
Hari ini adalah hari kepulangan keluarga pradipta dan juga ellena ke Indonesia, sepanjang perjalanan Jasmine memeluk suaminya serasa enggan berpisah.. Sama seperti istrinya, Darren sudah merasakan rindu yang menyiksa saat Jasmine hendak pulang untuk menyelesaikan pendidikannya..
Mika dan ellena melewati hari-hari yang manis belakangan ini namun tetap saja mike belum mengungkapkan perasaannya.. Berbeda dengan Aldin yang kesal karena setelah kejadian di resort itu, Emily seakan menjauhinya... Semua pesannya tak ada satupun yang dibalas, bahkan saat Aldin mengunjungi rumahnya pun seperti tak ada kehidupan.. Emily seperti menghilang ditelan bumi hingga Aldin dan keluarganya hendak pulang, wanita itu sama sekali tak menunjukkan batang hidungnya.. Apakah ia masih marah dengan kejadian waktu itu.. Bukankah itu bukan kesalahan Aldin sepenuhnya.. Semua itu membuat Aldin kesal hingga memutuskan untuk memberi wanita itu pelajaran dengan tak menghubunginya hingga wanita itu sendiri yang menghubunginya...
"Mau sampai kapan kalian berpelukan seperti itu?? Menggelikan sekali" Aldin berdecak kesal
"Aaaaa, aku pasti akan sangat merindukan pelukan suamiku" Jasmine menenggelamkan kepalanya di dada bidang suaminya..
"Aku juga sayang, selesaikan tugas akhirmu dengan cepat dan aku akan segera menjemputmu" Darren menyentil hidung istrinya...
"Siap boss!!! Ingat janjimu kepadaku" Jasmine berkacak pinggang..
"Pasti sayang.. ini sudah ke dua puluh tujuh kali kau mengingatkanku akan janji itu.. apa perlu aku mengucapkannya di hadapan semua orang hemm??"
"Tentu saja.. Lakukan dengan baik" Jasmine mengerling jenaka..
"Aku Darren Wilson berjanji akan selalu setia pada Jasmine Wilson dan tidak akan berdekatan maupun jatuh cinta pada wanita lain..." Darren sungguh mengucapkannya dengan lantang sehingga menjadi bahan tertawaan bagi semuanya..Itu tak menjadi masalah baginya, karena memang ia sangat mencintai Jasmine..
Darren beranjak kepada Bhina dan memeluknya "Terima kasih sudah melahirkan putri yang sangat cantik untukku mom, kali ini aku membiarkannya pergi dariku sementara waktu tapi kelak aku akan membawanya selalu bersamaku.. i love you mom" tak terasa sebulir air mata menetes dari manik indah milik Darren..
"Ohh Mommy cemburu Darren, kau melupakan mommy..." ucap Bhina dengan wajah yang sengaja dibuat terluka..
"Hmm, kau berbohong mom, suami tampanmu itu selalu saja mengganggu kebersamaan kita jika kau lupa" goda Darren..
"Kau menyindir ku son" balas Satya sembari merentangkan tangannya yang hendak memeluk Darren..
Darren tergelak dan memeluk daddy nya "Itulah faktanya dad, jaga mommy baik-baik dad"
"Soal itu kau tak perlu mengajariku son, sedetik saja tak akan ku biarkan mommy berpaling dari daddy"
Darren tersenyum, dari dulu ia sangat menyukai hubungan antara Satya dan Bhina, Satya sangat memuja Bhina dan menjadikannya ratu dalam hidupnya.. Mereka sangat bahagia sekali, Darren juga berharap hubungannya dan Jasmine juga akan semanis hubungan Satya dan Bhina..
Tak terasa mereka harus memasuki pesawat karena sebentar lagi pesawat sudah akan take off.. Darren menatap setiap anggota keluarga nya yang berjalan menjauh, terlebih istrinya yang dari tadi tak henti-hentinya berbalik badan dan melambaikan tangan kepadanya..
__ADS_1
"Pasti ini sangat berat untukmu dude" ejek Mike..
"Tentu saja, sekarang saja aku sudah merindukan wanitaku yang cerewet itu..." Darren tersenyum ketika bayangan wajah istrinya saat sedang berbicara banyak hal melintas di kepalanya...
Mike dan Darren berjalan menuju parkiran saat sudah memastikan bahwa pesawat tujuan Jakarta itu sudah lepas landas.. Mereka harus menyelesaikan beberapa kontrak kerjasama yang tidak mungkin di handle oleh orang lain..
.
.
.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, keluarga pradipta tiba di Jakarta, di bandara sudah ada mami papi dan eyang yang menyambut mereka..
"Mamiiii, papiiii, eyaaaaang...." teriak Jasmine memanggil kakek dan neneknya..
"Sayang.. mana suamimu??" tanya anne sambil melihat apakah Darren juga turut serta..
"Dia sedang ada pekerjaan mam, nanti waktu aku wisuda dia berjanji akan datang.. Mami merindukan darren??"
Semua orang tertawa terbahak-bahak mendengar penuturan Anne.. Aldin memeluk maminya dan berkata "Tentu saja cantik, aku bahkan sudah memiliki banyak keriput daripada mami"
"YANG SATU TIDAK TAHU DIRI DAN YANG INI CUCU KURANG AJAR!"
"Ohh mami, lihatlah kerutan di wajahmu tiba-tiba muncul saat kau sedang marah-marah begini" goda Aldin
"Dasar keturunan penjajah!!" gerutu Anne
"Al hentikan, jangan menggoda mami berlebihan" nasehat Bhina..
Setelah acara melepas rindu, kini tiba saatnya bagi mereka untuk kembali ke kediaman keluarga pradipta.. Setibanya di rumah, Jasmine segera menyalakan ponselnya dan melakukan panggilan video pada suaminya.. Hubungan jarak jauh setiap hari mereka lalui dengan..
.
__ADS_1
.
.
Dua bulan berlalu setelah kepulangan Jasmine dari Milan, sebuah panggilan video masuk dari Darren..
"Selamat pagi kesayangan" Sapa Darren..
"Selamat pagi suamiku.... huuuueekkkk"
"Sayang, kamu sakit??" Darren sangat khawatir saat Jasmine membanting ponselnya ke kasur dan berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya.. Tak ada yang bisa Darren lakukan selain menunggu sang istri kembali dari kamar mandi..
Sekitar lima menit, Jasmine kembali mengambil ponselnya dengan wajah yang sangat pucat dan lemas setelah memuntahkan sarapannya..
"Sayang, kamu pucat sekali.. Segera hubungi dokter" Darren semakin cemas..
"Mungkin aku hanya masuk angin, seminggu ini aku kurang tidur karena mengerjakan skripsi, dan hari ini jadwal sidang skripsi ku..." Tiba-tiba Jasmine menjadi sangat bahagia karena setelah lulus ia bisa menyusul Darren ke Milan..
"Hemmm, tapi berjanjilah untuk menemui dokter.. aku tak ingin terjadi apa-apa pada istriku"
"Tentu saja bos!!! Ahh iya aku harus segera bersiap-siap ke kampus.. Hari ini semua orang akan mengantarkanku, aku berharap kau juga ada di sini"
"Maafkan aku, nanti akan ku beri hadiah untukmu"
"Ohh yaaa?? Apa itu??? Aku sangat penasaran.."
"Rahasia sayang, namanya juga kejutan"
"Aku jadi tidak sabar, baiklah aku harus turun karena semua orang sudah menunggu... Nanti aku akan menghubungimu kembali.. I love you sayang"
"I love you more Jasmine"
Jasmine meraih tasnya dan turun menghampiri semua keluarganya yang siap mengantarkannya, bahkan sang mami sudah berdandan cetar demi mengantarkan cucu kesayangannya untuk menghadapi sidang skripsinya.. Semua keluarga sangat mendukung Jasmine, terlebih saudara kembarnya yang memiliki kesibukan luar biasa pun akan menyempatkan waktunya jika sudah berurusan dengan keluarganya...
__ADS_1
Bagi keluarga pradipta, kebersamaan adalah nomor satu...