Cinta Sang Dewa Dingin

Cinta Sang Dewa Dingin
EPISODE. 139


__ADS_3

Heng Yuze sengaja tidak menyatakan langsung kepada istrinya karena takut Wanita cantik dan muda itu menolaknya. Heng Yuze tidak mau. Dia sudah sangat menginginkan istrinya. Apalagi setelah dirinya mengetahui semua ingatan di masa lalu. Heng Yuze semakin tidak sabar lagi untuk menyatukan dirinya dengan sang istri.


Jangan sampai istrinya itu jatuh cinta kepada Dewa lain. Jika hal itu sampai terjadi. Heng Yuze akan Bertapah seumur hidup seperti Gurunya sang Dewa Agung.


Chang Lian akhirnya menutup Netra Emasnya. Dia tidak mau suaminya kembali menerkamnya.


Dia yakin sebentar lagi anak-anaknya akan hadir di rahimnya.


Saat ke-dua insan itu sedang menjemput mimpi indahnya.


Beda halnya dengan sosok ke empat Dewa jomblo itu. Mereka satu malam ini mengobrak-abrik Istana megah milik Heng Yuze. Tinggal istana itu saja yang belum di balikkan.


Mereka sangat kesal, saat menyadari ke dua sosok yang baru saja menikah itu menghilang. Bahkan ke dua Sosok itu tidak menampakkan batang hidungnya. Aura Dewa Tinggi Putra Mahkota dan Aura Dewi Tinggi Phoenix juga tidak di rasakan mereka. Mereka sangat yakin bahwa Dewa dingin itu sedang senang-senangnya saat ini. Bagaimana tidak senang Malam pertamanya berjalan dengan mulus. Niat Mereka untuk mengganggu malam pertama Sang Dewa Tinggi kini gagal total. Satu malam ini mereka berjaga dan tidak istirahat. Mereka sudah seperti Dewa pengawal yang berpatroli keliling kerajaan Langit. Dewa Bintang dan Dewa Matahari bahkan diam-diam pergi ke alam Phoenix untuk menemukan Heng Yuze dan Chang Lian. Usaha mereka juga tidak membuahkan hasil. Mereka kembali dengan wajah yang sudah di tekuk .


Kini Mereka berempat sedang mengintrogasi ke empat Dewa Pengawal Utama Dewa Tinggi Putra Mahkota.


"Katakan di mana Mereka?


Tanya Dewa Bintang untuk kesekian kalinya.


Ke empat Dewa Pengawal itu memutar bola matanya malas..


"Apakah Dewa ini tidak mengerti bahasa kami?


Batin mereka.. Mereka juga tidak tau di mana yang Mulia Dewa Tinggi Putra Mahkota.


Mereka memilih diam.


Menjawab juga percuma, Dewa Bintang akan tetap mempertanyakan hal yang sama pikir mereka.


"Aku yakin Dewa Tinggi Putra Mahkota pasti memiliki tempat yang Rahasia. Ucap Dewa Takdir sambil menulis. Dia yang masih berprasangka langsung menganggap yang di pikiranya itu benar.


"Aku juga berfikir seperti itu. Ucap Dewa Bulan.


Awalnya dia tidak ingin mengikuti rencana ke tiga sahabatnya ini, Tetapi karena mendengar ultimatum sahabatnya itu, Dewa bulan terpaksa mengikut saja. Dia juga tidak menyukai sifat kekanak-kanakan seperti ini.


"Apalah daya, Aku tidak mau di nikahkan dengan Dewi Ular berkepala sembilan itu. Batinya bergidik ngeri.


"Sudahlah, Jangan kau bertanya hal itu lagi.

__ADS_1


"Kita saja tidak tau dimana si balok Es, Apalagi mereka. Timpal Dewa Matahari.


"Jadi kita menunggu Disini?


Tanya Dewa Bintang.


"Iya..lebih baik kita disini, Menghabiskan harta Dewa Tinggi Putra Mahkota.


Ucap Dewa Matahari sambil tersenyum licik.


"Jika sang Dewa Tinggi masih bersembunyi, Maka mereka akan menghabiskan semua harta-harta berharga miliknya.


"Kira-kira di manakah Dewa Tinggi Putra Mahkota bersembunyi. Tanya Dewa Bintang kembali.


Sungguh dirinya masih tidak menyangka sosok Dewa Tinggi Putra Mahkota pergi bersembunyi.


"Jika aku tau, Kalian sudah kubawa kesana. Ketus Dewa Matahari.


Jika saja mereka dapat menjaga mulut mereka supaya tidak berbicara sembarangan. Mungkin Dewa Tinggi Putra Mahkota tidak akan membawa istri cantiknya itu.


"Aku dengar Dewa Tinggi Putra Mahkota akan pergi ke alam Phoenix.


Ucap Dewa bulan. Mereka semua sudah tau tentang kisah hidup Dewi Phoenix yang berinkarnasi berulang-ulang di dunia yang berbeda-beda karena di bunuh.


Konon katanya jika Sang Dewi Tinggi meninggal karena di bunuh secara tiba-tiba. Maka dia akan melalui beberapa siklus ke hidupan di berbagai zaman yang ada di belahan dunia ini.


Mereka juga tidak tau kenapa hal itu bisa terjadi. Hanya langitlah yang tau jawabannya. Bahkan Kaisar langit tidak mengetahui maksud dan tujuan Langit.


"Jika dari klan Phoenix yang melakukan penghianatan.


"Maka aku sendiri yang akan menjemurnya di bawah sinar matahariku, Biar dia sekalian mati terbakar..


Ucap Dewa Matahari merasa geram. Dia tidak menyangka. Klan Phoenix yang terkenal dengan kebajikan itu ternyata memiliki hati iblis.


Penerus Dewi Tinggi terdahulu, mereka berani melukainya bahkan sampai membunuhnya.


"Sangat kejam..Pikirnya.


"Jika memang dari klan Phoenix yang melakukanya.

__ADS_1


"Maka aku akan menghapus buku Takdirnya. "Bukan cuma itu, aku akan membakarnya sampai tidak tersisa..


"Biar dia tidak bisa berinkernasi. Bahkan menjadi hewan sekalipun.


Ucap Dewa Takdir.


Jika Buku takdirnya sudah di hancurkan jangan berharap lagi akan ada yang namanya renkarnasi.


Bahkan hewan yang paling rendahan sekalipun tidak akan pantas menjadi wujudnya.


Pertama kali bertemu dengan Dewi Phoenix Dewa Takdir Langsung mengaguminya. Dia sangat bangga melihat sosok yang masih muda itu.


Dewa Takdir bahkan siap menjadi tameng Dewi cantik itu.


**


Lama menunggu, Sampai menghabiskan waktu lima hari . Tetapi Dewa Tinggi Putra Mahkota Heng Yuze dan Dewi Tinggi Phoenix Chang Lian belum menampakkan hidungnya. Kaisar Langit sudah menggila di aulanya saat Keempat Dewa Muda itu tidak mengikuti rapat.


Sang Dewa Tinggi Putra Mahkota bahkan mengirim pesan bahwa dirinya sedang melakukan bulan madu dengan sang istri.


Hampir saja Kaisar Langit pingsan di kursi panasnya saat menerima pesan itu. Dewa Tingginya itu seperti mengikuti kehidupan manusia fana di dunia modern..Dia sudah mencari ke beradaan posisi Dewa Tinggi Putra Mahkota di kerajaan Langit. Tetapi Sang Kaisar Langit tidak dapat mengetahui keberadaannya. Dia yakin Dewa dingin itu sedang menutup aura Dewanya.


"Berhentilah bertingkah seperti anak-anak. Ucap Dewa Agung sambil menatap sahabatnya itu dengan tajam. Dewa Agung saat ini sedang fokus-fokusnya melakukan telepatinya dengan Ratu Phoenix.


"Ckk..Bahkan dia tidak bisa menemuka pembunuh cucunya . Gerutu Dewa Agung saat memutuskan telepatinya dengan


Ratu Phoenix. Baru saja Ratu Phoenix mengatakan bahwa dia tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan di kerajaan miliknya.


"Kenapa kau jadi memarahiku. coba kamu perhatikan dalam beberapa hari ini. Kursi - Kursi yang di depan kita kosong selalu.


Keluh Kaisar langit. Dia Juga tidak menyangka dia memiliki beberapa Dewa yang sangat keras kepala.


Dewa Agung bersikap cuek.


Di Istana minimalis yang indah itu. Chang Lian sudah membujuk Heng Yuze dengan bujuk rayuan miliknya.


"Sayang ayolah kembali, Rengeknya sambil menggoyang-goyangkan tubuh Heng Yuze yang tertidur pulas.


Bagaimana tidak tertidur pulas. Sosok Dewa Tinggi yang jarang tidur itu, kini telah menguras tenaganya untuk memanjakan istrinya itu. lebih tepatnya memuaskan hasratnya yang tidak pernah ada habisnya.

__ADS_1


__ADS_2