Cinta Cuma-Cuma

Cinta Cuma-Cuma
CCC- Bab 23


__ADS_3

Setelah merasa tubuhnya menghangat, Bhina bangun dan berjalan ke balkon, ia memicingkan matanya melihat parkiran hotel yang begitu ramai pengunjung..


"Yank.. di hotel lagi ada acara apaan sih kok ramai banget??"


"Ya elah ay, mana ku tahu... aku kan pemilik hotel bukan pihak EOnya.. Ngapain juga aku tahu setiap acara yang ada di sini?"


"Hehe ya kali aja ayank tau, aku boleh turun?? penasaran"


"Hmmm, minum dulu susu hangatnya biar enakan badan kamu"


Bhina menyaut susu hangat yang ada di meja dan menghabiskannya dengan segera.. Satya menggeleng-gelengkan kepalanya keheranan melihat Bhina yang sangat antusias.. "Ayank ga mau ikut??"


"Enggak males takut kalau banyak yang naksir"


"Diih PD banget, padahal aku yang artis kok jadi ayank yang sok beken"


"Suamimu kan juga artisnya para pengusaha muda Indonesia"


Bhina malas melanjutkan perdebatannya karena ia ingin segera turun ke bawah.. Bhina menuju lantai satu menuju ke tempat acara itu digelar, siapa sangka kedatangannya kali ini justru disambut histeris oleh para pengunjung.. Semua berebut foto dan meminta tanda tangan Bhina karena mereka mengira Bhina juga bintang tamu dalam acara tersebut..


Beruntung ada mantan manajernya yang berhasil mengamankan Bhina dari keroyokan para fans..


"Gue ga nyangka elu di sini juga bhi, elu mau ikutan acara ini?"


"Hah? acara apaan? kebetulan aku memang lagi di hotel ini"


"Ini acara peluncuran film yang elu bintangi tahun lalu.. Gue coba hubungin elu tapi susah banget, kebetulan lu ada di sini..Lu ikutan ya bhi??"


"Duh maaf nih aku ga bisa, kamu tahu kan kalau aku udah vakum"


Bhina!!! Bhina!!! Bhina!!! teriakan para fans terdengar jelas di luar


"Tuh kan gue bilang juga apa? mereka pengen banget ada elu"


Bhina menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, ia mencoba berpikir jernih dengan meminta izin pada suaminya walaupun sudah jelas-jelas suaminya tak mengizinkannya..


Bhina meraih ponselnya dan menelpon suaminya, ia menjelaskan duduk perkara yang terjadi.. Perdebatan alot pun terjadi diantara keduanya walaupun akhirnya Bhina tetap saja mengikuti acara tersebut...


Akhirnya semua artis keluar ke panggung menyapa seluruh fans, terdengar suara sorak-sorai para fans yang menyerukan nama Bhina dan Arya.. Para host yang memimpin acara itu langsung saja membuka sesi tanya jawab dengan para pemain..


Host : Sebenarnya Arya dan Bhina ini pacaran gak sih? Secara kalian sering banget dipasangin terus dan terlihat jika kalian sangat cocok..

__ADS_1


Arya : Hahaha pertanyaan yang rumit nih bhi kayaknya.. Alasan sering dipasangin bareng Bhina mungkin karena kami satu manajemen dan kebetulan aku kenal Bhina sudah cukup lama ya.. Dia temen kuliah aku juga kan, jadi kalau peran sama dia chemistry nya dapet karena ga perlu tuh PDKT lagi..


Host: lalu pertanyaan yang pacaran atau tidaknya bagaimana nih?? Bhina mungkin yang akan menjawabnya..


Bhina: Hmm.. kami tidak berpacaran hanya sebatas teman..


Host: Oh ya??? Apa Bhina sendiri sudah punya pacar??


Penonton semakin bersorak menjodohkan Bhina dan Arya, Bhina melihat sosok suaminya yang memperhatikan sejak tadi dari lantai dua..


Duh, kerja rodi deh aku nanti..


Bhina: Aku tidak pernah punya pacar selama ini tapi aku sudah menikah dan aku sangat mencintai suamiku..


Percayalah hati Satya sangat bahagia saat Bhina mengakui bahwa ia sudah menikah berbanding terbalik dengan hati Arya yang sangat sakit mendengar hal itu..


Siapa??Siapa?? Siapa??


Host: Boleh dong Bhi bagi infonya siapakah laki-laki yang beruntung itu??


Bhina: Satya Pradipta maukah engkau menemaniku di sini??


Mata Bhina tertuju ke atas diikuti oleh semua mata yang ada di sana.. Dengan langkah tegap dan senyum menawan seorang Satya yang membuat hati para wanita menjerit ingin memilikinya, ia menaiki panggung dan merangkul pinggang istrinya..


Satya tertunduk, ia sungguh menyesal dulu tak mengadakan pesta yang meriah bahkan ia menyusun strategi untuk bisa berpisah dari istrinya dalam tempo tiga bulan.. Melihat mimik wajah Satya yang berubah, Bhina mengeratkan pelukannya dan menjawab pertanyaan host..


Bhina: tentu saja aku tak ingin membuat kalian semua patah hati..Hehe.. Yang terpenting pernikahan kami sah secara hukum dan agama.. Hal utama ialah bagaimana kami saling mencintai tanpa perlu adanya pengakuan dari dunia..


Satya menangkup wajah istrinya dan menciumnya di hadapan banyak orang, tunggu saja esok pagi pasti akan menjadi trending topic di berbagai media.. Mereka tak peduli..


Acara meet and great akhirnya ditutup dengan Bhina dan Satya bernyanyi bersama.. Semua orang bahkan tak menolak jika mereka memang pasangan yang serasi.. Setelah selesai berkolaborasi, semua turun ke backstage.. Arya memberikan selamat untuk keduanya yang sudah menikah dengan menjabat tangan Satya kemudian Bhina..


"Ga mau peluk aku???" goda Bhina


"Boleh" Arya mendekat dan hendak meraih tubuh Bhina namun Satya dengan sigap pasang badan..


"She is mine" ucap Satya


"Okay, sorry..." Arya tersenyum dan segera meninggalkan mereka karena tak tahan melihat kemesraan mereka..


Satya menjewer telinga istrinya yang dengan sengaja menawarkan sebuah pelukan pada laki-laki lain..

__ADS_1


"Aaaa sakit.. ini termasuk dalam kategori kdrt sama istri" rengek Bhina


"Lapor sana lapor..paling juga diarahin ke Komnas perlindungan anak"


"ciiiee mau bilang aku imut-imut aja pake muter-muter segala ngomongnya"


"Cih!! Jangan lupa hukumanmu nanti.."


"Siapa takut!!!!"


"Nantangin nih ceritanya??"


Satya langsung membopong tubuh mungil istrinya di bahunya, tak peduli ia menjadi tontonan semua orang.. Bahkan ketika Bhina meronta-ronta minta diturunkan, Satya dengan sengaja malah menepuk pantatnya yang membuat semua orang memandang iri akan kemesraan mereka..


Setibanya di kamar, Satya menurunkan tubuh istrinya di kasur dan segera mengunci tubuhnya..


"Ayank..lietinnya biasa aja bisa ga?? berasa kayak ditelanjangin tau"


"Emang mau nelanjangin kamu"


"Sabar dong sabar, masuk angin ntar kalau main telanjang-telanjangan mulu"


"Bodo amat"


Dert..dert..dert.. Tiba-tiba suara ponsel Satya bergetar..


"Angkat dulu yank, kali aja penting"


"Hufh, ga tau orang lagi punya urusan kali ya..."


Satya melihat layar ponselnya dan melihat siapa yang mengganggu santap siangnya kali ini..


"Siapa yang telepon yank??"


"Mami"


Satya menjawab telepon maminya namun raut wajahnya berubah menjadi tegang tatkala mendengarkan maminya.. Menyadari ada yang tak beres, Bhina mendekat..


"Apa semua baik-baik saja??"


"Sepertinya tidak... kata mami Shella menghilang"

__ADS_1


"APAAA????????"


Bhina mondar-mandir memikirkan adik iparnya yang entah menghilang kemana.. Mengapa ia bisa senekat itu pikirnya.. Apa ini semua ada hubungannya dengan kisahnya dan mas Gilang??


__ADS_2