
Happy reading guys...!!
**
Bunga bunga cinta,bunga bunga rindu tertanam di hati ini teramat dalam....
Aretha terus melantunkan lagu lagu cinta agar Baby Al cepat lelap dan ia bisa melakukan aktivitas lainnya.
Sudah jam Tujuh Aretha belum juga masak untuk sarapan
"Nggak ada apa apa di meja makan...!!"Raymundo memeriksa tutupan saji di atas meja makan dalam keadaan kosong.
"Sayang,sarapanku mana?"Tanya Raymundo pada Aretha.
"Ini sayang masih bikin nasi goreng sama telor ceplok aja gak apa apa ya Suamiku?"Ucap Aretha sambil menggendong baby Al dan membawakan sepiring nasi goreng dan juga telor ceplok.
"Ya udah gak apa apa...!!" Jawab Raymundo sambil mengambil piring dan menyendokkan nasi goreng itu ke piringnya.
"Sayang,ayo ikut ke kantor biar aku gak kesepian di kantor."Ucap Raymundo pada Aretha.
"Tapi sayang aku harus ke kantor perusahaan Papa sayang...!!"Ucap Aretha sambil memerah ASI pada kedua *********** untuk dijadikan stok untuk si baby.
"Sayangku aku tahu kamu memang harus ke kantor Papa,tapi kamu harus ada yang mengikuti kamu aku takut kenapa kenapa dengan baby Al."Ucap Raymundo pada Aretha.
"Baiklah Sayang,aku tahu aku adalah istri mantan mafia aku harus lebih berhati hati lagi sebab aku bisa saja diculik ataupun di hadang di jalan atau di lempari di jalan...!!"Jawab Aretha sambil tersenyum.
"Tuh kan tahu...!!"Sambung Raymundo lagi.
"Emang harus nyambung lah sama suami...!!"Jawab Aretha sambil membedong bayinya dan mulai memakai kain gendongan bayi.
"Sudah selesai siapnya?"Tanya Raymundo pada Aretha.
"Sudah dong sayang,Yuk berangkat...!!"Ucap Aretha sambil memanggil bibi Titin dan paman Doger.
"Tuan...!!"Panggil Bibi Titin pada Raymundo.
"Iya Bi, ada apa?"Raymundo bertanya pada bibi sambil melangkah masuk ke dalam mobil.
"Aku akan mengantar kalian ke kantor perusahaan Papa Stephen dulu baru aku ke kantor...!!"Ucap Raymundo sambil memasang seat belt milik Aretha.
"Sayang..?? Panggil Aretha lagi.
"Iya ada apa?"Raymundo membalasnya.
"Bibi Titin dan Paman Doger sebenarnya mau ijin pulang kampung karena anaknya hari ini akan melangsungkan perkawinannya."Jawab Aretha sambil memegang bahu pria tampan itu.
"Oo,gitu ya gak apa apa nanti sekalian kita antar mereka ke terminal."Ucap Raymundo pada Aretha.
"Bibi dan Paman sekalian saja bawa barang bawaannya nanti kita langsung antarkan ke stasiun kereta api atau terminal."Ucap Aretha pada kedua orang tua itu.
__ADS_1
"Baiklah Non, terima kasih 🙏"Ucap Bibi sambil menyatukan kedua tangannya dan memberi hormat pada Majikannya yang sudah menganggap mereka keluarga.
"Nggak usah sungkan sungkan Bibi dan paman kan sudah seperti keluarga sendiri."Ucap Aretha lagi.
Setelah semua barang milik bibi dan paman Doger masuk ke bagasi mobil, mobil yang mereka tumpangi segera meluncur ke arah terminal.
**
Kedua orang tua itu pun turun dari mobil dan naik bis jurusan kota tempat resepsi anaknya.
"Bi,jangan sungkan ya kalau ada kesulitan...?"Ucap Aretha sambil memberikan ASI eksklusif pada bayi tampannya.
"Iya Non...!! Jawb Paman Doger sambil memindahkan barang barang bawaan mereka
Setelah mereka naik ke atas bis sampai bisnya menghilang dari pandangan mereka baru mereka pergi ke kantor perusahaan tempat Aretha bekerja sebagai seorang CEO muda yang sangat di segani oleh para karyawan dan karyawati di perusahaan itu.
Dalam hitungan menit mobil yang mereka tumpangi sudah sampai di halaman perusahaan kantor Papa Stephen.
"Sayang, apa aku harus menunggu kalian berdua disini?"Tanya Raymundo sambil menatap wajah cantik istrinya itu.
"Emang Mas harus menunggu karena aku hanya akan memeriksa beberapa dokumen dan mengecek beberapa email dan melihat jadwal meeting dengan klienku Mas."Ucap Aretha sambil menggendong baby Al turun dari mobil.
"Sayang, titip baby Al sebentar ya?"Ucap Aretha sambil melangkah cepat masuk ke kantor perusahaan Papa Stephen dan semua karyawan memberi hormat pada wanita muda cantik itu.
Aretha pun langsung menuju ke ruangannya dan mulai memeriksa dokumen dokumen yang harus ia tanda tangani dan memeriksa email email yang masuk,ia pun mengangkat laptop kerjanya itu dan meminta asisten pribadinya membawakannya ke dalam mobilnya untuk ia bawa ke rumah.
Dalam perjalanan Aretha tidak bisa menahan rasa kantuknya yang tiba tiba menerjang pertahanan dirinya.
Akhirnya Aretha pun tertidur sambil memeluk erat bayi mungilnya itu.
Ketika hampir tiba di tempat tujuan Raymundo menoleh dan ia melihat pemandangan yang jarang ia lihat yaitu Aretha sudah tertidur dengan sangat pulasnya sambil menggendong si buah hati.
Akhirnya Raymundo pun tak tega untuk membangunkan Aretha karena ia takut Aretha sakit kepala akibat membangunkannya secara tiba tiba.
Raymundo kemudian menekan tombol rahasia yang hanya ia dan Bernard yang tahu dan terbukalah jalan rahasia itu.
Jalan itu menghubungkan jalan menuju ke ruangan Raymundo dengan tetap berada di dalam mobil.
Setelah mereka tiba di dalam ruangan Aretha pun digendong oleh Raymundo ke dalam kamarnya dan juga ia pun menggendong sang bayi dan meletakkannya di dalam kamar pribadi miliknya itu, karena ternyata di dalam kamar pribadi Raymundo itu sudah disediakan juga tempat tidur bayi.
"Kasihan istriku kecapaian mengurus bayiku sampai tertidur seperti ini...!!"Gumam Raymundo sambil menidurkan Aretha diatas ranjang dan memakaikan selimut padanya.
Kemudian ia pun menyelimuti juga si baby yang masih sangat merah itu agar tidak kedinginan akibat terkena AC.
Raymundo pun mengecup kening sang istri dan si baby Al dan pergi ke ruangannya.
Disana sudah menunggu Bernard.
"Pagi Tuan, wanita yang sempat mencoba menjadi pelakor itu ternyata adiknya Maharani namanya Citra,dia bekerja di RS keluarga Dharmawan dan selama ini dia ingin sekali mendapatkan anda Tuan."Ucap Bernard sambil menunjukkan beberapa buah foto dan rekaman yang ia ambil dan diberikan juga oleh para bodyguard bayangan.
__ADS_1
"Pakai cara kita yang biasa kamu tahu...!!"Ucap Raymundo sambil memegang janggutnya.
"Berani beraninya mereka bekerja sama untuk menghancurkan rumah tanggaku, mereka benar benar ular berbisa yang harus di waspadai karena kalau lengah sedikit bisa bisa istriku dan anakku jadi sasaran empuk mereka...!!"Gumam Raymundo pada dirinya sendiri.
"Baik Tuan saya permisi dulu, eh Tuan nanti jam Dua siang ada kunjungan dari kantor pak Heru dan mereka ingin membahas kerjasama dengan perusahaan kita...!!"Ucap Bernard sebelum pamit.
"Baiklah kamu aturlah nanti kabari aku saat mereka sudah tiba."Ucap Raymundo pada Bernard.
Setelah Bernard pergi, Raymundo berjalan mondar-mandir di dalam ruangan sambil sesekali berdecak decak.
"Apa maunya mereka sampai sampai adik kakak ingin tidur denganku,kenapa mereka tidak kapok kapok ingin menguasai hartaku? Maharani dan Citra kalian akan tahu yang sebenarnya siapa Raymundo...!!"Ucap Raymundo pada dirinya sendiri.
"Aku tahu kalau kamu sakit hati saat aku menyaksikan kamu berselingkuh di depanku waktu itu, tetapi aku harus melepaskan wanita yang tidak setia seperti kamu Maharani, aku adalah tipe pria yang tak suka milikku di obral apalagi diobrak abrik oleh pria lain aku paling benci perempuan bermuka dua dan perempuan yang suka merayu pria lain padahal di sisi lain ia sudah memiliki kekasih jadi kalau kalian ingin kembali dan menghancurkan rumah tangga aku kalian jangan pernah salahkan aku karena jahatnya aku tak bisa kalian tandingi."Raymundo bermonolog dengan suara tegas.
Sementara Raymundo bermonolog, Aretha bangun dari tidurnya dan melihat kalau ia sudah tertidur di atas ranjang dan ia juga kaget dimana bayinya? Ternyata bayinya sementara tidur dengan sangat nyenyak di tempat tidur yang sudah tersedia di kamar itu.
Kira kira di mana ya mereka sekarang?Gumam Aretha sambil melihat lewat jendela dan betapa kagetnya ia ternyata mereka berada di gedung paling tinggi dan sangat tinggi.
"Ah...aku ketiduran lagi hmm...dimana suamiku kasihan suamiku pasti dia yang menggendong aku dan anakku ke ruangan ini...!!"Ucap Aretha pada dirinya sendiri.
"Aku harus cuci muka agar tidak mengantuk lagi dan kalau perlu sambil minum kopi agar mataku bisa terang dan tidak mengantuk lagi..."Aretha kemudian membuat kopi di kamar itu.
"Hmm,wangi kopi dari mana ya?"Raymundo mengendus sambil melangkah ke dalam pantry tetapi tak ada seorang pun di sana yang sedang membuat kopi
"Dimana ya?Ah...harumnya bikin aku ingin menikmatinya."Ucap Raymundo lagi sambil duduk di kursi kebesarannya itu.
Tiba tiba pintu terbuka dari dalam ke keluarlah sang istri membawakan secangkir kopi less sugar pada dirinya.
"Silahkan diminum suamiku sayang...!!"Ucap Aretha sambil meletakkan secangkir kopi di atas meja tepat dihadapan suaminya itu.
"Hmm, wanginya membuat aku ingin menyeruputnya sampai ludes."Ucap Raymundo sambil menyeruput sedikit demi sedikit kopi buatan Aretha itu.
"Suamiku, maaf ya tadi aku ketiduran di mobil dan pasti suamiku capek ya menggendong wanita yang masih dalam tahap nifas seperti aku ini."Ucap Aretha sambil melangkah mendekati sang suami dan meminum kopi dari cangkir yang sama kemudian tanpa sadar Raymundo pun mendudukkan Aretha di atas pangkuannya.
"Duduk dulu sayangku."Ucap Raymundo sambil memindahkan anak rambut yang menghalang wajah sang istri.
"Aku sangat mencintaimu istriku, suatu saat ketika aku mulai jenuh dengan hubungan kita tolonglah jangan pernah tinggalkan aku demi sebuah alasan yang tak pasti dan tolong menunggu lah karena aku tahu suatu saat kita akan sampai pada tahap itu."Ucap Raymundo sambil tersenyum dan terus memangku Aretha hingga suara tangisan bayi dari dalam kamar itu mengagetkan mereka berdua dan Aretha berlari menuju ke dalam kamar.
"Cup cup Sayang 😘"Ucap Aretha sambil mengecup sang bayi dan menyusuinya.
Baby Al menyusu dengan lahapnya dan tak berapa lama kemudian bayi mungil itu pun kembali tertidur dengan sangat nyenyak.
"Ribut di kantor papa ya?"Ucap Raymundo saat melihat Aretha sedang menyusui bayinya.
"Kebahagiaan aku sungguh tak ada duanya...!!"Ucap Raymundo sambil tersenyum dan berjalan ke arah sang istri yang sedang asyik.
**
Bersambung ya guys tolong di like komentar dan vote ya biar author rajin update setiap hari terima kasih 🙏🥰
__ADS_1