
**
Setelah selesai sarapan pagi, Raymundo pun mengajak Aretha ke Mall, untuk membeli beberapa potong pakaian untuk di pakai Arey nanti sore.
" Yank, katanya kamu ada meeting jam 1 siang ! " tanya Arey pada Raymundo.
" Iya , tapi sekarang baru jam 9 pagi, kita bisa have fun sedikit kan Yank sambil menunggu waktu itu tiba " ujar Raymundo pada Aretha.
" Yank aku pulang rumah dulu ya nanti jemput aku saat mau ke reuni gimana Yank boleh ya ? " Ujar Aretha memelas.
" Boleh dong sayang sekarang kita ke Mall dulu ya ? " pinta Raymundo lagi.
**
Mereka memborong banyak pakaian dan tas serta sepatu, tak lupa Aretha membeli juga set make up baru untuk mengganti make up-nya yang ketinggalan di Aussie.
" Yank dress ini cocok gak aku pakai ? " tanya Aretha pada Raymundo.
" Sangat cocok sayang apapun yang kamu pakai selalu terlihat cocok, " ucap Raymundo lagi.
" Yank aku ke toilet sebentar ya tunggu aku disini dan jangan kemana mana ya ? " ucap Raymundo sambil berlalu pergi dari hadapan Aretha.
Mall besar itu adalah milik Raymundo, itu semua hasil kerja keras Raymundo sendiri tanpa campur tangan dari orang tuanya, usaha Raymundo berkembang pesat di dunia bisnis property dan usaha usaha lainnya.
Namun, walaupun sangat kaya Raymundo selalu tampil apa adanya.
Wajah yang tampan, dada bidang dan berotot, tubuh tinggi tegap, rahang yang kuat, mata yang tajam membuat siapapun yang memandangnya langsung takjub, bahkan banyak wanita yang tergila-gila padanya tetapi tak satu pun diantara mereka yang di sukai Raymundo, justru ia melabuhkan cintanya kepada seorang gadis sederhana dan cantik bak bidadari, memiliki postur tubuh yang bagus, seksi dan smart serta enerjik, friendly, dan berambut panjang dengan pewarna rambut coklat keunguan.
Dialah Aretha Franklin Roosevelt atau biasa di sapa Arey, Arey terlihat sangat cantik dengan balutan pakaian apapun dan ia adalah gadis cuek yang bikin banyak hati yang patah.
Aretha juga anak seorang bisnisman yang bergerak di bidang property dan gas alam, Aretha selalu bisa tampil apa adanya di tempat kerja, dan bisa dengan cepat berbaur dengan masyarakat dan orang sekitarnya.
Aretha sering membagi bagikan rezekinya pada orang orang yang tak mampu, di jalanan bahkan sering mengikuti aksi sosial di wilayahnya bahkan sampai tingkat nasional.
Mira Kakak Aretha juga seorang gadis cantik, tapi culas dan suka iri hati, Mira sangatlah egois, walaupun kadang ia menjadi sangat baik tetapi semua kebaikan itu selalu ada bayaran yang harus dibayar dengan harga tinggi.
Beberapa menit kemudian Raymundo kembali dari toilet, ia mencari cari Aretha.
" Dimana gadis itu, kan aku udah bilang tunggu aku disini kok malah hilang sih? " Raymundo sedikit gusar dengan tingkah laku Aretha.
Akhirnya Arey kembali dari kamar pass lagi mencoba sebuah hot pants yang sangat bagus, ia juga seorang gadis yang suka mengoleksi barang barang unik baik itu murah maupun mahal dan termahal.
Aretha langsung memeluk pinggang Raymundo sambil mengecup punggung Raymundo dan berkata " Sayang ! Maaf tadi aku lagi di kamar Pass " ucap Aretha sambil melepaskan pelukannya.
Tanpa ia sadari baju Kaos yang dipakai Raymundo ada tanda bibirnya yang berwarna pink nude.
Ketika Aretha melihatnya ia pun tertawa terpingkal pingkal sambil menatap wajah tampan yang berdiri tepat di hadapannya.
" Ada apa sayang ? kok ketawa sendiri aku tersinggung lho Yank ? " ucap Raymundo manja.
" Ray, aku merasa sangat senang plus lucu deh lihat kamu nanti aja pas kamu pulang sampai rumah bakal kamu ketawa ngakak juga setelah melihat apa yang telah ku buat di belakangmu " ucap Aretha sambil melangkah pergi membawa paper bag yang berjumlah 5 itu langsung ia berikan 2 pada Raymundo terus yang 3 nya ia bawa ke dalam mobil dan menunggu Raymundo.
" Hmmm, gadis ini bikin aku makin gemas aja dan pengen cepat cepat menikahinya biar gak ada yang berani naksir milikku lagi " ucap Raymundo sambil melangkah menuju ke arah di mana mobil di parkir.
" Yank ! Apa yang membuatmu ketawa terus katakan padaku cepat sebelum aku ******* habis bibir indahmu itu " ucap Raymundo menggoda dan merasa tertantang.
" Ayolah Ray, ayo antar aku pulang biar ntar bisa ikut reuni " ucap Aretha sambil mengecup pipi Raymundo kemudian sengaja gak tahu apa yang telah dilakukannya pada Raymundo.
" Baiklah bayarannya nanti aku tagih setelah reuni nanti " ujar Raymundo sambil menghidupkan mesin mobilnya dan melajukan mobil dengan kecepatan sedang.
**
Setelah 15 menit kemudian, mereka pun tiba di rumah Aretha.
Aretha disambut oleh Papa dan Mamanya sambil tersenyum tipis.
" Anak mama dari mana saja, setelah dari Aussie hilang kabar dan hari ini baru muncul lagi " ucap Mama sambil tersenyum menatap suaminya.
__ADS_1
" Pah, anak kita udah makin dewasa aja tetapi Mama masih ingin tahu apa saja yang dilakukannya setelah balik dari Aussie ? " ucap Mama sedikit mengancam.
" Nanti Arey ceritakan ya , nah Mama Papa kenalkan ini Pacar Aretha namanya Raymundo " ucap Aretha sambil menyikut lengan Raymundo.
" Pagi Om Tante, saya Raymundo Ozario " ucap Raymundo sedikit gugup.
" Iya Nak Ray, terima kasih sudah menjaga anak Tante ya, dia agak keras kepala tetapi baik kok hatinya itu " ujar Mama Aretha sambil tersenyum.
" Ayo masuk dulu minum teh dulu baru balik " ajak Mama Arey lagi.
" Maaf Om Tante saya harus segera pulang nanti sore baru kesini lagi jemput Arey karena kami mau ikut acara reuni Akbar dari sekolah waktu SMA dulu, dan kami harus kesana membawa pasangan masing masing sekalian saya minta ijin Om dan Tante untuk mengijinkan Arey ikut reuni itu " ucap Raymundo sambil tersenyum simpul.
" Sekarang saya harus pulang karena jam 1 nanti ada meeting di kantor dan saya harus hadir " ucap Raymundo sambil mencium punggung tangan Mama dan Papanya Aretha kemudian mengecup kening Aretha di hadapan kedua orang tua itu dan pergi kembali ke mobilnya dan meluncur dengan sangat senang dan bahagia.
" Ternyata orang tuanya Aretha sangat demokratis, aku suka mereka tak marah padaku tapi malah menasehati kami berdua sungguh mertua yang langka " ucap Raymundo pada dirinya sendiri.
**
Setelah mengikuti rapat itu akhirnya Raymundo pun kembali ke mansionnya untuk beristirahat sejenak agar sore nanti otaknya kembali segar.
Setelah beristirahat selama 1 jam akhirnya Raymundo bangun dari tidurnya yang nikmat dan menelepon gadis pujaan hatinya itu.
" Dreeeetttt... dreeeetttt..." ponsel Aretha berdering dengan volume suara yang lumayan besar.
" Hallo Yank, bagaimana sudah siap ? " tanya Raymundo pada Aretha.
" Ini baru bangun tidur dan mau mandi dulu " ucap Aretha langsung mematikan ponselnya secara sepihak.
" Ah, gadis ini aku belum ngomong apa apa ponselnya sudah dia matikan tanpa seijin ku " ucap Raymundo sambil menyimpan ponselnya di meja dan langsung menuju ke kamar mandi untuk mandi dan segera bersiap siap.
Setelah mandi ia pun pergi ke ruang ganti untuk mencari kemeja yang senada dengan dress yang sudah dibelinya tadi di Mall untuk gadis kesayangannya itu.
Setelah dirasa cukup, ia pun mengambil sebuah kado kecil yang sudah disiapkannya dari beberapa hari yang lalu untuk kekasihnya itu.
" Semoga kamu menyukainya ya sayangku " ucap Raymundo pada dirinya sendiri.
" Ya sudah mungkin papa dan mama lagi istrahat aku harus cepat cepat pergi sebelum aku terlambat " ucap Raymundo lalu masuk ke dalam mobilnya kali ini ia mengganti mobilnya dengan sebuah mobil Tesla milik Aretha yang dititipkan Aretha beberapa hari yang lalu di bengkel kemudian Aretha memintanya untuk membawakan ke rumah Raymundo.
Chat via WhatsApp.
Raymundo : " Yank sudah selesai siapnya aku jemput ya ? "
Aretha : " Sudah Yank, bawa aja mobilku Yank biar ntar kamu balik aku yang antar sekalian tengok ibumu Yank udah lama aku gak jenguk ibumu "
Raymundo : " Baiklah Yank makasih atas niat baikmu "
Aretha : " Itu kan sudah kewajiban ku Yank sebagai seorang calon menantu yang baik "
Raymundo : " Baiklah Yank aku on the way ya ? "
Obrolan via WhatsApp selesai.
Setelah bersiap siap ia pun tak lupa mengambil tas Hermes Birkin kesayangannya itu dan pergi ke ruang keluarga untuk pamit dengan papa dan mamanya.
" Mama ! Papa ! Arey pamit ya ! " ucap Aretha sambil mengecup pipi kanan mamanya dan pipi kiri papanya.
" Ini nak mungkin kamu butuh di jalan " ucap Papa sambil menyodorkan sebuah kartu black gold unlimited pada Aretha.
" Nggak usah Papa sayang yang kemarin Papa kasih aja belum Arey pakai " ucap Arey menolak secara halus.
" Ambillah sayang semua milik Papa adalah milikmu nak ! " ucap Papa sambil tersenyum dan tetap memaksa anak perempuan sematawayangnya itu kartu black gold unlimited miliknya.
" Apa kata Papa mu terima aja nak ! itu hak mutlak dari Papa dan Mama untuk kamu nak " sambung Mama lagi.
" Baiklah Mama Papa Arey berangkat ya sekali lagi terimakasih untuk kartunya " ucap Arey sambil beranjak pergi dari hadapan kedua orang tuanya itu.
**
__ADS_1
" Suamiku aku merasa bersalah pada putri kita satu satunya karena selama ini aku benar benar fokus pada Mira dan melupakan Arey putri kandungku " ucap Mama Aretha sambil memeluk suaminya.
" Iya mama gak apa apa semuanya telah berlalu, bagaimanapun juga Mira adalah anak kita juga seburuk apapun kelakuannya ia tak pernah pergi meninggalkan kita " ucap Papa sambil mengecup kening istrinya.
" Ayo Pah kita ke taman belakang melihat bunga bunga kita yang semakin bermekaran dan berbunga dengan indahnya " ajak Mama Arey sambil menggandeng tangan suaminya dan pergi menuju taman belakang.
Ketika kedua orang tua itu hendak pergi ke halaman belakang rumah mereka, tiba tiba muncul lagi seorang gadis cantik yang sudah selesai siap hendak pergi juga.
" Mama Papa ! Mira pamit ya mau ikut acara reuni Akbar dari alumni sekolah tunangan Mira Anjas Papa Mama ! " ucap Mira sambil tersenyum dan mengecup pipi papa dan mamanya.
" Baiklah hati hati ya Nak pulangnya jangan terlalu larut ya, adikmu juga udah kesana sama pacarnya " ucap mama sambil melambaikan tangannya.
" Ooo jadi Arey sudah berangkat ke tempat reuni juga, kenapa gak bilang bilang biar kita barengan ? " gumam Mira sambil tersenyum sinis.
**
Akhirnya Arey dan Raymundo langsung menuju tempat yang di jadikan tempat acara reuni Akbar mereka.
Arey masih sempat memperbaiki dasi Raymundo dan menata rambutnya sambil tersenyum kemudian melangkah sejajar dengan Raymundo masuk ke dalam privat room yang sudah di sediakan oleh penyelenggara reuni Akbar itu.
Raymundo masih sempat memperbaiki rambut Aretha yang tergerai dengan cantiknya di punggung gadis itu.
" Sayang aku cemburu kalau sampai ada yang naksir sama kamu " ucap Raymundo sambil mengelus rambut panjang Aretha dan mencium rambut itu dengan lembutnya.
" Yank ! ayolah kita sudah telat, kalau kita masih berdebat disini kapan kita bisa sampai ke ruangan tempat reuni ? " ujar Aretha lagi sambil melingkarkan tangannya pada lengan Raymundo.
Kedua sejoli itu pun melangkah masuk ke dalam privat room yang sudah di sediakan oleh panitia Reuni dan ternyata belum banyak yang datang sehingga mereka bisa leluasa untuk bercerita dan bercengkrama dengan teman teman Raymundo yang lainnya.
" Hallo Ray, apa kabarmu ? " tanya seorang pria beralis tebal yang bernama Tommy page teman sekelas Raymundo jaman SMA dulu.
" Hai juga Tommy, puji Tuhan kabarku baik baik saja, ini perkenalkan tunangan aku " ucap Raymundo sambil menatap mesra wajah gadis pujaannya itu.
" Aretha " ucap Aretha sambil menjabat tangan Tommy.
" Tommy " ucap Tommy sambil tersenyum.
" Mari silahkan duduk " ujar Tommy mempersilahkan Aretha dan Raymundo duduk.
Tiba tiba muncul Reyhan yang datang dengan menggandeng seorang cewek yang tak lain adalah sahabat karibnya Aretha yakni Tapasya.
" Hai Arey ! Apa kabarmu sayang ? " ucap Tapasya sambil memeluk dan mencium pipi Aretha.
" Baik sayang ! " ucap Arey Sambil tersenyum dan balas memeluk dan mencium pipi Tapasya.
" Aku lihat kamu makin cantik aja ! " ucap Tapasya sambil mencubit hidung Aretha lagi.
" Aku biasa aja kok Sya, kamu aja yang makin cantik aja, eh sejak kapan kamu jalan sama si brengsek Reyhan ? " bisik Aretha pada Tapasya.
" Kamu kenal dia Arey ? " tanya Tapasya kaget.
" Ceritanya panjang Sya, nanti aku ceritakan ya tapi janji gak boleh kamu tanya tanya dia soal aku, kecuali dia mau jujur dan menceritakan pada kamu Sya ! " ucap Aretha lagi sambil berbisik sehingga tak ada seorang pun yang mengetahuinya.
" Sip sayang , kita kan sudah bersahabat sejak taman kanak-kanak hingga sekarang jadi kita sudah seperti saudara sendiri bahkan lebih dari saudara apapun yang menurutmu baik akan kuikuti dan apapun yang menurutmu jelek akan ku jauhi " ucap Tapasya sambil tersenyum.
" Eh, Perkenalkan ini sahabat masa kecilku hingga kini " ucap Tapasya pada Reyhan.
Betapa kagetnya Reyhan ketika dilihatnya gadis yang selama ini membuatnya hampir gila duduk bersebelahan dengan rivalnya sewaktu SMA dulu.
" Ooo, jadi sekarang Arey berpacaran dengan si Raymundo Ozario ya ? Wah hebat juga Raymundo memilih perempuan cocok banget sama dia, tetapi aku tak rela membiarkan Raymundo mengambil Arey dari hidupku, eh tapi apa semua ini berhubungan dengan test pack beberapa bulan lalu? kenapa perut Arey tidak kelihatan kalau ia sedang berbadan dua? apa sebenarnya yang telah terjadi ! " gumam Reyhan perlahan.
Aretha dan Reyhan hanya saling menatap tanpa mengucap kata apapun.
" Lho kok diam ayo duduk,"ajak Tapasya.
" Hai Tommy ! Apa kabarmu ? tanya Reyhan sambil berusaha untuk tersenyum dan duduk tepat di samping Aretha sambil tersenyum licik.
** Next **
__ADS_1