
Bijaklah dalam membaca ya readers tersayang
Happy reading guys....
"Papa Aretha mau jujur sama papa dan mama kalau Aretha sekarang sudah kembali membuka hati Aretha untuk pacaran lagi Papa mama " ucap Aretha sambil bermonolog di depan cermin.
" Bagaimana pun caranya aku harus membicarakan ini semua dengan papa dan mama pasti mereka akan menyetujuinya. " Gumam Aretha dalam hati.
" Aku akan memberitahu papa mama tanpa memberitahu kak Mira biar semuanya berjalan seperti yang seharusnya terjadi, secara alamiah " Aretha mondar mandir di dalam kamarnya sambil memikirkan cara-cara yang tepat untuk memberitahu papa mama.
Suatu senja ketika Mira tidak lagi dirumah, Arey memberanikan dirinya bertemu papa dan mamanya di taman belakang yang sementara minum teh hijau sambil bercakap-cakap.
Aretha melangkahkan kakinya mendekati kedua orangtuanya itu.
" Mama papa Arey boleh ngomong sesuatu ? " tanya Aretha sambil berjalan mendekati papa dan mamanya.
" Iya boleh dong " ucap papa dan mama serempak.
" Tapi papa dan mama janji gak bakalan marah Arey ya " ucap Aretha membuat kesepakatan dengan kedua orangtuanya itu.
" Kenapa papa dan mama harus marah sayang apapun itu mari kita rembuk sama sama agar semuanya bisa selesai sayang " ucap papa bijaksana.
" Gini papa dan mama Arey udah memutuskan untuk membuka pintu hati Arey setelah sekian lama vakum dari dunia pacaran " ucap Aretha sambil tersenyum tipis menatap papa dan mamanya.
" Pa akhirnya rasa khawatir mama terobati, mama pikir Arey akan selamanya menyendiri dan tidak akan pernah membuka hatinya untuk pacaran lagi pa " ucap mama Aretha sambil tersenyum dan mengelus rambut panjang putri bungsunya itu.
" Papa mama setuju tetapi dengan syarat harus perkenalkan pada mama papa dulu biar mama papa menilai " ucap papa sambil tersenyum bahagia melihat perkembangan putrinya itu.
Papa mama selama ini berharap agar Arey cepat memulai hidup baru dan melupakan masa lalunya yang sungguh menyedihkan itu.
" Jadi Papa mama setuju ? " tanya Arey dengan mata membulat.
" Iya nak mama dan papa mendukung Arey untuk pacaran lagi " ucap papa dan mendekati anaknya dan mengecup keningnya.
__ADS_1
" Baiklah papa dan mama hari ini Arey sangat bahagia Arey mau ke mall dulu mau belanja belanja dulu dan satu lagi mama dan papa tolong jangan kasih tau kak Mira ya Arey gak akan tenang kalau kak Mira tahu hal ini " ucap Aretha sebelum melangkah meninggalkan kedua orangtuanya itu.
" Beres Boss " ucap papanya sambil melambaikan tangannya ke arah Arey.
Aretha berjalan dengan penuh bahagia kemudian ia mengaktifkan lagi WhatsApp nya dan melihat apa yang ada di WhatsApp messenger tersebut.
" Wah Raymundo ternyata selama ini mencari keberadaanku apa aku harus bertemu dengannya ya " ucap Arey sambil merapikan rambutnya dan berdandan ala kadarnya dan keluar dar rumaj dengan mengendarai mobilnya yang sudah lama gak di pakainya itu.
Sebuah mobil Maserati berwarna biru sesuai warna favorit Aretha.
Aretha pun mulai beraksi lagi kali ini Aretha ingin pergi ke mall untuk nongkrong sambil menunggu mungkin Raymundo berkunjung ke mall secara Raymundo kan CEO sekaligus pemilik beberapa mall terbesar di kota ini.
Ketika Raymundo melihat pergerakan mobil yang ditumpangi Aretha di GPS miliknya yang secara tidak sengaja Raymundo merancang dan menyambungkan dengan mobil Aretha waktu itu.
" Untungnya aku sudah memikirkan jauh jauh hari sehingga aku tidak akan kehilangan gadis pujaanku ini " ucap Raymundo tersenyum dan langsung menelepon Bernard.
Dreetttt... dreetttt...dreetttt.... ponsel Bernard berdering.
" Hallo Boss ada yang bisa saya bantu " ucap Bernard.
" Sudah lama sayang, sudah lama aku tidak melihat dirimu kekasih hatiku apa yang akan kulakukan agar kamu kembali dalam pelukanku, aku merindukan setiap hembus nafasmu, aku merindukan setiap inci wajahmu setiap inci kaki dan tanganmu Arey " ucap Raymundo pada dirinya sendiri.
Ketika mobil Raymundo tiba di area parkiran CEO di mall itu.
Raymundo melihat Bernard sudah menunggu di pintu bagian depan dan melambaikan tangannya ke arah Raymundo.
" Boss aku disini " teriak Bernard.
" Aku tahu itu kamu Bernard si beruang sialan " ucap Raymundo.
Kemudian mereka pun melangkah masuk ke dalam mall.
Mata Raymundo menjelajahi seluruh ruangan mall itu tapi tak dilihatnya gadis itu.
__ADS_1
" Dimanakah dirimu sayangku " ucap Raymundo sambil terus meneliti dan mengawasi setiap pengunjung yang lewat.
Tiba tiba Raymundo melihat sekilas gantungan kunci milik Aretha yang biasa di gantung di tasnya.
Raymundo berjalan mendekati gadis yang sementara melihat lihat tas dan sepatu itu.
Raymundo pun mendekat ke arah gadis itu dan memang benar itu adalah Aretha gadis yang sudah mencuri hatinya, gadis yang selama ini telah meracuni pikiran Raymundo, gadis yang telah membuat Raymundo kecanduan merindui dirinya.
" Arey itukah kamu sayang ? " tanya Raymundo.
Orang yang di tanya pun membalikkan badannya dan menatap lekat lekat wajah pria yang sudah mencuri hatinya, pria yang selalu menciumnya secara brutal, pria yang selalu ingin memiliki dirinya dan pria yang ingin selalu melindunginya.
Aretha kemudian membenamkan wajahnya ke dada bidang milik Raymundo sambil berkata " Maafkan aku Ray, " ucap Arey terbata bata.
Raymundo pun memeluk erat Aretha sambil mengusap rambut Aretha dan Raymundo sangat bahagia melihat Aretha hari ini.
" Ayo sayang kita cari tempat untuk ngobrol ya, ucap Raymundo sambil melepaskan pelukannya dan menggandeng Aretha dan pergi ke privat room khusus CEO untuk mengobrol.
Setelah tiba di dalam privat room mata Aretha sangat takjub karena di dalam privat room itu tertata dengan indah dan rapi, kursi sofa yang empuk meja kerja yang bagus dsb.
Raymundo menutup pintunya dan mengajak Aretha duduk sambil bercerita bercengkrama sampai akhirnya Raymundo kembali ******* bibir mungil Aretha dengan sangat perlahan dan hangat, Lidah mereka saling bertaut membuat Aretha tidak bisa bernafas akhirnya Raymundo melepaskan ciumannya itu dan beralih ke dada Aretha membenamkan wajahnya di dada Aretha sambil mendengarkan detak jantung Aretha.
" Sayang jangan pernah tinggalkan aku lagi, aku hampa tanpa dirimu kamu adalah canduku, aku mencintaimu dengan segenap hati segenap jiwa dan ragaku, ku mohon jangan pernah pergi meninggalkanku lagi aku bisa gila kehilanganmu sayang" ucap Raymundo sambil mengangkat wajahnya dan mengajak Aretha untuk makan bersama.
Raymundo pun memesan makanan lewat telepon akhirnya pelayan datang membawa makanan pesanan Raymundo dan Aretha.
Raymundo pernah berkata pada Aretha untuk tidak membasahi bibirnya di depan Raymundo tetapi mungkin Aretha lupa sehingga ia kembali membasahkan bibirnya dengan lidahnya secara lembut.
Namun tiba tiba Raymundo meraih lagi bibir indah itu dan ******* habis bibirnya Aretha kemudian melepaskan lagi ciuman itu.
" Cukup sayang aku lapar " ucap Aretha sambil mendorong dada Raymundo.
Raymundo pun kembali duduk dan mulai menyendok nasi ke dalam piring Aretha dan lauk pauk ke piring Aretha dan mereka pun mulai menikmati makanan itu.
__ADS_1
Selama mereka makan baik Raymundo maupun Arey tidak berbicara karena memang tidak boleh berbicara saat sedang makan.
** Bersambung guys Tolong di vote, like, komentar ya terimakasih 🙏🥰