
Hai hai jumpa lagi...
Jangan lupa tinggalkan jejak ya?
Selamat mengikuti Perayaan Malam Natal 24_12_2021 @Katedral Roh Kudus Kota Denpasar _Salveππβ
β‘ββ‘ββ‘ββ‘ββ‘ββ‘ββ‘ββ‘β‘ββ‘ββ‘βββ‘β
Akhirnya mereka sekeluarga menjadi keluarga yang sangat kompak dalam segala hal.
Di tambah lagi kasih sayang Raymundo pada Aretha yang semakin hari semakin intim.
Raymundo sangat menyayangi isteri tercintanya itu.
Raymundo dan isterinya tinggal sendiri di sebuah mansion di kompleks perumahan Puri Indah,jarak dari rumah mereka ke rumah papa Stephen dan mama Divya hanya Lima Ratus Meter.
Kadang kadang baby Al di titipkan di rumah Mama Divya karena Aretha kini telah bekerja lagi bersama sang suami di perusahaan.
Suatu hari mereka semua berkunjung ke sebuah pesta kolega mereka di hotel bintang 5 di kota itu.
Pestanya sangat ramai,ketika merwka kesana mereka di kawal ketat oleh TNI dan kepolisian dan juga bodyguard bodyguard kepercayaan mereka.
Di mana pun mereka berada selalu saja dalam pengawasan para bodyguard bayangan dan bodyguard kepercayaan mereka.
Aretha sedang masuk ke dalam sebuah ruangan khusus untuk menyusui si baby yang benar benar rewel.
Ketika sedang menyusui bayinya tiba tiba pintu ruangan khusus itu terbuka dan masuklah seorang wanita yang tak lain dan tak bukan adalah dokter citra tetapi ia tak bisa apa apa karena bodyguard Aretha yang perempuan sedang duduk di belakang Aretha sambil mengawasi Aretha dan juga gerak gerik dokter Citra.
"Sialan...!!Kenapa wanita itu selalu dikawal sih?Dasar br*ng*ek aku baru selangkah mereka sudah dua langkah."Umpatnya dalam hati.
Akhirnya karena sudah tidak tahan lagi ia pun segera kelaur dari ruangan itu.
"Aretha tak menghiraukan wanita itu padahal wanita itu musuh terbesar suaminya yang sekarang sedang diburu oleh para mafia karena wanita itu adalah dalang dibalik terbaliknya kapal pesiar mewah milik Raymundo dan beberapa orang koleganya.
Mereka bekerja sama dalam hal bisnis kapal pesiar megah itu.
**
__ADS_1
Ketika sedang asyik bercerita dengan beberapa kolega bisnisnya tiba tiba ponselnya berdering,ia pun segera mengangkatnya dan apa yang terjadi?Raymundo sangat kaget ketika mengetahui kalau Dokter Citra sudah kabur dari sekapan mereka,ia di tolong oleh seorang pria yang berinisial C.
Raymundo pun langsung mencari kebwradaan isterinya karena ia tahu Aretha tak mengenal Dokter Citra dan sebaliknya Dokter Citra pun demikian ia juga tak mengenal Aretha,walaupun ia sempat melihat Aretha waktu itu di Rumah sakit tetapi ia tak melihat secara jelas.
Raymundo langsung menelepon Ayuni sambil bertanya keberadaan mereka dan sang bodyguard pun meminta untuk tuannya tidak panik karena kalau ia panik musuh akan mengetahuo keberadaan Aretha dan baby Al.
"Nyonya apakah sudah selesai?"Tanya Ayuni si bodyguard pada Aretha dan Aretha pun membalasnya dengan anggukan kepala tanda sudah selesai.
"Maru Nyonya lewat sink dan tolong berlaku seperti biasa saja karena disekitar sini ada musuh Tuan."Ucap Ayuni sambik tersenyum dan mereka pun berjalan melalui lorong panjang itu menuju ke ruangan dimana acara berlangsung.
Ketika mereka kembali masuk ke dalan ruangan itu mata Aretha tertuju pada pria berbadan kekar dan tampan itu ternyata pria itu adalah Charlos.
Charlos pun datang dan menghampiri Aretha.
Bodyguard Aretha sudah mengetahui kalau Charlos adalah orang yang berbahaya tetapi ia tak bisa bertindak kalau tak ada gerakan yang mencurigakan.
"Nyonya mau kemana?"Tanya Ayuni pada Aretha.
"Hanya inigin menyapa seorang sahabat."Jawab Aretha sambil tersenyum dan tetap mengajak Ayuni untuk selalu bersamanya.
"Siap Bu...!!"Ucap Ayuni pada Aretha.
Aretha pun menatap ke arah pria berbadan kekar dengan wajah tampan namun beringas itu sambil menyunggingkan senyuman paling manis yang selalu membuat Charlos tak bisa berpaling dari senyuman Aretha yang seperti hipnotis itu.
"Hai cantik...!!"Sapa Charlos sambil mendekat ke arah Aretha.
"Hai juga Tuan Charlos!!"Aretha balik menyapa Charlos dengan sebutan Tuan yang membuat Charlos tak suka dengan sebutan itu.
"Arey kok panggilnya seperti itu Dek?"Tanya Charlos sambil mendekati Aretha yang sedang berdiri sambil menggendong baby Al.
"Terus aku harus panggil apa?"Tanya Aretha sambil tersenyum tipis dan ia sudah tahu kalau Charlos sangat membencinya karena ia sudah memanggil Charlos dengan sebutan Tuan.
"Apa kabar kamu Dek?"Tanya Charlos lagi sambil menatap intens wajah Aretha.
"Seperti yang abang lihat,sehat selalu."Jawab Aretha sambil tersenyum menunjukkan gigi gingsul putihnya itu.
"Andai waktu bisa kuputar aku tak pernah ingin kamu menjadi milik siapapun,tapi nasib berkata lain aku harus rela melihatmu bahagia bersama orang lain walaupun pria itu sangat aku benci tetapi aku tak bisa berbuat apapun karena pria itu hidup bersama kamu Dek,karena aku tak ingin menjadi pecundang dan aku tak ingin melihat wanita yang kucintai menderita."Ucap Charlos sambil tersenyum.
__ADS_1
"Bang Arey boleh tanya sesuatu?tolong jawab dengan jujur dan jangan tersinggung atau marah dengan pertanyaan Arey."Ucap Aretha oada Charlos.
"Janji gak akan marah apalagi tersinggung."Jawabnya percaya diri.
"Abang kenapa abang melepaskan Dokter Citra abang gak tahu ya kalau Dokter Citra berniat membunuhku dan bayiku?"Ucap Aretha sambil matanya berkaca kaca.
"Abang ada perjanjian dengannya dan dia gak akan berani berbuat yang tidak tidak pada kamu Dek percaya pada abang kalau abang takkan pernah mengambil keuntungan dari lolosnya Dokter Citra."Ucap Charlos sambil tersenyum lebar dan ia pun berjalan mendekati Aretha agar ia semakin dekat berada di samping wanita itu.
"Adek kamu tahu apa yang aku rasakan saat kamu lebih memilih pergi dari pada menungguku sembuh?"Tanya Charlos mengarang cerita yang tak ada hubungannya dengan Aretha.
"Aku gak tahu Bang,abang jangan nga
rang deh."Ucap Aretha sambil mendorong Charlos agar menjauh darinya.
"Adek kamu tahu gak cerita yang tadi itu aku karang saja dan aku tak pernah rela melihat kamu bahagia bersama pria bernama Raymundo itu camkan itu baik baik dan aku pastikan untuk secepatnya mengambil kembali milik berhargaku dari pria lain."Ucap Charlos dengan mata berkilat.
"Apa maksudmu Abang?"Tanya Aretha sambil menginjak sepatu Charlos dengan menggunakan sepatu high heelsnya yang sangat tajam itu.
Charlos meringis kesakitan karena heels sepatu itu menancap pas di atas punggung kaki Charlos.
"Apa yang kamu lakukan Dek?"Tanya Charlos pada Aretha.
"Aku hanya menghukum orang jahat. "Jawab Aretha santai.
"Apa kamu menganggapku orang jahat seperti itu?"Tanya Charlos dengan suara baritonnya yang seperti Artis Hollywood Josh Turner.
"Kalau kamu sadar Bang...!!"Ucap Aretha pada Charlos dengan tatapan penuh arti.
"Tanpa sebab kamu membenciku Bang,"Ucap Aretha sambil membetulkan topi baby AL.
"Aku gak pernah benci sama kamu tetapi aku kesal sama kamu Areyku sayang."Ucap Charlos dengan sebutan sayang pada akhir nama Aretha.
**
Terdengar sebutan yang di dapat oleh Papa Stephen yaitu mereka menyandang sebagai keluarga "Harmonis dan keluarga miliarder dan saat itupun Guntur dan Guruh bertalu talu di atas langit tanda alam merestui sebutan itu.
To be continued
__ADS_1