Cinta Cuma-Cuma

Cinta Cuma-Cuma
CCC- Bab 33


__ADS_3

Kecintaan Darren pada Jasmine sudah ia tunjukkan sejak Jasmine dan Aldin terlahir ke dunia.. Ia menyayangi aldin layaknya adiknya sendiri namun untuk Jasmine berbeda.. Melihat Jasmine, ia seperti memiliki kehidupan yang baru, sebelumnya ia pemurung dan pelit berbicara semenjak kedua orang tuanya meninggal.. Dia seorang putra dari konglomerat nomor satu di negaranya.. Beruntung ada Meghan yang merupakan sekretaris daddynya yang mengurus dan menyiapkan segala kebutuhannya.. Tapi hatinya tetap saja kosong, hingga suatu saat ia memutuskan untuk kabur dari rumah tanpa tau arah dan tujuannya..


Ia duduk di taman kota sambil melihat orang berlalu lalang di hadapannya, sungguh ironis dia merasa kesepian diantara keramaian.. Tanpa ia sadari ada seorang wanita yang tengah mengandung mendekatinya, wanita itu tak lain adalah Bhina..


"Apa kau sendirian sayang?"


Darren merasa kasih sayang tulus dari dalam diri Bhina "Ya.. aku sebatang kara aunty"


"Oh maafkan aku tak tahu soal itu.. Dimanakah rumahmu? Aku akan mengantarmu pulang, ini sudah malam, tak baik jika kau berada di sini sendirian"


"Apa aku boleh ikut pulang ke rumahmu saja aunty?"


Sejenak Bhina tampak berpikir kemudian ia mengangguk "Baiklah, katakan siapa namamu dan berapa usiamu? "


"Namaku Darren, usiaku 4tahun"


"Wah kau pintar sekali sayang, kau mau ku gendhong atau berjalan sendiri?"


"Perutmu besar aunty, kau akan kesulitan menggendhongku.. Aku akan berjalan saja"


"Baiklah kalau begitu, mari kita mulai petualangan kita jagoan"


"Siiiaapp"


Sepanjang perjalanan mereka bergandengan tangan, Bhina memang memiliki daya tarik tersendiri, bahkan Darren sudah jatuh hati padanya untuk pertama kali..


"Aunty, kenapa perut aunty besar? apa aunty sakit?" tanya Darren kecil yang penasaran


"Tentu saja tidak.. perut aunty besar karena ada dua kehidupan di dalamnya.. coba kemarikan tanganmu" Bhina menarik tangan Darren dan meletakkannya di perutnya,ajaibnya janin yang dikandung Bhina langsung bereaksi dengan menendang perut Bhina..


"Wow, apa itu tadi? kenapa ada yang bergerak-gerak di dalam sana?"


"Itu anak aunty sayang, sebentar lagi mereka akan lahir ke dunia dan mereka bisa bermain denganmu"


"Benarkah itu?? Aku jadi punya teman dan tak kesepian lagi.. Jadi kapan mereka akan lahir aunty?? Aku tak sabar ingin mengajak mereka bermain"


"Bulan depan sayang, apa kau kesepian?"


Darren mengangguk, raut mukanya berubah menjadi sedih "Daddy dan Mommy sudah meninggal"


"Maaf, kita sudah sampai rumah aunty.. Kau pasti lelah, mau aku buatkan makan malam?"


"Ya.. tentu saja"


Darren membuntuti Bhina yang berjalan ke dapur dan menarik kursi lalu memperhatikan Bhina yang sedang memilih bahan makanan..


"Kau ingin makan apa nak?"

__ADS_1


"Aku tak pilih-pilih makanan aunty, apa yang kau sediakan akan ku makan"


"Ohh kau sungguh pintar sekali, aunty ingin sekali makan nasi goreng tapi aunty yakin kau belum pernah memakannya dan lebih baik aunty membuat pasta"


"Nasi goreng? Aku ingin mencobanya aunty"


"Benarkah?? Akan ku buatkan untukmu" Bhina membuat bumbu yang akan ditumis dan mengerat sosis untuk di panggang sebagai lauk, tak lupa ia menggoreng telur mata sapi terlebih dahulu..


Setelah beberapa saat, nasi goreng buatan Bhina sudah tersaji di meja makan, aroma masakannya sungguh menggugah selera..


"Ini harum sekali, rasanya pasti sangatlah enak" mata Darren sudah berbinar-binar saat melihatnya..


"Habiskan nasi gorengnya sayang"


"Yes Mom"


Bhina terkejut dengan panggilan Darren baru saja, ia memanggilnya mom..


"Apa boleh?Maukah engkau menjadi mommy ku?" lirih Darren dengan nada memohon


"Habiskan makananmu jika ingin menjadi putraku" Bhina mengerling jenaka


"Siap mom" Dengan tangis kebahagiaan ia menghabiskan makanannya..


"Kenapa kau menangis?Apa rasanya tidak enak?"


"Ini benar-benar lezat mom.. aku menangis karena aku bahagia mulai hari ini aku punya mommy kembali" ucap Darren sesenggukan..


"Mommy"


"Ya honey"


"Jangan pernah tinggalkan aku mom"


"Tak akan pernah!! Kita akan selalu bersama-sama mulai hari ini.. Kau mau tidur sendiri atau bersama mommy??"


"Aku ingin tidur dipeluk olehmu mom"


"Bersihkan dirimu lalu kita tidur"


"Okay mom"


Kini mereka berada di atas tempat tidur, Bhina membelai lembut rambut Darren hingga ia tertidur kemudian mencium puncak kepalanya dan segera menyusulnya tidur..


________


Keesokan paginya, Darren tak menjumpai Bhina di sebelahnya.. Ia bangun dan mencari keberadaan Bhina yang ternyata sedang menyiapkan sarapan..

__ADS_1


"Morning Mom, kau cantik sekali"


"Morning kesayangan mommy, kemarilah dan kita sarapan bersama.. Kau suka roti dengan olesan selai apa sayang? Mommy tidak tahu jadi mommy membeli semua rasa selai yang ada di supermarket"


"Kau berlebihan mom, aku akan memakan semua yang kau sajikan"


"Baiklah.. bagaimana dengan selai coklat?"


"Aku suka"


Bhina mulai mengoles roti dengan selai coklat dan memberikannya pada Darren yang langsung melahapnya..


"Bagaimana tidurmu sayang?"


"Tak pernah senyenyak ini sebelumnya"


"Beberapa bahan makanan mommy habis dan mommy akan membelinya.. Kau mau ikut?"


"Tentu saja, aku akan ikut kemanapun mommy pergi"


Darren dan Bhina pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli bahan makanan dan juga baju untuk darren.. Namun tiba-tiba darren bersembunyi di balik tubuh bhina seperti sedang ketakutan..


"Heii, tenanglah ada mommy di sini.. ada apa sayang?"


Wajah darren tamapk pucat tatkala melihat seorang wanita yang tengah berlari-lari menghampirinya..


"Darren" seru wanita itu dan Bhina menoleh ke arahnya..


"Bhina.. kau mengenal Darren?"


"Aku menemukannya di taman semalam jadi aku. membawanya pulang.. Kau juga mengenalnya Meghan?"


"Tentu saja, dia adalah pewaris tahta di perusahaan tempatku bekerja"


"Aunty, aku tidak mau pulang.. aku mau tinggal bersama mommy.."


Meghan dan Bhina menoleh ke arah Darren yang memohon "Sayang..mau mommy antar pulang? Mommy berjanji akan sering mengunjungimu"


"Tidak mom, tinggallah denganku aku mohon..kau sudah berjanji kalau sebentar lagi aku punya teman bermain..aku sungguh sangat kesepian di rumah sebesar itu mom.." Darren menangis tersedu-sedu


"Sepertinya ia sangat menyayangimu Bhi, lebih baik kau ikut dengan kami ke rumah Darren dan tinggal di sana"


Bhina tampak berpikir mempertimbangkan tawaran Darren dan juga meghan yang merupakan kekasih dari Gilang..


"Baiklah sayang, berhentilah menangis dan aku akan ikut denganmu"


"Benarkah itu???" Bhina mengangguk membenarkan

__ADS_1


"Horeee aku punya mommy, aunty aku punya mommy.."


Bhina dan meghan tertawa melihat kelakuan Darren yang amat bahagia.. Walaupun bhina bukan orang tua kandungnya tapi Darren sudah jatuh hati pada wanita itu dan menganggapnya sebagai mommy nya sendiri.. Sejak saat itu mereka selalu bersama, bhina melimpahi Darren dengan cinta dan kasih sayang..


__ADS_2