibu dan ayahku, agar mereka bisa berkenalan langsung dengan kamu tanpa harus bertanya setiap hari padaku soal kamu.
**
Setengah jam kemudian mereka telah tiba di pinggiran kota S, dimana mereka tinggal.
" Sayang ayo bangun kita sarapan dulu, kita makan bubur ayam di pinggir jalan aja sayang ya mau gak ? " tanya Raymundo pada Aretha yang masih mengucek matanya itu.
" Iya seterah kamu Yank ! " jawab Aretha sambil meminta air Aqua botol pada Raymundo.
" Nih airnya Yank " ucap Raymundo sambil memberikan botol Aqua itu pada Aretha, dan Aretha langsung menerimanya dengan senang hati.
__ADS_1
" Makasih Yank ! " ucap Aretha lagi.
Kemudian ia membuka tutup botol dan langsung meminum air putih itu dan sisanya ia pakai untuk mencuci mukanya, ia pun tak lupa memakai sabun wajah agar wajahnya tetap terlihat bersih dan bercahaya.
" Cepat Yank aku udah lapar banget ! " ujar Raymundo sambil memesan bubur ayam spesial di pedagang yang berjualan di sekitar situ.
" Pak pake telor bebek ya kalau ada ! " ucap Raymundo pada pedagang itu.
" Baik Den ! yang satunya pakai telur bebek juga ya Den? " tanya Pedagang itu lagi.
" Samain aja Pak ! " ucap Raymundo sambil duduk di atas bangku yang sudah di sediakan di bawah pohon rindang itu.
" Yank ayo cepat kita harus cepat sampai rumah, aku ada meeting hari ini jam 1 siang ! " ucap Raymundo lagi.
" Iya bentar ! " jawab Aretha dari dalam mobil.
Setelah selesai Aretha pun menuju ke Raymundo sambil tersenyum tipis dan duduk tepat di samping Raymundo.
" Yank kamu suka telur bebek gak ? " tanya Raymundo lagi.
" Suka banget itu telur favorit aku Yank ! " jawab Aretha sambil tersenyum tipis.
" Selamat menikmati Den ! " ucap Pedagang bubur ayam spesial itu sambil meletakkan pesanan mereka di atas meja.
" Wow amazing aku lapar banget Yank, ayo makan ! " ucap Aretha sambil tersenyum kemudian mengucap syukur pada Tuhan atas nikmat makanan yang mereka makan pagi ini.
" Ray, katanya nanti ada meeting ya ? " tanya Aretha lagi.
" Iya sayang habis makan kita bahas ya sekarang fokus makan dulu ! " ucap Raymundo sambil menyendok bubur ayam itu ke mulutnya
Mereka berdua pun makan dengan lahapnya, karena kelaparan dari kemarin hanya makan cemilan dan buah kering yang mereka bawa.
Terlihat Raymundo meminta tambah lagi satu mangkuk buryam karena benar benar lapar.
" Yank ayo tambah lagi biar kuat tubuhmu, tenagaku juga kuat agar ntar bisa temani aku reuni " ucap Raymundo lagi.
" Pak satu lagi ya Pak krupuknya banyakin ya dan lagi telur bebeknya minta dua Pak ! " ujar Aretha sambil tersenyum simpul.
" Yank maaf aku banyak makan ! " ucap Arey sambil menatap Raymundo.
__ADS_1
" Puji Tuhan kamu makan banyak dari pada kamu gak mau makan aku bisa stres karena memikirkan bagaimana caranya agar kamu bisa makan dengan baik seperti semula ! " ucap Raymundo lagi.