
Betapa kagetnya Haris Setelah mengetahui siapa sebenarnya Aretha, ia pun menyesali perbuatannya karena tidak menyelidiki dulu targetnya.
"Kasihan Aretha ternyata masih adikku, aku sangat merasa bersalah karena telah berlalu jahat padamu Dek" ucap Haris pada dirinya sendiri.
"Haris, lain kali harus hati hati karena kecerobohanmu kamu bisa melukai saudarimu sendiri." ucap Mama sambil melotot pada Haris.
"Maaf Mam yang beginian gak akan terjadi lagi , Haris janji Mama !" ujar Harus serius.
"Hari ini kamu harus bertanggung jawab mengantar pulang anaknya Kak Divya dan Kak Stephen kalau gak mama akan hukum kamu, kalau perlu Mama lapor kamu ke Danyon biar kamu dihukum seberat beratnya"ucap Mama lantang.
"Maaf Mam, Haris tidak akan mengulangi lagi perbuatan jahat ini lagi Mam, mohon maafkan Haris" ucap Haris bersungguh sungguh.
**
Setelah sadar betapa kagetnya diri Aretha karena ia berada di sebuah kamar asing dan sungguh ia gak tau apa apa yang terjadi padanya.
" Nak, kamu sudah sadar ? " ucap Mama Haris sambil membelai rambut Aretha.
"Maaf ibu boleh tanya nama ibu kamu Divya dan Papa kamu Stephen ya? " tanya Mama Haris sambil membelai rambut Aretha.
"Kok tahu nama Mama dan papaku ?"ucap Aretha kaget.
"Kamu ditemukan pingsan di pinggir jalan oleh anak ibu makanya dia membawanya ke sini" ucap Mama Haris membela anak laki lakinya yang seperti kesetanan karena gak dapat dapat pacar.
"Makasih ya Bu sudah mau tolong saya, boleh antar pulang saya Bu ? Daerah ini saya benar benar gak tahu" ucap Aretha sambil tersenyum tipis.
"Boleh kok kita tunggu anak ibu pulang kerja dulu ya ?" ucap Ibunya Haris lagi.
" Iya Bu!" maaf sudah merepotkan.
**
Sekitar pukul 2 Siang terdengar suara deru mobil mendekati rumah dimana Aretha berada.
"Permisi Bu!" ucap suara itu sambil mengetuk pintu.
__ADS_1
Kemudian Ibu Rinda bergegas ke arah pintu dan membukanya.
"Siang Nak sudah pulang? Ayo kita antar adekmu pulang ke rumahnya mungkin Papa dan Mamanya sudah mencarinya" ucap Mama Rinda pada putranya itu.
" Mana dia Mam?" Tanya Haris dan melangkah masuk ke dalam rumah.
" Ada di kamar, ayo kita lihat!" ajak Mama Rinda sambil tersenyum.
"Sudahlah Nak dia bukan jodohmu, kamu harus berusaha lagi suatu saat pasti kamu akan bertemu dengan seorang gadis sesuai pilihan hatimu" ucap Mama Rinda menghibur anaknya.
"Mas Haris?Apa yang Mas lakukan disini?tanya Aretha pada Haris saat muncul di hadapannya.
"Maaf ya Dek Abang salah selama ini, ternyata kamu itu masih adik sepupu aku, tolong maafkan aku Dek" ucap Haris bersungguh sungguh.
"Iya Mas, aku udah maafkan kok nanti aku kenalin Mas ke teman temanku semoga diantara mereka ada yang cocok ya sama kriteria Mas"ujar Aretha lagi.
"Iya makasih ya Dek!" ucap Aretha sambil melingkarkan tangannya di lengan Haris.
"Ayo kita antar adekmu pulang ke rumahnya!"ajak Mama Rinda lagi.
**
Raymundo baru saja turun dari jet pribadinya, ia bersama Bernard baru saja sampai dan Raymundo merasa sangat merindukan Aretha yang selama tiga hari terakhir tidak ada lebar sedikitpun membuat Raymundo gelisah sepanjang jalan.
"Boss ada yang bisa saya bantu Boss?" tanya Bernard pada Raymundo lagi.
"Nggak apa apa aku hanya khawatir Aretha, gak tahu kemana gadis itu ditelpon gak aktif di chat juga gak balas kemana dia ya bikin sakit kepala aja nih anak" Ujar Raymundo pada Bernard lagi.
"Udahlah Boss pasti dia lagi sibuk" ucap Bernard menguatkan hati Raymundo.
"Sibuk apanya aku gak bisa kalau sehari aja gak dengar kabar dari dirinya"ucap Raymundo sambil menatap layar ponselnya.
Setelah tiba di kantor sore itu, Raymundo pun pergi ke bagian HRD karena mereka lagi merekrut karyawan baru di bagian accounting dan manager pemasaran produk.
Raymundo melihat lihat semua CV yang tumpuk di mejanya kemudian melihat satu satu dan di paling bawah ada CV nya Aretha Franklin Roosevelt.
__ADS_1
Betapa kagetnya Raymundo karena nama gadis kesayangannya itu ternyata ada juga di situ.
"Untuk apa dia melamar kerja gadis itu memang tak ada henti hentinya untuk bekerja dia pikir setelah menikah aku bakal kasih dia pekerjaan gak? itu tidak akan pernah terjadi karena sebagai seorang suami yang baik akan memperlakukan istrinya seperti Ratu di rumah dan ratu di sampingnya"gumam Raymundo pada dirinya sendiri.
"Untuk sementara biarlah ia bekerja sebelum aku meminta dirinya menjadi istriku" Gumam Raymundo lagi.
**
Akhirnya mereka bertiga pun tiba di depan mansion Aretha dimana saat itu Papa Stephen sementara berdiri di depan rumah karena ia menunggu kedatangan putri bungsunya itu.
Aretha adalah anak kesayangan Papa Stephen, Aretha selalu mendapat perhatian penuh dari Papa Stephen karena sejak kecil ia lebih banyak diasuh oleh Papa Stephen.
Papa Stephen sangat memanjakan dirinya, Papa Stephen sangat ingin agar kelak anak perempuannya Aretha bisa membantu Kakak nya Virgo untuk bekerja di perusahaan Papanya itu.
Ketika Haris dan ibunya mengantar Aretha kembali ke mansion itu.
Setelah turun dari mobil akhirnya Aretha membawa masuk Haris dan ibunya ke dalam rumah besar indah bak istana itu.
" Ayo Mas Harris dan Mama Rinda kita masuk ke dalam yuk" ucap Harris sambil tersenyum tipis
Mereka pun masuk ke dalam ruangan tamu yang luasnya sangat luas seperti kamar hotel saja.
Aretha mempersilahkan mereka duduk dan Aretha pun pergi ke dapur mengambil minuman dan kue kue kering dan basah untuk mereka makan sambil cerita cerita.
" Mama, Adek udah pulang!" ucap Aretha sambil mencari ke kamar Mama Divya dan Papa Stephen.
Tiba tiba Papa Stephen muncul dan berjabat tangan dengan Mama Rinda.
" Hai Kak Rinda kapan nih datang, lama gak ada kabar Kak ! " ucap Papa Stephen sambil berjabat tangan dengan Mama Rinda
"Divya, kamu dimana sayang nih lihat siapa yang datang dirumah kita?" ucap Papa Stephen sambil terus memanggil Divya istrinya itu alias Mama dari Aretha dan Igo.
"Ini anak kamu Kak Rinda ? siapa namanya ?" tanya Papa Stephen pada Mama Rinda.
" Iya ini anakku satu satunya Dek Stephen," ucap Mama Rinda Sambil tersenyum.
__ADS_1
Divya muncul dari dalam kamar dan langsung memeluk Mama Rinda dan juga Harris mereka pun akrab dan bercerita panjang lebar sampai mereka makan bersama kemudian Aretha dan Harris jalan jalan ke taman sampai Harris kemudian berkenalan dengan sahabatnya Aretha yaitu Icha dan Harris sangat menyukai Icha.