Cerita Cinta Aretha

Cerita Cinta Aretha
"Insiden Basement"


__ADS_3

Maaf ya,author lagi sakit dan butuh istirahat yang cukup,Author belum.bisa update dengan maksimal...!!


○☆○☆○☆○☆☆○○☆☆○○☆☆○○☆☆○


"Sudah ulang ulang aku mewanti wanti kamu kalau bergerak itu hati hati agar pergerakan kita tak diketahui oleh CEO itu,kamu tahu kan kalau dia tahu apa yang telah kita lakukan pada mobilnya bisa bisa kita di depak dari perusahaannya."Ucap salah satu kaki tangan Dokter Citra pada anakbuahnya yang bernama Jimy itu.


"Tapi Tuan,aku tak jadi di tangkap sama mereka tuan dan aku harap mereka tidak mengetahui apa yang telah aku lakukan pada mobil Tuan Raymundo."Ucap Jimy membela diri.


"Tetap saja kamu salah karena di tempat parkiran itu ada cctv,kamu tahu siapa Raymundo?Ia sangat teliti dan sangat cekatan dalam melihat situasi."Ucap Pria yang merupakan kaki tangan Dokter Citra yang bernama Arvan itu.


Arvan dan Jimy masih berdebat soal sabotase yang dilakukan Jimy saat di kantor group xx dan mereka tidak tahu kalau ada yang mendengar bisikan mereka.


Artinya jelas kalau nasib mereka diujung tanduk.


Karena yang mendengar obrolan mereka adalah bodyguard bayangannya Raymundo yang sangat setia dengan Raymundo bahkan hidup dan matinya hanya untuk Tuannya itu.


**


"Sayang firasatku gak bagus tolong jangan kemana mana ya tunggu sampai aku dan baby Al ke kantormu baru kita berangkat bersama."Ucap Aretha via telepon selulernya.


"Kamu sama Baby Al lagi di mana sekarang sayang?"Tanya Raymundo pada Aretha.


"Lagi di butik sayang."Jawab Aretha sambil memasukkan stroler bayinya ke dalam mobil dan mereka berdua pun segera berangkat ke kantor sang suami.


Setelah beberapa menit,akhirnya sampailah Aretha dan baby Al di parkiran perusahaan Raymundo.


Ketika ia memarkir mobilnya ia melihat sesuatu yang mencurigakan,di samping tanaman hias sebelum masuk ke dalam perusahaan sang suami.


"Sepertinya ada yang gak beres di area sini."Gumam Aretha sambil menghidupkan alarm pada mobilnya dan alat deteksi agar saat orang mendekat ke mobilnya orang itu langsung kena setrum.


"Huh,dia pikir siapa dia? Aku pastikan kamu tertangkap dan apa yang akan suamiku lakukan padamu?"Ucap Aretha lagi.

__ADS_1


"Mari kita turun dan kita lihat apa yang akan terjadi?"Ujar Aretha pada dirinya sendiri dan ia pun tak lupa menelepon ke empat orang kakaknya untuk bersiaga kalau ia meminta tolong.


"Ada masalah apa Ndrew?"Tanya Adam saat baru selesai memakai jasnya.


"Adek lagi minta tolong untuk selalu standbye."Jawab Kak Andrew sambil memakai dasinya.


"O ya siapa dalang yang mau mencelakai dirinya sendiri itu,apa dia gak tau dia lagi berhadapan dengan siapa?"Tanya Adrian yang baru selesai mandi dan mau bersiap siap.


"Ada orang yang hendak bermain api dengan adik perempuan kita."Jawab Kal Adam sambil membetulkan letak dasinya.


"Cari masalah ya orang itu?"Ujar mereka serempak.


"Abang udah tahu belum soal ini?"Tanya Adam sambil merapikan rambutnya dan kembali ke cermin untuk memperbaiki dasinya.


"Iya aku baru saja mau mengabari abang,"Ucap Andrew lagi.


Akhirnya mereka pun pergi ke garasi masuk ke mobil untuk segera berangkat ke perusahaan group XX di mana Raymundo dan Arethmembutuhkan pertolongan.


Ketika hampir masuk ke dalam lift tiba tiba seorang pria berbadan kekar mencengkeram kerah baju Aretha dan menghempaskannya ke lantai membuat Aretha yang dalam keadaan tidak siap langsung tersungkur dalam keadaan memeluk baby Al.


Aretha mencoba bangun tapi tak bisa karena sebuah tendangan mengenai belakangnya membuat ia nyaris membuang Baby Al.


Untung saja ia masih sadar dan memeluk erat tubuh bayinya dan tiba tiba sebuah suara gertakan gigi yang sangat dahsyat terjadi dan apa yang terjadi?


Ke tiga orang kakaknya sudah membekuk pria berbadan kekar iti dan menghajarnya habis habisan,sedangkan Aretha di tolong oleh Kak Adam sambil memeluk baby Al dan menangis.


Raymundo sedang meeting sehingga ia tak tahu apa yang terjadi di luar sana.


Ketika teleponnya berdering dengan segera ia mengangkatnya dan menjawab"Lagi meeting sayang kamu naik aja ke ruanganku sayang ya?"Ucap Raymundo tetapi langsung di jawab oleh Adrian.


"Kamu tahu gak kalau isteri dan anakmu nyaris mati gara gara bodyguard asing yang menyamar di ruangan parkir sana?"Ucapan Adrian sontak membuat ponsel yang Raymundo pegang jatuh ke tanah dengan swgera ia berlari ke basement dan melihat yang terjadi ia pun berteriak penuh amarah dan mencekik pria iti sampai hampir mati.

__ADS_1


"Isteriku apa yang ia lakukan padamu sayang?"Tanya Raymundo pada Aretha yang wajahnya berlumuran darah akibat tendangan dan cekikkan dari pria tadi.


Dengan segera ia memeluk Aretha dan membawanya ke dalam mobil,mereka langsung menuju ke rumah sakit dan pria itu nasibnya naas sekali,ia di hajar habis habisan oleh anak buah Raymundo,tulang kakinya di patahkan kemudian di serahkan ke pihak yang berwajib untuk melakukan pemeriksaan selanjutnya untuk mengetahui dalang dibali semua kwjadian itu.


Aretha masih meringis kesakitan hingga ia pun pingsan dalam pelukan suaminya yang kala itu pakaiannya sudah berlumuran darah.


Untungnya hanya Aretha yang mengalami hal semacam itu,Baby Al sehat sehat selalu.


Adam mendekap erat bayi Aretha yang merupakan ponakannya itu dan mengecupnya berulang ulang.


"Kasihan anakku,aku takkan membiarkan mereka lolos begitu saja aku harua membuat mereka membayar apa yang telah mereka lakukan pada ponakanku dab adik perempuanku satu satunya."Adam terus saja berbicara dengan penuh amarah.


Sesampainya di IGD mereka langsung di sambut oleh para Dokter dan perawat yang sudah bersiap siaga di depan IGD tersebut.


Aretha langsung mendapatkan tindakan dengan sangat cepat dan cekatan oleh dokter dokter dan perawat di IGD.


Aretha di prioritaskan untuk mendapat pertolongan.


Semua orang tahu kalau Aretha adalah nyonya muda Tuan Raymundo pemilik Rumah sakit itu,semua orang terlihat sangat sibuk memberikan bantuan pada Aretha.


Beberapa saat kemudian Aretha sudah di tolong,bibirnya yang berdarah sudah di oles obat dan darah yang menempel padanya sudah bersih.


Cairan infus pun sudah tergantung dengan sempurna di tiang infus.


Raymundo mendekati isterinya yang sudah terlelap karena obat penenang telah bereaksi,dan mengecup serta memegang tangan Aretha dengan sangat eratnya sambil berbisik "Tidurlah sayang,apa yang mereka lakukan padamu hari ini akan aku balas sampai mereka masuk liang lahat pun aku akan menghancurkan mereka,berani bermain dengan Raymundo?"


To be continued


Bersambung ya


Maaf Author masih sakit dan belum bisa update banyak ya?

__ADS_1


__ADS_2