
"Bijaklah dalam membaca ya readers tersayang."
Aretha dan Raymundo pun pergi melanjutkan perjalanan mereka yang belum tuntas.
"Ray,suatu saat ketika kita sudah bersama apapun kesalahanku kamu gak akan marah atau diamkan aku kan Ray,"ucap Aretha sambil menatap jalanan yang lengang di sepanjang perjalanan mereka.
"Kita ke pantai aja atau taman kota sayang?"
Raymundo balik bertanya.
"Bukannya jawab pertanyaan Arey kok malah tanya sih Yank"ucap Aretha penuh manja.
"Ntar kita duduk duduk sambil cerita masa depan kita sayang,sabar ya aku cari tempat yang bagus untuk kita"ucap Raymundo sambil memutar di sekitar lokasi itu untuk mencari tempat yang cocok untuk kencan mereka.
Akhirnya mereka memutuskan untuk duduk di tepi pantai untuk menikmati indahnya deburan ombak.
"Ray, kita duduk disini aja sambil melihat pemandangan alam pantai ini"ucap Aretha sambil menarik tangan Raymundo.
Dan akhirnya mereka mendapatkan tempat yang mereka inginkan.
"Jawab dong pertanyaannya tadi Ray,"ucap Aretha lagi.
"Ingatkan aku kalau aku lagi marah sayang, misalnya kamu menuju sebuah sinyal yang bagus bagiku ketika aku lagi marah dan hilang kendali apa yang akan kamu lakukan"tanya Raymundo pada Aretha.
"Arey akan memelukmu dan meminta maaf" ucap Aretha sambil bermain main pasir putih disekitar tempat duduknya.
"Apalagi yang akan kamu lakukan kalau aku belum memaafkan kamu?" ucap Raymundo lagi.
"Ah...kamu kepo banget sih Ray, pasti ada cara cara tertentu yang akan membuatmu memaafkan aku, lagian selama ini kan kamu yang sering kejar aku ya kan masa kamu akan mendiamkan aku sampai berhari hari sih," ucap Aretha sambil merangkul lengan Raymundo dan menyandarkan kepalanya di bahu Raymundo.
"Sayang apapun masalahnya jangan pernah berpikir untuk meninggalkan aku sayang,benar benar aku gak bisa kalau gak lihat kamu sedetikpun, kecuali saat kerja." ucap Raymundo sambil tersenyum tipis dan mengelus rambut panjang Aretha.
"Rencananya kapan nih mau melamar secara resmi di hadapan papa dan mama Arey Yank?tanya Aretha membuyarkan lamunan Raymundo yang sudah berandai andai sejauh mungkin.
"Ha...ha...ha...ha..." Raymundo tertawa terbahak bahak karena merasa lucu akibat mengulang lagi kata katanya tadi.
"Belum apa apa rencananya sudah setinggi langit sayangku" ucap Raymundo sambil mengecup kening Aretha dan berbisik " Wo ai ni Beb" ucap Raymundo sambil terus mengecup kening Aretha sangat dalam.
__ADS_1
"Wo ai ni" ucap Raymundo lagi sambil memeluk gadis cantik yang duduk disebelahnya.
"Sayang, gimana kalau kita nonton film di bioskop aja sayang, mumpung aku free hari ini aku akan mengajakmu berkeliling di bioskop cinema 21" ucap Raymundo sambil tersenyum.
"Boleh, tapi filmnya jangan yang horor ya aku bisa kehabisan nafas kalau menonton film itu"ucap Aretha sambil berdiri dan melangkah lagi ke mobil Raymundo yang di parkir agak jauh dari situ.
Ketika mereka kembali ke Mall dan membeli tiket masuk bioskop, mereka berpapasan dengan Anjas dan Mira.
Mira terlihat bergelayut manja dengan Anjas dan tidak melihat Aretha dan Raymundo.
Raymundo pun berjalan mendekati Anjas sahabatnya itu.
"Hei Broo, apa kabar" ucap Raymundo sambil memberikan salam khas mereka sejak dulu.
Anjas kaget dan membalikkan badannya untuk melihat suara familiar itu.
"Broo aku kangen sama kamu lama gak ketemu aku lagi sibuk di proyek yang sedang berkembang Broo" ucap Anjas.
"Kak Mira,"ucap Aretha sambil tersenyum ke arah Mira yang bergelayut manja di hadapannya.
"Kalian saling kenal," tanya Anjas yang langsung dipotong oleh Aretha " Dia Kakakku, Kakak Perempuanku satu satunya Kak" ucap Aretha sambil mengulurkan tangannya berjabat dengan Anjas.
"Aku Anjas" ucap Anjas memperkenalkan namanya dan masih menggenggam tangan mungil dan lembut itu.
"Ehemmm..." Raymundo mendehem karena kedua orang itu belum melepaskan tangan mereka.
" Maaf," ucap Anjas sambil melepaskan tangannya.
"Sayang,kok kamu gak bilang kalau kamu punya adik secantik ini" ucap Anjas sedikit menggoda membuat Aretha jadi risih kalau berlama lama disitu.
"Broo kita kompak ya pacaran sama Kakak beradik ini, mereka sangat cantik dan aku ingin cepat cepat menikahi Mira, kita akan tunangan saat bulan November nanti." ucap Anjas sambil mengeratkan pelukannya di pinggang Mira.
"Aku tunggu Undangan dari kalian ya," ucap Raymundo dan menggandeng tangan Aretha semakin erat.
"Baiklah kita ada urusan sedikit kita lanjut jalan ya" ucap Aretha kemudian.
"Eh...Bang Anjas jaga baik baik Kakak aku ya jangan bikin dia kesal atau sakit hati kalau gak aku akan menghajar kamu" ucap Aretha sedikit mengancam Anjas.
__ADS_1
Dan Anjas hanya tertawa mendengar perkataan Aretha.
"Tenang aja kakakmu aman dalam pelukanku,aku gak akan membiarkan dia terluka sedikitpun karena dia sudah mencuri hatiku, dia sudah membuat otakku gila kalau gak bisa melihatnya sehari saja" ucap Anjas meyakinkan Aretha.
"Baik aku pegang kata katamu ya" ucap Arey sambil memasukkan ponselnya dan data rekaman suara Anjas tadi.
"Kamu merekamnya dek," ucap Mira pada Aretha.
"Iya dong kak Mira,kakak tenang aja Bang Anjas benar benar mencintai dan menyayangi Kakak" ucap Aretha kemudian memeluk Mira dan mengecup keningnya dan pergi dari hadapan Mira dan Anjas sambil tangannya terus menarik tangan Raymundo.
"Yang,ayo beli tiketnya entar keburu habis loh Yang?"ucap Raymundo sambil melangkah menuju penjual tiket atau karcis masuk ke dalam bioskop itu
Akhirnya mereka mendapatkan film Hollywood yang penuh dengan kisah horornya.
Aretha benar benar tidak tahu film yang akan mereka tonton karena Raymundo yang pergi membeli tiketnya.
"Darling ayo lah kita beli snack dulu biar lebih seru lagi saat kita nonton sambil makan makan"ucap Raymundo menarik tangan Arey menuju tempat penjualan tiket.
"Yang! Tunggu disini aku antri ya sayang duduk aja disini biar kakimu gak cape" ucap Raymundo penuh perhatian.
"Iya Ray, jangan lama lama ya" ucap Aretha sambil tersenyum.
Setelah membeli Snack yang banyak akhirnya Raymundo pun kembali ke tempat dimana Aretha menunggunya.
"Ayo sayang kita masuk ya, " ucap Raymundo sambil menarik tangan Aretha dengan tangan kirinya karena tangan kanannya membawa makanan ringan merek.
Mereka mencari tempat yang tidak begitu ramai karena memang itu niat mereka agar tidak terlalu ribut.
Ketika mereka masuk kedalam bioskop,sepasang mata menatap tajam ke arah mereka berdua.
Mereka tidak sadar kalau Reyhan mantan pacar Aretha juga berada di dalam bioskop itu .
Reyhan pun membisikkan sesuatu di telinga satpam penjaga dalam bioskop itu dan Reyhan pun beraksi.
Ketika film mulai tayang, Reyhan berjalan ke arah tempat duduk yang bersebelahan dengan Aretha sambil tersenyum dalam hati.
"Hari ini aku pastikan semuanya seperti rencana aku"ucap Reyhan tersenyum penuh kemenangan.
__ADS_1
** Bersambung ya guys nanti siang baru update lagi Sekar masih ngurus bocil bocil kerja PR online dulu ya? terimakasih 🙏🥰