
Setelah ijin pada Raymundo,Aretha pun menghubungi sepupunya yang di bank karena hari ini akan ada pencairan dana sebesar 10 miliar dan itu merupakan uang hasil korupsi dari Bryan selama ini.
Setelah makan siang,Aretha sydah bersama Raymundo datang ke bank tujuan dari Bryan.
Bryan mengira Aretha adalah gadis bodoh yang bakal melakukan semua keinginannya sehingga ia dengan mudahnya memberi akses selebar lebarnya pada Aretha untuk mengetahui seberapa dalamnya ia menipu.
Raymundo sudah memberitahukan semuanya pada kepala polisi setempat dan juga beberapa anggota intelijen untuk mengintai pergerakan dari Bryan.
Ketika jam yang ditentukan telah tiba,beberapa saat kemudian Aretha melihat kedatangan Bryan dengan diikuti oleh beberapa orang pria berbadan besar.
Mereka benar benar telah mempersiapkan apa yang akan mereka transaksikan.
"Sial kenapa suamiku membuatku masuk dalam perangkap orang orang busuk ini?Awas aja sayang aku akan membalas perbuatanmu ini lebih menyakitkan."Aretha melamun apa yang akan terjadi padanya setelah ini.
Mereka pun pergi ke sebuah klub malam yang sudah di tentukan oleh Bryan,dan dengan percaya dirinya Bryan mengajak Aretha untuk berjalan berdampingan karena sejak awal Aretha masuk kerja di perusahaan XX ia sudah jatuh cinta denagn Aretha.
"Arey,apa kamu tahu kalau malam ini kita akan mengikuti sebuah transaksi uang sebesar 10 miliar Rupiah?"Tanya Bryan lada Aretha.
"Saya gak tahu pak Bryan,tapi uang itu ada di rekening saya apa saya pulang saja untuk mengambil ATMnya?"Ucap Aretha polos.
"Tidak sekarang tapi sekarang ini saatnya kita akan mendapatkan uang 10 miliar dari temanku yang akan datang ini,ini semua hasil uang uang yang selama ini aku kasih ke dia."Ucap Bryan sambil tersenyum.
Tiba tiba pintu diketuk dan masuklah seorang pria bertato bunga matahari di lengannya yang besar dan pria itu terlihat sangat sangar.
Ia pun masuk dan berdiri tepat di hadapan Bryan.
"Terima kasih saudaraku kamu telah datang dan menyuguhkan sebuah pemandangan menarik untukku,hei gadis apa kamu bisa menari?Aku ingin kamu menari ular ular untukku."Ucap pria itu sambil tangannya hendak memegang dagu Aretha tetapi Aretha malah menjauhinya sehingga tangan pria itu tak sampai memegang wajah mulus itu.
"Galak juga gadis ini tetapi aku suka dan kamu minta bayaran berapa untuk gadis ini?"Tanya pria itu pada Bryan yang terlihat hanya diam saja.
"Apa dia menjualku?Dia tak tahu siapa aku?"Ucap Aretha mulai waspada.
Tanpa Aretha ketahui polisi sudah masuk dan beberapa intelijen sudah menyelinap diantara para bodyguard itu.
Tiba tiba Aretha mendengar seseorang berbisik di dekatnya sambil berkata "Tenang saja Nyonya, anda kami lindungi."Bisik pria berbadan kekar itu.
"Ikuti alurnya dan kita akan tangkap mereka semua?"Bisiknya lagi.
"Baik Pak..!!"
Tak lama pria bernama Moge itu datang dan mendekat ke arah Bryan dan berbisik tetapi bisikannya bisa di dengar oleh Aretha sehingga Aretha memberi kode pada pria di belakangnya agar pria itu mendekat ke arahnya.
"Ada apa nyonya?"Bisik pria itu selagi semua mata terpana memandang Bryan dan Moge.
"Mereka mencurigai kamu...hati hati."Ucap Aretha perlahan.
"Aku sudah mengetahuinya,tak apa apa tenang saja."Ucap Pria itu lagi yang merupakan anggota intelijen.
Ketika semua orang terdiam tiba tiba seorang pria yang berdiri berdekatan dengan Bryan dan Moge melempar sebuah gelas berisi coktail ke arah Aretha dan ia berharap agar pria di belakang Aretha akan melakukan aksi yang mereka curigai itu tetapi justru Aretha lah yang cepat tanggap dan ia dengan sekali tangkis gelas itu jatuh berantakan menimpa tembok dan semua mata terperangah melihat aksi dari Arrtha yang memakai sepatu high heelsnya menendang dengan sempurna ke arah tembok.
"Siapa kamu?"Tanya pria bernama Moge itu pada Aretha.
"Aku bawahannya Pak Bryan."Jawab Aretha enteng dan tetap waspada.
Untung saja selama ini Keempat orang kakakku selalu mengajarkan ilmu nwla diri dan kewaspadaan padaku kalau tidak apa yang terjadi padaku?Sudah tentu aku akan berada di rumah sakit sekarang akibat pecahan gelas tadi.
"Kamu hanya seorang bawahan tetapi kecekatan kamu sangat diluar dugaan."Ucap Pria bernama Moge itu lagi.
__ADS_1
"Aku belajar bela diri sejak umur 10 tahun aku juga bisa membaca pikiran orang dan bahkan ketika peluru sudah di dekatku takkan pernah melukai aku sedikitpun."Ucap Aretha lagi yang membuat pria pria itu mulai waspada.
"Jujur sajalah siapa kamu aku pastikan kamu akan berlutut di bawah kakiku dan meminta aku untuk mengasihani kamu."Ucap Moge lagi sambil diam diam ia menggunakan jarum beracun untuk mendekati Aretha tetapi Aretha sudah waspada sehingga ia pun dengan sekali tendangan jarum yang ada di tangan Moge sudah menusuk kemabali dirinya sendiri yang membuat matanya terbelalak.
"Apakah itu cukup?"Tanya Aretha sambil berdiri berdekatan dengan Moge yang nyaris pingsan akibat tusukan jarum tadi.
"Itu yang di namakan senjata makan tuannya."Ucap Aretha acuh dan ia pun menepuk tangannya sekali lansgung semua anggota yang berada di balik lintu bagian luar mendobrak pintu tersebut dan masuk ke dalam serta langsung meringkus orang orang itu.
"Ampunilah kami.."
Tak ada yang peduli dengan ucapan orang orang itu.
Bryan yang melihat semua kejadian itu pun kaget bukan main ketika ia melihat Raymundo ada diantara orang orang itu.
"Jadi anda?"Ucap Bryan terbata sambil menunjuk pada Raymundo yang sementara memeluk Aretha.
"Iya aku suaminya Arey,"jawab Raymundo mengagetkan Bryan yang sudah diringkus oleh polisi.
"Terima kasih Pak Raymundo dan juga Nyonya yang sangat berbakat ini mungkin suatu hari nanti kami bisa meminta tolong lagi pada anda nyonya?"Ucap Komandan polisi itu pada Aretha dan Raymundo.
"Siap Pak Komandan!!"
"Arey sayang maafkan aku menaruh kamu dalam bahaya tetapi bukan kemauanku saja melainkan kemauan mereka berempat."Jujur Raymundo sambil menunjuk ke arah empat orang pria yang sedang berdiri sambil menggandeng seorang bayi kecil.
"Jadi ini semua skenario dari ke empat pria itu?"Ucap Aretha sambil memonyongkan bibirnya."Tanya Aretha dengan nada kesal.
"Iya sayangku maafkan suamimu ini."
"Suamiku kamu mendapat hukuman kamu takkan mendapat jatah selama seminggu karena kamu harus tidur diluar kamar,aku akan pantau kamu lewat cctv suamiku,awas saja."Aretha menggeram dan pergi dari hadapan Raymundo dan langsung meraih bayinya yang sangat menggemaskan itu dari tangan Kak Adam.
"Kak Virgoooooo....!!"Seru Aretha sambil mencubit lengan Virgo dan berlalu dari hadapan lima orang pria itu dan mereka berlima pun mengikuti Aretha s
yang sedang melangkah ke arah luar sambil menggendong baby Al.
"Menyebalkan...!!"
**
Di sebuah apartemen mewah tampak seorang pria sedang memijat kaki seorang wanita yang tengah hamil muda.
"Suamiku kamu tahu gak kalau aku ingin kita berbulan madu di Israel?"Ujar wanita itu membuka suara.
"Ah kamu kayak gak ada tempat lain aja?"Ucap Pria iru sambil memindahkan anak poni rambut si wanita.
"Setelah aku melahirkan nanti aku ingin kita pergi ke luar negeri misalnya ke Mesir dan negara negara di timur tengah lainnya,"ucap wanita itu sambil mengelus pipi pria yang sedang duduk sambil bersandar pada kursi sofa empuk itu.
"Kamu kapan akan menepati janjimu?Aku sudah lama menunggu janjimu itu terealisasi masa kita harus kumpul kebo sepanjang masa?"Ucap wanita itu lagi.
"Ya kamu sabar lah sampai aku sudah mendapatkan harta itu kita pasti akan pergi dari sini bahkan kita akan tinggalkan kota ini untuk beberapa tahun ke depan sampai waktu yang aku putuskan habis."Jawab pria itu lagi.
"Aku ingin kembali bekerja dan hidup layaknya seperti wanita wanita pada umumnya,aku ingin memiliki keluarga yang utuh,yang romantis dan yang pastinya keluarga kecil yang bahagia selalu hidup rukun bersama suami dan anak anakku."Jawab wanita itu yang tak lain adalah Dokter Citra.
Wanita itu ternyata menjalin hubungan yang rumit dengan adik sepupunya Reyhan yang bernama Verrel.
"Aku itu seorang dokter profesional aku ingin kembali bekerja di rumah sakit dan ingin hidup tenang dan tenteram rel?"Ucap Citra lagi.
"Ingatlah Citra kalau kamu itu keluar secara ilegal dari rutan dan aku tak menjamin keselamatan kamu kalau kamu berani menunjukkan muka kamu pada orang banyak ingat itu..!!"Verrel mengingatkan Citra pada masalah yang ia hadapi saat ini.
__ADS_1
"Iya aku tahu tetapi sampai kapan kita harus bersembunyi seperti ini terus?Bukankah kamu bilang kakak sepupumu itu orang kaya dan ternama dan katanya ia akan membagikan sebagian hasil dari perushaannya untukmu karena kamu telah membantunya menyelesaikan beberapa masalah pekerjaan di proyek proyek yang mandek?"Ucap Citra lagi.
"Iya sih tapi orangnya agak pelit aku akan memakai caraku sendiri agar ia mau memberikan aku cek senilai 1 miliar dan kita akan memulai hidup baru di tempat yang jauh dari kota ini bahkan kalau pwrlu kita akan pergi ke luar negeri yang jauh dari kota ini sampai semua sudah kemabli normal baru kita balik lagi."Ucap Verrel yang tak rela meninggalkan kota ini karena disinilah semua keluarga besarnya berada.
"Caramu itu sangat lelet Rel tangan dan kakiku sampai keriput menunggu kepastian itu."Citra sudah tak sabar dengan janji dari kekasihnya itu.
"Iya aku janji dalam waktu dekat aku akan menagih janji kakakku dulu ya?Kamu yang sabar biar kita tidak salah langkah karena terlalu ceroboh."Ucap Verrel lagi.
"Iya aku percaya padamu sayangku,"jawab Citra dan kemudian mereka berduapun larut dalam ciuman yang hangat yang mengantarkan mereka pada mimpi indah mereka berdua hingga malam datang menghampiri bumi ini.
**
Di sebuah mansion mewah,seorang wanita sedang duduk beralaskan matras sambil melakukan gerakan gerakan kecil dibantu oleh seorang pria yang tak lain adalah Reyhan.
"Bagaimana Sya apa kamu sudah merasa nyaman?"Tanya Reyhan pada Tapasya.
"Lumayan Rey,punggungku sudah agak mendingan dan sudah bisa ditegakkan lagi."Ucap Tapasya sambil mencoba untuk berdiri tetapi ia merasa kakinya kram dan tak bisa bangun.
"Ada apa lagi sya?"Tanya Reyhan bingung.
"Kakiku sakit sekali seperti kram,"jawab Tapasya sambil memeluk dada Reyhan.
"Ya kalau kram biarkan dulu lima menitan nanti juga baik lagi,mungkin efek kamu duduk lama."Reyhan berkata sok bijak pada Tapasya.
"O ya katanya besok sore kamu mau ketemu Aretha?"Ucap Reyhan mengingatkan Tapasya.
"Iya ya aku lupa apa aku cancel aja ya Rey?"Tanya Tapasya pada Reyhan.
"Kenapa harus cancel?Bukankah kamu sudah lama tak bertemu dengan sahabatmu itu?"Ujar Reyhan.
"Iya juga ya aku juga mau memberitahunya kalau aku sedang mengandung anakmu aku ingin melihat reaksinya,"ucap Tapasya lagi.
"Ah jangan seperti itu Sya kalian berdua kan sahabatan kenapa harus pamer kehamilanmu padanya?"Ucap Reyhan tak masuk akal.
"Aku hanya ingin lihat reaksinya sebagai sahabatku dan sebagai mantan terindah kamu Rey aku ingin dia tahu bahwa aku juga berhak mendapatkan kebahagiaan walaupun aku bukan pertama dihatimu Rey,"jawaban Tapasya membuat Reyhan kaget.
"Kenapa kamu berkata seperti itu?Arey memang mantan pacar aku tetapi masa depan aku hanya kamu Sya,dia hanyalah masa laluku dan aku akui memang aku masih selalu terbayang bayang hidup bersamanya tetapi aku sudah berusaha untuk membuang semua kenanganku bersamanya walaupun butuh waktu dan usaha yang keras karena perjuanganku duku dengan dirinya sangatlah keras dàn aku tahu aku salah dan sangat bersalah tetapi aku akan mencoba memperbaiki kesalahan itu agar aku tidak larut dalam imajinasiku yang berlebihan.
Asal kamu tahu Sya,walaupun kamu tersenyum bersamaku tetapi aku tahu hatimu hancur berkeping keping aku adalah pria yang gagal mpve on hingga kini aku harap kamu mau membantuku melupakan Aretha,walaulun berat rasanga tetapi aku yakin kalau kamu membantuku aku pasti bisa melupakannya.
Sungguh di dalam hatiku sekarang hanya kamu tetapi kadang aku masih juga merindukan wanita yang pernah menemaniku mulai dari nol,aku menyesal Sya kenapa aku membuat semuanya jadi rumit seperti ini Sya kenapa ??"
Reyhan masih saja meracau dan menyalahkan dirinya atas perbuatannya atas sikapnya yang belum bisa move on dari hubungan masa lalunya dengan sang mantan.
Reyhan masih saja mengutuk dirinya sendiri sampai akhirnya ia pun memeluk erat wanita disampingnya yangbsejarang telah menjadi bagian dari hidupnya.
Aku akan melupakan kamu Arey,aku menyesal dengan semua kata kataku ini tetapi aku harus bisa melupakan kamu demi isteriku tercinta yang sekarang sedang mengandung anakku anak yang sebenarnya aku ingin kamu yang mengandung anakku tetapi apa boleh buat Takdir berkata lain,kita harus hidup terpisah ruang dan waktu dan aku berharap di masa depan nanti kita bisa hidup bersama lagi dan takkan terpisahkan.
Reyhan benar benar tak bisa membohongi hatinya,ia tahu betapa saat ia masih bersama Aretha saat ia susah dan sedih selalu saja di hibur dan dikuatkan oleh wanita itu yang sekarang sudah bahagia bersama pria lain.
"Ya sudahlah mungkin di kehidupan ini kami tidak ditakdirkan untuk bersama aku berharap semoga di kehidupan selanjutnya kami bisa menikmati kehidupan yang indah bersama walaupun hidup kami sederhana tetapi kami bahagja...
Maafkan aku Tapasya,aku selalu menelantarkan pikiranku pergi jauh dari ragaku melanglang dunia ini tanpa adanya kamu di dalam hatiku.
To be continued
Bersambung ya guys...
__ADS_1