
** MAAF BARU UPDATE, AUTHOR MASIH BERDUKA,BAPAK MERTUA AUTHOR MENINGGAL JADI MAAF AUTHOR MASIH BERDUKA🙏🙏
Setelah berkutat selama beberapa jam di depan komputer akhirnya semua masalah yang dialami oleh perusahaan perusahaan kecil nya.
Raymundo keluar dari ruang kerjanya dan menemukan sang istri sedang menyusui bayi kecilnya.
Secara diam diam,ia pun mengamati wanita yang telah ia nikahi beberapa waktu lalu dan sesekali ia tersenyum.
Terima kasih Tuhan atas anugerah terindah yang Engkau berikan padaku.
Aku sangat berterima kasih karena Engkau memberikan wanita berhati malaikat padaku, walaupun kadang aku menjadi bodoh karena emosi yang tak bertepi.
Dengan apa adanya ia begitu mencintai aku dengan kekuranganku,dengan segala kelemahanku,aku berharap semoga cinta kita abadi selamanya.
"Sayang, apa yang kamu pikirkan?"Tiba tiba Aretha bertanya pada suaminya.
"Sayang...!!Terima kasih sudah hadir dalam hidupku,sudah menjadi bagian dari hidupku,sudah selalu menemani aku dalam keadaan susah dan senang."
"Iya sayang terima kasih juga karena sudah mau menerima aku apa adanya juga ."
Setelah itu di sebuah tempat yang jauh dari kota, seorang wanita sedang menggertakkan gigi karena merasa tidak nyaman dengan kondisi yang diambil oleh adik adiknya.
Wanita itu penuh kebencian,ia sangat jengkel dengan keberadaan Dokter Citra dan antek anteknya.
Bagaimana bisa mereka tidak bisa berbuat apa-apa, padahal semua hal tentang Raymundo sudah ia ajarkan,semua tinggal jalani sesuai rencana, kalau Raymundo akan segera hilang dari peradaban manusia jaman now.
Tapi apa yang mereka pikirkan tidak sesuai rencana awal mereka.
Raymundo merasakan kalau akan terjadi sesuatu sehingga ia pun segera mengungsikan keluarga kecilnya ke tempat yang lebih aman, sehingga ketika ia mengalami masalah setidaknya istri dan anaknya sudah dalam keadaan aman aman saja.
Mereka maju selangkah Raymundo maju Dua langkah, sehingga mereka maju bagaimanapun caranya Raymundo sudah bisa membaca situasi sehingga tidak bisa mereka dapatkan apa yang mereka mau apalagi mereka berniat hal hal yang sangat buruk terjadi pada Raymundo dan keluarganya.
__ADS_1
**
"Sayang,ayo kita makan dulu tuh makanannya keburu dingin."Ajak Aretha pada suaminya.
"Baiklah sayang ayo,kita makan...!!"Ujar Raymundo sambil menggendong si kecil dan menidurkan bayi tampan itu di dalam boks bayi.
Setelah itu pasangan suami istri itu pun mulai melakukan aktivitas makan mereka, karena waktu makan mereka tidak seperti waktu makan saat sebelum mereka punya bayi, sekarang waktu itu sangatlah berharga sehingga benar benar menggunakan waktu itu dengan sangat baik.
Di meja makan, Raymundo dan Aretha sangat menikmati makanan mereka sehingga mereka tak sadar kalau baby Al sudah tidak berada di dalam boksnya lagi.
Apa yang terjadi?
Simak yuk...
**
Selesai makan Aretha langsung mencuci semua peralatan makan mereka sampai bersih dan membersihkan dalam dapur sampai bersih dengan dibantu oleh sang suami.
Kerja sama yang sangat bagus sehingga keharmonisan diantara mereka sangatlah indah karena suami dan istri selalu kompak dalam menyelesaikan sesuatu pekerjaan.
Raymundo tak pernah gengsi ketika membantu sang istri, baginya ia wajib melakukan apapun asalkan mereka selalu bersama sama.
Karena hidup berumah tangga itu tidak melulu soal cinta,tetapi soal kekompakan, kecocokan,kerja sama yang baik dan semuanya .
Sehingga pekerjaan yang sulit jadi mudah, pekerjaan yang berat jadi ringan.
Saling terbuka satu sama lain sehingga setiap masalah yang datang dapat diselesaikan dengan baik.
**
Ketika selesai semua pekerjaan di dapur, Aretha dan Raymundo pun pergi ke dalam kamar menengok sang bayi.
__ADS_1
"Suamiku,kok sepi ya?" Tanya Aretha sambil melangkah masuk ke dalam ruang tidur di mana baby Al di baringkan.
Ketika Aretha melangkah masuk ke dalam kamar dan mendapati bahwa bayinya tidak ada disana ia pun menangis sesenggukan, menangis sambil memeluk tubuh suaminya dan terus menerus menangis.
"Suamiku,dimana anak kita? Anakku hilang suamiku?Siapa yang tega menculik anakku?"Berbagai pertanyaan meluncur dari bibir Aretha.
"Ada apa sayang,kenapa kamu sangat histeris seperti itu,ayo kita cari bareng bareng...!!"Ajak Raymundo yang kelihatan banget kalau ia juga sangatlah panik.
Ia panik karena ia tidak pernah berpikir kalau musuh ternyata sudah lebih cepat melangkah ke depan,padahal kan mereka tidak tahu kalau Raymundo dan keluarganya keluar negeri ada apa gerangan?
Semua pertanyaan aneh muncul dalam benak Raymundo karena selama ini Raymundo tak pernah mendapat masalah apapun dan sebelum ada masalah mereka sudah dilumpuhkan.
Raymundo masih memeluk erat Aretha yang hanay menangis dan menangis, Aretha tak menyangka dalam rumah yang mereka tempati itu ternyata tidak aman dan kebersamaan dirinya dan si baby belum apa apa anaknya sudah di culik sehingga membuatnya sangat terpukul.
"Bayiku Mas...cariin bayiku aku gak bisa hidup tanpa dirinya Mas, please cari bayiku...!!"Keluh Aretha sambil terus saja mencabik dan memukul suaminya itu.
Raymundo hanya pasrah menerima segala bentuk pukulan dari Aretha karena ia sedang memikirkan bagaimana caranya agar ia bisa secepatnya menemukan baby Al,anak sulung sematawayangnya itu anak kesayangan Raymundo,buah hati kesayangannya buah hati dari perkawinan mereka yang sah,dan buah hati yang lahir dari seorang wanita yang sangat ia cintai.
Raymundo akhirnya melepaskan pelukannya dan mulai mencari ke segala arah karena ia yakin mungkin yang membawa bayinya bukan orang orang jahat tetapi mungkin saja saudara saudaranya yang ingin membuat Mereka panik ketika melihat bayi Al hilang.
Raymundo pun berpikir secara positif ia memenangkan lagi hati dan pikirannya kemudian menenangkan juga hati dan pikiran Aretha dan dengan berbesar hati mereka berdua mencari sang bayi di setiap sudut rumah dan setiap sudut kamar.
Ketika hendak melewati taman belakang mereka melihat sepasang suami istri yang sudah setengah abad lebih sementara duduk sambil menunduk dan tertawa terbahak bahak penuh kebahagiaan dan keceriaan.
"Siapa mereka Mas?"Tanya Aretha sambil menunjuk ke arah kedua orang tua itu.
"Yang mana sayang?Kok aku gak lihat sih?"Jawab Raymundo sambil tersenyum simpul karena ternyata kedua orang yang sementara tertawa penuh keceriaan itu adalah pamannya,Kakak dari ibunya yang sangat menyayangi dirinya paman yang selalu menjaganya sejak ia kecil hingga dewasa seperti sekarang.
Paman yang selalu mendukung apapun pekerjaan dan cita cita Raymundo.
Dengan langkah perlahan lahan agar tak diketahui oleh kedua orang tua itu Raymundo membekap mulut sang istri dengan lembut dan menuntunnya ke arah di mana kedua orang tua itu sedang tertawa bahagia.
__ADS_1
**
Bersambung guys jangan lupa komentar,vote, rating dan like ya...🙏🥰