
Hai hai readers maaf ya baru update malam ini (23_12_2021)karena sejak siang tadi author lagi gelisah galau merana karena Pak suami Author gagal landing di bandara Eltari kupang dan itu sangat meresahkan Author ,Puji Tuhan akhirnya setelah mendarat darurat di bandara Haluoleo Sulawesi Tenggara sekarang suami author sudah kembali terbang ke kampung halaman di Nusa Tenggara Timur tepatnya di bandara Eltari dengan selamat Puji Tuhan.
ππππππππππππππππ
Lanjut ya...
Aretha bersama Papa dan mamanya saling berpelukan dan melepaskan rasa rindu yang sudah lama mereka pendam di hati.
Tak lupa mama dan papa juga memeluk Paman Luis dan bibi Syila serta Kak Andre,Ahaz dan juga Adam.
Mereka kembali menjadi keluarga yang lengkap setelah pertemuan itu.
Paman Luis akhirnya memahami kalau Kakaknya sangat membutuhkan mereka sehingga mereka pun berniat untuk tinggal beberapa tahun di tanah air sambil memantau semua pergerakan indeks saham mereka yang berada di singapura serta mereka menjadi pemegang saham tertinggi di perusahaaan Papa Stephen karena di dalam perusahaan itu sempat terjadi konflik akibat perebutan kekuasaan ketika Aretha menyerahkan kepada Berbard mengelola perusahan dan juga ada orang orang tertentu yang tak menyukai kehadiran Bernard dan ingin menghancurkan Bernard tetapi itu semua tamidak terjadi karena kedatangan paman luis dan anak anaknya membawa berkat berlimpah bagi papa dan mama Aretha.
"Terima kasih ya adik adikku serta anak anakku terkasih hari ini kita sudah kembali di pertemukan oleh TUHAN swmua ini atas ijin Tuhan sehingga kita bjsa kembali berkumpul seperti dulu lagi Papa harap kita semua mau melindungu aset aset perusahaan yang sudah papa rintis dari nol."Ucap Papa Stephen.
Papa Stephen sangat bahagia dengan hadirnya anak anak laki lakinya yang tiga orang yang ia anggap telah mati dan kini mereka telah kembali dengan semangat baru dan juga menjadi pribadi yang sangat kuat.
Mereka bertiga siap membantu Papa dan Mama mereka karena mereka ingin sekali menangkap basah dalang dibalik semua defisit keuangan perusahaan.
"Papa dan mama serta papa Stephen dan mama Divya sekarang saatnya kalian duduk istirahat dan serahkan semuanya pada kami anak anak kalian untuk mengelola perusahaan tetapi bukan berarti papa dan mama pensiun loh kita menjadi partner dalam bernegosiasi ketika ada klien atau ada investor yang berniat menanamkan modalnya di perusahaan kita,intinya kita selalu dibawah lindungan papa dan mama."Ucap Kak Andre dengan suara baritonnya yang seksi itu.
"Adek kerja juga di perusahaan Papa dan Mama?"Tanya Kak Andre sambil meminum teh bunga rossela yang sangat banyak khasiatnya bagi kesehatan itu.
"Iya Kak,adek kerja di perusahaan papa menjabat sebagai sekretaris pribadinya papa."Jawab Aretha santai.
"Arey juga menjadi sekretaris pribadi suamiku Kak,iya kan sayang?"Ucap Aretha sambil mencolek pinggang suaminya.
__ADS_1
"Iya benar..!!"Jawab Raymundo sambil tersenyum.
Mereka pun berbincang bincang dan akhirnya diputuskan untuk Paman dan bibi tinggal sementara di mansion Papa dan Mama Divya dulu sambil bekerja nanti baru mereka membeli rumah di sekitaran kompleks itu biar berdekatan agar saling membantu satu sama lain.
β‘β‘βββ‘β‘βββ‘β‘ββ
"Tuan Reyhan,saya sudah menemukan Nona Aretha,ternyata Non Aretha dan suami serta anaknya baru saja tiba di tanah air dan sejarang mereka sudah berada di sini,apa yang harus saya laukan Tuan?"Tanya pria yang bernama Elias yang merupakan tangan kanan dari Reyhan.
"El tolong jaga mereka dan pantau mereka kemanapun mereka pergi karena aku merasa kalau mereka mendapat banyak serangan secara perlahan lahan dari perusahaan perusahaan yang kalah tender mega proyek di jepang beberapa bulan terakhir ini."Ucap Reyhan melalui ponselnya.
Ketika sedang asyik berbicara tiba tiba seseorang melingkarkan tangannya di pinggang Reyhan sambil mengecup punggung pria tampan itu berulang ulang.
"Sayang...!!"Ucap wanita itu yang tak lain dan tak bukan adalah Maharani wanita yang lernah hiduo bersama Raymundo dan juga sempat menjadi buronan karena membunuh Direktur perusahaan ternama di pulau Jeju Korea.
Wanita berbahaya itu pun pernah menjalin hubungan gelap dengan Reyhan saat kuliah dulu dan kini wanita otu kembali menggangu ketenangan Reyhan.
Reyhan mengira kalau yang memeluknya adalah Tapsya isterinya ternyata oh ternyata wangi parfum yang sudah lama tak ia hiruo kini ia hirup lagi dan langsung merindung bulu romanya.
Dan asal kalian tahu aja kalau ia sudah menginkat kaki dan tangan serta menyumpal mulut Tapasya.
Tapasya masih saja meringkuk di dalam kamar mereka dan ka tak sadar kalau suaminya dan dirinya berada dalam zona tak nyaman.
Tapasya berusaha untuk melepaskan dirinya dari ikatan itu tetapi sungguh sangat kuat ikatan itu sehingga Tapasya memilih untuk pasrah sampai akhirnya ia pun tertidur dengan sendirinya.
"Maharani?"Ucap Reyhan kaget melihat tampulan wanita itu yang sangat norak.
"Iya sayangku Reyhan ada apa?kamu merindukan aku?"Tanya Tapasya sambil mengelus dada bidang milik Reyhan yang terbalut kaos oblong putih itu.
__ADS_1
"Lepaskan aku Maharani."Ucap Reyhan tegas dan kasar.
"Kalau aku gak mau kamu mau apa?"Tanya Maharanj sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Reyhan.
"Aku akan berlaku kasar padamu kalau kamu berniat kurang ajar padaku."Ucap Reyhan lagi.
"Kamu mengancamku?"Maharani balik bertanya.
"Ya seperti yang kau tahu kalau aku tak segan segan untuk menghajar siapapun yang berani mengusik ketenangan seorang Reyhan."Ucap Reyhan sambil mengeraskan tulang rahangnya dan juga ia sedang mencari cara agar bjsa terlepas dari iblis betina di hadapannya itu.
"Wanita ssperti kamu seharusnya sudah lama mati."Teriak Reyhan pada Maharani.
Tetapi wanita itu sedikitpun tak bergeming.
Reyhan pun melepaskan pelukan Maharani dengan paksa.
Dan wanita itupun melepaskan pelukannya dan ia pun berdiri di hadaoan Reyhan sambil berkacak pinggang dan berkata "Dimana Raymundo Ozario Dharmawan?Aku dengar dia sudah menikah dan memiliki seorang anak laki laki aku datang kesini niat mau kerja sama denganmu untuk menghancurkan Raymundo dan perusahaannya.Aku harap kamu mau bersamaku menghancurkannya."Ucap wanita itu sambil mengepalkan tangannya.
"Itu urusan kamu Maharani aku tak mau ikut campur hidupku sudah sangat aman dan nyaman aku harap kamu secepatnya pergi dari kehidupanku karena kita sudah tak ada hubungan apapun lagi."Ucap Reyhan dengan nada yang sangat tak bersahabat.
"Kenapa kamu tak mau membantuku bukannya kamu juga sangat membenci Raymundo?"Tanya wanita itu pada Reyhan.
"Iya aku tahu kalau aku memang membencinya tetapi itu dulu sejarang aku sudah mengikhlaskan apa yang telah ia rebut dari tanganku dan aku tak mau peduli dan tak mau berurusan lagi dengan Raymundo biarkanlah ia mengarungi hidup rumah tangganya dengan aman dan nyaman aku pun sudah menikah dan sebentar lagi aku akan segera punya anak anak yang lucu lucu dan itu sudah sangat membuatku bahagia.Aku harap tolong cmcepat pergi dari hadapanku sebelum aku naik pitam dan membuat kamu akan menyesali seumur hidupmu."Ucap Reyhan dengan nada penuh ancaman.
"Reyhan kamu benar benar sombong aku tak menyangka aku akan bertemu dengan wujud aslimu."Ucap Maharani sambil berdecak decak dan tanpa Reyhan sadari wanita itu dengan secepat kilat menikam pisau di pinggang Reyhan tetapi Reyhan dengan cepat menangkisnya sehingga pisau itu mengenai telapak tangannya dan berdarah darah.
Dan wanita itu pun kabur dari hadapan Reyhan yang sedang memegang tangannya dan berusaha untuk melangkah keluar dari ruangan itu.
__ADS_1
"Dimana Tapasya?"Ucap Reyhan pada dirinya sendiri.
To be continued